p-Index From 2021 - 2026
13.701
P-Index
This Author published in this journals
All Journal IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature BASIS (BAHASA DAN SASTRA INGGRIS) Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Jurnal Basataka (JBT) Jurnal Pendidikan dan Konseling IJECA (International Journal of Education and Curriculum Application) Jurnal Abdidas Budapest International Research and Critics in Linguistics and Education Journal (Birle Journal) JURNAL PENDIDIKAN SAINS SOSIAL DAN AGAMA JURNAL RECTUM: Tinjauan Yuridis Penanganan Tindak Pidana SENADA : Semangat Nasional Dalam MengabdI INTELEKTIVA International Journal of Multidisciplinary: Applied Business and Education Research Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) International Journal of Humanities Education and Social Sciences Journal Of Human And Education (JAHE) INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Pedagogika: Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan Indonesian Research Journal on Education Innovative: Journal Of Social Science Research Sintaks: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia JBSI: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Prawara: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Teknik Mesin UDA SENADA : Semangat Nasional Dalam Mengabdi Jurnal Pengabdian Bukit Pengharapan Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Kanigara Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Young Journal of Social Sciences and Humanities
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Feminisme Dalam Novel “Penyalin Cahaya” Karya Lucia Priandarini Siregar, Esra Novelina; Tambunan, Marlina Agkris; Siregar, Junifer; Sirait, Jumaria; Saragih, Vita Riahni
Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/pssa.v10i2.2002

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Analisis Feminisme Dalam Novel “Penyalin Cahaya” Karya Lucia PriandarinI. Penelitian tentang penerapan feminisme kekuasaan dalam novel “Penyalin Cahaya” karya Lucia Priandarini menggunakan jenis penelitian yaitu, metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik baca, teknik simak, dan teknik catat. Analisis terdiri dari tiga alur kegiatan yang terjadi secara bersamaan yaitu: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan/verifikasi. Novel “Penyalin Cahaya” karya Lucia Priandarini ini secara keseluruhan mencerminkan semangat feminisme kekuasaan, di mana tokoh perempuan tidak hanya menjadi korban, tetapi juga agen perubahan yang berdaya dalam melawan ketimpangan sosial dan relasi kuasa yang menindas. Berdasarkan hasil pembahasan yang telah dipaparkan tersebut, peneliti menarik simpulan bahwa pada novel “Penyalin Cahaya” karya Lucia Priandarini ditemukan 150 data yang merupakan prinsip utama feminisme kekuasaan Naomi Wolf . Prinsip feminisme kekuasaan Naomi Wolf tersebut diantaranya terdapat 13 data yang merupakan kesetaraan gender , 38 data hak menentukan nasib, 51 data penghargaan terhadap perempuan, 39 data menentang streotip gender dan 9 data kebebasan individu.
Analisis Semiotika Sijagaron Adat Saur Matua Dalam Budaya Batak Toba Sianipar, Ribka; Siregar, Junifer; Saragih, Vita Riahni; Tambunan, Marlina Agkris; Silitonga, Immanuel Doclas Belmondo
Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/pssa.v10i2.2022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Analisis Semiotika Sijagaron Adat Saur Matua Dalam Budaya Batak Toba. Penelitian Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Lokasi penelitian ini dilakukan di Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun. Sebagai tempat penelitian karena di daerah tersebut masih melakukan tradisi sijagaron dalam adat saur matua.Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan tentang kajian semiotika sijagaron adat saur matua dalam budaya Batak Toba, maka peneliti menyimpulkan sebagai berikut:Melalui pendekatan analisis semiotika terhadap sijagaron dalam upacara adat saur matua pada masyarakat Batak Toba, dapat disimpulkan bahwa sijagaron memiliki makna simbolik yang sangat kuat dalam struktur sosial dan spiritual masyarakat Batak Toba. Setiap unsur dalam sijagaron baik itu bentuk, susunan, warna, maupun cara penyajiannya mengandung pesan budaya yang diwariskan secara turun-temurun. Perspektif semiotika, sijagaron tidak hanya berfungsi sebagai sajian makanan, tetapi juga sebagai tanda yang merepresentasikan status sosial orang yang meninggal, hubungan kekerabatan, serta penghormatan kepada leluhur dan Tuhan Yang Maha Esa. Tradisi sijagaron memperlihatkan bagaimana masyarakat Batak Toba menjaga identitas budaya mereka melalui simbol-simbol dalam ritual adat, meskipun mengalami tantangan modernisasi dan globalisasi. Penggunaan teori semiotika menurut Charles Sanders Peirce pada upacara sijagaron saur matua dalam budaya Batak Toba mengandung makna mendalam yang dapat dianalisis melalui ikon tampak pada pakaian adat dan posisi duduk yang mencerminkan struktur sosial, indeks terlihat dari tangisan dan pemberian ulos sebagai tanda kasih, sementara simbol dalam istilah ialah ucapan, dan ritual adat yang dimaknai secara budaya. Upacara ini bukan sekadar seremoni, melainkan cerminan nilai dan identitas Batak
Analisis Kesalahan Berbahasa Pada Karya Ilmiah Siswa Kelas Xi Nadeak, Yosepin Imawati; Tambunan, Marlina Agkris; Saragih, Vita Riahni; Siregar, Junifer; Silitonga, Immanuel D.B.
Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/pssa.v10i2.2023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Analisis Kesalahan Berbahasa Pada Karya Ilmiah Siswa Kelas XI Sma Negeri 4 Pematangsiantar. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa aspek kesalahan berbahasa pada karya ilmiah siswa kelas XI SMA Negeri 4 Pematangsiantar, sebagai berikut. Kesalahan berbahasa tataran fonologi, kesalahan penulisan huruf sering teradi dalam menulis sebuah kata maupun kalimat, seperti penghilangan fonem yang terdiri dari 19 kesalahan yang mencakup jumlah terbanyak, penambahan fonem yang terdiri dari 4 kesalahan yang mencakup jumlah paling sedikit, dan perubahan fonem terdiri dari 15 kesalahan, maka jumlah kesalahan pada tataran fonologi yaitu 38 kesalahan penulisan huruf. Kesalahan berbahasa tataran morfologi adalah proses pembentukan kata dari sebuah bentuk dasar melalui pembubuhan afiks (dalam proses afiksasi) yang terdiri dari 26 kesalahan yang mecakup jumlah terbanyak, pengulangan kata (dalam proses reduplikasi) terdiri dari 3 kesalahan, maka umlah kesalahan pada tataran morfologi yaitu 29 kesalahan pembentukan kata. Kesalahan berbahasa tataran sintaksis, fungsi sintaksis yaitu yang terdiri dari kalimat tidak bersubek yang terdiri dari 7 kesalahan, kalimat tidak berpredikat terdiri dari 1 kesalahan, dan kalimat tidak berobek terdiri dari 8 kesalahan yang mencakup jumlah terbanyak, maka jumlah kesalahan pada tataran sintaksis yaitu 16 kesalahan susunan kalimat. Kesalahan berbahasa tataran semantik, kalimat yang maknanya menyimpang dari makna yang seharusnya, kesalahan karena pasangan yang terancukan yang terdiri dari 4 kesalahan dan kesalahan karena pilihan kata yang tidak tepat memiliki jumlah yang sama yaitu 4 kesalahan, maka jumlah pada tataran semantik yaitu 8 kesalahan. Penyebab kesalahan berbahasa pada karya ilmiah siswa kelas XI SMA Negeri 4 Pematangsiantar ada 4, yaitu: 1) interferensi dari bahasa asing atau bahasa daerah, 2) kebiasaan yang salah atau kebiasaan yang berkelanutan, 3) kurangnya pemahaman terhadap kaidah bahasa, 4) pengaruh bahasa lisan terhadap tulisan.
Pengaruh Model Pembelajaran Inside, Outside, Dan Circle Terhadap Hasil Belajar Menulis Teks Berita Kelas VIII Sitorus, Veronika Dewi; Sirait, Jumaria; Tambunan, Marlina Agkris; Siregar, Junifer; Saragih, Vita Riahni
Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/pssa.v10i2.2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran Inside, Outside, dan Circle terhadap Hasil Belajar Menulis Teks Berita Siswa Kelas VIII SMP Negeri 7 Pematangsiantar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan menggunakan one group pretest-posttest design. Lokasi penelitian ini akan dilaksanakan di SMP Negeri 7 Pematangsiantar yang beralamat di Jl. Sisingamangaraja, Sigulang-gulang, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Pematangsiantar tahun ajaran 2024/2025 yang berjumlah 250 siswa. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling. Berdasarkan data yang telah diperoleh dan pengujian hipotesis yang telah dilakukan oleh peneliti, maka diambil simpulan sebagai berikut: Berdasarkan skor hasil penilaian aspek keterampilan menulis teks berita sebelum penerapan model (Inside, Outsie dan Circle) dari yang tertinggi sampai yang terendah yaitu isi 37,4%, organisasi 31,17%, tata bahasa 18,37%, gaya bahasa 12,2%, ejaan bahasa Indonesia 10,62%. Dengan skor rata-rata keterampilan menulis teks berita sebelum menggunakan model IOC sebesar 47,7 yaitu 3 orang siswa memperoleh skor 65-79 (10,01%) dengan tingkat kemampuan sedang, dan 5 orang siswa memperoleh skor 55-64 (16,66%) dengan tingkat kemampuan rendah dan 22 orang siswa memperoleh skor 0-54 (73,33)% dengan tingkat kemampuan sangat rendah. Keterampilan menulis teks berita setelah menggunakan model IOC sebanyak 6 siswa memperoleh nilai 80-89 (20%) dengan tingkat kemampuan tinggi dan 24 siswa memperoleh nilai 65-79 (80%) dengan tingkat kemampuan sedang. Persentase hasil tertinggi hingga terendah setelah menggunakan model IOC adalah isi 22,23%, organisasi 15,63%, tata bahasa 16,02%, gaya bahasa 18,93%, ejaan dan bahasa Indonesia 4,03%. Dari analisis yang telah dilakukan dan telah teruji secara statistik bahwa thitung lebih besar dari ttabel (4,71 > 1,69) sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model IOC terhadap kemampuan menulis teks berita siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Pematangsiantar.
Makna Mambosuri Sebagai Kearifan Lokal Budaya Batak Toba (Kajian Semiotika) Tampubolon, Novitasari; Siregar, Junifer; Tambunan, Marlina Agkris; Sirait, Jumaria; Silitonga, Immanuel Doclas Belmondo
Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/pssa.v9i2.2038

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Analisis Makna Mambosuri Sebagai Kearifan Lokal Budaya Batak Toba. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Lokasi penelitian ini dilakukan di Pematangsiantar-Simalungun. Sebagai tempat Penelitian karena di daerah tersebut masih melakukan tradisi mambosuri dalam acara adat kelahiran Berdasarkan analisis mendalam yang telah dilakukan melalui serangkaian penelitian dan pembahasan mengenai makna mambosuri sebagai representasi kearifan lokal dalam kebudayaan Batak Toba, yang ditinjau melalui lensa kajian semiotika, maka peneliti menarik kesimpulan sebagai berikut: Mambosuri, sebuah tradisi yang kaya makna dalam siklus kehidupan masyarakat Batak Toba, khususnya menandai tujuh bulan kehamilan anak pertama, terungkap melalui kajian semiotika bukan sekadar sebagai ritual seremonial belaka. Lebih dari itu, tradisi ini menjelma menjadi sebuah sistem komunikasi simbolik yang terjalin erat dengan nilai-nilai luhur dan harapan mendalam bagi keluarga yang menanti kehadiran sang buah hati. Mambosuri, sebuah tradisi tujuh bulanan kehamilan dalam budaya Batak Toba, lebih dari sekadar ritual menyambut anak pertama. Penelitian mengungkapkan bahwa tradisi ini merupakan sistem komunikasi simbolik yang kaya akan harapan dan nilai-nilai luhur. Melalui upa-upa dan elemen ritualnya, mambosuri merefleksikan doa mendalam untuk kesehatan ibu dan bayi, kelancaran persalinan, keberlanjutan keturunan, serta kesejahteraan keluarga. Evolusi dari "mangirdak" menjadi "mambosuri" menunjukkan adaptasi tradisi terhadap zaman tanpa kehilangan esensi dukungan kekeluargaan dan harapan yang disampaikan melalui simbol-simbol. Mambosuri menjadi representasi visual dan ritual dari nilai-nilai inti masyarakat Batak Toba, mempererat ikatan sosial, dan memberikan landasan spiritual bagi generasi penerus. Di dalamnya terkandung nilai-nilai pendidikan seperti pentingnya kekeluargaan, solidaritas, optimisme, perhatian terhadap kesehatan, pelestarian budaya, kemampuan beradaptasi, dan pemahaman komunikasi simbolik. Setiap ikon, indeks, dan simbol dalam mambosuri menyampaikan doa dan ekspektasi akan kesehatan, rezeki, kesuburan, pertumbuhan, perlindungan spiritual, kebahagiaan, dan keberkahan.
Pemberdayaan Guru dalam Pembuatan Media Pembelajaran dengan Menggunakan Aplikasi Berbasis Smarthphone Sebagai Wujud Era Digitalisasi di Bidang Pendidikan Sidabutar, Yanti Arasi; Tambunan, Marlina Agkris; Simanjuntak, Tarida Alvina; Manihuruk, Leonita Maria Efipanias; Sihombing, Sabar Dumayanti; Sibatuara, Arta; Simamora, Rosalia; Jenetri, Yustina; Hutagalung, Trinisa; Afani, Mia
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 4 (2024): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i4.1173

Abstract

Memasuki era revolusi industry 4.0 pendidikan merupakan salah satu bidang yang berimbas langsung dimana sistem atau teknik belajar konvensional mengalami revolusi ke arah digital berbasis elektronik dan internet (e-learning). Menghadapi tantangan besar di era inovasi disruptif saat ini, dimana inovasi berkembang sangat pesat, khususnya pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran yang mampu menciptakan pembelajaran secara kontiniu tanpa batas ruang dan waktu. Maka sejalan dengan tuntutan tersebut guru harus mampu meng-upgrade kompetensi diri. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode pendidikan, pelatihan dan pendampingan. Adapun tahapan metode yang digunakan adalah sebagai berikut: pendidikan tentang literasi digital baik sehingga mendapatkan hasil yang lebih baik; pelatihan penguatan literasi digital dengan tahapan: 1. Pelatihan pemahaman dan kecakapan serta pendampingan pada mitra 2. Proses penggunaan media teknologi berbasis digital, literasi terbagi atas tiga tahapan yaitu proses persiapan alat dan bahan, proses praktik penggunaan serta 3. Penguatan hingga perlu di perhatikan adalah tingkat kecakapan setiap guru. Subyek program PKM ini adalah guru-guru di SD 091537 Hutabayu, Kab. Simalungun. Kegiatan pengabdian ini diikuti oleh 5 dosen dari disiplin ilmu yaitu PGSD, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Bahasa Jerman, dan PKn dan 5 mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Hasil yang diperoleh dari sosialisasi ini adalah jelas sangat bermanfaat. Mayoritas peserta sosialisasi 95% menyatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat. Artinya, guru-guru sudah menyadari media berbasis aplikasi Pada Smartphone sangat membantu pelaksanaan pembelajaran bahasa. Sebanyak 5% menyatakan bahwa kegiatan sosialisasi ini bermanfaat. Kegiatan ini memberikan informasi yang baru bagi seluruh peserta bahwa media animasi bisa digunakan dalam membantu guru dalam mengajar.
Analisis Kesantunan Berbahasa dalam Proses Belajar Mengajar Siswa Kelas XII SMA 5 Simanungkalit, Yeni; Tambunan, Marlina Agkris; Silitonga, Immanuel Doclas Belmondo; Siregar, Junifer; Saragih, Vita Riahni
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1366

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Analisis Kesantunan Berbahasa Dalam Proses Belajar Mengajar Siswa Kelas XII SMA 5. Berdasarkan Hasil Penelitian Yang Telah Dilakukan Mengenai “Analisis Kesantunan Berbahasa Dalam Proses Belajar Mengajar Siswa Kelas XII Sma 5 Pematangsiantar” maka didapatkan kesimpulan sebagai berikut:Prinsip kesantunan berbahasa pada kegiatan belajar mengajar interaksi guru ke siswa pada kalimat tuturan deklaratif, menaati maksim kedermawaanan; kalimat tuturan interogatif, menaati maksim kebijaksanaan, menaati dan melanggar maksim kedermawanan dan menaati maksim penghargaan; kalimat tuturan imperatif, menaati maksim kebijaksanaan; kalimat tuturan ekslamatif menaati maksim penghargaan dan melanggar maksim kedermawanan. Bentuk prinsip kesantunan berbahasa pada kegiatan belajar mengajar interaksi guru ke siswa pada kalimat tuturan deklaratif, menaati maksim penghargaan, menaati dmaksim kerendahan hati, dan menaati maksim pemufakatan; kalimat tuturan interogatif, menaati maksim kedermawanan, menaati maksim penghargaan dan maksim kerendahan hati, dan menaati maksim pemufakatan. Kesantunan berbahasa dalam penelitian ini lebih sering menggunakan bentuk tuturan kalimat interogatif dan deklaratif karena dalam kegiatan belajar mengajar tuturan interogatif sering digunakan untuk menanyakan sesuatu hal terkait materi yang kurang jelas ataupun keingintahuan akan suatu hal, sedangkan tuturan deklaratif sering digunakan untuk menyampaikan suatu informasi atau pernyataan kepada mitra tutur (siswa) dan penutur (guru).
Implementation of the Glasser Model with the Help of Animation Media Based on Local Wisdom to Improve the Writing Skills of Uhnp Indonesian Language Education Program Students Marlina Agkris Tambunan; Jumaria Sirait; Immanuel Silitonga
IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Vol. 12 No. 2 (2024): IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Lite
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/ideas.v12i2.5353

Abstract

This research was prepared with the aim of improving the writing skills of students in the Indonesian Language Education Study Program, UHNP using the Glasser model with the help of animation media based on local wisdom. This type of research is Classroom Action Research (PTK), where the teacher is the implementer of the learning while the researcher is the observer. This research design uses the Kemmis and Mc model. Taggart. This research was carried out in the even semester of the 2023/2024 academic year, namely in March. The subjects of this research were students from the Indonesian language education study program, consisting of 20 students. The object of research is students' writing skills. Data collection techniques use tests and observation. Data were analyzed descriptively and presented in table form. The results of the research showed that there was an increase in students' writing skills, the average writing skills score in the first cycle of the first meeting was 65.45 and the second meeting was 68.05. In cycle II the average value of speaking skills for the first meeting was 70.65 and for the second meeting was 89.5. This means that improving learning outcomes by using the glasser model with the help of animation media based on local wisdom can improve the skills of students in the Indonesian Language Education Study Program.
Picture and Picture Learning Model in Improving Speaking Skills Elementary School Students Tambunan, Marlina Agkris; Sidabutar, Yanti Arasi; Panigrahi, Rashmi Ranjan; Simanjuntak, Tarida Alvina; Saadoon, Abather
IJECA (International Journal of Education and Curriculum Application) Vol 5, No 2 (2022): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/ijeca.v5i2.10241

Abstract

This study was structured with the aim of improving the speaking skills of fourth grade students of elementary school by using the picture and picture learning model. This type of research is Classroom Action Research (CAR), where the teacher is the implementer of learning while the researcher is the observer. The design of this study uses the Kemmis and Mc. Taggart. The subjects of this study were fourth grade students of elementary school which consisted of 20 students. The object of research is students' speaking skills. Data collection techniques using tests and observations. Data were analyzed descriptively and presented in tabular form. The results showed an increase in students' speaking skills, the average value of speaking skills in the first cycle of the first meeting was 64.95 and the second meeting was 68.3. In the second cycle, the average value of speaking skills for the first meeting was 72.35 and the second meeting was 76.9. This means that learning in cycle II has met the indicators of success, so it can be concluded that improving speaking skills using the picture and picture learning model can improve the speaking skills of fourth grade elementary school students.
Prototipe Kurikulum PBI dan IKMBKM Sesuai Permendikbudristek No.53 Tahun 2023: PBI and IKMBKM Curriculum Prototype According to Permendikbudristek No. 53 of 2023 Sirait, Jumaria; Tambunan, Marlina Agkris; Sianturi, Canni Loren; Siahaan, Mungkap Mangapul; Purba, Johannes Riscy
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 4 No. 02 (2024): Artikel Riset Edisi Agustus 2024
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v4i02.4594

Abstract

This research is based on the paradigm of curriculum application or implementation, so the research data analysis technique uses the ADDIE method, namely Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation to answer the research problem questions: (a) How is the current prototype of the PBI study program curriculum?; (b) How is the prototype of the PBI study program curriculum according to Permendikbudristek No. 53 of 2023? Thus, the purpose of the study is to determine the current PBI curriculum prototype and the PBI curriculum prototype according to Permendikbudristek No. 53 of 2023. The research was carried out in the odd semester of the 2023/2024 academic year. The research results obtained were in the form of a prototype of the PBI study program curriculum development FKIP-UHKBPNP according to Permendikbudristek RI No. 53 of 2023. Furthermore, the agile development method and prototype of the results of the curriculum development were used to be implemented in the PBI study program FKIP-UHKBPNP. The definition of development in this study is a scientific way to obtain data based on initial data, so that it can be used to produce, develop, and validate products. Product validation is also confirmed to users which is carried out through FGD, zoom, or direct meetings. The state of the arts of the research is a documentation study of the current PBI curriculum prototype and curriculum development to produce a PBI curriculum prototype according to Permendikbudristek RI No. 53 of 2023. Thus, the novelty or newness as a research finding is the PBI curriculum prototype according to Permendikbudristek RI No. 53 of 2023 which will be implemented in the PBI study program FKIP-UHKBPNP.
Co-Authors Afani, Mia Antonius Alexander Sidauruk Aulia Monica Tambunan Ayu Ramadhani Berliana Sihombing Br. Purba, Mega Indah Deborw Butar-Butar, Putri Herawati Butarbuta, Devi Olivia Canni Loren Sianturi Dabukke, Tri Arti Esianna Defi Oftafiya Saragih Devi Nurina Purba Tanjung Diana Naibaho Dyan Wulan Sari Hs Elfia Fitrika Damanik Eva Pasaribu Eva Pasaribu Gerardus Rizki Lumbangaol Gita Suryani Gultom, Shanta Yesika Gultom, Sopanro Harry Cristofel Simanjuntak Hasugian, Olvyanti Ulina Hutagalung, Trinisa Hutagaol, Febriana Hutajulu, Elisa Ellen Hotmarina Ida Ayu Putu Sri Widnyani Immanuel Doclas Belmondo Silitonga Immanuel Doclas Belmondo Silitonga Immanuel Doclas Belmondo Silitonga Immanuel Doclas Belmondo Silitonga Immanuel Doclas Belmondo Silitonga Immanuel Silitonga Isabel Selmiola Sabrina Jenetri, Yustina Johannes Riscy Purba Jonathan Halomoan Sinaga Jovanka Happy Christine Saragih Jumaria Sirait Jumaria Sirait Jumaria Sirait Jumaria Sirait Jumaria Sirait Jumaria Sirait Junifer Siregar Junifer Siregar Junifer Siregar Katrin Sihaloho Krisna T.F. Sitanggang Leonita Maria Efipanias Manihuruk Limbong, San Laura Lubis , Desy Silvia Lyly C. Aprianty Hutauruk Malau, Ruth Novelita Manurung, Rafency Marbun, Yanty Maria Rosmauli Marlina Sinaga Martua Reynhat Sitanggang Gusar Meliana Br Gultom Meliati Tambunan Melsi Tiolina Sinaga Melva Dolok Saribu Monalisa Frince S Monalisa Frince S Mungkap Mangapul Siahaan Nadeak, Yosepin Imawati Nanda Ayu Safira Nanda Ayu Safira Napitupulu, Rio Parsaoran Nasif Maruli Sinaga Nasution, Wina Natalina Purba Natasia Mentari Simanjuntak Nova Natalia Sidabutar Novra Melisa P. Hutabarat Ovi Maria Simanjuntak Pakpahan, Reny Rianti Panigrahi, Rashmi Ranjan Panjaitan, Ruthanggam Sahanaya Partohap S. R Sihombing, Partohap S. R Pasaribu, Eva Permatasari, Lerista Pesta Siregar Purba, Ckrisna Ajai Purba, Johanes Riscy Purba, Johannes Riscy Purba, Lili Lia Selawani PURBA, LYDIA Purba, Yoel Rahayu, Widya Mistika Ramadhani, Ayu Risma Dame Silitonga Rizki Rizki Ronald Hasibuan Rospida Marianti Purba Rut Indah Paulima Malau Saadoon, Abather Sabar Dumayanti Sihombing Samosir, Tiara San Laura Limbong Saragih, Ester Angelita Saragih, Jesika Mutiara Saragih, Jovanka Happy Christine Saragih, Sonya Putri Four Saragih, Vita Riahni Shesilia Regina Manik Siahaan, Angelica Magira Sianipar, Ribka Sianturi, Monalisa Frince Sibatuara, Arta Siburian, Sofiah Leorensa Sidabutar, Yanti Arasi Sihaloho, Katrin Sihombing, Berliana Silitonga, Immanuel B.D Silitonga, Immanuel D B. Silitonga, Immanuel D.B Silitonga, Immanuel D.B. Silitonga, Immanuel Doclas Belmondo Silitonga, Risma Dame Simamora, Rosalia Simanjuntak, Chuyn Evelina Simanjuntak, Ovi Maria Simanjuntak, Sri Maya Simanjuntak, Tarida Simanungkalit, Yeni SIMAREMARE, JUNI AGUS Sinaga, Devira Ekklesia Sinaga, Fininta Sasronida Sinaga, Melsi Tiolina Sinaga, Nasif Maruli Sinaga, Siska Oktafia Siraait, Jumaria Sirait, Jumaria Siregar , Junifer Siregar, Esra Novelina Siregar, Pesta Siregar, Risro Sitanggang, Marco Christian Sitinjak, Yusnita Sitio, Hetdy Sitohang, Roulina Sitorus, Maria Dornauli Sitorus, Veronika Dewi Srinatalia Silaen Stefani Rahel Angel Yolanda Sukardo Sitohang Suryani, Gita Tambunan, Janwar Tambunan, Lois Tambunan, Meliati Tampubolon, Novitasari Tampubolon, Tasya Tarida Alvina Simanjuntak Tasya Tampubolon Thantri, Joice Diva Thesalonika, Emelda Tia Artika Muliani Manurung Tri Arti Esianna Dabukke Via Renita Lubis Vita Riahni Saragih Vita Riahni Saragih Vita Riahni Saragih Vita Riahni Saragih Yanti Arasi Sidabutar Yanti Arasi Sidabutar Yoel Purba Yoel Purba YUNI ANAXTASYA MANIK