Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Pola Sebaran Populasi Serta Alasan Pembudidayaan Burung Jenis Kelamin Betina: Stusi Kasus Burung Murai Batu Piaraan Di Kota Bengkulu. Putranto, Heri Dwi; Brata, Bieng; Sutriyono, Sutriyono; Nurmeilisari, Nurmeilisari; Indriani, Dinda
Buletin Peternakan Tropis Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : BPFP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/bpt.5.1.31-39

Abstract

Until recently, keeping white-rumped shama bird as a pet is still a favorite option for Indonesia bird lovers. Study results showed that most bird breeders keep male birds, and the female population remains unknown. However, bird keeping and breeding efforts still require the existence of female birds as important parental factor. This research aims to analyze population distribution patterns and determine the reasons of breeder and bird lovers for cultivating female white-rumped shama. The location was determined purposively in Bengkulu City. Data was collected by snowball sampling method using questionnaire with respondent interview system in the field. Distribution pattern data was analyzed using the Variance Mean Ratio formula, while research data on reasons for cultivation were tabulated and analyzed descriptively. The results showed that the VMR value for the distribution pattern of the female white-rumped shama population was 7.55 and was classified as group distribution pattern. The reason for cultivating female white-rumped shama in Bengkulu city were economic value/profit (64% of respondents), followed by the reason for pleasure (36% of respondents). It can be concluded that most breeders' reason to keep white-rumped shama was for economic profit.
Populasi, Produksi, dan Skenario Pengembangan Ayam Hutan Merah Endemik Rejang Lebong Sutriyono, Sutriyono; Santoso, Urip; Putranto, Heri Dwi; Suherman, Dadang; Warnoto, Warnoto
Buletin Peternakan Tropis Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : BPFP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/bpt.5.1.55-62

Abstract

The chicken endemic in Rejang Lebong Regency, Bengkulu Province, called burgo chicken, is the result of a cross between red jungle fowl and native chickens. The research aims to evaluate the production potential, population and population development scenarios of burgo chickens. The research was conducted in Rejang Lebong Regency, Bengkulu Province for 3 months. Fifteen breeders obtained using the snowball sampling method were used in this research. Data was obtained through interviews, filling out questionnaires, and observation; namely egg production, chick production, and population. Data is tabulated, discussed descriptively, and population development scenarios are prepared. The results of the research showed that the burgo population was 92 hens, 55 roosters, 17 hens, and 20 chicks. The productive hen was 13, producing 43.76 eggs/hen/year, a total of 744 eggs/13 hen/year, 386 (51.88%) were incubated by the hen, and 340 eggs (88.08%) hatched. In conclusion, egg production per individual is quite high, chick production is low, and population development is slow due to the low number of eggs laid, high chick mortality, being eaten by predators, sold and consumed by breeders. The scenario for increasing population and production is to increase the number of hens, the number of eggs laid, reduces mortality, protects chickens from predators, and improves rearing management.   Key words: Burgo Chicken, Production and Population, Development Scenarios   ABSTRAK Ayam endemik di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu yang disebut ayam burgo  merupakan hasil persilangan antara ayam hutan merah dengan ayam kampung. Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi  potensi produksi, populasi dan skenario pengembangan populasi ayam burgo. Penelitian dilakukan  di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu selama 3 bulan. Lima belas peternak yang diperoleh dengan metode snowball sampling digunakan dalam penelitian ini. Data diperoleh melalui wawancara, mengisi kuisioner, dan observasi; yaitu produksi telur,  produksi anak ayam, dan populasi. Data ditabulasi, dibahas secara deskriptif, dan disusun skenario pengembangan  populasi. Hasil penelitian,  populasi burgo adalah 92 ekor ayam terdiri dari ayam jantan 55 ekor,  induk ayam 17 ekor, dan anak ayam 20 ekor. Induk ayam produktif berjumlah 13 ekor, menghasilkan  telur 43,76 butir telur/induk ayam/tahun, total 744 butir telur/13 induk ayam/tahun. Jumlah telur dieram induk ayam adalah   386  (51,88%) dan  340 butir telur (88,08%) menetas.  Kesimpulan, produksi telur per individu cukup tinggi, produksi anak ayam rendah, dan  perkembangan populasi lambat yang disebabkan oleh rendahnya jumlah telur dieram, tingginya kematian anak ayam, dimakan predator, dijual dan dikonsumsi oleh peternak. Skenario peningkatan populasi dan produksi adalah meningkatkan jumlah induk ayam, jumlah telur dieram,  menurunkan angka kematian, melindungi ayam dari predator, dan memperbaiki manajemen pemeliharaan.   Kata kunci: Ayam Burgo, Produksi dan Populasi, Skenario Pengembangan
Tinjauan Hukum Islam Terhadap Praktik Jual Beli Arisan Uang Ibu-Ibu Rumah Tangga Di Desa Grujugan Kecamatan Cermee Kabupaten Bondowoso Tahun 2020 Sutriyono, Sutriyono; Zaenab, Siti; Zaki Fathullah, Muhammad
SAMAWA Vol 2 No 1 (2022): Januari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Darul Falah Bondowoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53948/samawa.v2i1.42

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kegiatan jual beli arisan uang dan tinjauan hukum islam dalam perspektif jual beli. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan menggunakan purposive sampling dengan teknik pengumpulan data pengamatan, wawancara, dan dokumentasi yang dilanjutkan dengan paparan data, analisis, dan pembahasan. Uji keabsahan data menggunkan trianggulasi data. Lokasi penelitian ini di desa Grujugan RT 01 Kecamatan Cermee Kabupaten Bondowoso. Arisan merupakan kegiatan mengumpulkan uang atau barang yang bernilai sama oleh beberapa orang kemudian diundi di antara mereka untuk menentukan siapa yang memperolehnya. Undian dilaksanakan dalam sebuah pertemuan secara rutin bulanan setelah kegiatan keagamaan pembacaan shalawat nariyah. Setiap anggota arisan pasti mendapatkan uang atau barang yang telah disepakati berdasarkan hasil undian tertinggi. Dalam arisan uang inilah terjadi transaksi jual beli arisan uang antar anggota yang merupakan ibu-ibu rumah tangga. Pada dasarnya al-Quran dan hadits sebagai pedoman muamalah umat islam membolehkan jual beli selama merujuk pada rukun dan syaratnya yang telah disyariatkan. Hasil Analisis menunjukkan bahwa, pertama, praktik jual beli arisan ini yang diperjual belikan bukanlah barang melainkan kesempatan yaitu peristiwa atau waktu memperoleh undian tertinggi. Kedua, transaksi jual beli ini tidak sesuai dengan rukun dan syarat jual beli dalam islam karena tidak adanya barang yang diperjual belikan.
KRITIK NALAR NIKAH MISYAR DALAM PERSPEKTIF HUKUM PERKAWINAN DI INDONESIA, ETIKA DAN MORAL sutriyono, sutriyono
SAMAWA Vol 3 No 2 (2023): Juli
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Darul Falah Bondowoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53948/samawa.v3i2.88

Abstract

This study aims to criticize the logic of misyar marriage in the context of marriage law in Indonesia. This study uses a qualitative method with a literature review approach, which is based on Franz Magnis Suseno's critical theory about the morals and ethics of marriage in Indonesia. Misyar marriage is a form of marriage in Islamic law in which some of the rights and obligations of marriage, such as a place to live or support, are reduced or not fully implemented by the husband. The practice of misyar marriage has become a topic of debate in society because of the various views and interpretations of the law and ethics surrounding it. The critical theory approach of Franz Magnis Suseno was chosen because he is known as a philosopher who has expertise in analyzing moral and ethical issues in Indonesia. In his view, marriage is not just a legal institution, but also has an important role in shaping society's morality and ethics more broadly. Data for this study were collected through literature studies from various relevant sources, including literature on marriage law, literature on misyar marriage, views of scholars, and relevant previous research. The results of the study show that misyar marriage reaps various views in society, both those who support it and those who criticize it. Criticism of the reason for misyar marriage in the perspective of critical theory by Franz Magnis Suseno reveals several problems related to the morality and ethics of marriage. Some of them are the potential for gender inequality and women's rights, as well as the social and psychological impact on the parties involved in this kind of marriage.
OPERASI PEMULIHAN SELAPUT DARA BAGI CALON ISTRI DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Sutriyono, Sutriyono; Abrori, Muhammad; Idris, Adela; Amaliyah, Barurotul
SAMAWA Vol 4 No 2 (2024): JULI
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Darul Falah Bondowoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53948/samawa.v4i2.151

Abstract

This paper aims to determine the view of Islamic law on female hymen surgery. The research methodology used is literature research that relies on a critical and in-depth study of research materials and research results related to the topic. research materials and research results related to the topic of the study, using a juridical and sociological approach. The research methodology used is literature research that relies on a critical and in-depth study of research materials and research results related to the topic of study, using juridical and sociological approaches. The results The results obtained are that contemporary scholars give different opinions. different opinions. There are those who absolutely forbid it for any reason and there are those who allow it with certain conditions. some allow it with certain conditions. The difference of opinion of the scholars scholars on the issue of hymen surgery can be summarized as follows: a) If the hymen is only torn because of sexual intercourse in marriage or adultery that is known to many people, the scholar sexual intercourse in marriage or adultery that is known to many people, the scholars are unanimous in their opinion that it is forbidden. b) If the the hymen is torn because of adultery that is not known to others, rape or other than sexual intercourse, this is where the scholars differ, some allow it on condition that the operation must be performed by a female doctor.
Characteristics and Performance of Hens from Red Jungle Fowl Offspring in the Community in Bengkulu City: Karakteristik dan Performa Induk Ayam Keturunan Ayam Hutan Merah Pada Masyarakat di Kota Bengkulu Sutriyono, Sutriyono; Santoso, Urip; Brata, Bieng; Suherman, Dadang
Buletin Peternakan Tropis Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : BPFP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/bpt.5.2.178-186

Abstract

Red Junglefowl (RJF) is a germplasm in Bengkulu, living in forests and plantations, and its population is estimated to continue to decline. Domestication has been carried out by the community, and there has been crossbreeding with local chickens and producing offspring. The study was conducted for 4 months in Bengkulu City to identify rearing management of hen, characteristics of hen, production characteristics, and to develop development scenarios. Twenty-seven respondents were used in the study. Data were obtained through observation and interviews, and filling out questionnaires. The data collected were maintenance management of hen, population, body weight, age of first laying eggs, egg production, and egg weight. The results of the study, farmers rearing hen by caged, released, and a combination of both methods. The feed given was local feed (corn, rice, brown rice, cooked rice) and commercial feed BR 1. The maximum weight of the hen was 995.00 grams and the minimum was 600.00 grams, the average was 738.96±93.07 grams, egg production was 9.68±2.60/hen/period, egg laying period 3.42 times/year, egg weight 28.56±5.28 grams. The initial population was 90 and the final 570, the average length of raising chickens was 9.45 years, an increase of 50.77/year (56.41%). In conclusion, the development of the population of jungle fowl offspring was slow; and the values ​​of body weight, egg production, egg weight were higher than red jungle fowl and lower than native chickens. Development, genetic improvement, increasing the number of parent hens and egg hatching, and improving maintenance management.
Penyuluhan Kesadaran Hukum UU No 12 Tahun 1994 Tentang Perubahan Atas UU No 12 Tahun 1985 Tentang Pajak Bumi Dan Bangunan di Desa Panji Lor Situbondo Sutriyono, Sutriyono; Thahir, Rahmat Zubandi; Abrori, Muhammad
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 1 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i1.1222

Abstract

Land and building tax is one of the revenues in a country and must be obeyed by the entire community. The increase in state income or village income depends on how smoothly the people in Panji Lor Village, Panji District, Situbondo Regency pay land and building taxes. Land and building tax payers are regulated in Law Number 12 of 1994 concerning amendments to Law Number 12 of 1985. The aim of holding this outreach is to increase public understanding and awareness so that they comply with paying land and building taxes. The method used in this service is counseling about land and building tax payers involving Panji Lor Village officials and the local community. This legal awareness outreach regarding land and building tax payers provides public understanding and awareness about land and building tax payers and the percentage has increased compared to before the outreach was held. The understanding that the Panji Lor Village community had before the counseling was held was 33.53% of the entire Panji Lor village community, while the awareness figure for the Panji Lor village community itself reached 12.66%. The figure for understanding and compliance of land and building tax payers then increased after the legal awareness outreach regarding land and building tax was held, which was originally an understanding questionnaire of 33.53%, which rose to 57.6%, while the compliance questionnaire after this outreach increased to 56.46%, from 12.66%.ABSTRAKPajak bumi dan bangunan merupakan salah satu pendapatan yang ada dalam suatu negara dan harus di taati oleh seluruh masyarakat. Meningkatnya suatu pendapatan negara atau pendapatan desa tergantung dari bagaimana kelancaran masyarakat di Desa Panji Lor Kecamatan Panji Kabupaten Situbondo membayar pajak bumi dan bangunan. Wajib pajak bumi dan bangunan diatur dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1994 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1985. Tujuan diadakannya penyuluhan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat agar taat membayar pajak bumi dan bangunan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah penyuluhan tentang wajib pajak bumi dan bangunan yang melibatkan perangkat Desa Panji Lor dan masyarakat setempat. Penyuluhan kesadaran hukum tentang wajib pajak bumi dan bangunan ini memberikan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang wajib pajak bumi dan bangunan dan persentasenya lebih meningkat dari sebelum diadakan penyuluhan. Adapun pemahaman yang dimiliki oleh masyarakat Desa Panji Lor sebelum diadakannya penyuluhan ialah sebesar 33.53% dari keseluruhan masyarakat desa Panji Lor, sedangkan angka kesadaran masyarakat desa Panji Lor sendiri mencapai 12.66%. Angka pemahaman dan ketaatan wajib pajak Bumi dan Bangunan ini kemudian meningkat setelah diadakannya penyuluhan sadar hukum tentang pajak Bumi dan Bangunan, yang semula angket pemahaman sebesar 33.53% naik menjadi 57.6% sementara angket ketaatan setelah diadakannya penyuluhan ini meningkat menjadi 56.46%, dari 12.66%.
KEKERASAN VERBAL SUAMI TERHADAP ISTRI PADA KELUARGA PRA SEJAHTERA PERSPEKTIF PIDANA Sutriyono, Sutriyono; Nur Mu'minah
SAMAWA Vol 5 No 1 (2025): Januari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Darul Falah Bondowoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53948/samawa.v5i1.175

Abstract

This research aims to analyze Verbal Violence of Husband Against Wife inPre-Prosperous Family from Criminal Perspective, where individuals orfamilies have not been able to meet the basic needs of life properly. Using aqualitative method with a literature study, data was collected from varioussources, including scientific journals and relevant laws and regulations. Theresults show that verbal violence, although often considered trivial, has asignificant psychological impact on victims, including trauma and mentalhealth disorders. This verbal violence is a serious violation of human rightsand is regulated in Law No. 23/2004 on the Elimination of DomesticViolence. This research emphasizes the importance of understanding thefactors that cause verbal violence, such as economic conditions, socialnorms, and psychological factors, to formulate more effective preventionstrategies in addressing the issue of domestic violence.Keyword:Verbal Abuse, Husband And Wife, Pre-Prosperity,Crime
Penyuluhan Dan Pembuatan Legal Drafting Akad Mudharabah Peternakan Sapi Di Desa Battal Panji Situbondo Sutriyono, Sutriyono; Saifullah, Saifullah
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 1 (2024): Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v8i1.4207

Abstract

Dalam konteks hukum perdata Indonesia, akad mudharabah merupakan salah satu bentuk perjanjian kerjasama dalam dunia bisnis yang banyak digunakan, terutama dalam sektor usaha yang melibatkan investasi dan pembagian hasil. Seringkali terjadi sengketa antara para pihak (yang melakukan akad mudharabah ketika salah satu melakukan perkara yang tidak sesuai dengan perjanjian awal (wanperstasi) biasanya masalah tempo waktu, sulitnya untuk penyelesaian perkara ini tidak ada bukti dan saksi yang kuat untuk dasar hukum. Desa Battal, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, merupakan wilayah yang memiliki potensi dalam sektor perkebunan dan pertanian. Perkebunan dan pertanian di daerah ini mencakup berbagai komoditas, seperti mangga, tebu, jagung dan padi yang memerlukan pembiayaan dan pengelolaan yang cermat. Dalam konteks ini, strategi berarti merencanakan langkah-langkah secara teratur dan menyeluruh untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Ini mencakup berpikir jauh ke depan, membuat rencana yang jelas, dan menjalankannya secara sistematis selama periode waktu yang ditentukan. Penyuluhan mengenai pembuatan legal drafting akad Mudharabah menunjukkan hasil yang sangat positif. Keberhasilan program penyuluhan dipengaruhi oleh beberapa faktor pendukung seperti kualitas materi, pemateri, metode pengajaran interaktif, alat bantu visual, dan motivasi peserta yang meningkat. Mengatasi kendala-kendala ini penting untuk meningkatkan efektivitas penyuluhan di masa depan dan memastikan penerapan pengetahuan yang lebih baik dalam praktik.
Peningkatan Kesejahteraan Keluarga Melalui Program Kelompok Wanita Tani (Participatory Action Research: Peningkatan Sikap dan Pengetahuan) di Kelurahan Banmati Sutriyono, Sutriyono; Husin, Ahmad; Huda, Elida Zia'ul
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, Bisnis Digital, Ekonomi Kreatif, Entrepreneur (JEBDEKER) Vol. 5 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56456/rs00cz02

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program Kelompok Wanita Tani (KWT) dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga di Kelurahan Banmati. Metode penelitian yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui pelatihan, penyuluhan, dan diskusi kelompok terfokus (FGD) yang melibatkan anggota KWT. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan observasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada sikap dan pengetahuan anggota KWT setelah mengikuti program. Sebelum intervensi, sebagian besar anggota berada pada kategori rendah dalam hal pengetahuan dan sikap terhadap pemanfaatan lahan pekarangan serta pengelolaan usaha tani keluarga. Setelah pelaksanaan program, terjadi perubahan positif pada kemampuan anggota dalam mengelola usaha tani, kepercayaan diri, dan partisipasi aktif dalam kelompok. Hasil peningkatan juga ditunjukkan dari hasil penghitungan kuesioner yang disebarkan. Adanya peningkatan sikap dan pengetahuan dari sebelum adanya kegiatan diskusi kelompok (FGD) hingga setelah diadakannya kegiatan diskusi kelompok. Didapatkan nilai rata-rata parameter sikap yang mana masuk dalam klasifikasi rendah, kemudian hasil nilai rata-rata parameter pengetahuan yang mana juga masuk dalam klasifikasi rendah. Selanjutnya nilai rata-rata parameter sikap masuk dalam klasifikasi tinggi. Selanjutnya, hasil nilai rata-rata parameter pengetahuan menunjukkan klasifikasi tinggi. Selain dari data diatas, program ini memperkuat solidaritas dan motivasi anggota untuk terus berinovasi demi meningkatkan kesejahteraan keluarga. Namun, penelitian ini memiliki keterbatasan pada cakupan wilayah dan jumlah responden yang terbatas. Disarankan agar program pemberdayaan KWT diperluas ke wilayah lain dengan pendampingan berkelanjutan dan penguatan akses pasar. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan program serupa dalam upaya peningkatan kesejahteraan keluarga petani.