Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBERIAN KITOSAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP BERAT BADAN DAN KADAR TRIGLISERIDA DARAH TIKUS SPRAGUE-DAWLEY YANG DIBERI PAKAN ASAM LEMAK TRANS Ali, Abdurrahman; Amalia, Leily; Suptijah, Pipih
Jurnal Gizi dan Pangan Vol. 10 No. 1 (2015)
Publisher : The Food and Nutrition Society of Indonesia in collaboration with the Department of Community Nutrition, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.844 KB) | DOI: 10.25182/jgp.2015.10.1.%p

Abstract

ABSTRACTThis study was aimed to analyze the effects of chitosan intake on body weight and plasma triglyceride level in Sprague-dawley rats fed by trans fatty acid. This study was an experimental on animal using factorial randomized with post-test only control group design. The samples were 28 male Sprague-dawley rats aged two months old. The samples were divided into one control (K) and three treatment groups which received chitosan as much as 0.035 g (P1), 0.045 g (P2), and 0.055 g (P3). The feed was high-fat diet, namely added by melted margarine as a source of trans fatty acid, as much as 1.7 g per day. Intervention was done for 14 and 28 days. Measurement of body weight was done every three days, whereas measurement of triglyceride level was done after 14 and 28 days intervention. The study revealed that feeding of melted margarine in a dose of 1.7 g per day increased body weight of control group as much as 54% after 28 day intervention. The increase was higher than P1, P2, and P3 groups which were elevated by 48.7%, 27.8%, and 38.9% respectively. In addition, after 14 day intervention, the plasma triglyceride levels of control and P1 groups were categorized as hypertriglyceridemia, namely 254.3±49.0 mg/dL and 241.7±58.5 mg/dL respectively. In the meanwhile, the plasma triglyceride levels of P2 (128.3±14.3 mg/dL) and P3 (141.3 ± 25.3) were significantly lower than the control and P1 groups. After 28 day intervention, there is no significant difference on plasma triglyceride level among groups (p>0.05), but the triglyceride level of each group was significantly lower than the levels after 14 day intervention (p<0.05).Keywords: body weight, chitosan, trans fatty acids, triglycerideABSTRAKPenelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemberian kitosan terhadap berat badan dan kadar trigliserida plasma tikus Sprague-dawley yang diberi pakan asam lemak trans. Penelitian ini merupakan experimental study pada hewan percobaan, menggunakan rancangan kelompok faktorial dengan post test only control group. Sampel penelitian adalah 28 ekor tikus Sprague-dawley jantan berusia dua bulan, dikelompokkan menjadi satu kelompok kontrol (K) dan tiga kelompok perlakuan (P) dengan penambahan kitosan 0,035 g (P1), 0,045 g (P2), dan 0,055 g (P3) dalam diet yang diberikan. Pakan merupakan diet tinggi asam lemak trans, yaitu dengan penambahan margarin yang dipanaskan sebanyak 1,7 g per hari. Intervensi dilakukan selama 14 dan 28 hari. Berat badan ditimbang setiap tiga hari sementara pengukuran kadar trigliserida dilakukan setelah 14 dan 28 hari perlakuan. Penambahan margarin 1,7 g per hari menjadikan berat badan tikus kelompok kontrol (tanpa kitosan) meningkat 54% setelah 28 hari intervensi, lebih tinggi dibandingkan kelompok P1, P2, dan P3 yang masing-masing mengalami kenaikan berat badan 48,7%, 27,8%, dan 38,9%. Setelah 14 hari intervensi, kadar trigliserida plasma tikus kelompok kontrol dan P1 mengalami hipertrigliseridemia, yaitu masing-masing 254,3±49,0 mg/dL dan 241,7±58,5 mg/dL. Sementara itu, kadar trigliserida plasma tikus kelompok P2 (128,3±14,3 mg/dL) dan P3 (141,3 ± 25,3) lebih rendah dan berbeda signifikan dibandingkan kelompok kontrol dan P1. Setelah 28 hari intervensi, kadar trigliserida plasma tikus tidak menunjukkan perbedaan signifikan antar kelompok (p>0,05), tetapi menunjukkan hasil yang lebih rendah dan berbeda signifikan dibandingkan kadar trigliserida setelah 14 hari (p<0,05).Kata kunci: asam lemak trans, berat badan, kitosan, trigliserida
ANALISIS KEKUATAN GEL (GEL STRENGTH) PRODUK PERMEN JELLY DARI GELATIN KULIT IKAN CUCUT DENGAN PENAMBAHAN KARAGINAN DAN RUMPUT LAUT suptijah, pipih -; Suseno, Sugeng Heri; anwar, cholil -
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol. 16 No. 2 (2013): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia
Publisher : Department of Aquatic Product Technology IPB University in collaboration with Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.239 KB) | DOI: 10.17844/jphpi.v16i2.8053

Abstract

AbstrakPermen jelly merupakan permen bertekstur kenyal dengan penambahan komponen hidrokoloid,misalnya agar, gum, pektin, pati, karaginan, gelatin, dan lain-lain yang digunakan untuk modifi kasitekstur sehingga menghasilkan produk yang kenyal. Penelitian ini bertujuan menentukan kekuatan gel (gelstrength) dan formulasi terbaik dari permen jelly yang berasal dari gelatin kulit ikan cucut dan karaginan.Metode analisis yang digunakan, meliputi analisis proksimat, pH, rendemen, viskositas, analisis sensori,dan kekuatan gel. Konsentrasi asam asetat terbaik dalam pembuatan gelatin adalah 0,1 N dan formulasipermen jelly terbaik terdapat pada permen jelly yang dibuat dari gelatin 1,75% dan karaginan 3,50% denganmenghasilkan kekuatan gel 169,35 N/cm2.Kata kunci: gelatin, ikan cucut, kekuatan gel (gel strength), permen jelly
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN KOMPONEN BIOAKTIF KERANG SIMPING (Amusium pleuronectes) suptijah, pipih -; nurjanah, - -; yanuarizki, ovintya -
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol. 16 No. 3 (2013): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia
Publisher : Department of Aquatic Product Technology IPB University in collaboration with Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.249 KB) | DOI: 10.17844/jphpi.v16i3.8062

Abstract

Kerang simping diduga memiliki komponen bioaktif sebagai antioksidan baru. Penelitian ini bertujuanuntuk menentukan aktivitas antioksidan dan komponen bioaktif kerang simping. Metode analisis yangdigunakan meliputi analisis aktivitas antioksidan dengan metode DPPH dan analisis komponen bioaktif. Kerangsimping memiliki rendemen cangkang 41,15%; daging 35,89%; jeroan 23,04%. Aktivitas antioksidan (IC50) tertinggipada ekstrak kasar daging kerang simping yang diekstraksi dengan metanol sebesar 1.648,45 ppm. Ekstrak kasardaging dan jeroan dengan pelarut metanol mengandung steroid, fl avonoid, saponin, gula pereduksi, danasam amino. Ekstrak kasar daging dan jeroan dengan pelarut etil asetat mengandung fl avonoid dan gulapereduksi. Ekstrak daging pada pelarut n-heksana mengandung fl avonoid, saponin, dan asam amino.Jeroan pada pelarut n-heksana mengandung komponen gula pereduksi.Kata kunci: α-tokoferol, aktivitas antioksidan, kerang simping (Amusium pleuronectes), komponen bioaktifPENDAHULUANKemajuan zaman dewasa ini telah membuatsebagian besar masyarakat mengalamiperubahan pola hidup termasuk diantaranyapola makan. Masyarakat cenderung memilihhal-hal yang bersifat cepat dan instan. Polamakan yang tidak tepat dapat menyebabkanterjadinya akumulasi radikal bebas jangkapanjang yang dapat mempengaruhi kesehatantubuh yaitu munculnya beragam penyakit.Radikal bebas merupakan salah satu bentuk
KARAKTERISASI TEPUNG BUAH LINDUR (Brugeira gymnorrhiza) SEBAGAI BERAS ANALOG DENGAN PENAMBAHAN SAGU DAN KITOSAN hidayat, taufik -; suptijah, pipih -; nurjanah, - -
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol. 16 No. 3 (2013): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia
Publisher : Department of Aquatic Product Technology IPB University in collaboration with Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.964 KB) | DOI: 10.17844/jphpi.v16i3.8065

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi tepung lindur,menentukan formulasi beras analog, dan karakterisasi produk beras analog terpilih. Penelitian dilakukanmelalui 3 tahap yaitu pembuatan dan karakterisasi tepung buah lindur, formulasi beras analog dan pembuatananalog, serta karakterisasi produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tepung lindur memiliki karbohidrat(86,10%), tanin (0,21%), amilosa (29,96%), total gula (14,75%), dan HCN (1,98 ppm). Formulasi terbaikadalah kombinasi dari tepung lindur 70% dan tepung sagu 30% dengan penambahan kitosan 0,5%. Berasanalog terpilih memiliki karbohidrat (81,58%), densitas kamba (0,80 g/mL), bobot seribu butir (18,08 g),amilosa 20,36%, serat pangan 8,16%, energi bruto (3.240 kal/g) dan daya cerna pati (55,22%).Kata kunci: beras analog, buah lindur, formulasi, kitosan, sagu
Co-Authors . Nurjanah . Prantommy . Uju A. Alhana Abdurrahman Ali Aditya Bayu Hanura Aditya Yudha Prawira Sukarno AGOES M. JACOB Agoes M. Jacoeb Agoes Mardiono Jacoeb Ahmad Zahid Anggraeny, Dyta Anggun Ratnawulan Anjarsari Anjarsari Asadatun Abdullah AYU BABY MUTIARA MANDELLA Ayu Fitri Izaki Bagus Sukma Agung Bambang Murdiyanto Basuki Wasis Bustami Ibrahim Bustami Ibrahim cholil - anwar Dadi Rochnadi Sukarsa Darma Sri Wahyuni Dery Firdaus Desie Rachmania DEWI APRI ASTUTI Dini Indriani Dini Nurfianti Diniah Diniah Dona Fradilla Bahri Endang Sri Heruwati Erliza Noor Evy Damayanthi Fajar Kurnia Budiman Fariz Pari, Rizfi Febri Gunawan Gregoria S. S. Djarkasi Hari Eko lrianto Henggu, Krisman Umbu Heni Sri Septiani Hijrah Amin Hilda Lu’lu’in Nanda Alfira Devi Inneke F. M Rumengan Irman Febrian JOHN HALUAN Joko Santoso Kamini Kamini Kiagus Dahlan Kurniawati Kurniawati Kustiariyah Tarman Laode Muhamad Hazairin Nadia Leily Amalia Lila Rani LINAWATI HARDJITO Lucia Cecilia Mandey Luh Putu Ratna Sundari Luntungan, Aldian H. MAGGY T WIJAYA MAGGY T. SUHARTONO Mala Nurilmala Maria Ivan Budju Niga Marina Marina Mega Safithri Meydia Meydia Mohammad Saleh Mulyono S. Baskoro N. Nurjanah Nani Deviyanti Nani Nur’aenah Neni Widowati Nisa Nantami Nofri Sandria Nugroho, Teguh Setyo ovintya - yanuarizki Putri Septembriani Putri Wening Ratrinia Raden Hilman Wirayudha Rezki Kamila Rimbawan , Ruddy Suwandi safrina dyah hardiningtyas Safrina, Dyah Saptari Joan Tatra Slamet Hermanto Sri Ningrum Pudjiastuti Stenly Wullur sudianto SUGARA MURSID Sugeng Heri Suseno Supriyono Eko Wardoyo SYAHRIAL SYAHRIAL syeila - rosmalawati Talumepa, Anggun C. N. TATI NURHAYATI Taufik - Hidayat Taufik Hidayat Tetty Kemala Tika Ayu Budiarti Ulfa Safitri, Anisa Untung Trimo Laksono Widyana Ayu Kristantina Winarti Zahiruddin Wini - Trilaksani Wiyan Viyata Prinaldi Wulandari Wulandari Yayandi Gushagia Yogaswara, Ghema Yugha Subagja Yunisha Aktinidia Zahidah mawardi Zhalindri Noor Adjani