Claim Missing Document
Check
Articles

PERANCANGAN DAN PENGEMBANGAN MESIN VACUUM PLASTIC FORMING UNTUK PRODUKSI KEMASAN (PACKAGING) PADA INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH Parven, Parven; Umardani, Yusuf; Suprihanto, Agus
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 11, No 4 (2023): VOLUME 11, NOMOR 4, OKTOBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini, penggunaan plastik sudah merajalela dalam kehidupan sehari-hari. Sifat-sifat plastik antara lain ringan, kokoh, tahan karat, efektif sebagai isolasi listrik, dan tentunya mempunyai nilai ekonomis yang tinggi. Plastik semakin banyak digunakan, bahkan terkadang menggantikan logam, kayu, dan kaca. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang dan mengembangkan mesin vacuum plastic forming untuk produksi kemasan dengan menggunakan Polyvinyl Chloride (PVC). Dalam konteks perusahaan kecil dan menengah, desain dan pengembangan mesin vacuum plastic forming (VPF) merupakan proyek penting dengan tujuan meningkatkan efisiensi produksi kemasan. Teknologi vakum yang digunakan oleh mesin VPF merupakan alat penting dalam proses pembentukan kemasan plastik yang mengubah lembaran plastik menjadi barang kemasan yang sesuai dengan desain yang diinginkan. Perancangan dan pengembangan mesin VPF yang berhasil dapat memberikan berbagai keuntungan bagi usaha kecil dan menengah, termasuk produktivitas yang lebih tinggi, biaya produksi yang lebih rendah, dan daya saing yang lebih tinggi.
Persepsi kepuasan nelayan purse seine terhadap penerbitan dalam perijinan satu pintu di UPT. Pelabuhan Perikanan Pantai Bulu – Tuban Munir, Miftachul; Suprihanto, Agus
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsep.v9i2.79

Abstract

Fishing ports are one of the public agencies that aim to provide the best service in fulfilling the interests of the fishing community, especially fishermen as users of port facilities. The aim of this research is to determine the level of satisfaction with services and find out the service development strategy at the UPT of the Bulu Beach Fisheries Port, Tuban Regency. Issuance of BBM, STBLK (Departure) and STBLK (Arrival) Recommendation Letters. This research methodology uses a qualitative descriptive methodology with data collection techniques using questionnaires and interviews, data analysis using Miles and Huberman theory, results of interviews and questionnaires with 15 owner respondents /master of the Purse Seine ship obtained data admitting that the Purse Seine fishing gear fishermen felt very satisfied, as shown by the average variable of fuel recommendation service (X1), Departure STBL Service (X2), and Arrival STBL (X2), and service satisfaction (Y), The average percentage of Strongly Agree (SS) answers was 56%, Agree (S)=28%, with the reason that they were helped in taking care of the requirements needed to purchase fuel and the needs for going to sea or after arriving, and the average answer tone was Disagree ( TS)= 16% for the reasons: limited fuel purchases and incomplete ship documents that have not been extended, so they find it difficult to process and do not agree to give recognition
Development of Footprint Analysis Software Using the Cavanagh Arch Index Method Based on a MATLAB GUI Umardani, Yusuf; Wibowo, Dwi Basuki; Suprihanto, Agus; Basyith, Mohammad Rizqi Abdul
ROTASI Vol 26, No 4 (2024): VOLUME 26, NOMOR 4, OKTOBER 2024
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/rotasi.26.4.13-26

Abstract

The human foot plays a crucial role in supporting body weight and maintaining mobility. It is divided into three main sections: the heel, the arch (middle section), and the forefoot. Based on arch structure, feet are categorized into three types: normal, flat foot, and high arch. Flat feet can negatively affect foot health, making the identification of foot types critical for preventive care. In Indonesia, identification often relies on the wet foot test, which has limitations in accuracy. Therefore, a more effective identification system is needed. Previous studies developed software to identify foot types through digital images, but these lacked advanced features and image quality options. This research aims to develop new software that can operate a scanner, process images directly, and offer flexible editing options for improved image quality. The software was developed using MATLAB r2021B GUI, employing image acquisition and processing toolboxes. The results demonstrate high accuracy, with processing differences of 0.73% for length, 1.22% for width, 1.06% for shoe size, 1.34% for FAC, and 2.49% for the arch index compared to previous software versions.
Material characteristics and failure prediction of SA 213 Superheater Boiler tube in power plant with 315 MW capacity Nugraha, Ariyana Dwiputra; Harianto, Harianto; Suprihanto, Agus; Sulardjaka, Sulardjaka
ROTASI Vol 26, No 4 (2024): VOLUME 26, NOMOR 4, OKTOBER 2024
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/rotasi.26.4.1-5

Abstract

This study was conducted at the Rembang Semarang Unit 2 power plant in Indonesia, with a capacity of 315 MW. The plant has been in operation since 2011, totaling about 13 years or over 100,000 equivalent operating hours (EOH). High-temperature operations can damage tube materials due to temperature, corrosive environment, pressure, and stress. At the end of 2022, a condenser leak at the plant necessitated an assessment of the boiler tube material. This study focuses on evaluating the SA 213 T91 (chromium (Cr) and molybdenum (Mo) alloy steel) superheater tube, a known for its excellent high-temperature mechanical and thermal properties and corrosion resistance. The research aims to assess potential failures in the boiler tube and guide future operational and maintenance plans. The analysis includes destructive testing, SEM, EDX metallography, and creep rupture testing. Results show corrosion and hard scale deposition inside the tube. Its is shown that creep strength decreases significantly at high temperatures, leading to faster material rupture.
Pengaruh Lebar Saluran pada Building Integrated Photovoltaic pada Performa PV Wijaya, Elang Pramudya; Yatim, Ardiyansyah Saad; Isnanto, R Rizal; Suprihanto, Agus
SEMNASTERA (Seminar Nasional Teknologi dan Riset Terapan) Vol 6 (2024)
Publisher : SEMNASTERA (Seminar Nasional Teknologi dan Riset Terapan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu contoh dalam mengkonversi energi matahari adalah dengan menggunakan solar photovoltaic atau yang biasa disebut solar PV untuk menghasilkan energi listrik dari sistem tersebut. Salah satu cara paling umum untuk mendapatkan energi dari matahari adalah melalui panel surya (PV). Namun, dalam beberapa kasus, kita dihadapkan pada tantangan keterbatasan lahan. Untuk mengatasi hal ini, integrasi panel PV ke dalam struktur bangunan dirancang guna mengoptimalkan potensi pemanfaatan energi matahari sekaligus menyelesaikan kendala ruang yang terbatas. Dengan mengintegrasikannya sebagai fasad atau menggantikan bahan bangunan tradisional, hal ini dapat mengurangi jejak karbon. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan pendinginan alami konvektif dan pendinginan pasif pada sistem BIPV dalam skala nyata serta menemukan pengaruh lebar saluran terhadap pendinginan pasif di permukaan modul PV. Selain itu, studi literatur juga dilakukan untuk mengetahui dampak pendinginan pasif terhadap kinerja PV dalam berbagai kondisi kecepatan angin. Simulasi CFD dilakukan dengan kondisi batas mengacu pada kondisi tes standar. Hasilnya menunjukkan bahwa kenaikan suhu PV yang paling rendah terjadi pada lebar celah yang lebih besar. Hal ini menunjukkan efisiensi produksi listrik yang lebih tinggi dari BIPV. Lebar celah udara menentukan perpindahan panas di dalam celah tersebut. Konduksi panas mendominasi proses perpindahan panas pada kecepatan rendah (1 m/s). Di sisi lain, suhu operasi sel dipengaruhi oleh apakah aliran mencapai kondisi aliran yang sepenuhnya berkembang atau tidak.
Penilaian Kualitas Lingkungan Perairan Berbasis Bioindikator (Gastropoda) di Area Dampak Pertambangan Nikel Kecamatan Pomalaa, Sulawesi Tenggara Purnama, Muhammad Fajar; Suprihanto, Agus; Hadiyanto, Hadiyanto
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 6 (2024): JPII:
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.24930

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak pertambangan nikel terhadap ekosistem perairan di Kecamatan Pomalaa, Sulawesi Tenggara. Metode yang digunakan adalah pengambilan sampel gastropoda sebagai bioindikator kualitas air di beberapa titik yang terkena dampak aktivitas pertambangan. Pemilihan gastropoda sebagai indikator didasarkan pada sensitivitas organisme ini terhadap perubahan kondisi lingkungan perairan. Pengambilan sampel dilakukan di berbagai lokasi, termasuk area kontrol yang relatif tidak terganggu oleh aktivitas pertambangan. Parameter fisika-kimia air juga diukur untuk memberikan data pendukung. Hasil analisis menunjukkan adanya perubahan komposisi dan kelimpahan gastropoda di area yang terkena dampak (7 spesies) dibandingkan dengan area kontrol (39 spesies). Perubahan ini meliputi penurunan keanekaragaman spesies (H’ kontrol 3,10 (tinggi) dan terdeklinasi di area dampak menjadi 1,73), dominasi beberapa jenis gastropoda yang toleran terhadap polusi (C = 0,52), serta hilangnya beberapa spesies yang sensitif terhadap perubahan kualitas air (Sphaerassiminea miniata). Selain itu, ditemukan korelasi antara tingkat pencemaran logam berat di perairan dengan perubahan struktur komunitas gastropoda. Temuan ini mengindikasikan bahwa aktivitas pertambangan nikel di Kecamatan Pomalaa memiliki dampak signifikan terhadap kesehatan ekosistem perairan di sekitarnya. Implikasi dari penelitian ini mencakup pentingnya pengelolaan lingkungan yang lebih ketat di area pertambangan, serta kebutuhan untuk melakukan pemantauan berkelanjutan terhadap kualitas ekosistem perairan di wilayah tersebut. Kata kunci: assesment, kesehatan lingkungan, bioindikator, pertambangan nikel
Analisis Perhitungan Struktur Cellar Pemboran pada Wellpad Proyek Penyiapan Infrastruktur PLTP Mataloko Soesanto, Indra Harfani; Suprihanto, Agus; Sumardi, Sumardi
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 3, No 1 (2025): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/baf.%v.%i.%Y.%p

Abstract

Stabilitas dan kekuatan struktur cellar sangat penting untuk menjamin keselamatan operasional dan mencegah kegagalan struktural selama proses pengeboran panas bumi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis desain struktur cellar pemboran pada wellpad proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Mataloko, dengan fokus pada daya dukung, stabilitas dan kekuatan struktur. Data laboratorium dari penyelidikan tanah digunakan untuk melakukan perhitungan struktur, yang dianalisis menggunakan perangkat lunak STAADPro. Perhitungan ini mencakup desain pelat lantai dan dinding dalam kondisi pembebanan vertikal dan lateral untuk memastikan ketahanan struktural terhadap berbagai jenis beban yang terjadi selama operasi pengeboran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain cellar memiliki faktor keamanan daya dukung lebih dari 3, serta faktor keamanan terhadap guling dan geser lebih dari 2, yang berarti strukturnya cukup aman dalam menahan beban. Ketebalan pelat lantai 200 mm dengan tulangan D13-140 dan ketebalan pelat dinding 300 mm dengan tulangan D19-110 terbukti memberikan kekuatan yang memadai untuk menahan beban yang diberikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa desain struktur yang diusulkan memenuhi persyaratan stabilitas dan kekuatan untuk mendukung infrastruktur pengeboran panas bumi yang aman. Kata kunci: struktur cellar, panas bumi, faktor keamanan, desain struktural, STAAD.Pro
Pelaksanaan Pekerjaan Sipil Pada Konstruksi Headrace Tunnel PLTA Jatigede 2x55 MW Chainage PT0+907,609 – PT0+967,609 Kermite, Andrew Bryano; Suprihanto, Agus; Widayat, Widayat
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 3, No 1 (2025): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/baf.%v.%i.%Y.%p

Abstract

Pelaksanaan pekerjaan sipil pada headrace tunnel (HT) pada proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) memerlukan perencanaan, desain dan pelaksanaan yang cermat untuk memastikan keberhasilan dalam pembangunan infrastruktur yang efisien dan aman. Headrace tunnel merupakan elemen kritikal dalam sistem pembangkit PLTA, berfungsi untuk mengalirkan air dari waduk menuju turbin. Artikel ini membahas proses pelaksanaan pekerjaan sipil dalam pembangunan headrace tunnel pada proyek PLTA Jatigede 2x55 MW Chainage PT0+907,609 – PT0+967,609. Fokus utama dalam penelitian ini mencakup pemilihan metode konstruksi pada headrace tunnel, seperti pekerjaan eskavasi, pekerjaan steel support, pemasangan rockbolt, pekerjaan pembesian, pekerjaan concrete lining, pekerjaan backfill grouting dan pekerjaan consolidation grouting. Hasil studi ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pelaksanaan proyek sejenis di masa mendatang. Kata kunci: headrace tunnel, pekerjaan sipil PLTA, konstruksi terowongan, stabilitas geologi, pengelolaan risiko
Aerodynamic Performance and Noise Characteristics of Modified Blade Tip of Small HAWT Iswahyudi, Sigit; Wibowo, Setyawan Bekti; Suyitno, Suyitno; Suprihanto, Agus
Journal of Engineering and Technological Sciences Vol. 56 No. 5 (2024)
Publisher : Directorate for Research and Community Services, Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/j.eng.technol.sci.2024.56.5.8

Abstract

The planform design of a wind turbine blade influences its aerodynamic performance and noise characteristics, with the tip shape controlling vortex shedding, power, and noise. This study examined the tip shape’s effect on a small horizontal-axis wind turbine (HAWT). Field tests were conducted on three rotors: one with straight blades, one with low swept angle (12° and 61° sweep, 15° anhedral) blades, and one with high swept angle (32° and 72° sweep, 15° anhedral) blades. All had three blades, a tip speed ratio (TSR) of 5.24, and an NACA 4412 cross-section. The basic blade rotor and the modified blade 1 rotor had a 2.1 m diameter, while the modified blade 2 rotor had a 2.8 m diameter. The modified blades had revised tips along 10% of the radius. The results showed maximum power coefficients of 0.25, 0.2, and 0.15 for the basic blade, modified blade 1, and modified blade 2, respectively. modified blade 2 exhibited the best starting behavior, needing only 1 m/s wind speed. It also reduced low-frequency noise while increasing high-frequency noise, which is more effectively absorbed by the atmosphere. The swept blade tips lowered power performance but improved start-up and reduced low-frequency noise
BALANCING VIRALITY AND PROCEDURAL JUSTICE: LAW ENFORCEMENT CHALLENGES IN THE INDONESIAN DIGITAL ERA Muksin, Muchlas Rastra Samara; Suprihanto, Agus; Musashi, Ota
Jurnal Hukum Progresif Vol 14, No 1 (2026): April 2026
Publisher : Doctoral of Law Program, Faculty of Law, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jhp.14.1.241-268

Abstract

The digital era has significantly transformed the dynamics of law enforcement in Indonesia, particularly through the widespread use of social media. The phenomenon of “No Viral, No Justice” illustrates a growing trend where public pressure via social media accelerates legal processes, whereas cases lacking online attention often face delays or neglect. This study examines how social media virality influences criminal case handling, highlighting both normative and empirical dimensions of justice. Drawing on doctrinal legal research, statutory analysis, and case studies, the research identifies the paradox inherent in digital oversight: while virality can enhance transparency and accountability, it may also compromise the principles of due process, presumption of innocence, and equality before the law. The study reveals that the spread of information on digital platforms can shape public opinion, sometimes creating trial by media, misinformation, and populist pressure, which can distort substantive justice. Furthermore, virality often favors emotionally charged or dramatic cases, producing a hierarchy of attention that undermines equitable access to justice. To address these challenges, the study recommends integrated digital reporting systems, objective case prioritization based on urgency and impact, ethical guidelines for communication, and strengthening the professionalism of law enforcement. By balancing public participation with procedural integrity, the legal system can leverage social media as a tool for oversight without sacrificing fairness or judicial independence. This research contributes to legal scholarship by providing an operational analysis of the interaction between digital social control and criminal justice, emphasizing the need for adaptive policies that preserve fundamental legal principles while accommodating the realities of the digital public sphere. Ultimately, the findings underscore that justice should remain a guaranteed right for every citizen, independent of the popularity of cases in the digital space, ensuring fairness, transparency, and accountability in law enforcement.