Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Penambahan Kalsium Klorida (CaCl2) terhadap Karakteristik danTingkat Rehidrasi Pempek Kering Nashita, Nadia Yasmin; Sumardianto, Sumardianto; Fahmi, A. Suhaeli
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol. 6 No. 1 (2022): JFMR on April
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Science, Brawijaya University, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2022.006.01.1

Abstract

Pempek merupakan salah satu produk tradisional populer yang memiliki umur simpan cenderung pendek sehingga menjadi salah satu kendala dalam peningkatan potensi pasarnya. Pengeringan adalah pengolahan yang mampu mengurangi kadar air dalam bahan pangan sehingga dihasilkan produk kering yang lebih awet. Kalsium klorida (CaCl2) ialah zat higroskopis yang dapat dimanfaatkan dalam pra-pengolahan pengeringan sehingga diharapkan dapat melindungi kualitas dan mempercepat proses rehidrasi dari pempek kering. Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji pengaruh penambahan CaCl2 terhadap karakteristik pempek kering dan menentukan konsentrasi CaCl2 yang terbaik. Metode penelitian yang digunakan adalah experimental laboratories dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) degan 4 perlakuan konsenrasi CaCl2 yaitu 0%, 1,5%, 2,5% dan 3,5% yang dilakukan 3 kali pengulangan. Data parametrik dianalisis menggunakan ANOVA dan dilanjutkan uji Beda Nyata Jujur apabila terdapat beda nyata. Data non parametrik dianalisis dengan Kruskal Wallis dan Mann-Whitney. Hasil uji menunujukkan perbedaan konsentrasi CaCl2 berpengaruh nyata (P<5%) terhadap parameter kadar air, kadar protein dan laju rehidrasi. Secara keseluruhan, pempek kering memiliki karakteristik mutu fisik yang baik, namun penggunaan CaCl2 1,5% menghasilkan pempek kering terbaik. Pempek kering dengan pre-treatment CaCl2 1,5% memiliki hasil kadar air (9,130%), nilai aw (0,76), kadar protein (17, 788%) dan uji hedonik dengan selang kepercayaan 6,341 < 𝜇 < 6,626 yang artinya agak disukai panelis. Mikrostruktur pempek kering pre-treatment CaCl2 1,5% menunjukkan struktur yang homogen dengaan kerusakan struktur yang lebih sedikit dan rasio rehidrasi yang lebih besar (120,04%) dibandingkan perlakuan lainnya.
ANALISIS KONTRIBUSI RETRIBUSI PARKIR TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DI KOTA PAREPARE SUMARDIANTO, SUMARDIANTO
DECISION : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 1 No. 2 (2020): DECISION : Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.911 KB) | DOI: 10.31850/decision.v1i2.602

Abstract

Bertujuan untuk mengetahui analisis kontribusi retribusi parkir terhadap pendapatan asli daerah kota parepare. Sebagai manfaat untuk menambah wawasan tentang pemungutan retribusi parkir di Kota parepare. Analisis yang dijelaskan dalam penelitian ini menggunakan metode analisis kontribusi, dengan data runtut waktu (time series) dari periode 2016-2018. Adapun variabel penelitiannya adalah retribusi parkir di Kota Parepare Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi penerimaan retribusi parkir terhadap pendapatan asli daerah kota parepare cenderung berfluktuatif dari tahun anggaran 2016-2018, yaitu kontribusi retribusi parkir rata-rata 6,62 terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota parepare. Implikasi dari penelitian ini adalah: Penerimaan retribusi parkir perlu ditingkatkan untuk lebih menunjang pendapatan terhadap pendapatan asli daerah (PAD) Kota parepare. Lahan parkir yang terdapat di Kota parepare perlu pengawasan yang lebih ketat dari Perusahaan Daerah kota parepare agar parkir liar tidak semakin menyebar dimana-mana. Ini terjadi karena pengelola parkir tidak berjalan dengan efektif dan efisien.
KARAKTERISTIK SIRUP BUAH PEDADA (Sonneratia caseolaris) DENGAN PENAMBAHAN GELATIN TULANG, KULIT, DAN SISIK IKAN KAKAP MERAH (Lutjanus sp.) Anwar, Shabrina; Darmanto, Yudhomenggolo Sastro; Sumardianto, Sumardianto
Jurnal Ilmu dan Teknologi Perikanan Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jitpi.2023.10588

Abstract

Pengolahan sirup buah pedada memerlukan penstabil larutan. Penggunaan gelatin dapat mempertahankan kestabilan sirup buah pedada. Tulang, kulit, dan sisik ikan kakap merah dapat dijadikan sebagai bahan baku pembuatan gelatin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan gelatin tulang, kulit, dan sisik ikan kakap merah terhadap karakteristik sirup buah pedada dan jenis gelatin terbaik untuk formula sirup buah pedada. Metode penelitian yang digunakan adalah experimental laboratories menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan pada penelitian ini adalah penambahan gelatin tulang, kulit, dan sisik ikan kakap merah sebanyak 8% terhadap sirup buah pedada, dengan kontrol adalah sirup buah pedada tanpa penambahan gelatin. Masing-masing perlakukan diuji sebanyak tiga kali pengulangan. Berdasarkan analisis sidik ragam dan Duncan, perbedaan jenis gelatin berpengaruh nyata (P<5%) terhadap viskositas, pH, warna, dan hedonik (parameter kenampakan, aroma, dan rasa) sirup buah pedada. Tetapi tidak berpengaruh nyata (P>5%) terhadap kestabilan, pengujian kapang, dan hedonik (parameter tekstur). Sirup buah pedada dengan penambahan gelatin sisik ikan kakap merah disukai oleh panelis dengan nilai hedonik sebesar 7,08, lebih tinggi dari penggunaan gelatin tulang dan kulit, tetapi tidak berbeda nyata (P>5%) dengan sirup buah pedada kontrol. Sirup buah pedada tersebut memiliki nilai viskositas sebesar 164,34 cP, 98,46% kestabilan, nilai pH sebesar 3,75 dan kecerahan (nilai L) sebesar 38,97.
ANALISIS KADAR TANIN DENGAN PERBEDAAN SUMBER ADSORBEN PADA PEREBUSAN TERHADAP TEPUNG MANGROVE DARI BUAH LINDUR (Bruguiera gymnorrhiza) Nurafifah, Diyah Ayu; Sumardianto, Sumardianto; Anggo, Apri Dwi
Jurnal Ilmu dan Teknologi Perikanan Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/baf.%v.%i.%Y.144-157

Abstract

Buah lindur (Bruguiera gymnorrhiza) adalah salah satu buah tumbuhan mangrove yang umumnya dikenal sebagai bakau daun besar. Buah lindur (Bruguiera gymnorrhiza) memiliki peluang untuk dieksplorasi menjadi bahan pangan alternatif karena mengandung karbohidrat yang tinggi sehingga dapat diolah menjadi tepung. Buah lindur mengandung zat antinutrisi, yaitu tanin sehingga kadarnya harus diturunkan terlebih dahulu sebelum diolah supaya aman untuk dikonsumsi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan sumber adsorben pada perebusan terhadap tepung mangrove dan adsorben terbaik pada perebusan dalam mendapatkan kualitas tepung mangrove. Penelitian ini dilaksanakan secara eksperimental laboratories dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dengan 3 kali pengulangan yaitu perbedaan absorban: kontrol, abu gosok, arang dan abu sekam padi. Data dianalisis menggunakan software SPSS. Data nilai kadar tanin, kadar amilosa, kadar amilopektin, kadar serat kasar dan kadar air dianalisis dengan uji ANOVA dilanjutkan dengan uji BNJ sedangkan nilai hedonik menggunakan uji Kruskal Wallis dan uji lanjut Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan sumber adsorben pada perebusan terhadap tepung mangrove berpengaruh nyata (P<5%) terhadap uji kadar tanin, kadar amilosa, kadar amilopektin, serat kasar dan kadar air. Perlakuan abu gosok merupakan perlakuan terbaik karena memberikan hasil kadar tanin rendah yaitu 1,10% atau jika dikonversikan kedalam syarat bahan pangan yang ditetapkan ADI (Acceptable Daily Intake) maka diperoleh 6,16 mg/kg berat badan/hari. Hasil yang diperoleh dari kadar amilosa yaitu 14,69%, kadar amilopektin 59,95%, serat kasar 13,62%, kadar air 7,03%, dan rata-rata hasil uji hedonik yaitu 6,71<µ< 7,33.
Analisis Sentimen Popularitas Capres dan Pilpres pada Media Sosial Twitter: Perbandingan Algoritma SVM, KNN, dan Naïve Bayes Rojakul, Rojakul; Sumardianto, Sumardianto; Wibowo, Arief
Techno.Com Vol. 23 No. 2 (2024): Mei 2024
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62411/tc.v23i2.10135

Abstract

Untuk memaham bagamana tokoh publk dpersepskan dan drespon oleh masyarakat d era meda sosial, analsis sentimen sangat berguna. Ini terutama berlaku karena popularitas tokoh publik meningkat di era meida sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengatasi masalah tersebut dan memberikan pemahaman yang bermanfaat tentang bagiamana masyarakat bertindak terhadap pemlhan presiden dan capres yang saat ini sangat diperdebatkan di medai sosial, serta bagiamana hal tu berdampak pada opn publk secara keseluruhan, khususnya d Twtter. Stud n bertujuan untuk mengkategorkan tweet emosonal ke dalam kategor postf atau negatf dengan menggunakan algortma pembagan terstruktur sepert Support Vector Machnes (SVM), Nave Bayes (NB), dan K-Nearest Neghbor. Hasl pengujan menunjukkan bahwa algortma NB memlk tngkat akuras 94,62% dan press 100%, mengalahkan SVM dan K-NN dalam menyelesakan kasus kepercayaan.
Implementation of SAW and AHP in Decision-Making Models for Credit Provision in Cooperatives Rojakul, Rojakul; Sumardianto, Sumardianto; Triyono, Gandung
CogITo Smart Journal Vol. 10 No. 2 (2024): Cogito Smart Journal
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31154/cogito.v10i2.662.418-432

Abstract

The research aims to overcome the difficulties in selecting the best members of the Al-Amin Independent Corporation, focusing on the challenges faced in determining the best members in the process of giving credit and payments on time. However, many members fail to meet their obligations or fail to pay their contributions smoothly, leading to credit freezes and decreased cooperative income. The cause of a member's failure to pay quotas has not been identified by the current candidate admission selection system. The methods used are Simple Additive Weighting (SAW) and Analytical Hierarchy Process (AHP) applied in the Decision Support System (DSS) model. The results of the research showed the effectiveness of the SAW method in identifying the best and optimal alternative with the highest value on V2 of 4. The AHP method has successfully determined the priority weight and the level of importance for member selection criteria including Activity (0.50), Savings (0.13), Guarantee (0.09), Loan (0.10), Disbursement (0.10), Time Period (0.07). The research provides insight to decision-makers in cooperatives makes important contributions, especially in the granting of credit, and affirms the importance of objective methods in the selection of members.
KARAKTERISTIK IKAN TERI NASI (Stolephorus spp) ASIN GORENG SIAP MAKAN DENGAN PERLAKUAN PERENDAMAN DALAM AIR PANAS SEBELUM PENGGORENGAN Fahmi, A Suhaeli; Susanto, Eko; Sumardianto, Sumardianto
Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology Vol 19, No 1 (2023): SAINTEK PERIKANAN
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ijfst.19.1.47-53

Abstract

Ikan teri nasi asin selain menjadi bagian dari lauk dalam makanan utama juga dapat menjadi makanan ringan siap makan dalam bentuk ikan teri nasi asin goreng. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristik produk ikan teri nasi asin goreng yang sebelum proses penggorengan melalui perlakuan perendaman dalam air panas. Penelitian ini dilaksanakan dengan dua perlakuan percobaan yaitu perlakuan perendaman dalam air panas dan perlakuan tanpa perendaman dalam air panas. Ikan teri nasi asin yang digunakan adalah ikan teri nasi asin setengah kering yang dibeli di pasar. Perendaman dalam air panas dilakukan selama 3 menit kemudian ikan teri nasi ditiriskan dan digoreng dengan minyak goreng kelapa sawit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan perendaman dalam air panas menghasilkan karakteristik produk yang berbeda. Secara sensori panelis lebih menyukai produk ikan teri nasi asin goreng yang diberi perlakuan perendaman dalam air panas karena rasa produk yang tidak terlalu asin. Hasil tersebut juga didukung hasil uji kadar garam yang menunjukkan bahwa kadar garam ikan teri nasi goreng dengan perlakuan perendaman adalah 10,33% sementara ikan teri nasi tanpa perlakuan perendaman 22,71%. Sejalan dengan hasil uji kadar garam, uji kadar abu juga menunjukkan bahwa kadar abu ikan teri nasi asin goreng dengan perlakuan perendaman lebih rendah yaitu 14,56%, sedangkan tanpa perlakuan perendaman kadar abu ikan teri asin goreng adalah 28,98%. Kadar air, kadar protein, kadar lemak, dan nilai Aw ikan teri nasi asin goreng dengan perlakuan perendaman yaitu 2,42%, 36,70%, 41,84%, dan 0,54, sementara ikan teri nasi asin goreng tanpa perlakuan perendaman yaitu 2,08%, 27,13%, 40,88%, dan 0,50. Dried salted anchovy ussually served as a part of main meal or as ready-to-eat snack in the form of fried salted anchovy. This study aims to determine the effects of soaking in hot water before the frying to the characteristics of fried anchovy. This experimental research was carried out with two experimental treatments, namely soaking3 minutes in hot water and without soaking in hot water. Each experiment was tested in three replications. Frying process of salted anchovy wass carried out using palm cooking oil. The characteristics of the product were assessed by sensory test, proximate test, salt content test and lisin level test. The results showed that the soaking treatment in hot water gave different characteristics to the resulting fried anchovy product where panelists preferred the fried salted anchovy product which was soaked in hot water before being fried because of the taste of the fried anchovy was not too salty. This result was related with the salt content test. The salt content of dried salted anchovy with soaking treatment was 10.33% while without soaking treatment reached 22.71%. The ash content test results also showed that the ash content of the fried  salted anchovy through the soaking treatment was lower, 14.56%, while without the soaking treatment, the ash content of the anchovies was 28.98%. Water content, protein content, fat content and water activity of fried anchovy with soaking treatment were 2.42%, 36.70%, 41.84%, and 0,54, while fried anchovy without soaking treatment were 2.08 %, 27.13%, 40.88%, and 0,50
Kualitas Kerupuk Kulit Ikan Nila Selama Penyimpanan Purnamayati, Lukita; Dewi, Eko Nurcahya; Sumardianto, Sumardianto; Rianingsih, Laras; Anggo, Apri Dwi
Jurnal Ilmu Pangan dan Hasil Pertanian Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jiphp.v2i2.3216

Abstract

Kulit ikan nila merupakan hasil samping dari produk filet ikan nila yang kurang dimanfaatkan, sedangkan apabila tidak segera diproses, kulit ikan nila akan mengalami kebusukan. Salah satu pemanfaatan kulit ikan nila adalah diolah menjadi kerupuk kulit. Kualitas kerupuk kulit ikan nila dipengaruhi oleh kandungan minyak setelah penggorengan. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas kerupuk kulit ikan nila yang diproses dengan perlakuan spinner maupun tanpa spinner selama penyimpanan. Kerupuk kulit ikan nila dilakukan pengamatan kadar air, angka TBA dan analisis sensoris selama penyimpanan. Pengamatan dilakukan pada hari ke 0, 5, 10, dan 15. Hasil menunjukkan bahwa selama penyimpanan, kerupuk kulit ikan nila baik dengan perlakuan spinner maupun tanpa spinner mengalami peningkatan kadar air dan angka TBA tetapi masih memenuhi standar sampai pada penyimpanan hari ke 15, yaitu kadar air 5,43% dan angka TBA 0,36 mg malonaldehid/kg untuk kerupuk kulit ikan nila dengan perlakuan spinner sedangkan kerupuk kulit ikan nila tanpa perlakuan spinner memiliki kadar air 6,53% dan angka TBA 0,40 mg malonaldehid/kg. Secara keseluruhan, kerupuk kulit ikan nila dengan perlakuan spinner masih diterima panelis sampai pada penyimpanan hari ke 15 sedangkan kerupuk kulit ikan nila tanpa perlakuan spinner masih diterima panelis pada penyimpanan hari ke 10.
EFFECT OF DIFFERENT CONCENTRATIONS OF LIQUID PALM SUGAR ON THE QUALITY CHARACTERISTICS AND GLUTAMIC ACID CONTAINMENT OF SQUID RUSIP (Loligo chinensis) Elistia, Elistia; Sumardianto, Sumardianto; Romadhon, Romadhon
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 11 No. 4: October 2023
Publisher : Department of Food Science and Biotechnology, Faculty of Agriculture Technology, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpa.2023.011.04.3

Abstract

Squid has amino acids that are good for eating and are processed into rusip. Rusip is a Bangka Belitung chilli sauce made from anchovies. This study aims to determine the effect of different concentrations of liquid palm sugar on the quality and glutamic acid content. The research used experimental laboratories with Completely Randomized Design. Parametric tests were analyzed using ANOVA and BNJ, non-parametric tests using Kruskal Wallis and Mann Whitney with a test level of 5%. In the Rusip study, liquid palm sugar concentrations of 10%, 12.5% and 15% were used, with 3 replications. Glutamic acid, pH, protein and hedonic parameters showed significant differences (P<5%). The parameters of total LAB, total sugar and water content had no significant difference (P>5%). The values of protein content were 17.25%-19.66%, moisture content 33.94%-38.39%, total sugar 5.16%-7.71%, glutamic acid 2.25%-3.30%, pH 5.87-5.90 and total LAB 1.1x104-5.3 x 104 cfu/g. Hedonic parameters for appearance were 3.24-3.76, flavour 3.41-4.00, aroma 3.14-4.00, texture 3.31-4.10. The best treatment was 15% liquid palm sugar with characteristics of brown colour, chewiness, fermentation smell and savour.
EVALUASI KURIKULUM PENDIDIKAN BAHASA ARAB DI PERGURUAN TINGGI: ANALISIS KEBUTUHAN DAN TANTANGAN Sumardianto, Sumardianto
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.39739

Abstract

Kurikulum pendidikan Bahasa Arab di perguruan tinggi masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan kurikulum yang tidak selalu relevan dengan kebutuhan pasar kerja, kurangnya fasilitas pembelajaran yang memadai, serta ketidakselarasan antara kemampuan mahasiswa dan harapan kurikulum. Penelitian ini termasuk dalam jenis library research, di mana data utama diperoleh dari kajian literatur yang sudah ada. Sumber data utama dalam penelitian ini berasal dari artikel jurnal ilmiah yang dipublikasikan di berbagai jurnal akademik serta laporan hasil penelitian. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa 1). Kebutuhan kurikulum pendidikan Bahasa Arab di Perguruan Tinggi adalah bahwa kurikulum pendidikan Bahasa Arab di perguruan tinggi perlu fokus pada penguasaan kompetensi linguistik yang komprehensif (berbicara, menulis, membaca, dan mendengarkan), pemahaman keilmuan dan budaya Arab, serta pengembangan keterampilan profesional yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. 2). Tantangan kurikulum pendidikan Bahasa Arab di Perguruan Tinggi adalah bahwa tantangan utama dalam kurikulum pendidikan Bahasa Arab adalah kurangnya pembaruan kurikulum yang sesuai dengan perkembangan zaman, keterbatasan pengajar yang berkualitas, kurangnya fasilitas pendukung pembelajaran, serta ketidaksesuaian antara kurikulum dan kebutuhan dunia kerja. 3). Upaya dalam mengoptimalkan kurikulum pendidikan Bahasa Arab di Perguruan Tinggi adalah bahwa upaya untuk mengoptimalkan kurikulum termasuk pembaruan kurikulum secara berkala, pengembangan profesionalisme pengajar, peningkatan fasilitas pembelajaran, dan kolaborasi dengan dunia industri untuk memastikan keselarasan antara kurikulum dan kebutuhan pasar.
Co-Authors - Khamidah, - A Suhaeli Fahmi Aditya Wafa Kuncoro Agung Purnama Agus Setiawan Ahmad Niam Salim Aisyah Ayu Hidayati, Aisyah Ayu Amelia Ayu Permatasari Anwar, Shabrina apri dwi anggo Aprilia Hudayati Arief Wibowo Arifin, Muhammad Hauzan Barodah, Luk Luul Bayu Fajar Nugraha Boy, Firts Cahyo, Septian Dwi Candra Santoso, Candra Dhita Ulfi Lestari Dinaryadi, Rico Dwicahyani, Tiara Dyah Nur Safitri Eko Nurcahya Dewi Eko Susanto Elistia, Elistia EVI MAYA SARI Fahmi, A. Suhaeli Fina Aprelya Nur Fajri Frisilia Nadhira Rimadhini Fronthea Swastawati Gerda Vernia Bali Ulina, Gerda Vernia Bali Gisella Valentine Haqqy Sahri Syadeto Hauzan Arifin, Muhammad Ima Wijayanti Indri Febriana Pakpahan Indria Eka Pangestuti Laras Rianingsih Lukita Purnamayati Ma'ruf, Widodo Farid Maharani Primawestri Meilinda Hardianti, Meilinda Muhamad Iqbal Muhammad Ali Fatoni Muhammad Luthfi Fadhli Muhammad Qowiyyul Azizi Mulyanto, Sepka Muryaning Charimah, Intan Naili Rohmah Nashita, Nadia Yasmin Natasha Rizky Maharani Novania, Anita Novita Dinny Pratiwi, Novita Dinny Nurafifah, Diyah Ayu Nurparidah, Opi Otto Andi Wijaya, Otto Andi Purnamayati, Lukita Putri Islami Putut Har Riyadi Rahussidi, Muhamad Akbar Ramadhanti, Bella Widya Retno Ayu Kurniasih Retno Viyanti Rika Amelia Rina Indiarti Rissinta Mahdalena Rizki Wisnu Murti Rizki, Dinda Rojakul, Rojakul Romadhon Romadhon Sanjaya, Yulian Dani Selamet Suharto Siswanto, Arik SITI RACHMAWATI Slamet Seharto Slamet Suharto, Slamet Syah, Dio Rachman Titi Surti Tri Winarni Agustini Triyono, Gandung Ulfah Amalia Yudhomenggolo Sastro Darmanto