Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PEMBERDAYAAN KELOMPOK SADAR WISATA GUCI EMAS MUARO PIJOAN MELALUI IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI DESA WISATA Utomo, Pradita Eko Prasetyo; Sukmono, Tedjo; Wulandari, Tia; Hutabarat, Benedika Ferdian; Suprayogi, Dawam
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 5 No 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v5i1.7640

Abstract

Desa Muaro Pijoan di Kabupaten Muaro Jambi memiliki potensi wisata berbasis kearifan lokal melalui kawasan Lubuk Larangan Guci Emas, namun promosi digitalnya masih terbatas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengimplementasikan sistem informasi desa wisata berbasis web dan media sosial untuk memperkuat strategi promosi serta meningkatkan kapasitas digital Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Guci Emas. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui pelatihan literasi digital, pendampingan pembuatan website, serta produksi konten promosi digital. Hasil kegiatan meliputi terbentuknya website https://lubukguciemas.com, aktivasi akun media sosial resmi, modul pelatihan, serta peningkatan kemampuan mitra dalam mengelola konten secara mandiri. Program ini terbukti efektif dalam memperkuat promosi wisata berbasis teknologi dan kearifan lokal, sekaligus menjadi model replikasi pengembangan desa wisata digital di Provinsi Jambi.
UJI KUALITATIF VITAMIN C PADA BERBAGAI MAKANAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP PEMANASAN Aina, mia; Suprayogi, Dawam
Jurnal Sains dan Matematika Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Sain dan Matematika
Publisher : PMIPA FKIP UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/sainmatika.v3i1.1615

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang uji kualitatif kandungan vitamin C pada berbagai makanan, Dalam penelitian sederhana ini digunakan sampel antara lain jeruk nipis, tomat, wortel, bengkoang mentimun. Sebagai control digunakan tablet vitamin C 500gr diambil sebanyak 20 butir dilarutkan dalam 10 ml air.Sebagai indicator digunakan larutan betadine yang mengandung betadine mengandung povidone iodine 10% yang setara dengan iodine 1%. Iodine ini lah yang sebenarnya menjadi indikator, karena reaksi antara asam askorbat dalam vitamin C dan iodin akan menghilangkan warna dari iodine. Pengamatan yang dilakukan pada penelitian ini adalah perubahan warna dan jumlah tetesan larutan sampel.Semakin sedikit jumlah tetesan larutan sampel menunjukkan semakin tinggi kandungan vitamin C dalam sampel tersebut. Dari percobaan ini didapatkan kesimpulan bahwa kandungan vitamin C tertinggi berturut-turut adalah pada jeruk nipis, tomat, wortel dan mentimun. Bengkoang menunjukkan uji negative kandungan vit C, karena bengkoang mengandung amilum. Pemanasan akan mengurangi kadar vitamin C dalam makanan karena vitamin C rentan terhadap udara, cahaya, panas, serta mudah rusak selama penyimpanan.
Implementasi Mendeley untuk Penguatan Keterampilan Manajemen Referensi dalam Penulisan Karya Ilmiah Mahasiswa Biologi Yusuf, Ashif Irvan; Ihsan, Mahya; Wahyuni, Fitra; Sazali, Ahmad; Siburian, Jodion; Wulandari, Tia; Suprayogi, Dawam
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 5 No 2 (2026): AGUSTUS 2026
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v5i2.7832

Abstract

Penulisan karya ilmiah menuntut integritas akademik dan pengelolaan referensi yang sistematis, tetapi banyak mahasiswa masih kesulitan melakukan sitasi sehingga menimbulkan kesalahan format dan risiko plagiarisme tidak disengaja. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi digital mahasiswa Biologi Universitas Jambi melalui pelatihan terstruktur penggunaan aplikasi manajemen referensi Mendeley. Kegiatan mencakup sosialisasi, pendampingan instalasi, pengelolaan database referensi, serta fungsi sitasi otomatis. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan respons yang signifikan: kategori “Sangat Tidak Setuju” turun dari 14% menjadi 1%, “Tidak Setuju” dari 36% menjadi 4%, sementara pemahaman materi (“Setuju” dan “Sangat Setuju”) meningkat hingga 72%. Peserta menunjukkan peningkatan nyata dalam kemampuan mengelola referensi secara efisien dan akurat. Temuan ini menegaskan bahwa penguasaan alat manajemen referensi digital berperan penting dalam meningkatkan kualitas dan integritas penulisan ilmiah mahasiswa.
Islamic Environmental Education for Environmental Sustainability: Analysis Based on Secondary Data From Recent Research Ridha Aulia; Dawam Suprayogi; Fenti Inayati; Rahmati; Muhammad Rizqiy
MADINAH Vol 13 No 1 (2026): Madinah: Jurnal Studi Islam
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM TARBIYATUT THOLABAH LAMONGAN, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/madinah.v13i1.4711

Abstract

The global ecological crisis demands an education rooted in moral and spiritual values. Islamic Environmental Education is an interdisciplinary field that combines Islamic theology, environmental ethics, and pedagogy. This study identifies research trends, conceptual gaps, and future directions by integrating bibliometric mapping and a literature review. Using VOSviewer and manual analysis of 103 documents of various types (articles, conference proceedings, and book chapters), this study maps key terms, themes, and developments. The results indicate that Islamic Environmental Education is developing within five main clusters: the implementation of environmental education in Islamic educational institutions; Islam and sustainability; Islamic values and sustainable development; religion and climate change; and Islamic-based environmental character education. Overlay analysis reveals a shift in research focus from conceptual and normative discussions toward practical implementation, environmental governance, and global sustainability. This study also found that the integration of Islamic values into environmental education holds great potential for fostering ecological awareness and sustainable behavior through Islamic schools, pesantren, and eco-pesantren. However, research gaps remain, evidenced by the weak interconnections between certain topics and the scarcity of empirical research on the effectiveness of Islamic Environmental Education programs. This study offers a novel approach by systematically identifying research gaps in the field of Islamic Environmental Education through keyword network visualization, overlay, and density analysis. These findings provide a new direction for the development of an Islamic value-based environmental education model that is more practical, empirical, and measurable.