Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pengaruh Faktor Internal dan Eksternal Petani terhadap Persepsi Petani Mengenai Program Optimalisasi Peningkatan Indeks Pertanaman (OPIP) Padi 400 di Kecamatan Nguter Kabupaten Sukoharjo Almira, Sophi; Padmaningrum, Dwiningtyas; Sugihardjo, Sugihardjo
Journal of Integrated Agricultural Socio-Economics and Entrepreneurial Research (JIASEE) Vol 3, No 1 (2024): Volume. 3 No. 1 Oktober 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jiasee.3.1.2024.27-34

Abstract

Program Optimalisasi Peningkatan Indeks Pertanaman Padi (OPIP) Padi 400 adalah program yang dirancang untuk meningkatkan produktivitas padi dengan meningkatkan indeks pertanaman 400, yang berarti penanaman dan pemanenan padi dari 2-3 kali dalam setahun menjadi 4 kali dalam setahun. Meskipun program ini bertujuan untuk meningkatkan produksi padi, namun dengan adanya risiko ledakan hama akibat siklus hama yang tidak terputus karena tidak adanya jeda antar musim tanam, maka perlu dikaji keuntungan relatif, kesesuaian, kompleksitas, trialability, dan visibilitas program tersebut dari sudut pandang petani. Penelitian yang dilakukan di Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo ini bertujuan untuk (1) menganalisis tingkat persepsi petani terhadap karakteristik inovasi program, (2) mengetahui kondisi faktor internal dan faktor eksternal petani, dan (3) mengetahui pengaruh faktor internal dan faktor eksternal terhadap persepsi petani terhadap karakteristik program. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan wawancara menggunakan kuesioner dan analisis data dengan metode analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) persepsi petani terhadap program OPIP Padi 400 berada pada kategori baik, (2) umur petani berada pada kategori muda, pendidikan formal petani berada pada kategori rendah, pendidikan non formal petani berada pada kategori tinggi, pengalaman berusahatani petani berada pada kategori sangat lama, luas penguasaan lahan petani berada pada kategori sempit, pendapatan petani berada pada kategori rendah, peran penyuluh berada pada kategori tinggi, dan peran pemerintah desa berada pada kategori rendah, (3) variabel yang berpengaruh signifikan dengan arah positif adalah variabel umur, pendidikan non formal, pengalaman, dan peran penyuluh, variabel yang berpengaruh signifikan dengan arah negatif adalah variabel pendapatan, dan variabel yang tidak berpengaruh signifikan dengan arah pengaruh positif adalah variabel pendidikan formal, luas lahan, dan peran pemerintah desa.
Geographic information system-based approaches for evaluating CO2 storage in Kalimantan basins, Indonesia Susantoro, Tri Muji; Sugihardjo, Sugihardjo; Suliantara, Suliantara; Widarsono, Bambang; Usman, Usman; Setiawan, Herru Lastiadi; Romli, Mohamad; Sukarno, Panca W.; Nurkamelia, Nurkamelia; Suhartono, Rudi
Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science Vol 38, No 2: May 2025
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijeecs.v38.i2.pp904-914

Abstract

To achieve the energy transition towards more environmentally friendly energy, various approaches must be taken, one of which is CO2 source-to-sink matching. A basin evaluation study has been carried out through classifying, weighting, and scoring in the geographic information system (GIS) for screening and ranking basins for CO2 storage on the island of Kalimantan, Indonesia. The region covers 13 sedimentary basins that have the potential to serve as CO2 sinks. As many as 21 parameters have been analyzed through classification and weighting using a pairwise comparison matrix method to produce scores and ranks for each basin. The results show that the Kutai, Tarakan, and Barito basins are the top three basins for CO2 storage potential. Singkawang, Nangapinoh, Pangkalanbun Utara, and Embaluh Selatan basins have been found to have the lowest sink potential.
HUBUNGAN ANTARA PERILAKU PENCARIAN INFORMASI PETANI DENGAN PENERAPAN BUDIDAYA PADI ORGANIK DI KECAMATAN MOJOGEDANG KABUPATEN KARANGANYAR Putri, Nabila Agiftananda Mulia; Sugihardjo, Sugihardjo; Wibowo, Agung
Agricore Vol 10, No 1 (2025): Volume 10 No 1, Juni 2025
Publisher : Departemen Sosial Ekonomi Faperta Unpad dan Perhepi Komisariat Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agricore.v10i1.63614

Abstract

AbstrakPetani sebagai salah satu pelaku usahatani akan memerlukan informasi yang relevan dalam berbagai kegiatan yang disesuaikan dengan kebutuhannya, sehingga perlunya rasa ingin tahu petani dalam mencari informasi pertanian melalui berbagai sumber. Keberhasilan budidaya komoditas padi organik tidak lepas dari ketersediaan informasi yang didapatkan petani. Berkembangnya inovasi pertanian mendorong para petani untuk mencari informasi yang dapat mendukung keberjalanan usahataninya. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan perilaku pencarian informasi petani dengan penerapan budidaya padi organik. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara purposive di Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan Simple Random Sampling dan didapatkan 61 petani yang tersebar di lima kelompok tani organik. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian ini menunjukkan perilaku pencarian informasi petani pada tahap starting termasuk kategori jarang, dan tahap chaining, browsing, differentiating, monitoring, serta extracting termasuk pada kategori tidak pernah. Tingkat penerapan budidaya padi organik di Kecamatan Mojogedang Kabupaten Karanganyar berada pada kategori sangat baik. Terdapat hubungan yang signifikan antara tahap differentiating dengan penerapan budidaya padi organik. Terdapat hubungan yang tidak signifikan antara tahap starting, chaining, browsing, monitoring, dan extracting dengan penerapan budidaya padi organik di Kecamatan Mojogedang Kabupaten Karanganyar.Kata kunci: Informasi, petani, padi organik, teori David Ellis.AbstractAs one of the farming actors, farmers require relevant information tailored to their needs for various activities. Thus, farmers need to be curious and seek agricultural information through various sources. The successful cultivation of organic rice commodities is contingent upon the availability of pertinent information to farmers. The development of agricultural innovations has prompted farmers to pursue information that can facilitate the operation of their farms. The objective of the present study was to analyze the relationship between farmers' information-seeking behaviors and their application of organic rice cultivation. This research uses quantitative methods. The site selection for the study was determined purposively in Mojogedang District, Karanganyar Regency. The sampling technique was used Simple Random Sampling which obtained 61 farmers distributed in 5 organic farmer groups. The data was collected using a questionnaire and analyzed using the Spearman Rank Correlation Test. Farmers' information-seeking behavior is rare at the ‘starting’ stage and never for the ‘chaining’, ‘browsing’, ‘differentiating’, ‘monitoring’, and ‘extracting’ stages. The level of application of organic rice cultivation in Mojogedang District, Karanganyar Regency is excellent. There is a significant relationship between the ‘differentiating’ stage and the application of organic rice cultivation. There is a non-significant relationship between the other stages and the application of organic rice cultivation in Mojogedang District, Karanganyar Regency.Keywords: Information, farmer, organic rice, David Ellis theory.
ANALISA KEBUTUHAN MEDIA PROMOSI KESEHATAN PADA TUBERKULOSIS LATEN Yuniar, Isma; Dewi, Yulia Lanti Ratna; Setyowati, Retno; Sugihardjo, Sugihardjo; Darojah, Nurhayati; Supriyanto, Supriyanto
HEALTHY BEHAVIOR JOURNAL Vol. 3 No. 1 (2025): Healthy Behavior Journal
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30989/hbj.v3i1.1550

Abstract

Background: Tuberculosis (TB) is one of the world's major health problems. Based on data from the WHO Global TB Report 2024, the country with the second highest tuberculosis rate in the world is Indonesia. Latent Tuberculosis Infection (ILTB). ILTB is a new challenge in the tuberculosis disease control programme. WHO as a world health organisation also recognises that diagnosing and treating ILTB is an important strategy to accelerate the global reduction of tuberculosis to achieve tuberculosis elimination. Evaluation results through interview surveys illustrate that health promotion on latent tuberculosis is still not optimal due to lack of resources. The lack of information and low knowledge of latent tuberculosis infection in the community. This condition requires health promotion with effective media to achieve the target achievements in ILTB. Objective: To analyse the need for health promotion media on latent tuberculosis. Methods: This research is a research with a mix method approach. with a mixed method approach, namely a quantitative approach combined with a qualitative approach. The quantitative approach used a cross sectional design to obtain information on health promotion that has been implemented,  The sampling method used total sampling, there were 25 MSI cadres, data collection using questionnaires. Results: The results of the study include quantitative results supported by qualitative results. The quantitative results show that most cadres only occasionally use health promotion media as much as 72%, with the types that have been varied, the most are posters as much as 17%, print media types 53%, content about tuberculosis prevention 31%, with individual health promotion methods such as home visits as much as 84%. while the need for health promotion media on latent tuberculosis was studied using a qualitative approach. Data collection techniques used questionnaires and in-depth interview guides. Data analysis used descriptive analysis and content analysis.  The results of the theme found that the media for promoting latent TB health was still minimal and information in the media required complete information. Conclusion: The conclusion of this study is the need for printed latent TB media with complete content so that media can be created that is appropriate to the needs of the community.
Penguatan Karakter Kampung Iklim Melalui Pemberdayaan Eco Masjid An Nur, Kepuh Rusdiyana, Eksa; Setyowati, Retno; Lestari, Eny; Sugihardjo, Sugihardjo; Hapsari, Sekar Widi; Wibowo, Feri; Az-Zahra, Juna Fatimatuz
Lebah Vol. 18 No. 4 (2025): July: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/lebah.v18i4.374

Abstract

Implementasi Program Kampung Iklim (ProKlim) memerlukan dukungan dari berbagai kelompok kelembagaan masyarakat. Masjid memiliki peran strategis sebagai sarana untuk menerapkan praktik perilaku ramah lingkungan melalui konsep eco masjid yang dapat mendukung ProKlim. Kegiatan pengabdian di Masjid An Nur, Dusun Kepuh ini bertujuan untuk : (1) meningkatkan pemahaman takmir dan jamaah masjid tentang eco masjid; (2) mewujudkan percontohan praktik eco masjid; (3) meningkatkan pemahaman dan perilaku ramah lingkungan pada santri TPA, serta (4) menumbuhkan praktik ekonomi sirkuler dari praktik eco masjid. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatory rural appraisal (PRA) yang dilaksanakan bermitra dengan takmir masjid, jamaah masjid, santri TPA, dan bank sampah. Bentuk dan urutan kegiatan meliputi edukasi tentang eco masjid, edukasi perilaku ramah lingkungan, ekonomi sirkuler eco masjid dengan bank sampah, serta inisiasi praktis eco masjid,. Hasil kegiatan menunjukkan: (1) adanya peningkatan pengetahuan tentang eco masjid pada jamaah, ditunjukkan dengan 21 sample mitra (2 takmir, 10 santri, 1o jamaah) bisa menjawab quiz dengan tepat; (2) peningkatan perilaku ramah lingkungan dari santri TPA; (3) kemitraan dengan bank sampah untuk economi sirkuler dari masjid, serta (4) terwujudnya penampung air hujan (PAH), komposter sampah organik, pemilahan sampah anorganik, dan pemanfaatan limbah air wudhu untuk penyiraman lahan pekarangan
Dinamika Kelompok Dasa Wisma dalam Pengembangan Desa Wisata Genilangit, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan Sholiha Afif, Via Ainun; Sugihardjo, Sugihardjo; Wibowo, Agung
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol. 1 No. 2 (2020): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/social-pedagogy.v1i2.2483

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedinamisan kelompok dasa wisma melalui unsur-unsur dinamika kelompok. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang disajikan dalam analisis deskriptif. Lokasi penelitian berada di Desa Genilangit, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Terdapat 9 informan dalam penelitian, 3 diantaranya ditentukan secara purposive (sengaja) kemudian sisanya dipilih secara snow ball. Data yang digunakan bersumber dari data primer dan data sekunder yang dihasilkan dari teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika kelompok dalam Kelompok Dasa Wisma yang telah aktif yakni Melati 1, Melati 2, Melati 3, Dahlia 1, Dahlia 2, dan Dahlia 3 memiliki kedinamisan kelompok yang baik. Terlihat dari kesesuaian keadaan kelompok dengan indikator-indikator penilaian dalam setiap unsur-unsur pembentuk dinamika kelompok. Ada 9 unsur-unsur pembentuk dinamika kelompok yaitu tujuan kelompok, struktur kelompok, fungsi tugas kelompok, pengembangan dan pembinaan kelompok, kekompakan kelompok, suasana kelompok, keefektifan kelompok dan maksud terselubung. Kedinamisan yang terjadi secara tidak langsung mempengaruhi kelompok untuk terlibat mendukung penyelenggaraan kegiatan wisata dalam pengembangan Desa Wisata Genilangit. Keterlibatan ini terwujud dalam kegiatan-kegiatan kelompok yaitu kerajinan pembuatan batik, kebun bibit, jasa catering, dan pembuatan jajanan rumahan.
Pemberdayaan Pokdakan Tanggul Penangkis dalam Budidaya Ikan Bandeng di Desa Ujungwatu, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Jepara Yulistyaningsih, Ani; Winarno, Joko; Sugihardjo, Sugihardjo
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol. 1 No. 2 (2020): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/social-pedagogy.v1i2.2737

Abstract

Pemberdayaan merupakan suatu upaya yang dilakukan oleh agen pemberdaya untuk tujuan perbaikan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat. Seperti yang dilakukan oleh kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) dalam mewujudkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat melalui kegiatan budidaya ikan bandeng. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pemberdayaan Pokdakan Tanggul Penangkis dalam budidaya ikan bandeng, dan menganalisis faktor pendukung dan penghambat Pokdakan Tanggul Penangkis dalam melakukan budidaya ikan bandeng di Desa Ujungwatu, Donorojo Jepara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik studi kasus, yaitu melakukan kajian yang mendalam terhadap obyek Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Tanggul Penangkis di Desa Ujungwatu, Donorojo Jepara. Lokasi penelitian dan penentuan informan ini ditentukam secara purposive. Adapun informan dalam penelitian ini yaitu pengurus dan anggota pokdakan Tanggul Penangkis, penyuluh perikanan, dan masyarakat setempat. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder yang diperoleh dari observasi, wawancara dan studi dokumen. Teknik validitas data yang digunakan adalah dengan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa macam proses pemberdayaan pokdakan Tanggul Penangkis berupa penyuluhan dan pendampingan, pelatihan, serta pengakuan legalitas badan hukum sebagai bentuk bina kelembagaan. Faktor pendukung pokdakan melakukan budidaya ikan bandeng adalah pengetahuan, motivasi, kondisi air, dan akses pasar. Faktor penghambat pokdakan dalam melakukan budidaya ikan bandeng adalah kondisi cuaca buruk, permainan harga pasar, harga pakan, hama, dan saluran air.
Motivasi Petani dalam Budidaya Tanaman Jagung Manis di Kecamatan Colomadu Kabupaten Karanganyar Margawati, Ellitdha; Lestari, Eny; Sugihardjo, Sugihardjo
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol. 1 No. 2 (2020): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/social-pedagogy.v1i2.2743

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji motivasi petani dalam budidaya tanaman jagung manis, mengetahui faktor-faktor pembentuk motivasi petani dalam budidaya tanaman jagung manis dan mengkaji hubungan antara faktor-faktor pembentuk motivasi dengan tingkat motivasi petani dalam budidaya tanaman jagung manis. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik survei. Cara pemilihan lokasi yaitu purposive di Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar. Pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling dan responden di ambil sebanyak 60 petani. Analisis data menggunakan uji korelasi rank spearman dengan program SPSS Statistics 17.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) faktor pembentuk motivasi yaitu umur, pendidikan non formal, pengalaman, luas lahan, jumlah anggota keluarga, pendapatan, lingkungan sosial dan lingkungan ekonomi (2) Kebutuhan akan keberadaan mendominasi tingkat motivasi petani dalam budidaya tanaman jagung manis di Kecamatan Colomadu Kabupaten Karanganyar yaitu berada pada kategori sangat tinggi. (3) Terdapat hubungan yang sangat signifikan antara faktor luas lahan, pendapatan, dan lingkungan sosial dengan motivasi petani dalam budidaya tanaman jagung manis. Terdapat hubungan yang signifikan antara faktor pendidikan non formal dan jumlah anggota keluarga dengan motivasi petani dalam budidaya tanaman jagung manis, sedangkan faktor umur, pengalaman, dan lingkungan ekonomi tidak berhubungan signifikan dengan motivasi petani dalam budidaya tanaman jagung manis di Kecamatan Colomadu Kabupaten Karanganyar.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pengambilan Keputusan Petani dalam Adopsi Program Perluasan Areal Tanam Baru (PATB) di Desa Ngargotirto Kecamatan Sumberlawang Kabupaten Sragen: Factors Affecting Farmers' Decision Making in the Adoption of the New Planting Area Expansion Program (PATB) in Ngargotirto Village, Sumberlawang District, Sragen Regency M. Afif Habibullah; Sugihardjo, Sugihardjo; Putri Permatasari
Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol. 10 No. 1 (2022): Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v10i1.1486

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan petani dalam adopsi program Perluasan Areal Tanam Baru (PATB) di Desa Ngargotirto. Metode penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan teknik survei. Teknik pengambilan sampel penelitian ini adalah proportionate stratified random sampling. Metode analisis penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan petani dengan tingkat signifikansi 95% secara simultan berpengaruh signifikan terhadap pengambilan keputusan petani dalam adopsi program Perluasan Areal Tanam Baru (PATB) di Desa Ngargotirto. Secara parsial variabel umur, pengalaman berusaha tani, dan pendidikan formal tidak berpengaruh signifikan, dengan variabel pendidikan nonformal, sumber informasi, peran pendamping, dan dukungan pemerintah secara parsial berpengaruh signifikan terhadap pengambilan keputusan petani dalam adopsi program Perluasan Areal Tanam Baru (PATB) di Desa Ngargotirto. This study aims to examine the factors that influence farmers' decision-making in the adoption of the New Planting Area Expansion (PATB) program in Ngargotirto Village. This research method is a quantitative method with survey techniques. The sampling technique of this study is proportionate stratified random sampling. This method of research analysis is multiple linear regression analysis. The results showed that factors that influence farmers' decision-making with a significance rate of 95% simultaneously had a significant effect on farmers' decision-making in the adoption of the New Planting Area Expansion (PATB) program in Ngargotirto Village. Partially, the age variables, experience of trying to farm, and formal education had no significant effect, with nonformal education variables, information sources, companion roles, and government support partially significantly affecting farmers' decision-making in the adoption of the New Planting Area Expansion (PATB) program in Ngargotirto Village.
Relationship Knowledge And Attitude Towards Stunting Prevention In Adolescent Girls Adriani, Prasanti; Lanti Retno Dewi, Yulia; Setyowati, Retno; Sugihardjo, Sugihardjo
Proceeding of the International Conference Health, Science And Technology (ICOHETECH) 2024: Proceeding of the 5th International Conference Health, Science And Technology (ICOHETECH)
Publisher : LPPM Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/icohetech.v5i1.4181

Abstract

Indonesia possesses the second highest prevalence of stunting globally, surpassed only by Cambodia. Stunting is a pervasive problem that impacts not only infants and expectant mothers but even teenagers. Teenage females should be educated about the perils of stunting, including its indications, and the most effective strategies to prevent it by adopting healthful eating habits. Ensuring that adolescent girls do not develop anemia is a vital first measure in effectively avoiding stunting. The prevalence of stunted growth among babies and the occurrence of early marriages remain significantly high in Purbalingga Regency. Adolescents must improve their understanding and reproductive health in order to prevent stunting. The objective of this study is to investigate the correlation between the knowledge and attitudes of teenage girls in the Purbalingga Regency region about the prevention of stunting. This study employs a quantitative research design, a cross-sectional method, with a sample size of 75 female adolescents in Senior High School. The research findings demonstrate a robust correlation between the level of knowledge and the attitudes of teenage females in the context of preventing stunting. The correlation coefficient value of 0.675 and the significance value of 0.000, which is less than 0.01, clearly indicate this.
Co-Authors ., Syafrizal Adriani, Prasanti Agung Wibowo Almira, Sophi Andjar Asmara, Sebening Asmara, Sebening Andjar Astari, Astin Riski Az-Zahra, Juna Fatimatuz Bambang Widarsono Darojah, Nurhayati Dewi, Yulia Lanti Ratna Dwiningtyas Padmaningrum, Dwiningtyas Eksa Rusdiyana, Eksa Emi Widiyanti Eny Lestari Febriyanti, Defi Feri Wibowo Firdaus, Nurus Ghifari, Muhammad Fuad Hadi Purnomo Hanifah Ihsaniyati Hanifah, Vyta Wahyu Hapsari, Sekar Widi Hestuti Eni I, Utomo Pratama Iskandar, Utomo Pratama isma yuniar Joko Winarno Kirana, Bunga KRISTIAWAN, ONIE Lanti Retno Dewi, Yulia M ROMLI, M M. Afif Habibullah Makmur, Tjuwati Mardiyana Mardiyana Margawati, Ellitdha Musthofa, Muhammad Safrudin Mustika, Delima Canda Nuraini Nuraini Nurkamelia, Nurkamelia Pasarai, Usman Puspita, Yulia Hernan Putri Permatasari Putri Permatasari, Putri Putri, Cut Adira Titania Putri, Nabila Agiftananda Mulia Rahayu, Sri Astusi Rahma, Daning Luthfiah Rahman, Luthfi Abdur Ramadhaningtiyas, Ahshaina Retno Setyowati, Retno Riyadi Riyadi Rizki, Muhammad Ivan Romli, Mohamad S, Herru Lastiadi Saputra, Dadan DSM Saputra, Dadan DSM Sari, Cut Nanda Setiawan, Herru Lastiadi Sholiha Afif, Via Ainun Sri Kadarwati Suhartono, Rudi Sukarno, Lingga Harzaldi Sukarno, Panca W. Suliantara, Suliantara Sulistyaningrum, Dian Suminah Suminah, Suminah Sunarjanto, Djoko Supriyanto Supriyanto Suwarto Suwarto Tobing, Edward ML tobing, edward ML Tri Muji Susantoro, Tri Muji Usman Usman Widiyanti , Emi Widodo, Ananda Rizky yulia lanti retno dewi Yulistyaningsih, Ani Zulkifliani .