Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

GELIAT PEREMPUAN PENJUAL IKAN DALAM PENGUATAN EKONOMI KELUARGA (STUDI PADA TEMPAT PENJUALAN IKAN BANYUTOWO-PATI) CAHYA, BAYU TRI; Nadhifah, Farikatun; SUPARWI, SUPARWI
PALASTREN Jurnal Studi Gender Vol 14, No 2 (2021): PALASTREN
Publisher : STAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v14i2.10007

Abstract

nelayan. Profesi penjual ikan adalah pekerjaan yang lazim dilakukan oleh perempuan pesisir, dan juga merupakan suatu usaha yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Perempuan secara kodrat berperan sebagai ibu rumah tangga yang mengurus anak dan juga kebutuhan rumah tangga. Pada kenyataannya peran perempuan pesisir tidak boleh lagi di anggap biasa karena sebagian besar memiliki peran ganda sebagai suatu tindakan bagi pemenuhan kebutuhan rumah tangga dan hal inilah yang berusaha diungkap dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mengumpulkan data berdasarkan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Pendekatan pada penelitian ini menggunakan pendekatan phenomenology. Tujuan penelitian ini untuk mengungkap perempuan muslim sebagai penjual ikan yang berada di Desa Banyutowo Kabupaten Pati dalam upaya meningkatkan pendapatan ekonomi rumah tangga nelayan. Berdasarkan hasil penelitian mengungkapakan bahwa perempuan muslim bekerja sebagai penjual ikan dilatarbelakangi oleh faktor kemiskinan, pemanfaatan waktu luang dan tersedianya lapangan pekerjaan. Kontribusi perempuan muslim dalam upaya meningkatkan pendapatan ekonomi yaitu adannya pemasukan ekonomi keluarga dan peran domestik perempuan di dalam rumah tangga. Upaya dalam meningkatkan pendapatan ekonomi rumah tangga yaitu sebagai penjual ikan dan buruh pengasapan ikan. 
Disrupsi Normalitas Nilai Generasi Muda dan Peran 3 Pilar Pendidikan Suparwi, Suparwi; Mahmud, Hadi; Khunaefi, Muhammad Wildan
Integralistik Vol 34, No 2 (2023): July 2023
Publisher : Civic Education Program, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/integralistik.v34i2.44619

Abstract

Di beberapa dekade belakangan, studi mengenai nilai agaknya mulai mengalami stagnansi atau setidaknya progres yang tidak signifikan. Di sisi lain, era gloabal, teknologi, dan informasi yang sangat cepat telah menciptakan disrupsi nilai. Nilai hedon adalah salah satu nilai yang tumbuh subur di era ini, dengan disrupsi normalitas yang semakin masif. Melihat fenomena tersebut, maka tujuan studi ini adalah untuk menjelaskan disrupsi makna hedon dan rekonstruksi nilai Pancasila melalaui 3 pilar pendidikan. Guna mencapai tujuan tersebut maka, studi ini menggunakan kombinasi metode kualitatif dan kajian literatur, serta konsep normalitas Michel Foucault dan rekonstruksi milik B.N Marbun sebagai pisau analisis. Studi ini menemukan bahwa hedon telah menjadi nilai gaya hidup, yang secara trand di pandang normal oleh hampir semua generasi, terutama generasi Z. Meskipun gaya hidup hedon yang dipopulerkan oleh global melalui berbagai media teknologi informasi mempunyai efek motivasi dan suksesi. Namun tidak dipungkiri pula, dampak  gaya hidup hedon juga telah memberikan efek negative yang lebih banyak. Oleh karena itu, memfungsikan kembali tiga pilar pendidikan dengan nilai-nilai Pancasila adalah penting. Dengan demikian, studi ini telah berhasil memberikan sudut pandang yang komperhensif dan sensitif dalam kerangka nilai pada entitas gaya hidup masyarakat saat ini pada umumnya, dan generasi Z pada khususnya. 
ANALISIS IMPLEMENTASI BUDAYA ORGANISASI ORGANIZATIONAL CULTURE ASSESSMENT INSTRUMENT (OCAI) PADA PT. ASMORO JATI SEJATI BLORA Suparwi, Suparwi; Ramadhana, Egga Syifani
Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Syariah Vol. 2 No. 2 (2023): JIEMAS: Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Syariah
Publisher : STAI Darul Qalam Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.855 KB) | DOI: 10.55883/jiemas.v2i2.15

Abstract

This study aims to determine the application of organizational culture using the Organizational Culture Assessment Instrument (OCAI) method at PT. Asmoro Jati Sejati Blora, OCAI’s organizational culture is able to form employees who have good performance. This research is a type of field research (field research) and a descriptive qualitative research approach. Data collection techniques using the methods of observation, interviews, and documentation. The subject of this research is the Director of PT. Asmoro Jati Sejati, Representative Manager, Production Manager/PPIC (Production Planning and Inventory Control), Personnel (HR Manager), and production employees of PT. Asmoro Jati Sejati Blora. From this research, it can be concluded that the organizational culture at PT. Asmoro Jati Sejati Blora is a well-controlled and structured company with the hope of employees who want a well-controlled and organized company and a comfortable and appropriate work environment in forming employees to have good performance. So that the organizational culture in PT. Asmoro Jati Sejati Blora can be classified as a hierarchical culture. In addition to the hierarchical culture, PT. Asmoro Jati Sejati also takes several elements from a competitive and result-oriented type of market culture
PENGARUH GREEN MARKETING, BRAND AWARENESS, DAN PERCEIVED VALUE TERHADAP PURCHASE INTENTION KONSUMEN UNILEVER DI KUDUS Suparwi, Suparwi; Jannah, Laukhatul
Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Syariah Vol. 3 No. 1 (2024): JIEMAS: Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Syariah
Publisher : STAI Darul Qalam Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55883/jiemas.v3i1.36

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of green marketing, brand awareness, perceived value on the purchase intention of Unilever consumers in Kudus. The approach used in this research is a quantitative approach. The population in the population in this study were all Unilever consumers in Kudus. The sampling technique used simple random sampling technique. Data collection was carried out by distributing questionnaires as a research instrument to 96 respondents. The data analysis technique used multiple linear regression analysis with various statistical tests using the SPSS version 23 application. The statistical tests carried out included validity tests, reliability tests, classical assumption tests, and hypothesis testing. The results of the study show that Green Marketing, Brand Awareness, Perceived Value have a positive and significant effect on Purchase Intention
GELIAT PEREMPUAN PENJUAL IKAN DALAM PENGUATAN EKONOMI KELUARGA (STUDI PADA TEMPAT PENJUALAN IKAN BANYUTOWO-PATI) CAHYA, BAYU TRI; Nadhifah, Farikatun; SUPARWI, SUPARWI
PALASTREN: Jurnal Studi Gender Vol 14, No 2 (2021): PALASTREN
Publisher : IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v14i2.10007

Abstract

nelayan. Profesi penjual ikan adalah pekerjaan yang lazim dilakukan oleh perempuan pesisir, dan juga merupakan suatu usaha yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Perempuan secara kodrat berperan sebagai ibu rumah tangga yang mengurus anak dan juga kebutuhan rumah tangga. Pada kenyataannya peran perempuan pesisir tidak boleh lagi di anggap biasa karena sebagian besar memiliki peran ganda sebagai suatu tindakan bagi pemenuhan kebutuhan rumah tangga dan hal inilah yang berusaha diungkap dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mengumpulkan data berdasarkan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Pendekatan pada penelitian ini menggunakan pendekatan phenomenology. Tujuan penelitian ini untuk mengungkap perempuan muslim sebagai penjual ikan yang berada di Desa Banyutowo Kabupaten Pati dalam upaya meningkatkan pendapatan ekonomi rumah tangga nelayan. Berdasarkan hasil penelitian mengungkapakan bahwa perempuan muslim bekerja sebagai penjual ikan dilatarbelakangi oleh faktor kemiskinan, pemanfaatan waktu luang dan tersedianya lapangan pekerjaan. Kontribusi perempuan muslim dalam upaya meningkatkan pendapatan ekonomi yaitu adannya pemasukan ekonomi keluarga dan peran domestik perempuan di dalam rumah tangga. Upaya dalam meningkatkan pendapatan ekonomi rumah tangga yaitu sebagai penjual ikan dan buruh pengasapan ikan. 
Peran dan Tanggung Jawab Notaris Terhadap Pelaksanaan Pendaftaran Badan Hukum Perseroan Terbatas melalui Sistem AHU Online Nur Alim, Bagas; Silaswaty Faried, Femmy; Suparwi, Suparwi
UNES Law Review Vol. 6 No. 4 (2024): UNES LAW REVIEW (Juni 2024)
Publisher : LPPM Universitas Ekasakti Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/unesrev.v6i4.2166

Abstract

The role of a Notary in the process of establishing a Limited Liability Company Legal Entity through the Online Legal Entity Administration System includes creating a deed of Establishment. Because making the deed is an act of a Notary in holding office, he or she must obey and submit to the Notary's Code of Ethics. The purpose of this research is to analyze and find out 1) What are the roles and responsibilities of a notary in establishing a limited liability company (PT) legal entity at the notary office Wahyu Analista, SH., M.Kn. The method used is juridical-empirical, relying on primary data from interviews and secondary data from literature. This research adopts a legislative approach by examining applicable legal regulations, including Law no. 2 of 2014 concerning Notary Positions and Law no. 40 of 2007 concerning Limited Liability Companies. The results of the research are: 1) The role and responsibilities of a notary include inputting data, making a deed of establishment, informing NPWP, domicile instructions, announcements in the State Gazette of the Republic of Indonesia, payment of PNBP, and inputting data for Ministerial Decrees. If there is a data error, the notary must compensate for the loss, correct the data, and make a deed of amendment in accordance with Article 1365 of the Civil Code.
MEDIASI KOMUNAL SEBAGAI WUJUD KEADILAN KOMUNAL : (Transformasi dari Hukum Sistemik ke Hukum non Sistemik) Zakariya, Hafid; Suparwi, Suparwi
SULTAN ADAM: Jurnal Hukum dan Sosial Vol 3 No 1 (2025): Januari-Juni
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sultan.v3i1.1165

Abstract

Tujuan dari artikel ini adalah pertama untuk mengetahui konsep mediasi berbasis pada keadilan komunal jika dilihat dari perubahan dari hukum sistemik ke hukum non sistemik, kedua untuk mengetahui dan menganalisi pengakuan mediasi berbasis pada keadilan komunal dalam masyarakat yang tidak teratur, Hasil dari pembahasan adalah mediasi yang bersifat non formal yang berbasis pada musyawaroh mufakat telah melahirkan keadilan komunal,keadilan yang didasarkan pada keadilan bersama masyarakat setempat, kemudian mediasi berbasis komunal ini masih digunakan oleh masyarakat Indonesia utamanya masyarakat yang hidup di pedesaan, dan memiliki konsep kehidupan komunal yang masih kuat.
Peningkatan Keterampilan Menggambar Model Dengan Teknik Arsir Melalui Model Pembelajaran Direct Instruction Pada Siswa Kelas VIII E SMP Negeri 2 Secang Kabupaten Magelang Tahun Pelajaran 2019/2020 Suparwi, Suparwi
Science and Education Journal (SICEDU) Vol. 2 No. 1 (2023): Science and Education Journal 2023
Publisher : Faculty Of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v2i1.84

Abstract

Salah satu tidak optimalnya siswa dalam belajar menggambar model dengan teknik arsir adalah bagaimana cara menerapkan teknik-teknik arsiran ke atas bidang gambar atau kertas gambar dengan benar. Salah satu solusi alternatif untuk mengatasi ketidakoptimalnya tersebut adalah dengan menerapkan model pembelajaran yang bervariasi dalam kegiatan pembelajaran. Oleh karena itu, sebuah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan model pembelajaran Direct Instruction dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam menggambar model dengan teknik arsir melalui model pembelajaran Direct Instruction pada siswa kelas VIII E SMP Negeri 2 Secang tahun pelajaran 2019/2020. Subjek penelitian adalah 32 siswa kelas VIII E. Sumber data penelitian diperoleh dari data kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif berupa lembar observasi guru dan lembar observasi siswa. Sedangkan data kuantitatif berupa nilai keterampilan menggambar model dengan teknik arsir. Peningkatan keterampilan siswa dalam menggambar model dengan teknik arsir pada siswa kelas VIII E SMP Negeri 2 Secang setelah pelaksanaan model pembelajaran Direct Instruction adalah sebagai berikut: (1) perolehan nilai rerata pada kondisi prasiklus adalah 66,4700 dengan persentase ketuntasan belajar 15,63%, dan ketuntasan klasikal belum tercapai; (2) perolehan nilai rerata pada siklus i adalah 78,81 dengan persentase ketuntasan belajar sebesar 93,75%, dan ketuntasan klasikal sudah tercapai; dan (3) perolehan nilai rerata pada siklus II adalah 80,50 dengan persentase ketuntasan 100%, dan ketuntasan klasikal sudah melampaui target pencapaian. Data tersebut menunjukan bahwa peningkatan keterampilan siswa dalam menggambar model dengan teknik arsir pada siswa kelas VIII E SMP Negeri 2 Secang setelah dilaksanakan model pembelajaran direct instruction adalah 80,50 - 66,47 = 14,03. Dari hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan model pembelajaran direct instruction dapat meningkatkan keterampilan siswa dalam menggambar model dengan teknik arsir.
Pengaruh Pengembangan Infrastruktur Terhadap Kepuasan Pengunjung di Kebun Raya Lemor Nusa Tenggara Barat Utami, Lilik Witriyaningsih; Solikhin, Agus; Suparwi, Suparwi
Jurnal Pariwisata dan Perhotelan Vol. 3 No. 1 (2025): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjpp.v3i1.4886

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengembangan infrastruktur terhadap kepuasan pengunjung di Kebun Raya Lemor, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Variabel bebas (X) adalah pengembangan infrastruktur yang meliputi fasilitas umum, aksesibilitas, fasilitas penunjang, keamanan dan keselamatan, serta infrastruktur digital. Variabel terikat (Y) adalah kepuasan pengunjung yang diukur melalui kunjungan ulang, rekomendasi, dan ulasan. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif dan teknik simple random sampling terhadap 50 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert, kemudian dianalisis menggunakan SPSS versi 22 melalui uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan infrastruktur berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengunjung, dengan nilai R² sebesar 0,645 yang berarti 64,5% variasi kepuasan pengunjung dijelaskan oleh pengembangan infrastruktur. Koefisien regresi sebesar 0,557 mengindikasikan bahwa setiap peningkatan kualitas infrastruktur akan meningkatkan kepuasan pengunjung. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan dan pemeliharaan infrastruktur secara berkelanjutan guna meningkatkan loyalitas pengunjung dan daya tarik destinasi.
IDEOLOGI PANCASILA SEBAGAI DASAR MEMBANGUN NEGARA HUKUM INDONESIA Widiatama, Widiatama; Mahmud, Hadi; Suparwi, Suparwi
JURNAL USM LAW REVIEW Vol. 3 No. 2 (2020): NOVEMBER
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/julr.v3i2.2774

Abstract

Penelitian ini  bertujuan untuk mengkaji negara hukum (rechtsstaat) atau rule of   law sudah tepat untuk negara Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian hukum doktrinal, bersifat preskriptif, membahas mengenai doktrin - doktrin dan asas - asas dalam ilmu hukum.  Pembudayaan nilai dasar Pancasila sebagai ideologi nasional adalah bersifat imperatif. Dengan demikian semua komponen bangsa, lebih-lebih para pemegang jabatan pemerintahan negara baik di pusat maupun di daerah, lembaga negara dan kepemimpinan negara berkewajiban menjalankan amanat di maksud. Demi pertahanan negara ,untuk tegaknya sistem kenegaraan Pancasila, pemerintah berkewajiban mendidikkan dan membudayakan nilai-nilai dasar negara (ideologi nasional) bagi generasi penerus untuk mempertahankan integritas NKRI. Pemikiran untuk pelakasanaan pembudayaan nilai-nilai dasar negara, seyogyanya dikembangkan secara melembaga,konsepsional dan fungsional oleh negara dengan mendaya gunakan semua kelembagaan dan komponen bangsa. Indonesia merupakan negara hukum, dengan demikian semua perbuatan yang dilakukan oleh negara harus berdasarkan atas hukum dan harus bisa dipertanggungjawabkan dihadapan hukum, bukan berdasarkan kekuasaan semata. Dengan dijadikannya hukum sebagai dasar negara, diharapkan bisa memberikan keadilan kepada seluruh masyarakatnya. Bila keadilan dalam suatu negara bisa dicapai, berarti cita cita para pendiri negara bisa terwujud. Akan tetapi, pengaruh dari negara lain terhadap berlakunya hukum di Indonesia menimbulkan permasalahan baru. Pengaruh dari bangsa lain tersebut belum tentu sesuai dengan pribadi bangsa Indonesia. Selain pengaruh dari negara lain, hukum di Indonseia juga dipengaruhi oleh keragaman suku, agama, adat istiadat, budaya dan bahasa. Dalam pelaksanaannya agar tidak terombang ambing dengan pengaruh dari negara lain tersebut, hendaknya nilai nilai dari pancasila selalu menjadi pedoman dalam setiap penegakan hukum di Indonesia.