Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Capacity Building of Cassava Silkworm Cultivation Group with the Application of Spinning Machine and Identification of Ungkrung Content Subrata, Arsyad Cahya; Sudarmini, Sudarmini; Ibdal, Ibdal; Suharto, Totok Eka; Sutikno, Tole; Wulandari, Erika
Jurnal Abdimas Vol. 28 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/05zwjb41

Abstract

Silk fabric is still one of the exclusive fabrics sought after, especially by women. However, at the end of this decade, silk fabric production decreased. The decreasing availability of silk fabric raw materials influences the decline in silk fabric production. The availability of raw materials for silk fabric cannot be separated from the number of silkworms (Bombyx mori L.) cultivated as a cocoon producer which is later spun into silk yarn.  Gunung Sewu is a silkworm cultivation group based in Rongkop District, Gunungkidul Regency, Yogyakarta, which has successfully conditioned silkworms to consume rubber cassava leaves as their main feed. Currently, sales of cultivation products are still in the form of ready-spun cocoons and fried ungkrung (inside of cocoons). The silk fabric factory is also willing to buy cocoons that have been spun into silk thread at a higher price. However, the Gunung Sewu group does not yet own a spinning wheel, so it cannot carry out the spinning process independently. On the other hand, derivative products in the form of ungkrung are still processed by frying. Even though there are still many foods that can be developed from silkworm ungkrung processed ingredients. In this community empowerment program, Gunung Sewu group capacity-building activities were carried out by applying spinning machines and identifying the content of ungkrung. The results obtained from the spinning machine application activity were that the turnover of the Gunung Sewu silkworm cultivation group increased by 200%. While the activity of identifying the content of ungkrung showed a significant increase in the knowledge of group members.
PENGUATAN MANAJEMEN PRODUKSI PASIR KUCING PADA BUMDes HARGOMULYO GUNUNG KIDUL Suharto, Totok Eka; Permadi, Adi; Syamsuddin, Arief; Putri, Mutiara Wilson; Lupi, Ahmad; Saputri, Rully Indah; Pariz, Ananda Rizky Al
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 11 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i11.3124

Abstract

BUMDes Hargomulyo Gedangsari Gunungkidul saat ini sedang merintis usaha pasir kucing dari batuan zeolit alam (bentonit) yang tersedia banyak di daerah setempat dan belum banyak dimanfaatkan. Namun, usaha pasir kucing tersebut terkendala dengan terbatasnya teknologi dan manajemen produksi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan nilai tambah zeolit alam untuk menghasilkan produk pasir kucing yang berkualitas dan ramah lingkungan. Metode kegiatan yang dilaksanakan meliputi sosialisasi, workshop, dan pelatihan manajemen dan operasional produksi. Peningkatan keberdayaan mitra kegiatan diukur dengan istrumen tes tertulis dan observasi kinerja. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra sasaran dalam manajemen produksi pasir kucing dari zeolit alam. Peralatan produksi berupa mesin crusher dengan kapasitas lebih besar dan alat pengemasan produk telah dipasang dan dikuasai operasionalnya. Peningkatan keberdayaan BUMDes Hargomulyo dalam manajemen produksi yang dindikasikan dengan adanya dokumen SOP produksi, struktur organisasi, dan sistem pencatatan keuangan. Dengan menggunakan mesin crusher batuan yang telah dikembangkan, kapasitas produksi pasir kucing dapat ditingkatkan menjadi dua kali lipat dibandingkan sebelumnya. Produk pasir kucing dikemas dengan branding Pasir Zeolit Hargosuryo, 100% alami, multi-guna, dan ramah lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan berhasil meningkatkan kapasitas produksi pasir kucing dari batuan zeolit alam sampai dengan 800 kg per hari melalui pengembangan mesin crusher dan pelatihan manajemen produksi pada BUMDes Hargomulyo Gunung Kidul. Produk pasir zeolit HARGOSURYO mempunyai kualitas yang baik, alami, tanpa bahan aditif, dan ramah lingkungan. Manajemen usaha diperkuat dengan terwujudnya dokumen SOP produksi, dokumen struktur organisasi, dan dan dokumen pencatatan keuangan usaha yang dapat diaplikasikan.