Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

The Dynamics of Personality the Main Character Drama Partners Korea 2: Justice for the Study Psychoanalysis Sigmund Freud Helmi Wicaksono; Khoirul Muttaqin; Maulida Safira Al-Haddar; Ifit Novita Sari
ARRUS Journal of Social Sciences and Humanities Vol. 3 No. 5 (2023)
Publisher : PT ARRUS Intelektual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/soshum1890

Abstract

This research aims to describe the Id, Ego, and Superego main character Drama Partners for Justice 2 uses the psychological approach of literature. This type of research is qualitative narrative research. The data obtained from this research resulted in a literary psychological analysis found in Drama Partners for Justice 2. There are three psychological structures of someone who's found in literary psychology presented by Sigmund Freud, that Id, Ego, and Superego.
Perundungan di Lingkungan Pesantren: Pencegahan dan Resiliensi Umamah, Atik; Muttaqin, Khoirul; Nasihah, Durotun
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 4 (2024): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v9i4.2328

Abstract

Perundungan dapat mengambil berbagai bentuk, seperti pelecehan fisik, verbal, dan psikologis yang dapat membahayakan kesehatan siswa. Program ini mencakup tindakan nyata untuk menghentikan perundungan, meningkatkan kesadaran akan efeknya, dan meningkatkan ketahanan mental santri. Ada dua aktifitas utama yang dilaksanakan yaitu pendampingan pencegahan perundungan dan resiliensi korban perundungan. Pendampingan pencegahan dilakukan dengan memberikan penyuluhan oleh narasumber untuk memberikan informasi tentang perundungan, efeknya, dan cara mencegahnya. Selain itu, narasumber melakukan pendampingan resiliensi korban perundungan. Untuk mengukur sejauh mana efektifitas kegiatan pendampingan ini, kami mengambil data berupa pre- dan post-asesmen untuk santri terkait dengan pemahaman mereka tentang perundungan, efek, dan cara mencegahnya. Hasil pre asesmen pengetahuan perilaku perundungan adalah 2,88, sedangkan hasil post asesmen naik menjadi 2,94. Hal ini menunjukkan naiknya pemahaman santri terkait perilaku perundungan meskipun tidak signifikan. Terkait dengan sikap santri terhadap perundungan juga terjadi perubahan dari 1,51 turun menjadi 1,49 yang menandakan adanya perubahan sikap setelah mengikuti kegiatan ini. Selain itu, berdasarkan kegiatan follow-up diketahui bahwa siswa yang mengalami perundungan memiliki resiliensi yang lebih baik terbukti dengan tidak lagi melakukan self-harm. Kegiatan pendampingan ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan pesantren yang aman, inklusif, dan mendukung perkembangan holistik setiap siswa. Pesantren dapat berfungsi sebagai model untuk memerangi perundungan dan menciptakan lingkungan pendidikan yang positif untuk generasi muda. Kegiatan pendampingan seperti dapat dilakukan secara berkala dalam jangka waktu panjang agar memberikan dampak yang lebih signifikan. Bullying in Islamic Boarding School Environments: Prevention and Resilience Abstract Bullying can take various forms, such as physical, verbal, and psychological abuse that can harm students' health. This program included concrete actions to stop bullying, raise awareness of its effects, and improve students' mental resilience. There are two main activities that were carried out, namely bullying prevention assistance and bullying victim resilience. Prevention assistance was carried out by providing counseling to provide information about bullying, its effects, and how to prevent it. In addition, keynote speaker provided resilience assistance for bullying victims. To measure the effectiveness of this assistance activity, we took data in the form of pre- and post-assessments for students related to their understanding of bullying, its effects, and how to prevent it. The results of the pre-assessment of bullying behavior knowledge were 2.88, while the results of the post-assessment increased to 2.94. This shows an increase in students' understanding of bullying behavior, although not significant. Regarding the attitude of students towards bullying, there was also a change from 1.51 down to 1.49, indicating a change in attitude after participating in this activity. In addition, based on follow-up activities, it is known that students who experience bullying have better resilience, as evidenced by no longer committing self-harm. This mentoring activity is expected to be able to create a safe, inclusive Islamic boarding school environment that supports the holistic development of each student. Islamic boarding schools can function as a model to combat bullying and create a positive educational environment for the younger generation. Mentoring activities such as can be carried out periodically over a long period of time to provide a more significant impact.
Menggali Nilai Pendidikan Karakter dalam Cerita Rakyat Punden: Kajian Sastra Lisan di Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik: Exploring Character Education Values in the Folk Tale of Punden: An Oral Literature Study in Dukun District, Gresik Regency Muttaqin, Khoirul; Umie Murniatie, Itznaniyah; Lailiyah, Fitrotul
Transformatika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 9 No. 2 (2025): TRANSFORMATIKA: JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA: Forthcoming Issue (In
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/transformatika.v9i2.2329

Abstract

This study examines the values of character education contained in Punden folklore in Dukun District, Gresik Regency. The object of the research is 5 punden stories in Shamun sub-districts located in the western, central, and eastern regions of the sub-district. The method used in this study is a qualitative descriptive research method that is more specifically in the form of ethnographic research. The determination of resource persons was carried out by snowball sampling. Data validation is carried out by theoretical triangulation. The data analysis technique was used descriptive and content analysis techniques. Based on the results of the study, it was found that through an analysis of 18 character values sourced from religion, Pancasila, culture, and national education goals, this punden story is loaded with these values, with only three values, love of the homeland, care for the environment, and love of reading, which are not identified. The values that emerge include religious attitudes, honesty, tolerance, discipline, hard work, creative, independent, democratic, curious, nationalistic, appreciative of achievements, communicative, peace-loving, social care, and responsibility. The results of the study show that Punden folklore can be used as an effective means to develop students' character. Therefore, it is recommended that punden stories in Dukun District be used as teaching materials in learning, with the development of appropriate teaching modules.
RESISTENSI TERHADAP HEGEMONI DAN DOMINASI DALAM PASUNG JIWA KARYA OKKY MADASARI muttaqin, khoirul 89
TOTOBUANG Vol. 12 No. 1 (2024): TOTOBUANG: EDISI Juni 2024
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/totobuang.v12i1.503

Abstract

Abstract This study aims to analyze the resistance of marginalized people to hegemony and domination by the dominant in the novel Pasung Jiwa by Okky Madasari. In this study utilized the theory of hegemony and dominance of Antonio Gramsci and also the concept of freedom Nico Syukur Dister. This research is qualitative research. The results of this study found hegemony and dominance over dangdut lovers, domination of transgender, and domination of workers. Resistance is carried out by marginalized people by echoing the freedom to be themselves. Thus, it can be concluded that hegemony and domination are considered oppressive acts and make humans or groups unable to express their own desires. Keywords: Freedom, Hegemony, Domination, Sociology of Literature   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis resistensi yang dilakukan oleh kaum marginal terhadap hegemoni dan dominasi oleh kaum dominan dalam novel Pasung Jiwa karya Okky Madasari. Dalam penelitian ini dimanfaatkan teori hegemoni dan dominasi Antonio Gramsci dan juga konsep kebebasan Nico Syukur Dister. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Hasil penelitian ini ditemukan adanya hegemoni dan dominasi terhadap pecinta dangdut, dominasi terhadap transgender, dan dominasi terhadap buruh. Resistensi dilakukan oleh kaum marginal dengan menggaungkan kebebasan menjadi diri sendiri. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hegemoni dan dominasi dianggap suatu tindakan menindas dan membuat manusia atau kelompok tidak bisa mengekspresikan keinginan mereka sendiri. Kata-kata kunci: Kebebasan, Hegemoni, Dominasi, Sosiologi Sastra
THE HYPERREALITY AND SIMULACRA THEORY OF JEAN BAUDRILLARD: ON FASHION TRENDS IN TIKTOK Teuku Ryan Firmansyah; Muttaqin, Khoirul; Layli Hidayah; Itznaniyah Umie Murniatie
ELite Journal : International Journal of Education, Language and Literature Vol. 4 No. 2 (2024): ELite Journal (Volume 4 Number 2, April 2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/elitejournal.v4n2.p27-34

Abstract

The rapid development of the times impacts the changing culture of society. The tendency towards technology and social media has become a common thing in the current postmodern era. In the modern era, humans tend to use technology and mass media as something they must do. This research aims to find facts from Jean Baudrillard’s theory regarding hyperreality and simulacra that are currently occurring in people’s lives. The author uses a qualitative approach with descriptive methods. Descriptive research aims to provide a comprehensive picture and clear exploration of a phenomenon or social reality that occurs. The results of the research are that people wear shimmery clothes because they want to achieve their existence as simulacra. People choose social media when wearing simulacra clothes on TikTok social media as hyperrality. This research concludes that simulacra and hyperreality occur in society which give rise to cultural shifts and have an impact on previous societal habits and tendencies towards technology and social media.
REPRESENTASI KENYAMANAN DALAM IKLAN SEMEN GRESIK “KENYAMANAN UNTUK SELAMANYA” Khoirul Muttaqin; Helmi Wicaksono
JMRI Journal of Multidisciplinary Research and Innovation Vol. 1 No. 2 (2023): August.
Publisher : Lembaga Riset dan Pengembangan Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61240/jmri.v1i2.26

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan repesentasi kenyamanan dalam iklan Semen Gresik “Kenyamanan untuk Selamanya”. Teori yang digunakan adalah semiotika Roland Barthes yang dikenal dengan konsep mitologi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan sumber data iklan Semen Gresik bertema “Kenyamanan untuk Selamanya” dan “Tak Henti Membagun Negeri”. Berdasarkan hasil penelitian ini ditemukan bahwa makna denotatif iklan Semen Gresik “Kenyamanan untuk Selamanya” adalah suasana kota yang berdiri di atas Semen Gresik dan bangunan-bangunan yang terbuat dari Semen Gresik. Sementara itu makna konotatif adalah adanya keindahan, kedamaian, dan kepermaian itu menunjukkan kenyamanan kota yang dapat diwujudkan oleh Semen Gresik. Selenjutnya mitos yang tampak adalah adalah kota yang baik adalah kota yang meskipun berdiri gedung-gedung mewah, harus ada pohon-pohon atau tanaman hijau yang mengelilinginya juga hewan-hewan bisa hidup liar di sekitar masyarakat yang ada. Dengan demikian, dapat disimpulkan Semen Gresik melalui iklan tersebut ingin menunjukkan cita-citanya yang mendunia dan melawan presepsi bahwa mereka merusak lingkungan.
Menggali Nilai Pendidikan Karakter dalam Cerita Rakyat Punden: Kajian Sastra Lisan di Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik: Exploring Character Education Values in the Folk Tale of Punden: An Oral Literature Study in Dukun District, Gresik Regency Muttaqin, Khoirul; Umie Murniatie, Itznaniyah; Lailiyah, Fitrotul
Transformatika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 9 No. 2 (2025): TRANSFORMATIKA: JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/transformatika.v9i2.2329

Abstract

This study examines the values of character education contained in Punden folklore in Dukun District, Gresik Regency. The object of the research is 5 punden stories in Shamun sub-districts located in the western, central, and eastern regions of the sub-district. The method used in this study is a qualitative descriptive research method that is more specifically in the form of ethnographic research. The determination of resource persons was carried out by snowball sampling. Data validation is carried out by theoretical triangulation. The data analysis technique was used descriptive and content analysis techniques. Based on the results of the study, it was found that through an analysis of 18 character values sourced from religion, Pancasila, culture, and national education goals, this punden story is loaded with these values, with only three values, love of the homeland, care for the environment, and love of reading, which are not identified. The values that emerge include religious attitudes, honesty, tolerance, discipline, hard work, creative, independent, democratic, curious, nationalistic, appreciative of achievements, communicative, peace-loving, social care, and responsibility. The results of the study show that Punden folklore can be used as an effective means to develop students' character. Therefore, it is recommended that punden stories in Dukun District be used as teaching materials in learning, with the development of appropriate teaching modules.
Mythical guardians to modern advocates: Rewriting Mbok Delima, a guardian of food sovereignty in ASEAN context Ambarwati, Ari; Siswiyanti, Frida; Muttaqin, Khoirul
BAHASTRA Vol. 45 No. 2 (2025): BAHASTRA
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/bs.v45i2.1585

Abstract

Reframing Mbok Delima in the Osing-Javanese folktale Panji Gimawang through a Gender Equality and Social Inclusion (GESI) lens, this study reveals her obscured expertise in agriculture and food security and challenges the patriarchal bias of traditional storytelling. Using Todorov’s narrative sequence, equilibrium, disruption, recognition, repair, and new equilibrium, The researcher demonstrates how Mbok Delima can be repositioned as the primary agent safeguarding food sovereignty. We propose a portable rewriting framework that blends gender analysis, social-inclusion metrics, and pedagogical strategies. Although rooted in a Javanese case, the framework is transferable across Southeast Asia: comparable agrarian heroines such as Mae Posop (Thailand), can likewise be reinterpreted to amplify women’s roles in local food systems. By aligning with ASEAN principles of respect, peace, prosperity, diversity, and human-rights protection, as well as the ASEAN Integrated Food Security Framework 2025, this study positions folktale revision as a regional strategy for promoting progressive gender dynamics, inclusive cultural discourse, and resilient food security.
Penerapan Program “Educare” sebagai Upaya Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Selama Pembelajaran Online Muttaqin, Khoirul; Azizah, Hesty Hyldania; Wijayanti, Sukmay; Sari, Elinda; Safitri, Safillah; Qomariah, Salsabila Nur; Irmawan, Dayu; Tamimi, Ahmad Ishom; Taufiqurrahman, Mohammad; Khoiruddin, Achmad
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v3i1.16178

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki jumlah warga terpapar virus covid-19 cukup. Hal ini menimbulkan berbagai problematika disegala aspek kehidupan manusia, termasuk pada aspek pendidikan. Dalam 2 tahun terakhir ini pendidikan di Indonesia tidak bisa berjalan sebagaimana mestinya. Siswa diharuskan untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran secara daring (jarak jauh). Kebijakan dikeluarkan karena dirasa efektif untuk memutus mata rantai penyebaran virus covid-19. Namun dibalik dampak positif tersebut, tentunya terdapat dampak negatif yang ditimbulkan salah satunya yakni sulitnya siswa dalam menerima materi pembelajaran yang didapatkan selama pembelajaran daring. Melalui kegiatan KSM-Tematik 2022 di Desa Kalisongo, Kecamatan Dau, mahasiswa UNISMA tertarik untuk membantu memberikan solusi dengan menerapkan kegiatan “Educare” sebagai upaya untuk meningkatkan motivasi belajar siswa di masa pembelajaran online. Kegiatan educare ini dilakukan 4 kali dalam seminggu dengan tujuan membantu siswa dalam mengerjakan tugas maupun membantu siswa dalam memahami materi pembelajaran yang sudah mereka dapatkan di sekolah. Kegiatan tersebut dinilai efektif, karena dengan kegiatan tersebut siswa merasa mendapatkan bimbingan dan arahan meski pembelajaran dilakukan dari rumah.
Penerapan Program "Learn And Play" untuk Meningkatkan Semangat Belajar Siswa Sekolah Dasar pada Masa Pandemi Muttaqin, Khoirul; Aprilia, Iza Ferdina; Firdaus, Alifia Sabila; Salsabillah, Amalia Nuriski; Aisiyah, Siti; Khummayroh, Lutfia; Ed-Dally, Ahmad Wildanun Najin; Rahmatulloh, Ahmad Miftahul Iqbal; Zulmin, Lana Farhan Alafy; Fani, Della violita Beauty; Ainayya, Qurrotu; Fawaid, Ahmad
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v3i3.19257

Abstract

Masa pandemi covid-19 ini mengakibatkan berubahnya tataran dari berbagai bidang dalam kehidupan, seperti pendidikan, kesehatan, agama, ekonomi, sosial dan budaya. Pemerintah terus berupaya agar pendidikan dapat terus berlangsung meskipun wabah COVID-19 terus mengalami peningkatan kasus. Vaksinasi merupakan salah satu kebiajkan pemerintah yang telah dilakssiswaan namun belum diketahui juga efektivitas dalam pencegahan transmisi virus tersebut. Metode yang digunakan adalah metode partisipatif dimana melibatkan mahasiswa KSM-Tematik kelompok 25 dan beberapa siswa sekolah dasar di Desa Sumberejo. Program kegiatannya adalah learn and play untuk meningkatkan semangat belajar siswa sekolah dasar pada masa pandemi di Desa Sumberejo. Kegiatan tersebut dilakukan dengan beberapa tahap, antara lain: 1) Sosialisasi kegiatan learn and play; 2) Proses kegiatan pembelajaran (learn); 3) Proses kegiatan bermain (play). Kegiatan tersebut bertujuan agar siswa sekolah dasar di Desa Sumberejo lebih bersemangat melakssiswaan pembelajaran daring ketika di rumah.