Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PEMBERDAYAAN KELOMPOK SADAR WISATA GUCI EMAS MUARO PIJOAN MELALUI IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI DESA WISATA Utomo, Pradita Eko Prasetyo; Sukmono, Tedjo; Wulandari, Tia; Hutabarat, Benedika Ferdian; Suprayogi, Dawam
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 5 No 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v5i1.7640

Abstract

Desa Muaro Pijoan di Kabupaten Muaro Jambi memiliki potensi wisata berbasis kearifan lokal melalui kawasan Lubuk Larangan Guci Emas, namun promosi digitalnya masih terbatas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengimplementasikan sistem informasi desa wisata berbasis web dan media sosial untuk memperkuat strategi promosi serta meningkatkan kapasitas digital Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Guci Emas. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui pelatihan literasi digital, pendampingan pembuatan website, serta produksi konten promosi digital. Hasil kegiatan meliputi terbentuknya website https://lubukguciemas.com, aktivasi akun media sosial resmi, modul pelatihan, serta peningkatan kemampuan mitra dalam mengelola konten secara mandiri. Program ini terbukti efektif dalam memperkuat promosi wisata berbasis teknologi dan kearifan lokal, sekaligus menjadi model replikasi pengembangan desa wisata digital di Provinsi Jambi.
UJI KUALITATIF VITAMIN C PADA BERBAGAI MAKANAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP PEMANASAN Aina, mia; Suprayogi, Dawam
Jurnal Sains dan Matematika Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Sain dan Matematika
Publisher : PMIPA FKIP UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/sainmatika.v3i1.1615

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang uji kualitatif kandungan vitamin C pada berbagai makanan, Dalam penelitian sederhana ini digunakan sampel antara lain jeruk nipis, tomat, wortel, bengkoang mentimun. Sebagai control digunakan tablet vitamin C 500gr diambil sebanyak 20 butir dilarutkan dalam 10 ml air.Sebagai indicator digunakan larutan betadine yang mengandung betadine mengandung povidone iodine 10% yang setara dengan iodine 1%. Iodine ini lah yang sebenarnya menjadi indikator, karena reaksi antara asam askorbat dalam vitamin C dan iodin akan menghilangkan warna dari iodine. Pengamatan yang dilakukan pada penelitian ini adalah perubahan warna dan jumlah tetesan larutan sampel.Semakin sedikit jumlah tetesan larutan sampel menunjukkan semakin tinggi kandungan vitamin C dalam sampel tersebut. Dari percobaan ini didapatkan kesimpulan bahwa kandungan vitamin C tertinggi berturut-turut adalah pada jeruk nipis, tomat, wortel dan mentimun. Bengkoang menunjukkan uji negative kandungan vit C, karena bengkoang mengandung amilum. Pemanasan akan mengurangi kadar vitamin C dalam makanan karena vitamin C rentan terhadap udara, cahaya, panas, serta mudah rusak selama penyimpanan.