Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

KAJIAN TOKSISITAS EKSTRAK DAUN MINT (Mentha arvensis L.) TERHADAP MORTALITAS ULAT KROP KUBIS (Crocidolomia pavonana F.) Teresia Clara Ekaristi; Nur Yasin; Agus Muhammad Hariri; Subeki Subeki
Jurnal Agrotek Tropika Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.35 KB) | DOI: 10.23960/jat.v2i1.1941

Abstract

Ulat krop kubis dapat merusak tanaman dengan cara memakan bagian titik tumbuh kubis. Untuk mengendalikannya dapatdigunakan insektisida botani. Salah satu diantaranyaadalah dengan mengkaji ekstrak daun mint (Mentha arvensis L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun mint terhadap Crocidolomia pavonana F. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Komponen Bioaktif Jurusan Teknologi Hasil Pertanian dan Laboratorium Bioteknologi Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Lampung pada bulan Januari sampai Oktober 2012. Penelitian dilakukan melalui 3 tahap uji hayati. Uji hayati pertama dilakukan untuk mengetahui aktivitas insektisida antara fraksi lapisan air (H2O) dan etil asetat (Et OAc) tehadap mortalitas C. pavonana F. Fraksi yang aktif adalah fraksi lapisan air. Fraksi ini diuapkan dan dielusi menjadi 6 fraksi yaitu 100% H2O, 20% MeOH/H2O, 40% MeOH/H2O, 60% MeOH/H2O, 80% MeOH/H2O, dan 100% MeOH untuk uji hayati kedua. Fraksi 100% H2O menunjukkan aktivitas insektisida lebih tinggi dibandingkan dengan fraksi lainnya. Fraksi 100% H2O dievaporasi hingga diperoleh residu dan dibuat konsentrasi 10.000, 5.000, 2.500, 1.250, 625, dan 312,5 ppm, untuk uji hayati ketiga. Dari uji ini diketahui bahwa aplikasi ekstrak daun mint pada konsentrasi 10.000 ppm mulai 48 jsa dapat menyebabkan mortalitas ulat C. pavonana F. lebih tinggi dibandingkan dengan konsentrasi 5.000, 2.500, 1.250, 625, dan 312,5 ppm.
Aktivitas antidiabetes dan antioksidan pati jagung yang dikonjugasi dengan katekin [Antidiabetic and antioxidant activities of catechin conjugated corn starch] Nurdin, Samsu Udayana; Salita, Siti Restia; Oktaviani, Celly; Subeki, Subeki; Herdiana, Novita
Jurnal Teknologi & Industri Hasil Pertanian Vol 28, No 2 (2023): Jurnal Teknologi & Industri Hasil Pertanian
Publisher : Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtihp.v28i2.129-139

Abstract

High levels of carbohydrate consumption, especially starch, are considered to be an important risk factor for diabetes mellitus (DM). Conjugation of starch with phenolic compounds those have antidiabetic activity such as catechin is suggested increase health benefit of the starch.  Objective of this research was to find out optimal catechin concentration that was able to be conjugated into corn starch to produce conjugated starch with high antidiabetic and antioxidant properties. The synthesis of starch-catechin conjugates used free-radical grafting (FRG) by adding different concentration of catechin, namely 0%, 0,5%; 1%; 1,5%; and 2%. The result of the research indicates that increasing of catechin concentration grafted into starch increase the phenolic content of the starch. Conjugation of catechin into starch posed higher antidiabetic and antioxidant activities. Starch conjugated with 2.0% catechin had the best antidiabetic and antioxidant activities, therefore, it had potentiality to develop as functional starch for diabetes patients.
Impact of High-Temperature Heating on the Chemical Stability and Sensory Quality of Red Palm Oil Sri Hidayati; Aulia Rahmawati; Erdi Suroso; Subeki Subeki; Tanto P. Utomo
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol 14, No 1 (2025): February 2025
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtep-l.v14i1.215-225

Abstract

Red palm oil (RPO) is known for its high carotenoid content, particularly β carotene and α-carotene, which provide significant provitamin A activity. However, it is susceptible to oxidation during frying and results in nutrient loss and quality degradation. This study investigates the effects of high temperatures and prolonged heating durations on the chemical and sensory properties of RPO. The experiment involved heating RPO at three different temperatures (140°C, 180°C, and 220°C) for durations ranging from 2 to 10 hours. Chemical analysis included peroxide values, free fatty acids, and changes in functional groups through Fourier Transform Infrared (FTIR) spectroscopy. Sensory evaluations focused on aroma and color alterations due to heating. Results showed that prolonged heating of RPO at high temperatures led to significant increase in peroxide values, and the formation of oxidation products, including aldehydes and ketones, which negatively impacted the sensory qualities. The oil darkened, and a burnt aroma developed, reducing overall sensory appeal. These findings provide new insights into the optimal frying conditions to preserve the nutritional and sensory qualities of RPO, particularly by minimizing heating duration and temperature. Keywords: Nutritional value, Prolonged heating, Red palm oil, Sensory attributes, Thermal oxidation.
PENGARUH EKSTRAK SERAI (Cymbopogon citratus) TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH DAN PROFIL LANGERHANS MENCIT DIABETES Pramita Sari Anungputri; Azhari Rangga; Subeki Subeki
Jurnal Agroindustri Berkelanjutan Vol 2, No 1 (2023): JURNAL AGROINDUSTRI BERKELANJUTAN
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jab.v2i1.7733

Abstract

Diabetes mellitus merupakan penyakit degeneratif yang ditandai oleh meningkatnya kadar glukosa darah. Tingginya glukosa darah dalam tubuh dikarenakan tubuh tidak dapat memproduksi hormon insulin sebagaimana mestinya. Kekurangan insulin disebabkan karena rusaknya sel β pankreas yang dapat mensekresikan insulin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari ekstrak serai terhadap kadar glukosa darah dan profil Langerhans mencit diabetes. Mencit diabetes diberi ekstrak etanol dan air dari serai dengan konsentrasi 125 dan 250 mg/kg berat badan. Pemberian ekstrak serai dilakukan setiap 2 hari sekali selama 30 hari. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa adanya penurunan kadar glukosa darah mencit diabetes seteh diberi ekstrak serai. Tidak ada perbedaan nyata yang ditunjukan pada mencit diabetes setelah diberi oral ekstrak etanol serai pada dosis 125 mg/kgbb dan 250 mg/kgbb, serta ekstrak air serai pada dosis dosis 125 mg/kgbb dan 250 mg/kgbb. Kondisi pancreas mencit menunjukan adanya perbaikan pada mencit yang dberi oral ekstrak serai dibandingkan dengan kondisi kontrol (-) mencit.
ANALISIS KADAR ASAM KLOROGENAT DAN KAFEIN BERDASARKAN PERBEDAAN LOKASI PENANAMAN DAN SUHU ROASTING PADA KOPI ROBUSTA (C. canephora Pierre) M Rakha Pradipta Virhananda; Erdi Suroso; Fibra Nurainy; Suharyono Suharyono; subeki subeki; Wisnu Satyajaya
Jurnal Agroindustri Berkelanjutan Vol 1, No 2 (2022): JURNAL AGROINDUSTRI BERKELANJUTAN
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jab.v1i2.6361

Abstract

Kopi memiliki senyawa kimia seperti kafein dan asam klorogenat. Kandungan senyawa kimia dalam kopi dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti tingkat kematangan, tempat tanam, dan penanganan pasca panen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan ketinggian lokasi tanam terhadap kadar senyawa asam klorogenat dan kadar kafein kopi robusta serta untuk mengetahui perbedaan suhu roasting terhadap kadar asam klorogenat dan kadar kafein kopi robusta. Penelitian disajikan secara deskriptif dengan menggunakan 2 faktor. Faktor pertama yaitu perbedaan ketinggian lokasi tanam, yang terdiri K1 (Lampung Barat), K2 (Tanggamus), dan K3 (Way Kanan). Faktor kedua adalah suhu roasting, yang terdiri dari 2 level yaitu T1 (180oC), dan T2 (240oC). Hasil penelitian menunjukan bahwa semakin tinggi lokasi penanaman maka akan semakin tinggi kandungan kafein dan asam klorogenat biji kopi yang dihasilkan, sedangkan semakin tinggi suhu penyangraian maka kandungan kafein dan asam klorogenat biji kopi yang dihasilkan akan semakin rendah
PENDAMPINGAN PRODUKSI PARFUM KHAS LAMPUNG DI GERAI SMELLGOOD.BYOSN, KOTA BANDAR LAMPUNG Utomo, Tanto Pratondo; Subeki, Subeki; Ibrahim, Gusri Ahyar; Ningtyas, Okta Sekar
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2 No 1, Maret 2023
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v2i1.6521

Abstract

Bisnis parfum atau wewangian berkembang di Indonesia terutama bisnis parfum refill atau parfum isi ulang karena kebutuhan masyarakat terhadap parfum yang terjangkau sekaligus memenuhi kebutuhan parfum sebagai suatu perlengkapan yang wajib digunakan sehari-hari. smellgood.byosn merupakan salah satu gerai parfum isi ulang yang ada di Bandar Lampung yang dipersiapkan sejak September 2020 dan mulai berproduksi pada November 2020 dengan pasar siswa, mahasiswa dan kaum muda dengan produk parfum mengalami persaingan bisnis antara lain dengan munculnya berbagai varian aroma baru. Hal ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi smellgood.byosn untuk menghasilkan parfum yang dapat menjadi ciri khasnya sehingga dapat mendapatkan lebih banyak konsumen melalui keunikan yang dimiliki oleh parfum yang diracik smellgood.byosn. TimPengabdian pada Masyarakat Universitas Lampung (PPM Unila) menawarkan solusi berupa produk parfum alami berbahan baku minyak atsiri (essential oil) komoditas khas Provinsi Lampung yang telah dihasilkan pada skala laboratorium dan diterima panelis. Bahan baku parfum tersebut antara lain adalah pala, lemon, dan lada, jahe, yang diformulasikan berdasarkan sifatnya sebagai top notes, middle notes, dan base notes sehingga dihasilkan parfum yang lengkap notesnya. Hasil pendampingan menunjukkan bahwa smellgood.byosn mampu memproduksi parfum khas Lampung yang berbahan baku senyawa aromatik lemon, lada, pala, dan anggrek
PENDAMPINGAN PROSES PRODUKSI GULA CAIR SINGKONG (GULAKONG) DI KELOMPOK WANITA TANI SAPPORO DESA WONOKRIYO, KECAMATAN GADING REJO, KABUPATEN PRINGSEWU, KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Suroso, Erdi; Banuwa, Irwan Sukri; Utomo, Tanto Pratondo; Subeki, Subeki; Rasyid, Harun Al
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2 No 2, September
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v2i2.7641

Abstract

Upaya alternatif untuk mememenuhi kebutuhan gula di Indonesia yang terus meningkat antara lain dengan memanfaatkan singkong, yang merupakan komoditas unggulan Provinsi Lampung, sebagai bahan baku gula cair. Saat ini, teknologi untuk memproduksi gula cair berbahan baku singkong terutama tepung tapioka dapat dikatakan telah mapan sehingga perlu dilakukan inovasi teknologi antara lain dengan menggunakan langsung singkong sehingga memberikan nilai tambah yang lebih tinggi serta dapat dilakukan di tingkat petani atau usaha mikro-kecil.   Tujuan pengabdian pada masyarakat ini adalah melakukan sosialisasi inovasi teknologi produksi gula cair berbasis singkong kepada para anggota KWT Sapporo, Desa Wonokriyo sebagai calon mitra potensial sehingga mampu memproduksi gula cair sekaligus mendapatkan nilai tambah.  Kegiatan sosialisasi inovasi teknologi produksi gula cair berbasis singkong kepada masyarakat dengan sasaran calon mitra potensial telah dilaksanakan dan mitra, KWT Sapporo, mampu memproduksi gula cair singkong. Selain itu, kegiatan Pengabdian pada masyarakat telah melakukan penerapan gula cair ini kepada calon pengguna yaitu produsen camilan pie dan masih dalam tahap pemantauan.
PENGARUH EKSTRAK SERAI (Cymbopogon citratus) TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH DAN PROFIL LANGERHANS MENCIT DIABETES Anungputri, Pramita Sari; Rangga, Azhari; Subeki, Subeki
Jurnal Agroindustri Berkelanjutan Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jab.v2i1.7733

Abstract

Diabetes mellitus merupakan penyakit degeneratif yang ditandai oleh meningkatnya kadar glukosa darah. Tingginya glukosa darah dalam tubuh dikarenakan tubuh tidak dapat memproduksi hormon insulin sebagaimana mestinya. Kekurangan insulin disebabkan karena rusaknya sel β pankreas yang dapat mensekresikan insulin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari ekstrak serai terhadap kadar glukosa darah dan profil Langerhans mencit diabetes. Mencit diabetes diberi ekstrak etanol dan air dari serai dengan konsentrasi 125 dan 250 mg/kg berat badan. Pemberian ekstrak serai dilakukan setiap 2 hari sekali selama 30 hari. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa adanya penurunan kadar glukosa darah mencit diabetes seteh diberi ekstrak serai. Tidak ada perbedaan nyata yang ditunjukan pada mencit diabetes setelah diberi oral ekstrak etanol serai pada dosis 125 mg/kgbb dan 250 mg/kgbb, serta ekstrak air serai pada dosis dosis 125 mg/kgbb dan 250 mg/kgbb. Kondisi pancreas mencit menunjukan adanya perbaikan pada mencit yang dberi oral ekstrak serai dibandingkan dengan kondisi kontrol (-) mencit.
PENGARUH NILAI HLB CAMPURAN EMULGATOR DARI PRODUK ETANOLISIS PKO DAN TWEEN 80 SERTA KONSENTRASI CMC TERHADAP PROFIL STABILITAS EMULSI MENGGUNAKAN SANTAN KELAPA Prabowo, Hanifah Nur Indhiati; Murhadi, Murhadi; A. S., Suharyono; Subeki, Subeki
Jurnal Agroindustri Berkelanjutan Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jab.v1i1.5618

Abstract

Coconut milk is made using 1000 g of coconut and 500 mL of water that has been previously boiled. The purpose of this study was to determine the effect of the emulsifier mixture (different values of HLB) and CMC and the interaction between the two on the stability profile of coconut milk. In this study, the formulation of an emulsifier mixture from palm kernel oil (PKO) ethanollysis was used combined with Tween 80 (mixed emulsifier) with hydrophilic-lipophilic balance (HLB) values for PKO (3) and Tween 80 (15) in several compositions to produce emulsifier mixture with HLB values of 8, 9, 10, 11, 12, and 13 and CMC with concentration levels of 0%, 0.25%, 0.5%, 0.75%, 1%, 1.25%, 1, 5%, and 1.75% (w/v). The value of the best emulsifier mixture (HLB) and CMC concentration on the stability profile of coconut milk emulsion was obtained in the treatment using a mixture of emulsifier (HLB) 9 and CMC treatment with a concentration of 1.75%, which was 57.15%. The combination of emulsifier mixture treatment (HLB) with CMC, gave the best coconut milk stability value in the H5C8 combination (HLB 12+CMC 1.75%) with an average value of 100.00%.Keywords: Ethanolysis of PKO, Tween 80, HLB (Hydrophylic-Lipophilic Balance), CMC (Carboxymethyl cellulose), emulsion stability
ANALISIS QUICK SCAN PADA PROSES PRODUKSI SARI LEMON UNTUK MENGHASILKAN OPSI PENERAPAN PRODUKSI BERSIH Wicaksana, Bayu; Utomo, Tanto Pratondo; Warji, Warji; Suroso, Erdi; Subeki, Subeki
Jurnal Agroindustri Berkelanjutan Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jab.v1i1.5635

Abstract

Proses produksi sari lemon harus dilakukan secara efektif, efisien dan bernilai tambah untuk memenangkan persaingan dengan produk sejenis melalui menerapkan produksi bersih.  Penerapan produksi bersih diawali dengan kajian pendahuluan menggunakan Quickscan yaitu telaah secara cepat aliran material untuk mengkaji cakupan dari kegiatan pencegahan pencemaran dengan perusahaan atau industri yang dikaji berperan pasif.   Analisis Quickscan penerapan produksi bersih pada proses produksi sari lemon dilakukan di CV. Insan Cita Fresh, Semaka, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung.  Hasil analisis Quicksan menunjukkan bahwa perlu dilakukan peningkatan pada aspek bahan baku, teknologi, tata laksana, produk yang digunakan, dan mengurangi limbah yang dihasilkan untuk meningkatkan rendemen proses produksi sari lemon pada saat ini yang hanya 17,94 persen dengan limbah yang dihasilkan sebesar 75,54 persen dari proses pembelahan dan pemerasan buah lemon. Penggunaan energi untuk proses produksi sari lemon didominasi energi manusia dan gas LPG dengan potensi penghematan energi pada proses pencucian dan sortasi bahan baku dan proses pasteurisasi sari lemon.
Co-Authors - Muhartono - Muhartono . Sumardi A. S., Suharyono Achmad, Novall C. Adiningrum, Safitri Agus Muhamad Hariri Agus Muhammad Hariri Agus Saptomi Ahmad Sapta Zuidar Amelia Hestiana Anitsa Asrining Puri Anungputri, Pramita Sari Aulia Rahmawati Aulia Rahmawati, Aulia Azhari Rangga Azhari Rangga Bayu Wicaksana, Bayu Carolina Maria Susanti DEWI SARTIKA Eka Yulianita Enos Tangke Arung, Enos Tangke Erdi Suroso Erdi Suroso Erdi Suroso Esa Ghanim Fadhallah Fadhallah, Esa G. Fibra Nurainy Gusri Ahyar Ibrahim Gusri Akhyar Ibrahim Hamim Sudarsono Harun Al Rasyid Harun Al Rasyid Harun Al Rasyid Harun Al-Rasyid Henrica Agustina Grace Herdiana, Novita Ibrahim, Gusri Ahyar Indra Pratama Putra Azis Irwan Irwan Irwan Sukri Banuwa Julita, Sela K. G. Wiryawan Kadis Mujiono, Kadis M Perdiansyah Mulia Harahap M Rakha Pradipta Virhananda M. Prayuwidayati Maria Erna Kustyawati Muhammad Ferdiansyah Mulya Harahap Muhartono Muhartono Murhadi Murhadi Ningtyas, Okta Sekar Nur Yasin Nur Yasin Nurul Puspita Palupi Okta Sekar Ningtyas Oktaviani, Celly Prabowo, Hanifah Nur Indhiati Pramita Sari Anungputri Ribut Sugiharto RIBUT SUGIHARTO Roro Kesumaningwati Rully Pebriansyah Salita, Siti Restia Samsu Udayana Nurdin Septianita Eva Rozani Sofian, Sofian Sri Hidayati Sri Hidayati Sri Hidayati Sri Setyani Sri Setyani suci hardina rahmawati Suharyono Suharyono Suharyono, Suharyono Susilawati Susilawati Swandari Paramita T. C. Sunarti Tanto Pratondo Utomo Teguh Setiawan Teresia Clara Ekaristi Utomo, Tanto P. Virhananda, M Rakha Pradipta Warji Warji Wisnu Satyajaya Yudha Aditya Mahendra Yuliandari, Puspita