Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Membangun Kesetaraan Kajian Partisipasi Perempuan dalam Pembangunan di Sumatera Utara dengan Pendekatan Kritis Pulungan, Darman Syah; Sasongko Adi, Bambang Tri; Sukmana, Oman; Soedarwo, Vina Salviana D. Soedarwo
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i1.2025.347-355

Abstract

Penelitian ini menganalisis rendahnya partisipasi perempuan di Sumatera Utara melalui perspektif kritis Julia Kristeva, dengan fokus pada konsep abjeksi, semiotik, dan simbolik, serta membandingkan profil keterwakilan perempuan secara lokal, nasional, dan global. Kajian ini mengidentifikasi hambatan budaya, norma sosial, dan stigma yang menghalangi perempuan dalam mengakses posisi strategis meskipun telah ada regulasi, seperti Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2000 dan UU Nomor 2 Tahun 2008. Dengan menggunakan metode kualitatif dan data sekunder dari BPS Sumatera Utara, laporan pemerintah daerah, dan literatur akademik, hasil penelitian menunjukkan bahwa norma sosial dan struktur simbolik yang kuat menjadi kendala utama dalam partisipasi perempuan. Penelitian ini merekomendasikan pendekatan holistik melalui edukasi publik, perubahan pola pikir sosial, dan kebijakan yang lebih inklusif guna meningkatkan peran perempuan dalam pembangunan
IMPLEMENTATION OF SMART ASN-BASED STATE CIVIL APPARATUS COMPETENCY DEVELOPMENT PROGRAM IN THE GOVERNMENT OF SIBOLGA SAMBAS DISTRICT, SIBOLGA CITY Fauziah Nur Simamora; Andes Fuady Dharma Harahap; Darman Syah Pulungan; Muhammad Sein; Nur Ainun Siregar; Melisa Putri
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol. 10 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The enactment of Indonesian law No. 5 of 2014 concerning the State Civil Apparatus (ASN) is the main driving factor in determining the success of a governance that focuses on employee performance that creates effective work productivity. This study aims to analyze the effect of the Smart ASN program on improving employee competence in the Sibolga Sambas District Government. The main focus of this research includes three variables, namely human resource management (HRM), Smart ASN employees, and socialization of the Smart ASN program. The method used is a quantitative approach with Structural Equation Modeling (SEM) analysis techniques through the SmartPLS application. The test results show that HR management has a significant influence on the formation of Smart ASN employees. Smart ASN employees have a positive impact on increasing employee competence and the success of the socialization of the Smart ASN program. In addition, Smart ASN employees act as mediators that strengthen the relationship between HR management with increased competence and the effectiveness of the socialization of the implementation of the Smart ASN program. This finding shows that effective HR management strategies can form ASNs that are adaptive to change and technology. The active role of employees in supporting the implementation of the Smart ASN program is an important factor in creating an innovative work environment. Therefore, competency development through the Smart ASN approach can be the basis for sustainable bureaucratic reform and improving the quality of public services.
Politik Identitas Pada Pemilihan Kepala Desa Puansah, Irman; Pulungan, Darman Syah; Sahbana, Ali
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i1.2024.340-348

Abstract

Identity politics is one of the strategies of village head candidates in gaining votes in general election contests in villages. Identity politics has become a tool of struggle for a group of people who want to win in the village head election. Even though identity politics can actually damage democratic values in Indonesia, identity politics in village head elections still often occurs. Of course, if identity politics continues to occur in village head elections, it is feared that dominant groups will suppress minority groups. Identity politics can also divide society because different identities are always emphasized. Based on this, this paper aims to find out what identity politics really is in village head elections, what forms of identity politics occur in villages, and what the impact of identity politics is in villages. The method used in this paper is literature study, collecting information by understanding and studying theories from various literature related to the research. The research results show that identity politics is a tool of struggle and a tool for gaining votes, so it is difficult to avoid. Forms of identity politics include religious identity, ethnicity, clan culture, gender and territorial differences. Identity politics has a negative impact on the sustainability of democracy.Key words: Identity, Village Head Election, Politics.
Eksistensi Dalihan Natolu Pada Kalangan Remaja di Kelurahan Ujung Padang Kota Padangsidimpuan Ritonga, Soritua; Puansah, Irman; Pulungan, Darman Syah
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 6, No 1 (2022): Pebruari, 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v6i1.2022.88-94

Abstract

Abstrak Salah satu kearifan lokal masyarakat Batak Mandailing (Angkola) adalah dalihan natolu yang dimana saat ini eksistensinya mulai pudar akibat budaya luar terutama pada kalangan remaja. Terlihat dari masih minimnya remaja yang tidak mengenal partuturan dan sistem kekerabatan dalam dalihan natolu sebagaimana yang terjadi pada remaja di Kelurahan Ujung Padang Kota Padangsidimpuan. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui bagaimana eksistensi dalihan natolu pada kalangan remaja dan apa saja yang menjadi penyebab pudarnya eksistensi dalihan natolu pada kalangan remaja di Kelurahan Ujung Padang Kota Padangsidimpuan. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis kualitatif dengan sumber informasi berasal dari informan penelitian, data yang dikumpulkan berupa hasil wawancara serta observasi langsung serta beberapa literasi terkait dengan penelitian yang kemudian data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalihan natolu pada kalangan remaja di Kelurahan Ujung Padang eksistensinya semakin punah akibat adanya budaya luar, kesadaran remaja terhadap dalihan natolu, kurangnya perhatian dan pengetahuan yang diberikan orangtua untuk mengajarkan anaknya serta kebiasaan di acara pernikahan yang ingin instan menggunakan jasa katering sehingga dalihan natolu diabaikan. Kata Kunci : Eksistensi, Remaja, Dalihan Natolu 
KEBIJAKAN PEMERINTAH DESA TERHADAP PENCEGAHAN STUNTING DI DESA PAGARAN GALA-GALA KECAMATAN PANYABUNGAN SEALATAN Puansah, Irman; Pulungan, Darman Syah; Nurpaisah, Yola; Wahyuni, Dita; Gultom, Ahmad Wahyudi; Ramadhani, Lia
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 7, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v7i2.2023.532-537

Abstract

AbstractThe results of the author's observations show that the government policy of Pagaran Gala-Gala Village, South Panyabungan District, Mandailing Natal Regency for stunting prevention has not been optimal. The purpose of this study was to find out how the village government's policy towards stunting prevention in Pagaran Gala-Gala Village, South Panyabungan District, and to find out what are the obstacles in preventing stunting in Pagaran Gala-Gala Village, South Panyabungan District. The type of research used is descriptive qualitative research. Data collection techniques through observation, interviews and documentation. The data analysis technique used is interactive model data analysis through the process of data collection, data condensation, data presentation, then verification and drawing conclusions. The informants in this study were village government officials and the community. The results showed that the village government's policy on preventing stunting in Pagaran Gala-Gala Village was not optimal, this was due to the lack of strategy and systematic action in preventing stunting. Furthermore, obstacles in preventing stunting in Pagaran Gala-Gala Village, South Panyabungan District, include the Covid 19 disaster that hit Indonesia, including Mandailing Natal, the lack of stunting prevention policies, and the lack of public awareness in maintaining cleanliness and a healthy lifestyle. Keywords: Policy, Prevention, Stunting.
Pelaksanaan Peraturan Daerah Kota Sibolga Nomor 4 Tahun 2010 tentang Retribusi Pelayanan Persampahan/ Kebersihan di Kota Sibolga Pulungan, Darman Syah; Ritonga, Soritua; Puansah, Irman; Nasution, Khoiruddin
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i1.2024.365-368

Abstract

Pengelolaan sampah yang dilakukan oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kota Sibolga selalu mendapat kritikan dari masyarakat karena belum maksimal. Hal ini dikarenakan hampir setiap hari masih banyak terjadi penumpukan sampah dipersimpangan jalan terutama yang terjadi di Pasar Sibolga dan di Jalan Sudirman yang lokasinya dekat dengan TPA Perbukitan Parombunan, sehingga menimbulkan bau tak sedap, kotor, kumuh dan banyak lalat. Padahal selama ini setiap bulannya warga ataupun badan usaha selalu membayar uang retribusi pelayanan persampahan kepada petugas. Lalu adanya program daur ulang sampah yang melibatkan masyarakat. Dengan seringnya menumpuk sampah tersebut banyak masyarakat ataupun pengendara yang melintas sering mencium bau tak sedap dan merusak keindahan.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kebijakan pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis rumah tangga di Kota Sibolga dan untuk mengetahui apa saja faktor penghambat dalam menjalankan kebijakan pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis rumah tangga di Kota Sibolga. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis kualitatif dengan mengambil responden penelitian yaitu Pegawai Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup, Penanggung jawab TPA Parombunan, pedagang dan masyarakat. Pengumpulan data melalui teknik wawancara dan dianalisis secara kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis rumah tangga di Kota Sibolga merupakan kewenangan dari Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup, dengan mengangkut sampah rumah tangga dari rumah-rumah warga yang diangkut ke Tempat Penampungan Sampah Sementara menggunakan gerobak pengangkut sampah dan motor pengangkut sampah ataupun beko untuk diangkut kembali ke TPA. Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup menyediakan tempat penampungan sementara yang tersebar di empat kecamatan. Dinas juga mendaur ulang sampah menjadi pupuk kompos dan barang barang berguna seperti tas, botol dan sandal.Faktor penghambat dalam menjalankan kebijakan pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis rumah tangga di Kota Sibolga diantaranya Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup masih kekurangan sarana dan prasarana seperti alat angkut sampah dan jumlah pegawai untuk mengangkut sampah dari rumah tangga ke Tempat Pembuangan Akhir masih kurang. Kurang maksimalnya pelibatan masyarakat dalam melakukan daur ulang sampah, sehingga bisa dimanfaatkan oleh pemerintah untuk menjadi barang berguna seperti tas, botol dan kompos.Kata Kunci : Kebijakan, Pengelolaan, Sampah
Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Pengawasan Pilkada Tahun 2024 Melalui Kampanye Media Sosial Puansah, Irman; Pulungan, Darman Syah; Aruan, Vernando Maruli; Parapat, Natalia
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i2.2025.1212-1218

Abstract

Partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilihan kepala daerah (Pilkada) merupakan elemen penting dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas proses demokrasi. Pilkada tahun 2024 di Indonesia menghadapi tantangan dalam meningkatkan keterlibatan masyarakat, terutama karena rendahnya literasi politik dan maraknya penyebaran hoaks. Artikel ini membahas bagaimana kampanye media sosial dapat digunakan sebagai strategi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pilkada. Melalui studi literatur, penelitian ini menganalisis efektivitas media sosial dalam mendorong keterlibatan masyarakat serta faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan kampanye digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform seperti Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan TikTok berperan dalam menyebarkan informasi, meningkatkan kesadaran politik, dan memberikan ruang bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam pengawasan pemilu. Namun, efektivitas kampanye ini dipengaruhi oleh tingkat literasi digital, strategi komunikasi yang digunakan, serta dukungan dari penyelenggara pemilu dan lembaga pengawas. Untuk memastikan keberhasilan kampanye digital dalam pengawasan Pilkada, diperlukan edukasi literasi digital yang lebih intensif, koordinasi antar-stakeholder, serta pemanfaatan teknologi pelaporan yang lebih transparan. Dengan strategi yang tepat, media sosial dapat menjadi alat yang efektif dalam mewujudkan Pilkada yang jujur, adil, dan demokratis
ENHANCING THE ROLE OF THE RUMAH DESA SEHAT AS A CONVERGENCE CENTER FOR ACCELERATING STUNTING MITIGATION IN MANDAILING NATAL REGENCY Puansah, Irman; Pulungan, Darman Syah; Saputra Harahap, Rahmat Haris; Baroroh, Riski
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.37688

Abstract

The high prevalence of stunting in Mandailing Natal Regency, although showing a declining trend in recent years, remains above the national target and therefore requires accelerated efforts through a convergence-based approach at the village level. This study aims to analyze the effectiveness of the implementation of the Rumah Desa Sehat (RDS) as a convergence center for accelerating stunting mitigation, identify its supporting and inhibiting factors, and formulate strategies for strengthening the institutional capacity of RDS. This research employed a qualitative descriptive method with data collected through in-depth interviews, participatory observations, and document analysis involving local government officials, village governments, health workers, Kader Pembangunan Manusia (KPM), and posyandu cadres. Data analysis was conducted using the interactive model of Miles & Huberman, consisting of data condensation, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that RDS functions as a multisectoral coordination platform, a center for nutrition education, and a space for integrating various health services such as integrated posyandu and child growth monitoring. However, its implementation has not yet been optimal due to limited budget allocation, low human resource capacity, weak institutional documentation, and limited community participation. This study concludes that strengthening RDS requires dedicated financial support, clear institutional regulations, continuous capacity-building for cadres, stronger integration with the puskesmas, and improved community nutrition literacy. Optimizing the role of RDS is crucial for accelerating the reduction of stunting and reinforcing village-based health governance.
PEMANFAATAN LUBUK LARANGAN UNTUK MENINGKATKAN KESEHJATERAAN MASYARAKAT DI DESA ANGGOLI KECAMATAN SIBABANGUN KABUPATEN TAPANULI TENGAH Simbolon, Nora Yanti; Zulfiqar, Effan; Pulungan, Darman Syah
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 4, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v4i2.2020.82-96

Abstract

Program lubuk larangan BUMDes Sepakat ini dilakukan di Desa Anggoli karena daerah aliran sungai yang luas sehingga pemerintah desa dan masyarakat berinisiatif untuk mengembangkan daerah aliran sungai menjadi sumber pendapatan asli desa yang bermanfaat bagi masyarakat terkhususnya bagi anak yatim piatu,orangtua jompo,dan membangun sarana dan prasarana desa.      Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan lubuk larangan di Desa Anggoli Kecamatan Sibabangun Kabupaten Tapanuli Tengah, untuk mengetahui bagaimana tingkat kesehjateraan masyarakat dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui lubuk larangan di Desa Anggoli Kecamatan Sibabangun Kabupaten Tapanuli Tengah, untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pemanfaatan lubuk larangan terhadap kesehjateraan masyarakat di Desa Anggoli Kecamatan Sibabangun Kabupaten Tapanuli Tengah.Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan maka, diperoleh nilai kolerasi sebesar 0,684 sedangkan nilai kolerasi dalam tabel kolerasi untuk n = 72 dan taraf signifikan 5% diperoleh nilai sebesar 0,235, berarti  rhitung  yaitu 0,684 lebih besar dari nilai  rtabel  kolerasi yaitu 0,235. Dengan demikian berarti hipotesis yang dirumuskan dalam penelitian ini dapat diterima kebenarannya sebab nilai  rhitung  dari nilai rtabel  atau 0,684 0,235. Sedangkan nilai thitung  adalah 10,75 dimana taraf signifikan 0,05 dan dk = n-2, 72-2 =70 taitu ttabel = 0,05, (1,671). Jadi nilai  thitung  lebih besar dari pada ttabel atau 10,75 1,671. Maka dengan itu hipotesis yang di rumuskan dalam penelitian ini dapat diterima kebenarannya, yang berarti ada pengaruh yang signifikan atau positif dari pemanfaatan lubuk larangan untuk meningkatkan kesehjateraan masyarakat di Desa Anggoli Kecamatan Sibabangun Kabupaten Tapanuli Tengah.Kata kunci: pemanfaatan, lubuk larangan, kesehjateraan.
PENINGKATAN LITERASI KESEHATAN TENTANG TUBERKULOSIS PADA KELOMPOK LANSIA DI DESA PARAU SORAT KECAMATAN BATANG ONANG KABUPATENPADANG LAWAS UTARA Pulungan, Darman Syah; Toha, Mhd; Koto Muslih, Almaido; Hasibuan, Ari As’ad; Putri Lbs, Selvi; Hasibuan, I hutan; Ramadhani, Ayu; Saputra Hsb, Mhd Yusril; Siregar, Nur Afifah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 12 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i12.4975-4979

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang masih menjadi permasalahan kesehatan global, termasuk di Indonesia yang memiliki beban kasus TB cukup tinggi. Kelompok lansia merupakan salah satu kelompok yang rentan terhadap penyakit TB karena penurunan sistem kekebalan tubuh, adanya penyakit penyerta, serta keterbatasan akses terhadap informasi kesehatan. Oleh karena itu, peningkatan literasi kesehatan mengenai TB menjadi penting untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan lansia dalam mengenali gejala serta melakukan upaya pencegahan sejak dini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan lansia tentang TB di Desa Parau Sorat, Kecamatan Batang Onang, Kabupaten Padang Lawas Utara.Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan edukasi kesehatan berbasis komunitas melalui penyuluhan, diskusi interaktif, serta demonstrasi etika batuk dan penggunaan masker. Kegiatan dilaksanakan selama satu bulan dalam rangka program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan dengan melibatkan mahasiswa, dosen pembimbing lapangan, bidan desa, serta pemerintah desa. Peserta kegiatan berjumlah 35 orang lansia.Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum dilakukan edukasi, sebagian besar peserta memiliki tingkat pengetahuan yang masih rendah mengenai TB, terutama terkait gejala utama seperti batuk lebih dari dua minggu. Setelah dilakukan penyuluhan kesehatan, terjadi peningkatan pemahaman lansia mengenai penyebab, gejala, cara penularan, serta upaya pencegahan TB. Selain itu, peserta juga menunjukkan perubahan sikap positif terhadap perilaku pencegahan, seperti kesadaran menggunakan masker saat batuk, menjaga kebersihan lingkungan, serta kesediaan memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.Dengan demikian, kegiatan edukasi kesehatan berbasis komunitas terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan lansia mengenai TB. Program serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan tenaga kesehatan, kader, serta pemerintah desa guna mendukung upaya pencegahan dan deteksi dini TB di masyarakat.