Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Peningkatan Keterampilan Menggambar Model Dengan Teknik Arsir Melalui Model Pembelajaran Direct Instruction Pada Siswa Kelas VIII E SMP Negeri 2 Secang Kabupaten Magelang Tahun Pelajaran 2019/2020 Suparwi, Suparwi
Science and Education Journal (SICEDU) Vol. 2 No. 1 (2023): Science and Education Journal 2023
Publisher : Faculty Of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v2i1.84

Abstract

Salah satu tidak optimalnya siswa dalam belajar menggambar model dengan teknik arsir adalah bagaimana cara menerapkan teknik-teknik arsiran ke atas bidang gambar atau kertas gambar dengan benar. Salah satu solusi alternatif untuk mengatasi ketidakoptimalnya tersebut adalah dengan menerapkan model pembelajaran yang bervariasi dalam kegiatan pembelajaran. Oleh karena itu, sebuah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan model pembelajaran Direct Instruction dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam menggambar model dengan teknik arsir melalui model pembelajaran Direct Instruction pada siswa kelas VIII E SMP Negeri 2 Secang tahun pelajaran 2019/2020. Subjek penelitian adalah 32 siswa kelas VIII E. Sumber data penelitian diperoleh dari data kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif berupa lembar observasi guru dan lembar observasi siswa. Sedangkan data kuantitatif berupa nilai keterampilan menggambar model dengan teknik arsir. Peningkatan keterampilan siswa dalam menggambar model dengan teknik arsir pada siswa kelas VIII E SMP Negeri 2 Secang setelah pelaksanaan model pembelajaran Direct Instruction adalah sebagai berikut: (1) perolehan nilai rerata pada kondisi prasiklus adalah 66,4700 dengan persentase ketuntasan belajar 15,63%, dan ketuntasan klasikal belum tercapai; (2) perolehan nilai rerata pada siklus i adalah 78,81 dengan persentase ketuntasan belajar sebesar 93,75%, dan ketuntasan klasikal sudah tercapai; dan (3) perolehan nilai rerata pada siklus II adalah 80,50 dengan persentase ketuntasan 100%, dan ketuntasan klasikal sudah melampaui target pencapaian. Data tersebut menunjukan bahwa peningkatan keterampilan siswa dalam menggambar model dengan teknik arsir pada siswa kelas VIII E SMP Negeri 2 Secang setelah dilaksanakan model pembelajaran direct instruction adalah 80,50 - 66,47 = 14,03. Dari hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan model pembelajaran direct instruction dapat meningkatkan keterampilan siswa dalam menggambar model dengan teknik arsir.
Pengaruh Pengembangan Infrastruktur Terhadap Kepuasan Pengunjung di Kebun Raya Lemor Nusa Tenggara Barat Utami, Lilik Witriyaningsih; Solikhin, Agus; Suparwi, Suparwi
Jurnal Pariwisata dan Perhotelan Vol. 3 No. 1 (2025): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjpp.v3i1.4886

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengembangan infrastruktur terhadap kepuasan pengunjung di Kebun Raya Lemor, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Variabel bebas (X) adalah pengembangan infrastruktur yang meliputi fasilitas umum, aksesibilitas, fasilitas penunjang, keamanan dan keselamatan, serta infrastruktur digital. Variabel terikat (Y) adalah kepuasan pengunjung yang diukur melalui kunjungan ulang, rekomendasi, dan ulasan. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif dan teknik simple random sampling terhadap 50 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert, kemudian dianalisis menggunakan SPSS versi 22 melalui uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan infrastruktur berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengunjung, dengan nilai R² sebesar 0,645 yang berarti 64,5% variasi kepuasan pengunjung dijelaskan oleh pengembangan infrastruktur. Koefisien regresi sebesar 0,557 mengindikasikan bahwa setiap peningkatan kualitas infrastruktur akan meningkatkan kepuasan pengunjung. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan dan pemeliharaan infrastruktur secara berkelanjutan guna meningkatkan loyalitas pengunjung dan daya tarik destinasi.
IDEOLOGI PANCASILA SEBAGAI DASAR MEMBANGUN NEGARA HUKUM INDONESIA Widiatama, Widiatama; Mahmud, Hadi; Suparwi, Suparwi
JURNAL USM LAW REVIEW Vol. 3 No. 2 (2020): NOVEMBER
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/julr.v3i2.2774

Abstract

Penelitian ini  bertujuan untuk mengkaji negara hukum (rechtsstaat) atau rule of   law sudah tepat untuk negara Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian hukum doktrinal, bersifat preskriptif, membahas mengenai doktrin - doktrin dan asas - asas dalam ilmu hukum.  Pembudayaan nilai dasar Pancasila sebagai ideologi nasional adalah bersifat imperatif. Dengan demikian semua komponen bangsa, lebih-lebih para pemegang jabatan pemerintahan negara baik di pusat maupun di daerah, lembaga negara dan kepemimpinan negara berkewajiban menjalankan amanat di maksud. Demi pertahanan negara ,untuk tegaknya sistem kenegaraan Pancasila, pemerintah berkewajiban mendidikkan dan membudayakan nilai-nilai dasar negara (ideologi nasional) bagi generasi penerus untuk mempertahankan integritas NKRI. Pemikiran untuk pelakasanaan pembudayaan nilai-nilai dasar negara, seyogyanya dikembangkan secara melembaga,konsepsional dan fungsional oleh negara dengan mendaya gunakan semua kelembagaan dan komponen bangsa. Indonesia merupakan negara hukum, dengan demikian semua perbuatan yang dilakukan oleh negara harus berdasarkan atas hukum dan harus bisa dipertanggungjawabkan dihadapan hukum, bukan berdasarkan kekuasaan semata. Dengan dijadikannya hukum sebagai dasar negara, diharapkan bisa memberikan keadilan kepada seluruh masyarakatnya. Bila keadilan dalam suatu negara bisa dicapai, berarti cita cita para pendiri negara bisa terwujud. Akan tetapi, pengaruh dari negara lain terhadap berlakunya hukum di Indonesia menimbulkan permasalahan baru. Pengaruh dari bangsa lain tersebut belum tentu sesuai dengan pribadi bangsa Indonesia. Selain pengaruh dari negara lain, hukum di Indonseia juga dipengaruhi oleh keragaman suku, agama, adat istiadat, budaya dan bahasa. Dalam pelaksanaannya agar tidak terombang ambing dengan pengaruh dari negara lain tersebut, hendaknya nilai nilai dari pancasila selalu menjadi pedoman dalam setiap penegakan hukum di Indonesia.
Demokrasi Dan Otonomi Desa Dalam Proses Pemilihan Kepala Desa Pasca Reformasi Ummah, Siti Muslikhatul; Setiyawan, Wahyu Beny Mukti; Suparwi, Suparwi; Fatimah, Siti
JURNAL USM LAW REVIEW Vol. 6 No. 3 (2023): DECEMBER
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/julr.v6i3.6818

Abstract

The purpose of this research is to analyze the implementation of democracy and village autonomy in the process of village head elections. The election of a village head is one form of genuine and pure village autonomy and democracy. However, with the emergence of modern states, the independence and ability of rural communities to manage their affairs have diminished. This is closely related to the decentralization that occurs in unitary states such as Indonesia. In a unitary state, one of the central matters is legal affairs. Legal matters include regulating the election of village heads, as stipulated in Minister of Home Affairs Regulation No. 112 of 2014 concerning the Election of Village Heads. This research uses a normative juridical method. The research results explain that village head elections, based on rules from the central government cascaded down to the village level, become procedural in the implementation of village head elections. In fact, these rules lead to the phenomenon of husband and wife pairs running as village head candidates in the same village to avoid having a single candidate, thereby enabling the village head election to take place. Furthermore, violations of rules regarding village head elections are common, such as instances of money politics and the lack of neutrality among village officials, but there is no legal follow-up related to these violations. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pelaksanaan demokrasi dan otonomi desa dalam proses pemilihan kepala desa. Pemilihan kepala desa merupakan salah satu bentuk dari otonomi dan demokrasi desa yang asli dan murni. Namun dengan munculnya negara modern, kemandirian dan kemampuan masyarakat desa untuk mengatur urusan desanya mulai berkurang. Hal tersebut tidak lepas dengan adanya desentralisasi yang terjadi di negara kesatuan seperti Indonesia. Dalam negara kesatuan salah satu urusan yang menjadi urusan pusat adalah soal hukum. Urusan hukum tersebut tidak lepas dari urusan untuk mengatur pemilihan kepala desa sebagaimana terdapat pada Permendagri No 112 Tahun 2014 tentang Pemilihan Kepala Desa. Metode penelitian ini menggunakan yuridis normatif. Hasil penelitian menjelaskan bahwa pemilihan kepala desa yang berdasarkan aturan-aturan dari pemerintah pusat yang diturunkan hingga tingkat desa menjadi prosedural dalam pelaksaan pemilihan kepala desa. Bahkan aturan tersebut menimbulkan adanya fenomena pasangan suami istri yang maju sebagai calon kepala desa di desa yang sama untuk menghindari calon tunggal sehingga pemilihan kepala desa dapat dilaksanakan. Selain itu ternyata aturan mengenai pemilihan kepala desa juga banyak terjadi pelanggaran namun tidak ada tindak lanjut hukum terkait pelanggaran tersebut. Pelanggaran tersebut antara lain adalah adanya money politics dan ketidaknetralan perangkat desa.      
PENGARUH PROSES REKRUTMEN DAN SELEKSI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA SETULUS KOFFEE Suparwi, Suparwi; Indra Syahputra, Ari
SABBHATÃ YATRA : Jurnal Pariwisata dan Budaya Vol 4 No 2 (2023): SABBHATA YATRA : Jurnal Pariwisata dan Budaya
Publisher : STABN Raden Wijaya Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/sabbhatayatra.v4i2.1036

Abstract

Abstract : The purpose of this study is to know the hiring and selection plans of employees on the quarter of the race, and the preening of the recruiting and selection process against the actual performance of an employee of the Setulus koffee. This method of research employs the process of triangulation techniques of observation, interview, and documentation. The population of this study was 43 applicants and employees at Setulus koffee, and two samples were selected of the new ones who took the positions of cashier and the old barista. Many times the manager of Setulus koffee tried to hire an employee but the result was always unsatisfactory, while the human resource facility was the most important thing for a manager at Setulus koffee to run the coffee shop operational. A problem that often arises is the unprofessional of employees sensations, such as not following the standard oprational procedure, retiring to a time of transition, deviousness, etc. Researchers are trying to do research on a new recruiting process on sehonesthearted at Setulus koffee to observe the actual event. In the process of recruiting and new selection on June 29, 2022 The researchers found that the methods employed by the recruiter improved by more attitude and attitude than the work experience of recruiting new staff potential, according to the experience of the previous recruiter that the candidate who is too professional and has too much experience tends to be difficult to control and not follow the SOP on as well as Setulus koffee. Based on those experiences can result in better employee performance.
Peran dan Tanggung Jawab Notaris Terhadap Pelaksanaan Pendaftaran Badan Hukum Perseroan Terbatas melalui Sistem AHU Online Nur Alim, Bagas; Silaswaty Faried, Femmy; Suparwi, Suparwi
UNES Law Review Vol. 6 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/unesrev.v6i4.2166

Abstract

The role of a Notary in the process of establishing a Limited Liability Company Legal Entity through the Online Legal Entity Administration System includes creating a deed of Establishment. Because making the deed is an act of a Notary in holding office, he or she must obey and submit to the Notary's Code of Ethics. The purpose of this research is to analyze and find out 1) What are the roles and responsibilities of a notary in establishing a limited liability company (PT) legal entity at the notary office Wahyu Analista, SH., M.Kn. The method used is juridical-empirical, relying on primary data from interviews and secondary data from literature. This research adopts a legislative approach by examining applicable legal regulations, including Law no. 2 of 2014 concerning Notary Positions and Law no. 40 of 2007 concerning Limited Liability Companies. The results of the research are: 1) The role and responsibilities of a notary include inputting data, making a deed of establishment, informing NPWP, domicile instructions, announcements in the State Gazette of the Republic of Indonesia, payment of PNBP, and inputting data for Ministerial Decrees. If there is a data error, the notary must compensate for the loss, correct the data, and make a deed of amendment in accordance with Article 1365 of the Civil Code.
DETERMINASI KINERJA PEGAWAI PADA PEDIATRIC AND NEURODEVELOPMENTAL TERAPHY CENTER (PNTC) DI SURAKARTA Suparwi, Suparwi; Darmaesti, Darmaesti
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol. 8 No. 2 (2024): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v8i2.13924

Abstract

The purpose of this study is to determine the influence of competence, work discipline, stress level and work environment on employee performance at the PNTC Special Needs Clinic Surakarta.The research method used in this study is a quantitative method. With a population of all employees of the PNTC Surakarta Special Needs Children's Clinic which totals 30 people. The sampling technique uses a census technique which means that all employees totaling 30 people are sampled in this study. The data collection technique uses a questionnaire. The statistical analysis used in this study is classical assumption test, regression analysis, correlation, hypothesis test using t-test and F test, and determination coefficient analysis.Based on the results of the research conducted, it can be seen that partially competence and work discipline have a positive and significant effect on employee performance. Stress levels have a negative and significant effect on employee performance. The work environment does not have a significant effect on employee performance, simultaneously competence, work discipline, stress level and work environment affect employee performance. Keywords: Competence, Work Discipline, Stress Level, Work Environment, Employee Performance
The Implementation of Restorative Justice in the Resolution of Minor Criminal Offenses at the Sragen Police Department Abdi, Ghulam Muhammad; Putri, Hanuring Ayu Ardhani; Suparwi, Suparwi
Jurnal Ilmu Hukum Kyadiren Vol 7 No 2 (2026): Jurnal Ilmu Hukum Kyadiren
Publisher : PPPM, Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Biak-Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46924/jihk.v7i2.409

Abstract

This study aims to examine the implementation of restorative justice in the resolution of minor criminal cases at the Sragen Police Department. The research employs an empirical method using a case study design and a sociological approach that conceptualizes law not merely as a set of written norms but as a social phenomenon operating within society. Data were collected through observations, interviews, and a review of relevant literature focusing on the stages of restorative justice implementation and the factors hindering its effectiveness. The findings indicate that the restorative justice process begins with the submission of a formal request, followed by investigators’ assessment of case eligibility, a mediation process to achieve mutual agreement, and the formalization of the outcome through a written agreement between the parties. However, its implementation faces several obstacles, including limited institutional resources, insufficient understanding among law enforcement officers, disagreements among the parties involved, logistical and scheduling constraints, time limitations, and public perceptions of justice that generate skepticism toward restorative mechanisms. Accordingly, effective solutions are required. The Sragen Police Department should strengthen institutional commitment and regulatory frameworks to ensure that restorative justice is implemented effectively and develops into an embedded organizational culture.
GELIAT PEREMPUAN PENJUAL IKAN DALAM PENGUATAN EKONOMI KELUARGA (STUDI PADA TEMPAT PENJUALAN IKAN BANYUTOWO-PATI) CAHYA, BAYU TRI; Nadhifah, Farikatun; SUPARWI, SUPARWI
PALASTREN: Jurnal Studi Gender Vol 14, No 2 (2021): PALASTREN
Publisher : UIN Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v14i2.10007

Abstract

nelayan. Profesi penjual ikan adalah pekerjaan yang lazim dilakukan oleh perempuan pesisir, dan juga merupakan suatu usaha yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Perempuan secara kodrat berperan sebagai ibu rumah tangga yang mengurus anak dan juga kebutuhan rumah tangga. Pada kenyataannya peran perempuan pesisir tidak boleh lagi di anggap biasa karena sebagian besar memiliki peran ganda sebagai suatu tindakan bagi pemenuhan kebutuhan rumah tangga dan hal inilah yang berusaha diungkap dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mengumpulkan data berdasarkan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Pendekatan pada penelitian ini menggunakan pendekatan phenomenology. Tujuan penelitian ini untuk mengungkap perempuan muslim sebagai penjual ikan yang berada di Desa Banyutowo Kabupaten Pati dalam upaya meningkatkan pendapatan ekonomi rumah tangga nelayan. Berdasarkan hasil penelitian mengungkapakan bahwa perempuan muslim bekerja sebagai penjual ikan dilatarbelakangi oleh faktor kemiskinan, pemanfaatan waktu luang dan tersedianya lapangan pekerjaan. Kontribusi perempuan muslim dalam upaya meningkatkan pendapatan ekonomi yaitu adannya pemasukan ekonomi keluarga dan peran domestik perempuan di dalam rumah tangga. Upaya dalam meningkatkan pendapatan ekonomi rumah tangga yaitu sebagai penjual ikan dan buruh pengasapan ikan. 
Optimalisasi Interpersonal Communication Account Officer Dalam Meningkatkan Volume Nasabah Pada Perbankan Syariah Suparwi, Suparwi
TAWAZUN: Journal of Sharia Economic Law Vol 1, No 1 (2018): TAWAZUN : Journal of Sharia Economic Law
Publisher : Sharia Faculty Islamic Economic Law Study Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/tawazun.v1i1.4698

Abstract

Competition of financial institutions is so tight, however the development of sharia banking the longer shows that the positive trend cann’t be separated from the role of account officers who are important marketing figures in providing information and education to the society. Banks as financial institutions that produce financial services desperately need account officers to introduce the advantages of Sharia Banks such as mudhorobah financing, salam, Istishna'and other products such as wadi'ah, ijarah, wakalah, kafalah, hawalah, rahn, as-sharf and qard.The interpersonal ability of the communication account officer is a necessity that must always be improved considering that the spearhead of banking is in the hands of the account officer. An Account Officer (AO) must be able to attract prospective customers by optimizing interpersonal communication skills with good so that customers are interested in using Sharia Bankproducts. By optimizing the interpersonal communication capabilities possessed by account officers, of course, it will be able to influence customers and create demand to for Shariah Bank products.