Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Kelembagaan dan Bauran Pemasaran Hasil Tangkapan Nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Desa Sumberanyar Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo Susilowati, Susilowati; Purwandhini, Ari Septianingtyas
KUBIS Vol 2 No 2 (2022): November
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/kub.v2i02.2696

Abstract

Research on institutions and marketing of fishermen's catches at fish auctions. The background of this research is to introduce TPI Paiton to the community, to increase fishermen's income and fishermen's welfare in Sumberanyar Village, Paiton District, Probolinggo Regency. The purpose of this research is to determine the level of utilization and the need for basic facilities, functional facilities, and supporting facilities. To find out the application of 4P in the process of selling fish at TPI Paiton, Sumberanyar Village, Paiton District. The research was conducted in Paiton District using the Slovin method. The analytical method used is a qualitative approach. The results of the discussion showed that the condition of the facilities at TPI Paiton, both basic facilities, functional facilities, and supporting facilities were still all functioning and used by fishermen. The application of 4P at TPI Paiton is product, where the products at TPI Paiton are salted fish and fresh fish, then the price or price where the price set by traders at TPI Paiton is based on the purchase price of fish per kilo and customer prices. Place or a place where the place offered by the producer is still only a few places such as traditional markets, out of town, factories, and in their own homes. Promotions or promotions carried out at TPI Paiton have been effective by selling fish in traditional markets, outside the city, factories and in their own homes.
Analisis Pendapatan Agroindustri Tahu di Desa Nogosari Kecamatan Rambipuji Kabupaten Jember Purwandhini, Ari Septianingtyas; Utami, Nurul Emilia Wahyu
KUBIS Vol 1 No 1 (2021): DESEMBER
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/kub.v1i1.2706

Abstract

Tofu has become a food tradition for Indonesian people and is traded in various variations, shapes, sizes, and names. However, many entrepreneurs do not keep their bookkeeping properly and regularly, making it difficult to manage the finances of the business they run. Based on this, this research aims to analyze income and cost efficiency. Data collection was carried out at the tofu agro-industry in Nogosari Village, Rambipuji District, Jember Regency. The choice of place was carried out deliberately (Purposive Method), with the methods used being descriptive and analytical. The sampling method in this research used the Total Sampling method, namely 13 respondents. The data analysis used is income analysis and RC Ratio analysis. Based on the results of the research and discussion, the following conclusions can be drawn: 1. TR > TC value, so it can be said that the income of the tofu agro-industry in Nogosari Village is profitable. The use of tofu agro-industry production costs in Nogosari Village, Rambipuji District, Jember Regency is efficient. This is indicated by an RCR value ≥ 1, namely 1.49.
Pemanfataan Lahan Pekarangan Guna Menghasilkan Sayur Organik di Desa Sumbersalak Kecamatan Ledokombo Jember Purwandhini, Ari Septianingtyas; Arini, Silvia Fitri Mei; Syarief, Mochamad; Qurtubi, Moh.; Hadi, Abdul
Al-Khidmah Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): JUNI
Publisher : Institute for Research and Community Service (LPPM) of the Islamic University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jak.v4i2.2955

Abstract

The service activity entitled Socialization of the Use of Yard Land to Produce Organic Vegetables in Sumbersalak Village, Ledokombo District, Jember, is a form of socialization and education for the community to increase the useful value of yard land. The aim of the activity is to maximize the role of yard land in cultivating plants, especially to produce healthy (organic) vegetables. The method used uses lecture and discussion methods. The results of the activity are community understanding of the importance of managing yard land so that it can become a source of nutritional fulfillment for families in an effort to create healthy vegetables free of chemical pesticides. So that similar activities can continue to be developed and utilized by the community to minimize the use of chemical pesticides in plant cultivation activities. Managing organic vegetables can also increase family income.
Pelatihan Belajar Bermakna Dengan Nuansa Budaya (Mendesain Batik dengan Ornamen Simbol Matematika) Siskawati, Fury Styo; Mahmudah, Muhlisatul; Purwandhini, Ari Septianingtyas
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 8 (2024): Juni
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/nbjxzj60

Abstract

Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk melatih dan membekali keterampilan guru dalam mengajar bermakna yng bernuansa budaya serta dalam penyusnan modul ajar yang sesuai dengan standar ketentuan pada kurikulum merdeka yang mendukung keterampilan abad 21. Target kegiatan pengabdian masyaakat ini tidak lain adalah (1) membekali dan melatih keterampilan guru dalam menyusun modul ajar dan mengajar yang bernuansa budaya; (2) memberdayakan masyarakat yaitu mitra sekolah agar memiliki jiwa inovatif dan kreatif dalam menyikapi berbagai regulasi dan kebijakan pelaksanaan pembelajaran di era kurikulum merdeka. Metode pengabdian kepada masyarakat mencakup: (1) analisis situasi; (2) kajian pustaka; (3) sosialisasi; (4) pelatihan; dan (5) evaluasi terhadap seluruh kegiatan. Hasil pengambdian ini memberikan dampak positif terhadap pengetahuan dan keterampilan guru dalam penyusunan modul ajar dan mengajar. Hasilnya yang diperoleh dari kegiatan pengabdian masyarakat ini tidak lain berupa (1) tambahan pengetahuan dan pengalaman terkait pembelajaran bermakna yang bernuansa budaya; (2) perangkat pembelajaran bernuansa budaya yang dituangkan dalam bentuk modul ajar; (3) keterampilan mengajar bermakna yang bernuansa budaya. Kemudian untuk hasil evaluasi menunjukkan bahwa seluruh peserta merasakan manfaat dari kegiatan pengabdian ini kemudian juga kegiatan ini meningkatkan minat dan menambah pengetahuan baru bagi guru serta guru bersedia mengaplikasikannya di dalam tugas keseharian dalam pelaksanaan pembelajaran.
Pembuatan Desain BATIKMATIKA sebagai Kegiatan Pra Produksi yang Berbudaya di SMKs Al Akhyar Wonokusumo Bondowoso Mahmudah, Muhlisatul; Siskawati, Fury Styo; Purwandhini, Ari Septianingtyas
Journal of Sustainable Community Development Vol. 2 No. 3 (2024): Journal of Sustainable Community Development
Publisher : MID Publisher International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13890695

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melatih dan membekali guru serta siswa dengan keterampilan praproduksi, yang difokuskan pada kegiatan bernuansa budaya melalui BATIKMATIKA (batik dengan motif simbol matematika). Tujuan kegiatan ini meliputi: (1) melatih dan membekali guru serta siswa dengan keterampilan praproduksi berbudaya; (2) menanamkan rasa cinta tanah air dan jiwa kewirausahaan pada guru dan siswa; (3) memberdayakan mitra sekolah agar mampu mandiri dan kreatif menghasilkan produk bernilai jual tinggi. Metode yang digunakan mencakup: (1) analisis situasi; (2) tinjauan literatur; (3) sosialisasi; (4) pelatihan; dan (5) evaluasi. Kegiatan ini berdampak positif terhadap pengetahuan, keterampilan, sikap, kemandirian, dan kreativitas guru serta siswa. Hasil luaran mencakup: (1) penambahan pengetahuan dan pengalaman dalam kegiatan praproduksi berbudaya (membuat desain BATIKMATIKA); (2) desain BATIKMATIKA; (3) peningkatan keterampilan, sikap, kemandirian, dan kreativitas dalam kegiatan kewirausahaan, khususnya praproduksi. Evaluasi menunjukkan bahwa seluruh peserta merasakan manfaat, serta guru bersedia menerapkan dan mensosialisasikannya di sekolah dan masyarakat.
Analisis Keputusan Pembelian Susu Sapi Perah Pak Dul Datul Amaliya, Iva; Purwandhini, Ari Septianingtyas
KUBIS Vol 4 No 02 (2024): November
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/kub.v4i02.3214

Abstract

Jember Regency has an area with potential dairy cattle production centers, namely in Kemuning Lor Village, Arjasa District. Therefore, dairy farming needs to be studied in depth. The aim of this research is to determine the factors that influence consumers' purchasing decisions for "Pak Dul" fresh dairy milk and determine the relationship between these factors. The analytical method used is multiple linear regression and PPM correlation test. The results show the factors that influence consumer purchasing decisions for fresh "Pak Dul" dairy milk, namely product quality, price and service quality, which based on the results of the t test analysis shows that there is a significant influence partially or individually from the quality variable products, prices and service quality. Based on the results of the PPM correlation test analysis, the factors between the product quality and price variables have a significant relationship or correlation, while the product quality and service quality variables also have a significant relationship or correlation, compared to the results of the price and service quality variables which do not have a relationship. or not significantly correlated.
PENGEMBANGAN BATIKMATIKA UNTUK MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA YANG MENYENANGKAN DAN BERMAKNA Siskawati, Fury Styo; Mahmudah, Muhlisatul; Irawati, Tri Novita; Susilaningtyas, Tri; Alayubi, Sholahudin; Rohman, Syaifur; MT, A. Mujib; Purwandhini, Ari Septianingtyas
SIGMA Vol 10, No 2 (2025): SIGMA
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/sigma.v10i2.2567

Abstract

Abstrak:Berawal dari anggapan bahwa matematika itu rumit, membosankan, sulit difahami, tidak disukai, hingga berdampak pada minimnya minat, motivasi, hasil belajar belajar matematika dan penguasaan konsep matematika yang belum maksimal mengispirasi dilakukannya inovasi pada pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan hasil pengembangan BATIKMATIKA untuk media pembelajaran matematika yang menyenangkan dan bermakna. Jenis penelitian ini adalah pengembangan dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Model pengembangan yang digunakan yaitu ADDIE yang meliputi analisis, desain, pengembangan, penerapan, dan evaluasi. Pengumpulan datanya menggunakan observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi, dengan analisis datanya menggunakan uji kelayakan dan kepraktisan. Selanjutnya hasil yang diperoleh yaitu pengembangan BATIKMATIKA untuk media pembelajaran melalui lima tahapan utama ADDIE. Kemudian hasil berikutnya menunjukkan bahwa BATIKMATIKA merupakan media yang layak digunakan untuk membuat pembelajaran matematika menyenangkan dan bermakna. Selain itu juga dapat dikatakan bahwa BATIKMATIKA merupakan media yang praktis digunakan untuk mengajar matematika. Dengan saran yang dapat disampaikan yakni sebagai seorang guru khususnya matematika kita harus mampu membuat kondisi belajar yang tidak nyaman menjadi nyaman bagi siswa supaya dapat menumbuhkan minat dan motivasinya serta dapat mencipkatan lingkungan belajar menyenangkan hingga akhirnya dapat tecipta pembelajaran matematika yang bermakna.   Abstract:Starting from the assumption that mathematics is complicated, boring, difficult to understand, and disliked, to the impact on the lack of interest, motivation, learning outcomes of learning mathematics, and mastery of mathematical concepts that have not been maximized inspires innovation in mathematics learning. This study aims to describe the process and results of developing BATIKMATIKA as a learning media for joy and meaningful learning. This type of research is developed using qualitative and quantitative approaches. The development model used is ADDIE which includes analysis, design, development, implementation, and evaluation. The data collection used observation, interviews, questionnaires, and documentation, with the data analysis using feasibility and practicality tests. Furthermore, the results obtained are the development of BATIKMATIKA as a learning media through the five main stages of ADDIE. Then, the next result shows that BATIKMATIKA is a feasible medium for joy and meaningful learning. In addition, it can also be said that BATIKMATIKA is a practical media used to teach mathematics. With suggestions that can be conveyed, namely as teachers, especially in mathematics, we must be able to make uncomfortable learning conditions comfortable for students so that they can foster their interest and motivation and create a joyful learning environment in the end it can be meaningful learning.
Analisis Kelayakan dan Pengembangan Usaha Tani Padi Organik Mentik Susu di Desa Sumber Salak Kecamatan Ledokombo Kabupaten Jember Tabroni, Mohammad; Pudjiastutik, Endang Wahyu; Hawa, Tidar Aden; Purwandhini, Ari Septianingtyas
KUBIS Vol 5 No 01 (2025): Mei
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/kub.v8i01.2560

Abstract

Salah satu wilayah di Jember yang petaninya menanam padi Organik mentik susu yaitu di Ledokombo. Penelitian ini dilakukan di Desa Sumber Salak Ledokombo karena jenis varietas yang ditanam petani disini  adalah Mentik Susu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui biaya produksi, penerimaan, pendapatan dan kelayakan usaha tani serta strategi pengembangan usaha tani padi organik Mentik susu di Kenconowungu. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Purposive Sampling. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, Hasil rata-rata penerimaan usaha tani padi organik kelompok tani Kenconowungu di Desa Sumber Salak sebesar Rp 26.100.000. dan biaya yang dikeluarkan sebesar Rp 8.685.309, maka pendapatan yang diterima petani padi organik kelompok tani Kenconowungu di Desa Sumber Salak sebesar Rp 17.414.691 per-tahunnya. Kelayakan usahatani padi organik mentik susu selama satu tahun sebesar 3,1 yang berarti lebih dari 1, yang disimpulkan bahwa usahatani padi organic mentik susu layak diusahakan. Hasil analisis SWOT menunjukkan posisi diagram matriks SWOT berada di kuadran I yaitu strategi agresif yang hasilnya menguntungkan.
Motivasi Petani Anggota Kelompok Tani Dan Non Anggota Kelompok Tani Padi di Desa Sumber Kejayan Kecamatan Mayang Purwandhini, Ari Septianingtyas; Pudjiastutik, Endang Wahyu; Febriyanti, Tarisa; Yasin, Moh.
Jurnal KIRANA Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Kirana Volume 6 Nomor 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran kelompok tani bagi petani sangat krusial. Namun walaupun peran kelompok tani sangat diperlukan dan bermanfaat bagi petani, tetapi masih banyak petani yang masih ragu untuk menjadi anggota kelompok petani karena berbagai alasan. Hal ini terjadi di Desa Sumber Kejayaan, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, dimana tidak semua petani yang ada disana menjadi anggota kelompok tani, terutama di daerah terpencil yang akses informasinya sulit dijangkau serta para petani yang sudah berumur. Hal ini berhubungan dengan motivasi seseorang dalam melakukan sesuatu. Dimana semakin tinggi motivasi petani untuk mengikuti kegiatan kelompok tani maka tujuan utama dari kelompok tani tersebut akan semakin cepat tercapai. Oleh sebab itu motivasi setiap kelompok tani mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap keberhasilan dan kemajuan kelompok tani. Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui alasan petani bergabung atau tidak bergabung dalam kelompok tani, untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan produksi tani padi antara anggota kelompok tani dan yang bukan anggota kelompok tani di Desa Sumber Kejayan, dan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi motivasi petani untuk bergabung ke kelompok tani. Terdapat enam alasan petani bergabung dalam kelompok tani, alasan terkuat yang dipilih oleh petani di Desa Sumber Kejayan adalah terjaminnya keuntungan yang diperoleh. Sementara itu terdapat tiga alasan petani yang tidak bergabung dalam kelompok tani dengan alasan terkuat petani yang tidak bergabung dalam kelompok tani adalah kurangnya motivasi. Sementara itu tidak ada perbedaan yang signifikan antara hasil produksi petani yang mengikuti kelompok tani dengan petani yang tidak mengikuti kelompok tani. Berdasarkan Nagelkerke R Square menunjukkan bahwa pengaruh dari variabel bebas terhadap variabel motivasi petani bergabung dalam kelompok tani (Y) adalah sebesar 82,4%. Selain itu hasil yang telah diperoleh variabel independent secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen. Sementara itu hasil uji regresi logistik disimpulkan variabel yang mempengaruhi petani anggota kelompok tani sumber urip bergabung dalam kelompok tani yaitu variabel motivasi dalam kelompok, terjamin keuntungan dan subsidi pemerintah.
Penyuluhan Pencegahan Stunting dengan Diskusi Interaktif di Desa Dukuhmencek Ayuning Tyas, Aryani; Albanita, Berliana; Ardiani, Yanu; Ariyanto, Anggritiyan; Rofi Hidayah, Anis; Hadi, Abdul; Wulan, Werdining; Lailatul Vitriah, Nurul; Septianingtyas Purwandhini, Ari; Qurtubi, Moh.
Al-Khidmah Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): MEI-AGUSTUS
Publisher : Institute for Research and Community Service (LPPM) of the Islamic University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jak.v5i2.4249

Abstract

Stunting is a chronic nutritional problem that arises as a result of malnutrition that lasts long enough. Factors that can affect the incidence of stunting are directly influenced by infectious diseases and lack of nutritional intake in quality and quantity. The indirect factors are socioeconomic factors, parental education, parental employment, exclusive breastfeeding, immunization status, reach of health care facilities and inadequate parenting. The problem of stunting is a concern considering the numbers are still high in Indonesia. This includes Jember Regency. According to the Indonesian Ministry of Health in the results of the Indonesian Nutrition Status Survey in 2022 (in radarjember.jawapos.com) has placed Jember as the area with the highest prevalence of stunted toddlers in East Java with a percentage reaching 34.9 percent. The method used was counseling by socializing and asking questions about stunting to cadre mothers and local mothers in Dukuhmencek Village, one of the villages in Jember. Activities were carried out in each hamlet in this village which includes Krajan Hamlet, Ampo Hamlet, and Botosari Hamlet. In the implementation, we provided posters containing stunting prevention as an effort to continue to improve health status in order to reduce stunting rates in the surrounding area