p-Index From 2021 - 2026
9.613
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Selective abortion after preimplantation sex selection: An ethical and legal issue in Indonesia Pujiyono; Budiyanti, Rani Tiyas
GHMJ (Global Health Management Journal) Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Yayasan Aliansi Cendekiawan Indonesia Thailand (Indonesian Scholars' Alliance)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: The emerging of sex selection technology in Indonesia is sperm sorting, meanwhile sex selection with Preimplantation Genetic Diagnosis (PGD) methods is not widely used. The use of sperm sorting has bigger chance to fail than PGD, thus potentially cause ethical and legal problems that is selective abortion during pregnancy. The potency for selective abortion is enlarged by Indonesian law that permitting sex selection without distinction of medical and non-medical reasons. There is no special policy to regulate the selective abortion because of sex selection failure.Aims: This study aims to find out the legal concept of selective abortion after preimplantation sex selection that appropriate to be applied in Indonesia.Methods: This research is normative research that use analytics method with legal approach and conceptual approach. The research material consists of primary legal material (legislation about sex selection and abortion in Indonesia), secondary legal materials (legal journals, law books, and legal proceedings), and also non-legal materials (journals, books, and health proceedings about sex selection and abortion).Results: In Indonesia meanwhile in general, abortion is permitted for pregnancy with medical indication and rape victim. Through a statue approach in Indonesia, selective abortion after preimplantation sex selection can be implemented for strong medical reasons. While the failure for non-medical reasons can't be aborted. This regulation contrary with ethics, morals and religion. Selective abortion should not be done because of preimplantation sex selection failure either medical or non-medical reasons.Conclusion: Selective abortion after preimplantation sex selection both medical and non medical reason contrary with moral, ethical, and religion. Indonesia needs to regulate further policy about selective abortion if there is a failure of preimplantation sex selection. Received: 28 March 2018, Reviewed: 29 April 2018, Received in revised form: 24 May 2018, Accepted: 27 June 2018. DOI: https://doi.org/10.35898/ghmj-22196
Prevalence, Pathophysiology, and Treatment of Urticaria post-COVID-19 Vaccination: A Systematic Review Nugrahaeni, Ardhina; Budiyanti, Rani Tiyas
GHMJ (Global Health Management Journal) Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Yayasan Aliansi Cendekiawan Indonesia Thailand (Indonesian Scholars' Alliance)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35898/ghmj-62960

Abstract

Background: Vaccination for COVID-19 has been intensively developed since the end of 2020. Its use must also obtain an Emergency Use Authorization (EUA) permit. Some of the vaccines have been used including Sinovac, Astra Zeneca, Moderna, Pfizer, Johnson & Johnson, and Sinopharm. In fact, there are many effects that have developed after the COVID-19 vaccination administration like local reactions, systemic reactions, and other reactions. In addition, one of them is urticaria. However, the existing literature has focused poorly on urticaria caused by COVID-19 vaccines. Aims: This research explores the prevalence, pathophysiology, and treatment of urticaria post-COVID-19 vaccination. Methods: This study conducted a systematic review based on the guideline which is Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). We searched Scopus, ProQuest, Ebsco, and Google Scholar databases from 2020 until 2022 for identifying the data regarding urticaria post-COVID-19 vaccination. In a nutshell, 9 studies were included in the systematic review. Results: Only 28% of urticarial rashes incident among all cutaneous adverse reactions after post-COVID-19, it was higher among females and people aged 45-49 years old, and people with allergy histories. The most frequent reaction is urticarial following the COVID-19 vaccine administration. This concerns hypersensitivity reaction related to Immunoglobulin E (IgE) mediated, Immunoglobulin G (IgG), and sensitizing excipients in COVID-19 vaccines. Conclusion: This systematic review raises the concern of hypersensitivity reaction that related to IgE-mediated, IgG, and sensitizing excipients in COVID-19 vaccines. Urticaria is the most frequent reaction after the COVID-19 vaccine administration. Attention to medical history and immunology/allergy consultation might be advantageous to assess the risk of allergy and the guidance of the vaccine.   Received: 9 May 2023; Revised: 8 June 2023; Accepted: 18 July 2023
INCREASING YOUTH INVOLVEMENT IN MOTHER AND CHILD HEALTH PROGRAMS IN THE WORK AREA OF PONCOL PUBLIC HEALTH CENTER: PENINGKATAN KETERLIBATAN REMAJA DALAM PROGRAM KESEHATAN IBU DAN ANAK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PONCOL Nandini, S.KM., M.Kes, Nurhasmadiar; Budiyanti, Rani Tiyas; Fatmasari, Eka Yunila; Arso, Septo Pawelas; Jati, Sutopo Patria
Darmabakti Cendekia: Journal of Community Service and Engagements Vol. 5 No. 2 (2023): DECEMBER 2023
Publisher : Faculty of Vocational Studies, Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/dc.V5.I2.2023.76-81

Abstract

Latar belakang: Remaja memiliki peran yang penting dalam pelaksanaan program kesehatan, salah satunya berkaitan dengan penggunaan teknologi oleh remaja dalam media penyebaran informasi dan komunikasi kesehatan khususnya terkait kesehatan ibu dan anak dengan sasaran para ibu milenial. Tujuan: Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan peran serta remaja dalam upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak.. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada bulan Juli sampai dengan Oktober 2022 di wilayah kerja Puskesmas Poncol. Tahapan kegiatan antara lain koordinasi, FGD, dan sosialisasi kepada remaja yang berasal dari karang taruna di wilayah kerja Puskesmas Poncol. Hasil: Kegiatan ini dilaksanakan dalam beberapa tahap. Pada tahap FGD, didapatkan hasil bahwa remaja masih kurang dilibatkan dalam kegiatan yang berkaitan dengan kesehatan ibu dan anak, namun mereka memiliki keinginan untuk berkontribusi dalam upaya tersebut. Sehingga dibutuhkan penekanan dan penjelasan mengenai peran apa saja yang dapat dilakukan oleh para remaja. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan dengan menjelaskan peran remaja dalam kesehatan ibu dan anak, isu kesehatan ibu dan anak yang perlu menjadi perhatian, dan lain sebagainya. Kegiatan sosialisasi dihadiri oleh perwakilan dari 10 kelompok Karang Taruna di wilayah kerja Puskesmas Poncol. Kesimpulan: Kegiatan terlaksana dengan baik pada seluruh tahapannya. Respon remaja cukup baik, meskipun beberapa kelurahan hanya mengirimkan beberapa perwakilan saja akibat permasalahan waktu dan agenda. Mereka berharap terdapat pendampingan lebih lanjut untuk sasaran kesehatan remaja ke depannya.
Analisis Kebijakan Dana Desa untuk Program Desa Tanggap COVID-19 di Desa Leyangan dengan Pendekatan Segitiga Kebijakan Rohmah, Virda Inzatur; Arso, Septo Pawelas; Budiyanti, Rani Tiyas
Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia Vol 11, No 2 (2022): June
Publisher : Center for Health Policy and Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkki.73721

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) dideklarasikan sebagai pandemi global pada tahun 2020. Pemerintah Indonesia mengambil langkah mitigasi dan menetapkan beberapa kebijakan agar penanganan COVID-19 mempunyai payung hukum yang legal. Dengan diterbitkannya Surat Edaran Menteri Desa PDTT Nomor 8 Tahun 2020, Dana Desa diprioritaskan untuk upaya penanggulangan pandemi COVID-19 melalui program Desa Tanggap COVID-19. Desa Leyangan merupakan salah satu desa dengan dengan kasus COVID-19 terbanyak di Kecamatan Ungaran Timur. Serapan dana desa untuk penanggulangan COVID-19 sudah cukup besar yaitu sebanyak 44,6% dari total keseluruhan dana desa Leyangan.  Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis kebijakan pengelolaan dana desa pada Program Desa Tanggap COVID-19 di Desa Leyangan dari aspek konten, konteks, proses dan aktor kebijakan. Desain penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui indepth interview (wawancara mendalam). Penelitian dilakukan terhadap 9 responden yang terlibat dalam kebijakan dana desa. Kebijakan dana desa untuk pelaksanaan Desa Tanggap COVID-19 di Desa Leyangan belum optimal. Hal ini disebabkan oleh beberapa hal, yaitu: belum terdapatnya standar pelaksanaan dan target capaian yang terukur pada kebijakan terkait; masih terdapat pemerintah desa maupun masyarakat yang kurang menerapkan protokol kesehatan; kurangnya partisipasi anggota tim Tanggap COVID-19.  Diperlukan advokasi kepada pemerintah desa membuat standar pelaksanaan program dan target capaian yang terukur, serta penetapan regulasi yang jelas dan spesifik terkait pencegahan dan penanganan COVID-19 terutama di tingkat desa sesuai dengan kondisi di Kabupaten Semarang.
Healthy Lifestyle Movement Pada Remaja di Kelurahan Bulusan Kecamatan Tembalang Budiyanti, Rani Tiyas; Nandini, Nurhasmadiar; Kusumastuti, Wulan; Arso, Septo Pawelas; Patria Jati, Sutopo
Jurnal Pengabdian West Science Vol 2 No 12 (2023): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v2i12.765

Abstract

Kesehatan remaja merupakan hal yang krusial untuk diperhatikan. Kelurahan Bulusan Kota Semarang telah mengaktifkan posyandu remaja sejak tahun 2022. Meskipun demikian, penggalakan kegiatan sosialisasi dan edukasi mengenai hidup sehat baik fisik, mental maupun sosial pada remaja perlu untuk dilakukan. Oleh karena itu dilakukan pelaksanaan pengabdian untuk penggerakan hidup sehat (healthy lifestyle) pada remaja dengan melibatkan lintas sektor seperti Forum Kesehatan Kelurahan, Kelurahan, dan Kecamatan. Pelaksanaan pengabdian ini dilakukan pada bulan September hingga November 2023. Dalam pelaksanaannya dilakukan koordinasi perizinan, pengembangan media edukasi, pelaksanaan sosialisasi, dan evaluasi. Penguatan kesehatan fisik, mental, maupun sosial perlu dilakukan dan diperlukan dukungan dari berbagai pihak, tidak hanya sektor kesehatan tetapi juga non kesehatan.
Edukasi Terkait Penerapan Spatial Computing dalam Layanan Kesehatan Herlambang, Penggalih Mahardika; Junaedi, Muhammad; Budiyanti, Rani Tiyas
Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 04 (2024): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v3i04.1077

Abstract

Pada beberapa dekade terakhir, teknologi informasi mulai diterapkan dalam layanan kesehatan salah satunya adalah spatial computing seperti virtual reality, augmented reality, metaverse, dan sebagainya. Edukasi terkait penerapan teknologi tersebut perlu dilakukan kepada akademisi maupun praktisi kesehatan yang tertarik untuk mengkaji dan mengembangkan lebih lanjut pemanfaatan spatial computing dalam layanan kesehatan. Pelaksanaan sosialisasi dan edukasi telah dilakukan secara daring melalui GoogleMeet dengan respon yang cukup baik dari peserta. Meskipun peluang penerapan dan pengembangan spatial computing dalam layanan kesehatan di Indonesia cukup besar, tetapi diperlukan dukungan infrastruktur, sumber daya, anggaran, dan regulasi yang memadai.
Edukasi Teknologi Nyamuk Aedes Ber-Wolbachia dalam Penanggulangan Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) Budiyanti, Rani Tiyas; Kusariana, Nissa
Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 09 (2024): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v3i09.1570

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi permasalahan di Indonesia. Inovasi Nyamuk Aedes Ber-Wolbachia mulai diterapkan dalam menaggulangi penyakit tersebut. Program tersebut telah diujicobakan pada beberapa tempat salah satunya di Kota Semarang. Meski demikian, masih terdapat penolakan dari masyarakat terkait teknologi tersebut. Oleh karena itu dilakukan edukasi terkait nyamuk Aedes Ber-Wolbachia yang dilakukan menggunakan e-booklet yang dibagikan kepada kader melalui grup whatsaap pada bulan Agustus 2024. Kegiatan ini mendapatkan respon yang baik dari kader dan diharapkan dapat menjadi media edukasi bagi kader dalam memberikan informasi kepada masyarakat.
Peningkatan Pemahaman Manajemen Terpadu Balita Sakit Berbasis Masyarakat Nandini, Nurhasmadiar; Budiyanti, Rani Tiyas; Arso, Septo Pawelas; Kusumastuti, Wulan; Jati, Sutopo Patria
Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 10 (2024): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v3i10.1617

Abstract

Berdasarkan data Puskesmas Padangsari, diketahui bahwa cakupan pelayanan balita sudah mencapai 100% atau sebanyak 1.167 balita pada tahun 2023. Namun, kasus penyakit pada balita masih cukup tinggi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk upaya peningkatan pengetahuan dan kemampuan masyarakat, khususnya ibu balita untuk menerapkan MTBS berbasis masyarakat di lingkungan rumah untuk penurunan angka kesakitan pada bayi dan balita. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada tahun 2024 dengan peserta kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah ibu bayi dan balita, kader FKK, dan kader kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Padangsari. Kegiatan dilaksanakan di Posyandu di Kelurahan Jabungan. Pada kegiatan tersebut disampaikan mengenai tanda bahaya pada balita, upaya perawatan di rumah untuk kasus diare, demam, dan batuk, perlindungan dari kekerasan dan kekerasan seksual bagi balita, dan lain sebagainya. Ibu balita di wilayah Puskesmas Padangsari khususnya di Kelurahan Jabungan menunjukkan partisipasi yang baik. Para ibu balita menunjukkan komitmen yang baik untuk melakukan pemantauan kesehatan balita mereka.
Analisis Bibliometrik Pemanfaatan Layanan Telemedicine dalam Bidang Obstetri dan Ginekologi: Meta-Analisis Fatma, Widi; Mahardika Herlambang, Penggalih; Budiyanti, Rani Tiyas
Cermin Dunia Kedokteran Vol 53 No 01 (2026): Januari 2026
Publisher : PT Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v53i01.1735

Abstract

Introduction: Telemedicine in health services has various advantages, such as cost flexibility and time efficiency. This research aims to map research related to the application of telemedicine in obstetrics and gynecology. Methods: This study is a quantitative, descriptiveanalytical research using bibliometric analysis of articles published in the Scopus database from 2014 to 2024. Results: We obtained 36 articles on the application of telemedicine in obstetrics and gynecology, with a fluctuating number each year. The country with the most affiliated researchers was the United States, with 19 publications. Most articles were research articles (80.6%) and published in medical journals (67.3%). Conclusion: Based on the study’s results, 4 countries have conducted collaborative research, and 3 keyword mapping clusters relate to the application of telemedicine in obstetrics and gynecology. Cross-sector and cross-border collaboration is necessary, especially in ethical and legal aspects that enable the implementation of cross-border or cross-continental telemedicine. Further research and literature review are needed to assess further the procedures, benefits, and barriers to implementing telemedicine services in obstetrics and gynecology.
Studi Literatur: Pelaksanaan Promotif dan Preventif Upaya Program Kesehatan Jiwa pada Puskesmas di Indonesia Patricia Lydia Honey Patricia; Chriswardani Suryawati; Rani Tiyas Budiyanti
KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 2 (2020): July-December
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/kujkm.v6i2.1011

Abstract

Background: Mental health is still a complex problem that has received special attention from all over the world, including in Indonesia. The number of cases that increases causes a decrease in community productivity. The Community Health Center as a health service provider has the main function of promoting promotional and preventive efforts to improve mental health services in the community. Objectives: This study aims to analyze the implementation of promotional and preventive mental health efforts at community health centers from the elements of health human resources, the methods used and the facilities / infrastructure. Research Metodes: This research is a research that uses simplified approach systematic literatur review. The literature searches used included Science Direct, Pubmed, SpringerLink and Google Scholar Literature with predefined keywords and inclusion and exclusion criteria. Results: The results showed that the implementation of promotional and preventive mental health efforts in Indonesia was different from abroad in the level of development. The implementation of mental health efforts at community health centers in Indonesia has been running well but has not been maximized because the lack of family knowledge, adequate facilities and infrastructure so that training is needed for mental health village workers and nurses in empowering the community. Conclusion: The importance of the role and support of all parties, especially mental health cadres and community empowerment in the implementation of mental health program promotion and prevention efforts by the community health center. The availability of adequate and competent health personnel supports the effectiveness of mental health programs. The implementation mechanism according to the time and work program is an important priority. In addition, adequate facilities and infrastructure are also a measure of the success of programs.
Co-Authors Addela Sekar Pramesthi Artyasari Ahmad, Nurul Fauziah Alvira Putri Calista Amalia Ninggar Anis Fuad Annisa Rakhmaningtyas Annisa, Viona Antono Surjoputro Antono Surjoputro Antono Suryoputro Antono Suryoputro Arum Rohana Asti, Helwa Firdausa Astriyani, Sri Ayun Sriatmi Ayun Sriatmi Aziza, Nafra Bella Octaviani Violinansa Budiyono Budiyono Budiyono, Shabrina Putri Chriswardani Suryawati Dyah Ayu Oktavia Eka Yunila Fatmasari Eka Yunila Fatmasari, Eka Yunila Ervina Yuni Ariani Farah Fauziah Rahmasari Fathahidin, Ghaniya Afiifa Fatma, Widi Fitri Aviana Gunanto Gunanto Hendry Gunawan Indrawati, Chaterina Ria Wahyu Irvine Nahla Anggraini Jati, Sutop Patria Khalishah, Jihan Nurul Qamariah Lumbanraja, Anggita Doramia Maftuh Dadang Setiana Manullang, Jessika Putri Natasya Martini Martini Matsna Hanifah Matsna Hanifah Matsna Haniifah Maylin Djuana Siboro Mela Nofitri Mela Notri Melinda Novitasari Muhammad Junaedi Murni Murni Murni Murni Murni Murni Murni Murni Murni Murni Murni Murni Nadira Hafizatin Izza Nanang Wiyono Nandini, S.KM., M.Kes, Nurhasmadiar Ni Made Deviana Widiantari Nida Adyaningrum Nikie Astorina Yunita Dewanti Nikie Astorina Yunita Dewanti Nikie Astorina Yunita Dewanti Nissa Kusariana Nissa Kusariana Nofitri, Mela Nugrahaeni, Ardhina Nur Laili Agustin Nurhasmadiar Nandini Nurhasmadiar Nandini Nurhasmadiar Nandini Patricia Lydia Honey Patricia Patricia, Patricia Lydia Honey Penggalih M Herlambang Penggalih Mahardika Herlambang Penggalih Mahardika Herlambang Penggalih Mahardika Herlambang Pratiwi, Rachma Widya Pujiyono Pujiyono Pujiyono Putri Asmita Wigati Putri Asmita Wigati Putri, Farah Afanindya Jessedanta Raditya Noriski Rahmadani, Annisa Nurindra Ramadhanisa Dwi Primastuti Rinna Dwi Lestari Rohmah, Virda Inzatur Roro Isyawati Permata Ganggi Roro Isyawati Permata Ganggi Roro Isyawati Permata Ganggi Roro Isyawati Permata Ganggi, Roro Isyawati Permata Santoso, Bagus Satrio Septo Pawelas Arso Septo Pawelas Arso Septo Pawelas Arso Septo Pawelas Arso Sofiyyah, Nailil Izza Surjoputro, Antono Sutopo Patria Jati Syamsulhuda BM Undayani Cita Sari Unzila, Erliana Wida Khoirunnisa Widyaputri, Anak Agung Ayu Wanda Wulan Kusumastuti Wulan Kusumastuti Wulan Kusumastuti Wulan Kusumastuti Yudhanto, Yoga