Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Analisis Pelaksanaan Program Sistem Pencatatan dan Pelaporan Terpadu Puskesmas di Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman Barat Annisa Novita Sary; Alfita Dewi; Teddy Kurniawan
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 11, No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v11i1.528

Abstract

 Puskesmas merupakan suatu lembaga resmi dibawah naungan Dinas Kesehatan Kota. Puskesmas yang melaksanakan pelayanan kesehatan dasar tahun 2017 di Indonesia mencapai 6.110 Puskesmas (62,19%) dengan target yang ditetapkan sebesar 60%. Jumlah Puskesmas yang melaksanakan pelayanan kesehatan dasar di Provinsi Sumatera Barat sebanyak 122 Puskesmas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan Sistem Pencatatan dan Pelaporan Terpadu Puskesmas (SP2TP) di Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2019. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, penentuan informan dilakukan dengan cara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam (Indepth Interview), telaah dokumen dan tabel checklist observasi, analisis data dilakukan dengan menggunakan pendekatan analisis isi (content analysis). Metode yang digunakan untuk menguji keabsahan data yaitu metode triangulasi sumber dan metode.  Hasil penelitian dilihat dari komponen input, didapatkan bahwa SDM sudah cukup baik, tetapi masih ada petugas yang rangkap jabatan, dari segi fasilitas masih ada beberapa hal yang perlu dilengkapi. Sedangkan untuk dana, tidak ada dana khusus. Pada komponen proses, untuk pencatatan petugas masih menggunakan cara manual, meskipun sudah ada yang menggunakan cara komputerisasi. Sedangkan untuk pelaporan sudah cukup baik, tetapi ada beberapa Puskesmas yang terlambat. Komponen output pelaksanaan SP2TP sudah cukup akurat dan relevan, tetapi ada keterlambatan dalam waktu prngiriman laporan dari Puskesmas Pelaksanaan program SP2TP di Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman Barat berjalan dengan baik. Disarankan kepada pihak dinas kesehatan untuk bisa meningkat SDM dan Fasilitas dalam pelaksanaan SP2TP ini. Begitu juga dengan koordinas yang baik antara petugas di Puskesmas maupun di Dinas Kesehatan.  
KELENGKAPAN BERKAS REKAM MEDIS DAN KLAIM BPJS DI RSUD M.ZEIN PAINAN Chamy Rahmatiqa; Ilma Nuria Sulrieni; Annisa Novita Sary
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 11, No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.794 KB) | DOI: 10.30633/jkms.v11i1.514

Abstract

Kualitas mutu rumah sakit dinilai salah satunya yaitu pendokumentasian rekam medis. Rekam medis merupakan berkas atau dokumen penting bagi setiap instansi rumah sakit. Berkas rekam medis tidak lengkap sebanyak 70% dan berkas rekam medis lengkap sebanyak 30%. Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode observasi analitik dengan pendekatan studi potong lintang atau Cross Sectional. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan kelengkapan rekam medis dengan klaim BPJS. Penelitian ini dilakukan pada Bulan Januari sampai dengan Maret 2020 di RSUD M.Zein Painan.  Populasi pada penelitian ini adalah semua berkas rekam medis dengan menggunakan JKN-KIS dengan sampel sebanyak 125 orang. Hasil pada penelitian ini adalah berkas rekam medis yang lengkap adalah 66,4% serta tidak lengkap sebanyak 33,6% sedangkan persetujuan Klaim BPJS sebanyak 60,8% dan tidak setuju sebanyak 39,2%. Kesimpulan adalah ada hubungan antara kelengkapan rekam medis dengan persrtujuan klaim BPJS. Saran adalah adanya kesadaran tinggi bagi petugas rekam medis, perawat dan dokter untuk melengkapi berkas rekam medis secara baik.
THE RELATIONSHIP OF INDIVIDUAL CHARACTERISTIC WITH THE INCIDENCE OF PULMONARY TUBERCULOSIS IN ADULTS IN THE COASTAL AREA OF WEST SUMATERA IN 2022 Annisa Novita Sary; Oktariyani Dasril; Eliza Trisnadewi; Edison Edison; Gusliani Eka Putri
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 13, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v13i1.1400

Abstract

ABSTRACTTuberculosis (TB) is an infectious disease caused by Mycobacterium tuberculosis and TB is the highest infectious killer in the world. In 2019, 1.4 million people died from TB. The results of the preliminary study of residents living in coastal areas obtained that the health of the home environment was still some who did not meet the requirements of a healthy home. Based on the report of the West Sumatra Provincial Health Office in 2018, TB cases were found with a Crude Death Rate (CDR) of 42.8%. The highest prevalence of TB cases in West Sumatra was found in Padang City with a total of 6,464 cases in 2018. Followed by Pesisir Selatan Regency with 3,176 cases. The purpose of this study was to determine the relationship between individual characteristics and the incidence of pulmonary tuberculosis in adults in the coastal areas of West Sumatra Province. The research method is analytic observational with a case control study design. The sample in this study amounted to 200 consisting of 100 cases and 100 controls. The dependent variable is the incidence of pulmonary TB and the independent variable is individual characteristics consisting of age, gender, type of work, and level of education. Primary data were collected using a questionnaire and analyzed by univariate and bivariate with chi-square test, with 95% confidence level, p<0.05. The results of statistical tests with chi-square showed that there was a relationship between type of work (p-value=0.028) and education level (p-value=0.031) with the incidence of pulmonary TB. Meanwhile, age and gender did not have a relationship with the incidence of pulmonary TB with p>0.05. It can be concluded that occupation and level of education pose a significant risk to the incidence of Pulmonary TB in Adults in the Coastal Region of West Sumatra in 2022. One way that can be done is the need for an active role from health workers in the form of counseling about pulmonary TB disease to the community in order to improve endurance, apply and increase vigilance by taking into account the factors that cause pulmonary TB. 
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN ORANG TUA BALITA TENTANG PNEUMONIA DI WILAYAH KOTA PADANG TAHUN 2018 Annisa Novita Sary; Edison Edison; Oktariyani Dasril
Ensiklopedia of Journal Vol 1, No 2 (2019): Vol 1 No 2 Edisi 1 Januari 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.413 KB) | DOI: 10.33559/eoj.v1i2.28

Abstract

Upper respiratory tract infections (ARI), especially pneumonia, are still the main diseases that cause infant and toddler mortality and illness. The incidence of ARI deaths (especially pneumonia) in the 12-23 month age group was 21.7%. The high incidence and mortality due to pneumonia in infants is caused by various factors, one of which is the factor of knowledge and smoking behavior of parents. The proportion of smoking behavior in Indonesia increased from 34.2% (2007) to 36.3% (2013). Research objectives: 1) To study the effect of health education on changes in smoking behavior in the incidence of childhood pneumonia. This type of research is experimental research with Quasi experimental design (quasi-experimental) with the design of One Group Pretest Postest. The experimental group in this study was given health education by providing counseling using leaflet media and brochures. The population in this study were all parents who had children aged 12-59 months at the Padang City Health Center. The number of samples is 124 people. Data were analyzed by univariate and bivariate. Research is conducted on parents who have toddlers under five through observation and questionnaires using accidental sampling techniques. Based on research that has been carried out until July 2018 on 124 samples, it can be concluded that there were 32 cases of pneumonia in infants. Found more than half of the 105 respondents (84.7%) had smoking behavior. Where as many as 58.9% of family members have smoking behavior in the heavy category. After being given health education there was a change that was as much as 72.6% of family members who had children under five in the city of Padang had smoking behavior in the light category. From the results of statistical tests, it was found that health education was effective in changing the smoking behavior of family members (p-value = 0.001) on the incidence of pneumonia of children under five from those who had severe smoking.
STUDI TINGKAT KECEMASAN REMAJA TERHADAP NO-MOBILE PHONE (NOMOPHOBIA) DI SMA NEGERI KOTA PADANG Dwi Christina Rahayuningrum; Annisa Novita Sary
Ensiklopedia of Journal Vol 1, No 2 (2019): Vol 1 No 2 Edisi 1 Januari 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.077 KB) | DOI: 10.33559/eoj.v1i2.25

Abstract

Telepon genggam telah membuat perubahan dari alat komunikasi sederhana menjadi perangkat komunikasi yang canggih yang sering disebut sebagai smartphone. Smartphone telah menjadi alat komunikasi dan informasi dalam kehidupan sehari-hari. Smartphone memfasilitasi individu dalam proses melakukan komunikasi dan memberikan tingkat mobilitas yang memungkinkan pengguna smartphone dapat dihubungi setiap saat . Tujuan penelitian ini agar dapat mempelajari tingkat kecemasan remaja dengan mobile phone. Penelitian ini menggunakan pendekatan analitik dengan desain kuantitatif. Penelitian di lakukan pada remaja SMA Negeri 5 dan SMA Negeri7 di Kota Padang pada tahun 2018. Data dikumpulkan melalui penyebaran koesioner dengan mengunakan teknik cluster sampling. Sampel pada penelotian ini berjumlah 75 orang. Hasil yang diperoleh 53% remaja Sekolah Menengah Atas di Kota Padang mengalami kecemasan sedang, dan 46% remaja Sekolah Menengah Atas di Kota Padang mengalami nomophobia sedang. Terdapat hubungan antara tingkat kecemasan remaja Sekolah Menengah Atas terhadap nomophobia di Kota Padang. Diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan perbandingan apabila dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai tindakan penecagahan dan penatalaksanaan dalam mengatasi nomophobia pada remaja. Selain itu disarankan kepada pihak Sekolah maupun tenaga kesehatan agar dapat melakukan screening terhadap siswa terkait dengan penggunaan mobile phone. Keyword : smartphone, alat komunikasi, nomophobia
HUBUNGAN PENERAPAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR DAN PEMAKAIAN ALAT PELINDUNG DIRI DENGAN KEJADIAN KECELAKAAN KERJA DI PT IGASAR KOTA PADANG Hasrinal Hasrinal; Diflaizar Diflaizar; Annisa Novita Sary
Ensiklopedia of Journal Vol 2, No 1 (2019): Vol 2 No 1 Edisi 1 Oktober 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.907 KB) | DOI: 10.33559/eoj.v2i1.340

Abstract

Abstrak: Kecelakaan industri adalah kejadian kecelakaan yang terjadi di tempat kerja khususnya di lingkungan industri. Menurut ILO (2018) setiap tahun 2,78 juta pekerja meninggal karena kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja, sekitar 2,4 juta (86,3 %) di karenakan kecelakaan kerja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan penerapan standar operasional prosedur dan pemakaian alat pelindung diri dengan kejadian kecelakaan kerja pada tenaga kerja di PT Igasar tahun 2018. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik dengan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah semua tenaga kerja bagian produksi di PT Igasar dengan jumlah populasi 81 orang. Pengambilan sampel dengan menggunakan cara total sampling dengan jumlah sampel 81 orang. Pengambilan data menggunakan kuesioner dan data dianalisis melalui analisis univariat dengan distribusi frekuensi, bivariat menggunakan uji Chi-square dengan derajat kepercayaan 95% dan ɑ= 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya hubungan penerapan SOP (p value=0,032) dan pemakaian APD (p-value=0,001) dengan kejadian kecelakaan kerja pada tenaga kerja PT Igasar Tahun 2019. Disarankan kepada pihak PT Igasar dapat memberikan sanksi kepada tenaga kerja yang melanggar peraturan yang telah ditetapkan, serta melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap karyawan. Kata Kunci: Kecelakaan Kerja, Penerapan SOP, Pemakaian APD
Risk Factors Of Hypertension In The Elderly In The Public Health Center Siulak Gedang Kerinci Regency in 2022 Annisa Novita Sary; Ika Yulia Darma; Natasya Risa Putri; Eliza Trisnadewi; Wiya Elsa Fitri; Edison Edison
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 13, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v13i2.1573

Abstract

ABSTRACT There has been an expansion in the rate of hypertension in the older over the most recent three years.The study's objective was to ascertain the factors associated with the prevalence of hypertension among elderly people in the Siulak Gedang Health Center's working area in the Kerinci Regency in 2022. This study uses an observational analytic approach with a case-control research design. The study was conducted at the Siulak gedang Kerinci District Health Center in July-September 2022. using an accidental sampling technique, with the number of samples as high as 54 people for the case group and the control group with regard to individual gender matching. The univariate and bivariate chi-square tests were used to analyze the data. The results showed that less than half of respondents with hypertension who smoke (22.2%) and non-hypertensive respondents who smoke (24.1%), more than half of respondents with hypertension are overweight (70.4%), less than half of respondents without hypertension are overweight (46.3%), and more than half of respondents with hypertension have less physical activity (64.8%), and less than half of respondents without hypertension have less physical activity (42.6%). The results of bivariate analysis showed that there is no relationship between smoking habits (p=1,000; OR= 0,901 ; 95% CI 0,368–2,205); there is a relationship between excess body weight (p= 0,019; OR= 2,755; 95% CI 1,248–6,083) and physical activity (p= 0,034; OR= 2,483; 95% CI 1,142–5,397) with the elderly in the working area of Puskesmas siulak Gedang Kerinci regency in 2022.  From the results of the study, it can be concluded that overweight and physical activity are risk factors for the occurrence of hypertension in the elderly. It is expected that the elderly regularly do physical activity to prevent overweight and hypertension.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PEMBERIAN IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA BALITA DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTO BARAPAK KECAMATAN BAYANG KABUPATEN PESISIR SELATAN Eliza Trisnadewi; Inge Angelia; Annisa Novita Sary; Aulia Luthfiah; Yuliva Yuliva
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 14, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v14i1.1887

Abstract

Berdasarkan laporan cakupan imunisasi dasar lengkap dinas kesehatan kabupaten pesisir selatan, puskesmas koto barapak merupakan cakupan terendah pada tahun 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu dan dukungan keluarga terhadap  Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap Di Wilayah Kerja Puskesmas Koto Berapak.  Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik dengan rancangan cross sectional, pengambilan sampel secara concentive sampling. Populasi padapenelitian ini adalah ibu yang meiliki batita yang berumur 12-24 bulan di wilayah kerja puskesmas koto barapak pada bulan januari –maret 2022 berjumlah 316. Dengan sample yang didapat secara berjumlah 133 ibu yang memiliki batita. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dan dokumen imunisasi, pengolahan data dilakukan dengan cara komputerisasi, analisis data deskriptif dilakukan secara univariat dan aanalisis uji statistik dilakuakan secara bivariat menggunakan  Chi Square.  Hasil penelitian didapatkan dari 133 responden memiliki status imunisasi tidak lengkap sebanyak 75 responden, pengetahuan rendah 68 responden, kurang dukungan keluarga 70 responden, terdapat hubungan antara pengetahuan (p = 0.036) dan dukungan keluarga (p = 0.000) dengan pemberian imunisasi dasar lengkap. Saran kepada ibu balita agar dapat mengimunisasikan anak balitanya secara lengkap supaya terhindar dari penyakit tertentu
HUBUNGAN PENGETAHUAN CODER DAN KETEPATAN TERMINOLOGI MEDIS TERHADAP KEAKURATAN KODE DIAGNOSIS BERDASARKAN ICD-10 DI RST. DR. REKSODIWIRYO KOTA PADANG Ilma Nuria Sulrieni; Alfita Dewi; Annisa Novita Sary
Al-Iqra Medical Journal : Jurnal Berkala Ilmiah Kedokteran Vol 6, No 1 (2023): EFFECTS OF CORONA VIRUS 2019
Publisher : Journal Medical Universitas muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/aimj.v6i1.12723

Abstract

Rumah Sakit sebagai sarana pelayanan kesehatan masyarakat diharapkan dapat memberikan pelayanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, sehingga terselenggaranya pelayanan kesehatan yang bermutu, salah satunya adalah pelayanan rekam medis. Masalah penerapan pengodean pada keakuratan diagnosis penyakit sering terjadi sehingga berdampak pada kesalahan pencatatan penyakit dan analisis pembiayaan kesehatan. Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan coder dan  ketepatan terminologi medis terhadap keakuratan kode diagnosis berdasarkan ICD-10 di RST. Dr. Reksodiwiryo Padang. Jenis penelitian adalah survei analitik dengan pendekatan kuantitatif dan rancangan penelitian cross-sectional. Populasi penelitian yaitu coder sebanyak 12 orang dan 944 dokumen rekam medis. Sampel penelitian adalah 12 orang coder dan 100 dokumen rekam medis. Instrument yang digunakan adalah kuesioner, dan pedoman observasi. Teknik sampling coder dengan menggunakan sampling jenuh, dokumen rekam medis dengan menggunakan simple random sampling. Berdasarkan uji statistik Chi Square hubungan antara pengetahuan coder dengan keakuratan kode diagnosis didapat hasil ρ value 0,015, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hubungan antara terminologi medis dengan keakuratan kode diagnosis di dapat hasil ρ value 0,004, maka Ho ditolak dan Ha diterima.  Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan coder dengan keakuratan kode diagnosis dan ada hubungan antara terminologi medis dengan keakuratan kode diagnosis.
FAKTOR-FAKTOR KEPATUHAN MINUM OBAT ANTI TUBERCULOSIS PADA PENDERITA TB PARU Sary, Annisa Novita; Putri, Riva Nadia; Marini, Nina
Ensiklopedia of Journal Vol 6, No 2 (2024): Vol. 6 No. 2 Edisi 3 Januari 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v6i3.2209

Abstract

Abstract: Tuberculosis is a major public health problem in Indonesia, ranked third most in the world with 110 per 100,000 people. The number of TB cases found and treated during 2022 in West Pasaman district of 410 cases. Puskesmas Ujung Gading is the most common case of pulmonary tuberculosis in Western Pasaman District of 63 cases (15.4%) of 410, and the number of incomplete treatment of 54.7%. The purpose of this study was to know the factors related to the compliance of drinking anti-tuberculosis drugs (OAT) in TB sufferers. The design of this research is a cross-sectional study design. The population in this study was all TB patients in the Puskesmas working area Ujung Gading of West Pasaman with the sampling technique of the total population of 53 samples. Data was computerized using Chi-Square statistical tests with a 95% confidence rate (α=0,05). The results showed that p-value = 0.013 (knowledge level) and p-value = 0.008 (family support). It can be concluded that there were a relationship of knowledge and family support with compliance of OAT drinking in TB sufferers in the Puskesmas Working Region End of Gading by 2023. It is hoped that Puskesmas can improve awareness about pulmonary tuberculosis to improve family knowledge and support to TB patients.Keywords: Compliance Anti-Tuberculosis Medicine,level of knowledge, family support