Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

MODEL 5P SEBAGAI STRATEGI OPTIMALISASI PREMI BARU PADA CAPTIVE MARKET ASURANSI UMUM Pambudi Nugroho; Suhartono Suhartono; Antonius Anton Lie
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 4 (2026): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/gks51b69

Abstract

Perusahaan asuransi umum yang terafiliasi dengan konglomerasi dapat memiliki akses pasar istimewa, tetapi afiliasi tidak otomatis menghasilkan premi baru. Penelitian ini mendiagnosis kesenjangan antara potensi dan realisasi sinergi ekosistem pada PT Asuransi XYZ serta mengembangkan Model 5P berbasis teori. Penelitian menggunakan desain studi kasus tunggal terapan pada fase diagnosis organizational action research. Data mencakup target dan realisasi Januari–Mei 2026, 71 entitas afiliasi, 143 peluang bisnis, catatan pipeline, quotation, dan dokumen akar penyebab. Analisis dilakukan melalui statistik deskriptif, gap analysis, matriks effort–result, root-cause analysis, dan theoretical pattern matching. Potensi premi mencapai Rp231,86 miliar, sedangkan realisasi Rp44,09 miliar atau 29,39% dari target tahunan dan 19,02% dari potensi. Masalah data dan dokumentasi menyumbang 56,71% estimasi gross written premium yang belum terealisasi, diikuti kendala harga dan reasuransi sebesar 31,22%. Model 5P mengintegrasikan Pemetaan, Parenting, Prudensi, Proposisi, dan Pengendalian untuk mendukung konversi premi yang terukur dan layak secara teknis.
ANALISIS IMPLEMENTASI FAILURE MODE AND EFFECTS ANALYSIS DALAM MITIGASI RISIKO OPERASIONAL PADA PROSES VALUASI NILAI AKTIVA BERSIH REKSA DANA DI BNI KUSTODIAN SERVICES Victor Julioneta; Suhartono Suhartono; Antonius Anton Lie
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 4 (2026): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/gqnk6849

Abstract

Penelitian ini menganalisis implementasi Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) sebagai pendekatan mitigasi risiko operasional pada proses valuasi harian Nilai Aktiva Bersih (NAB) Reksa Dana di BNI Kustodian Services. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam semi-terstruktur, dokumentasi, triangulasi, dan expert judgment dari lima informan yang berasal dari fungsi Transfer Agent, Fund Accounting, dan Compliance. Temuan kualitatif diterjemahkan ke dalam elemen FMEA berupa failure mode, potential cause, potential effect, dan existing control. Severity, Occurrence, dan Detection dinilai menggunakan skala 1–10, diagregasi dengan median, kemudian digunakan untuk menghitung Risk Priority Number (RPN). Hasil penelitian mengidentifikasi sembilan potential failure mode pada rangkaian proses NAB secara end-to-end. Prioritas tertinggi adalah FM-02 berupa transaksi atau pembukuan tidak tercatat, terlambat dicatat, atau dicatat tidak sesuai instruksi dengan RPN 160; diikuti FM-09 berupa gangguan atau keterbatasan sistem dengan RPN 140; dan FM-05 berupa perbedaan saldo kas yang belum terselesaikan sebelum valuasi dengan RPN 128. Hasil juga menunjukkan bahwa RPN perlu digunakan secara proporsional dan tidak menjadi satu-satunya dasar perlakuan risiko, karena FM-07 memiliki RPN terendah 54 tetapi Severity tertinggi sebesar 9. Rekomendasi mitigasi diarahkan pada otomatisasi, standardisasi instruksi, penguatan rekonsiliasi, exception monitoring, early warning, system gate, serta pengendalian sebelum valuasi dan finalisasi. Dengan demikian, FMEA dapat menjembatani temuan kualitatif dengan prioritisasi risiko secara terstruktur sekaligus mendorong pergeseran pengendalian dari dominan detektif menuju lebih preventif.
ANALISIS PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO KEPATUHAN DALAM MEWUJUDKAN TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK PADA PT SHINTA INSERVE INSURANCE BROKER Ferry Kurniawan Cahyadi; Antonius Anton Lie
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 4 (2026): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/syh41a46

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen risiko kepatuhan dalam mendukung terwujudnya Good Corporate Governance (GCG) pada PT Shinta Inserve Insurance Broker. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif konstruktivis dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan telaah dokumen untuk memperoleh pemahaman secara mendalam mengenai praktik manajemen risiko kepatuhan di perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen risiko kepatuhan telah diterapkan, namun masih terdapat beberapa kelemahan terutama pada aspek integrasi manajemen risiko kepatuhan, pengukuran risiko, penyusunan risk register, compliance assurance, independensi fungsi, serta internalisasi budaya kepatuhan. Berdasarkan temuan empiris tersebut, penelitian ini mengembangkan Model C3 (Commitment, Compliance, and Culture) sebagai kerangka integratif untuk memperkuat manajemen risiko kepatuhan. Model C3 menekankan keterpaduan antara komitmen kepemimpinan, sistem kepatuhan yang efektif, dan budaya organisasi dalam membentuk Effective Compliance Risk Management. Penerapan model tersebut diharapkan mampu memperkuat Good Corporate Governance, meningkatkan efektivitas praktik kepatuhan, serta mendukung keberlanjutan perusahaan. Penelitian ini memberikan kontribusi melalui pengembangan kerangka manajemen risiko kepatuhan integratif yang menempatkan kepatuhan tidak hanya sebagai kewajiban terhadap regulasi, tetapi sebagai bagian dari tata kelola dan budaya organisasi.
Peningkatan Literasi Asuransi Melalui Kegiatan Insurance Goes To School Antonius Anton Lie; I Made Indra P; Benny Hadiwibowo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.14229

Abstract

Rendahnya tingkat literasi asuransi di kalangan pelajar menjadi salah satu tantangan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya manajemen risiko dan perencanaan keuangan sejak dini. Kondisi ini mendorong Sekolah Tinggi Manajemen Asuransi (STMA) Trisakti melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melalui program Insurance Goes to School. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa SMA/SMK/MA mengenai konsep dasar asuransi, manajemen risiko, serta memperkenalkan peluang pendidikan dan karier di industri perasuransian. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif partisipatif melalui roadshow ke sekolah mitra yang meliputi pameran pendidikan, presentasi di kelas, diskusi interaktif, tanya jawab, serta penyampaian materi literasi asuransi. Selain memberikan edukasi kepada siswa, kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antara STMA Trisakti dengan sekolah melalui pengembangan jaringan kemitraan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa hingga Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 telah terjalin kerja sama dengan 58 sekolah mitra yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia dan Timor Leste. Kegiatan literasi yang dilakukan secara langsung di kelas memperoleh respons positif dari siswa dan guru, serta mampu meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan risiko, manfaat asuransi, dan prospek karier di industri perasuransian. Program ini juga memperluas akses informasi mengenai pendidikan tinggi di bidang asuransi dan mendorong peningkatan minat siswa terhadap sektor jasa keuangan. Dengan demikian, Insurance Goes to School tidak hanya berfungsi sebagai media promosi institusi, tetapi juga menjadi bentuk kontribusi nyata STMA Trisakti dalam mendukung peningkatan literasi asuransi dan pengembangan sumber daya manusia yang siap menghadapi kebutuhan industri perasuransian di masa depan.
Insurance and Actuarial Olympiad in Timor-Leste: An Effort to Enhance Risk Literacy in Support of Sustainable Development Antonius Anton Lie; Andesna Nanda; Jacinto de Oliveira Junior; May Rista Situmorang; Tasrifin Tahara
Jurnal Ilmiah Pendidikan Lingkungan dan Pembangunan Vol 27 No 02 (2026): PLPB: Jurnal Pendidikan Lingkungan dan Pembangunan Berkelanjutan, Volume 27 Nom
Publisher : Program Studi Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/plpb.v27i02.71936

Abstract

This study aimed to analyze the implementation of the Insurance and Actuarial Olympiad in Timor-Leste as a non-formal educational initiative to enhance risk literacy and support sustainable development. It employed a descriptive case study design with a non-experimental quantitative approach and secondary data analysis. The data comprised all 105 registration records from the 2025 Timor-Leste Insurance and Actuarial Olympiad. Descriptive analysis was conducted based on participants’ school origins, geographical distribution, and selected competition fields. The results showed that 96 registrants (91.4%) were from Timor-Leste, while nine (8.6%) were from Indonesia. Most registrants were concentrated in Baucau, with 48 participants (45.7%), and Dili, with 27 participants (25.7%). The Insurance category was selected by 62 participants (59.0%), whereas 43 participants (41.0%) selected the Actuarial category. These findings indicate the program’s geographical reach and participants’ initial interest but do not demonstrate an improvement in risk literacy. The Olympiad could be developed into a continuous learning program through preparatory materials, case-based questions, feedback, and pre- and post-event evaluations using validated bilingual instruments.