Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KETERAMPILAN BERBICARA PADAPROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA MELALUI DOKUMENTASI VIDEO PEMBELAJARAN MARHATA KELAS X Siregar, Risro; Siregar, Junifer; Sirait, Jumaria; Silitonga, Immanuel D.B; Tambunan, Marlina Agkris
JURNAL RECTUM: Tinjauan Yuridis Penanganan Tindak Pidana Vol 4 No 2 (2024): EDISI 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/jurnalrectum.v4i2.5227

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Analisis Keterampilan Berbicara Melalui Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Pada Kelas X Sma Negeri 1 Onanrunggu. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan mengenai proyek penguatan profil pelajar pancasila melalui kegiatan marhata pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Onanrunggu, dapat ditarik kesimpulan bahwa proyek penguatan profil pelajar pancasila melalui kegiatan marhata telah berhasil meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas X SMA Negeri 1 Onanrunggu. Mayoritas peserta menunjukkan kemampuan yang sangat baik dalam aspek-aspek berikut: (1) Keterampilan melafalkan fonem; (2) Pilihan kata yang sopan dan sesuai konteks; (3) Pengaturan intonasi dan jeda; (4) Pengaturan volume suara; (5) Kepercayaan diri. Beberapa siswa masih mengalami sedikit hambatan dalam kelancaran berbicara dan ketelitian pengucapan kata-kata tertentu. Keberhasilan proyek ini tidak hanya terlihat dari peningkatan keterampilan berbicara, tetapi juga dari dampak positifnya terhadap aspek sosial dan budaya siswa. Melalui kegiatan marhata, siswa belajar untuk berkomunikasi dengan lebih efektif dan sopan, sesuai dengan norma-norma sosial dan budaya setempat. Kegiatan marhata berhasil mengintegrasikan kearifan lokal ke dalam pembelajaran, sekaligus memperkuat identitas budaya dan nilai-nilai pancasila. Kegiatan marhata mendukung elemen-elemen profil pelajar pancasila, termasuk: (1) Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia; (2) Bergotong royong; (3) Berkebhinekaan global; (4) Kreatif dan (5) Bernalar kritis. Integrasi ini menunjukkan bahwa pendidikan berbasis kearifan lokal dapat menjadi sarana yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai pancasila dan membentuk karakter siswa.
ANALISIS SEMIOTIKA PADA BUDAYA PATRIARKI DALAM FIM “NGERI-NGERI SEDAP” KARYA BENE DION TAHUN 2022 (SEMIOTIKA CHANDERS SANDERS PIERCE ) Hutagaol, Febriana; Sirait, Jumaria; Siregar, Junifer; Tambunan, Marlina Agkris; Silitonga, Immanuel D B.
JURNAL RECTUM: Tinjauan Yuridis Penanganan Tindak Pidana Vol 4 No 2 (2024): EDISI 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/jurnalrectum.v4i2.5168

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Analisis Semiotika Pada Budayapatriarki Dalam Fim “Ngeri-Ngeri Sedap” Karya Bene Dion Tahun 2022 (Semiotika Chanders Sanders Pierce ). Dalam peneitian ini peneiti menggunakan peneitian kualitatif. Dalam peneitian ini subjek peneitian nya adalah scene-scene pada film “Ngeri-Ngeri Sedap” yang mencangkup tentang budaya patriarki. Sedangkan objek dalam peneitian ini adalah film “Ngeri-Ngeri Sedap” yang berdurasi kurang lebih 114 menit yang tayang perdana pada 2 Juni 2022.Peneitian ini menemukan berbagai bentuk representasi patriarki dalam film Ngeri-Ngeri Sedap. Bentuk patriarki subordinasi terlihat di adegan Gambar 1 dan Gambar 2, di mana patriarki ditampilkan mealui tindakan Pak Domu terhadap Mak Domu. Terdapat tanda-tanda yang menggambarkan unsur patriarki yang dilakukan oleh tokoh ayah terhadap istri dan anak-anaknya dalam film Ngeri-Ngeri Sedap. Analisis film ini menggunakan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce yang mencakup tiga eemen utama: tanda, objek, dan interpretant. Representasi patriarki ini disampaikan mealui unsur verbal dan non-verbal seperti tindakan, dialog, penampilan, dan lainnya. Unsur-unsur tersebut tercermin dalam tanda dan objek yang menggambarkan dominasi patriarki Pak Domu, seperti dalam komunikasi dan ekspresi wajahnya. Ada setidaknya 9 adegan yang mewakili dua bentuk patriarki, yaitu subordinasi dan marginalisasi. Analisis ini menunjukkan bahwa mealui semiotika Charles Sanders Peirce, tanda-tanda dalam karya film dapat memiliki makna yang mendalam dan dapat dianalisis untuk menemukan bentuk patriarki dalam film Ngeri-Ngeri Sedap
ANALISIS MAKNA LEKSIKAL DAN MAKNA GRAMATIKAL SERTA PESAN MORAL PADA LAGU “MARGOGO IJUR BARI” CIPTAAN SERLI NAPITU Siburian, Sofiah Leorensa; Siregar, Junifer; Silitonga, Immanuel D.B; Sirait, Jumaria; Saragih, Vita Riahni; Tambunan, Marlina Agkris
JURNAL RECTUM: Tinjauan Yuridis Penanganan Tindak Pidana Vol 4 No 2 (2024): EDISI 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/jurnalrectum.v4i2.5262

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Analisis Makna Leksikal Dan Makna Gramatikal Serta Pesan Moral Pada Lagu “Margogo Ijur Bari” Ciptaan Serli Napitu. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan maka terdapat makna leksikal dan makna gramatikal serta pesan moral dalam lirik lagu “Margogo Ijur Bari” ciptaan Serli Napitu. Makna leksikal yang terdapat dalam lirik lagu “Margogo Ijur Bari” adalah repetisi dan sinonimi. Bentuk yang paling dominan adalah repetisi, umumnya repetisi yang ditemukan dalam lirik lagu “Margogo Ijur Bari” ini tidak berubah arti atau pemaknaannya tetap sama, sehingga pesan yang ingin disampaikan pengarang lebih mudah dipahami. Penggunaan kata berulang menegaskan rasa syukur dan penghormatan yang mendalam kepada orang tua. Selanjutnya, bentuk sinonimi yang terdapat dalam lirik lagu tersebut ada dua data. Penggunaan kata-kata yang memiliki makna serupa memperkaya ekspresi perasaan. Makna gramatikal yang terdapat dalam lirik lagu “Margogo Ijur Bari” ciptaan Serli Napitu adalah pengacuan/referensi dan perangkaian/konjungsi. Bentuk yang paling banyak digunakan adalah bentuk pengacuan/referensi. Pesan moral yang terdapat dalam lirik lagu “Margogo Ijur Bari” ciptaan Serli Napitu adalah pesan moral religius, pesan moral individu dan pesan moral sosial. Jenis pesan moral yang paling dominan adalah pesan moral sosial. Lagu ini juga mengandung pesan sosial yang penting tentang nilai-nilai keluarga, pengorbanan, dan kasih sayang. Pesan moral individu yang terdapat dalam lagu tersebut ada pada data (1) yang menjelaskan perasaan pribadi seorang anak terhadap orang tuanya, mengungkapkan rasa cinta, hormat, dan terima kasih yang mendalam. Selanjutnya, pesan moral religius yang ada dalam lirik lagu ini terdapat pada data s(16) dan (18) mengandung unsur religius yang kuat, tercermin dalam ungkapan syukur dan doa kepada Tuhan
ANALISIS NILAI-NILAI SOSIAL DAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER PADA NOVEL “DUA BELAS PASANG MATA (TWENTY-FOUR EYES)” KARYA SAKAE TSUBOI Permatasari, Lerista; Tambunan, Marlina Agkris; Siregar, Junifer; Sirait, Jumaria; Silitonga, Immanuel B.D
JURNAL RECTUM: Tinjauan Yuridis Penanganan Tindak Pidana Vol 4 No 2 (2024): EDISI 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/jurnalrectum.v4i2.5239

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Analisis Nilai-Nilai Sosial Dan Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Pada Novel “Dua Belas Pasang Mata (Twenty-Four Eyes)” Karya Sakae Tsuboi. Novel “Dua Belas Pasang Mata (Twenty-Four Eyes) karya Sakae Tsuboi” terdapat nilai-nilai sosial yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks pendidikan. Nilai-nilai sosial yang menonjol dalam novel ini meliputi: Nilai material, Nilai vital, Nilai kerohanian/Spiritual seperti Nilai moral, Nilai kebenaran ilmu pengetahuan. Pemahaman yang menyeluruh terhadap nilai-nilai ini akan membantu pembaca untuk menjalani kehidupan yang lebih seimbang dan bermakna. Penekanan pada nilai moral dalam novel ini mengajarkan pembaca tentang pentingnya bersikap jujur, adil, dan bertanggung jawab. Selain itu, novel ini juga menyoroti pentingnya mencari kebenaran melalui ilmu pengetahuan, yang mendorong pembaca untuk berpikir kritis dan rasional. Nilai-nilai pendidikan karakter yang tergambar dalam novel “Dua Belas Pasang Mata (Twenty-Four Eyes) karya Sakae Tsuboi mencakup: Kerja keras, Kreatif, Rasa ingin tahu, Menghargai prestasi, Bersahabat atau komunikatif, Peduli sosial dan Tanggung jawab. Murid-murid di desa nelayan harus bekerja keras membantu orang tua mereka selain belajar.. Dalam kondisi yang terbatas, murid-murid dan guru Oishi seringkali harus berpikir kreatif untuk mengatasi masalah. Keingintahuan anak-anak terhadap dunia sekitar mendorong mereka untuk bertanya dan belajar hal-hal baru. Novel ini menunjukkan bagaimana guru Oishi memberikan penghargaan kepada murid-muridnya yang berprestasi, baik dalam akademik maupun non-akademik
PENGARUH MEDIA MOTION GRAPHIC TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS TEKS PERSUASIF SISWA KELAS VIII Gultom, Shanta Yesika; Tambunan, Marlina Agkris; Saragih, Vita Riahni; Siregar, Junifer; Silitonga, Immanuel B.D
JURNAL RECTUM: Tinjauan Yuridis Penanganan Tindak Pidana Vol 4 No 2 (2024): EDISI 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Media Motion Graphic Terhadap Keterampilan Menulis Teks Persuasif Siswa Kelas Viii Smp Negeri 10 Pematangsiantar. Berdasarkan data yang telah diperoleh serta pengujian hipotesis yang telah dilakukan, maka diambil kesimpulan sebagai berikut: Dari hasil penelitian yang dilakukan diperoleh data bahwa terjadi peningkatan keterampilan menulis teks perusasif siswa setelah diberikan treatment/perlakuan berupa penerapan media pembelajaran motion graphic. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan nilai rata-rata siswa dari pre-test ke post-test. Dari hasil penelitian yang dilakukan peneliti memperoleh nilai dari setiap aspek penilaian yang telah dibuat peneliti sebelumnya yaitu struktur teks persuasif, kepercayaan pendengar/pembaca, data dan fakta, kata bujukan, kesesuaian isi teks persuasif, ejaan dan tata tulis. Pada pre-test terdapat persentase nilai struktur teks persuasif 17,5%, kepercayaan pendengar/pembaca 15,8%, data dan fakta 16,4%, kata bujukan 17,5%, kesesuaian isi teks paragraf 16,4%, ejaan dan tata tulis 16,4%. Pada post-test struktur teks persuasif 17,14%, kepercayaan pendengar/pembaca 17,14%, data dan fakta 17,9%, kata bujukan 15,34%, kesesuaian isi teks paragraf 16,24%, ejaan dan tata tulis 16,24%. Hasil tes awal (pre-test) keterampilan menulis teks persuasif siswa kelas VIII SMP Negeri 10 Pematangsiantar sebelum menggunakan media motion graphic peran kategori kurang. Dengan skor rata-rata 60,97. Hasil tes akhir (post-test) keterampilan menulis teks persuasif siswa kelas VIII SMP Negeri 10 Pematangsiantar sesudah menggunakan media motion graphic dalam kategori baik. Dengan skor rata-rata 73,63. Dari hasil analisis uji perbedaan mean pengaruh media motion graphic terhadap keterampilan menulis teks persuasif siswa kelas VIII SMP Negeri 10 Pematangsiantar terdapat perbedaan keterampilan menulis teks persuasif yang singnifikan pada tingkat kepercayaan 95% thitung = 8,33 > ttable = 1,699. Dengan demikian media motion graphic efektif dapat digunakan dalam pembelajar menulis teks persuasif
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN OUTDOOR LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS DESKRIPSI SISWA KELAS VII Butarbuta, Devi Olivia; Siregar, Junifer; Silitonga, Immanuel D.B; Sirait, Jumaria; Tambunan, Marlina Agkris
JURNAL RECTUM: Tinjauan Yuridis Penanganan Tindak Pidana Vol 4 No 2 (2024): EDISI 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/jurnalrectum.v4i2.5229

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat Pengaruh Model Pembelajaran Outdoor Learning Terhadap Kemampuan Menulis Teks Deskripsi Siswa Kelas Vii Smp Bina Guna Tanah Jawa. Berdasarkan dari hasil penelitian pengaruh model pembelajaran outdoor learning dalam meningkatkan keterampilan menulis teks deskripsi oleh siswa kelas 7 SMP Bina Guna tanah Jawa pada skripsi ini maka dapat ditarik kesimpulan : Keterampilan menulis teks deskripsi oleh siswa kelas VII SMP Bina Guna tanah Jawa tahun pelajaran 2024/2025 sebelum menggunakan model pembelajaran outdoor learning nilai rata-rata yaitu 53 yang termasuk dalam kategori kurang dan keterampilan menulis teks deskripsi oleh siswa kelas VII SMP Bina Guna Tanah Jawa tahun pelajaran 2024/2025 sesudah menggunakan model pembelajaran outdoor learning memperoleh nilai rata-rata yaitu 79,48 yang termasuk dalam kategori baik. Pada analisis jumlah skor nilai yang tertinggi sebelum dan sesudah menggunakan model pembelajaran outdoor learning (pre-test) yaitu pada rubrik penilaian keterangan isi karangan terdapat skor 87 dengan nilai rata-rata 2,81, keakuratan dan keluasan isi terdapat skor 96 dengan nilai rata-rata 3,1, organisasi penulisan terdapat skor 82 dengan nilai rata-rata 2,65, kebermaknaan keseluruhan tulisan terdapat skor 81 dengan nilai rata-rata 2,61, ketepatan diksi terdapat skor 68 dengan nilai rata-rata 2, 19, ketepatan kalimat terdapat skor 63 dengan nilai rata-rata 2,03, ejaan dan tata tulis terdapat kor 71 dengan nilai rata-rata 2,29, kelengkapan sumber rujukan terdapat skor 116 dengan nilai rata-rata 3,74. Terdapat pengaruh model pembelajaran outdoor learning dalam meningkatkan keterampilan menulis teks deskripsi oleh siswa kelas VII SMP Bina Guna Tanah Jawa, hal ini terbukti setelah dilakukan uji hipotesis pada derajat kebebasan N-1 = 30 dan taraf signifikasi α = 0,05, yang di mana thitung>ttabel yaitu 5, 33 > 1,69 maka disimpulkan bahwa hipotesis dapat diterima dan terbukti kebenarannya.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) TERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN TEKS DESKRIPSI OLEH SISWA KELAS VII Br. Purba, Mega Indah Deborw; Sirait, Jumaria; Silitonga, Immanuel B.D; Tambunan, Marlina Agkris; Saragih, Vita Riahni
JURNAL RECTUM: Tinjauan Yuridis Penanganan Tindak Pidana Vol 4 No 2 (2024): EDISI 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/jurnalrectum.v4i2.5247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading And Composition (Circ) Terhadap Keterampilan Membaca Pemahaman Teks Deskripsi Oleh Siswa Kelas Vii Smp Negeri 7 Pematangsiantar. Jenis penelitian yang akan dilakukan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen kuantitatif dengan menggunakan Designe Eksperimen One Group Pretest-postest. Berdasarkan hasil pengolahan data sehingga pengujian hipotesis, maka peneliti membuat kesimpulan sebagai berikut:Keterampilan siswa kelas VII SMP Negeri 7 Pematangsiantar dalam membaca pemahaman teks deskripsi sebelum penerapan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading And Composition (CIRC) masih dikategori kurang/rendah. Keterampilan siswa VII SMP Negeri 7 Pematangsiantar dalam membaca pemahaman teks deskripsi sesudah penerapan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading And Composition (CIRC) memiliki peningkatan, terlihat dari hasil pengolahan data dimana thitung = 5,34 > ttabel 1,696 sehingga dapat disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima. Terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan membaca pemahaman teks deskripsi sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading And Composition (CIRC)
ANALISIS SEMIOTIKA PADA LIRIK LAGU DAERAH SUKU BATAK TOBA Saragih, Jesika Mutiara; Tambunan, Marlina Agkris; Silitonga, Immanuel D.B; Siraait, Jumaria; Saragih, Vita Riahni
JURNAL RECTUM: Tinjauan Yuridis Penanganan Tindak Pidana Vol 4 No 2 (2024): EDISI 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/jurnalrectum.v4i2.5263

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Pembelajaran Habit Forming Pada Pembentukan Karakter Anak Usia 5-6 Tahun Di Tk Pkk Sikur Barat 01 Tahun Ajaran 2024/2025. Denotasi adalah tingkatan pertandaan yang menjelaskan hubungan antara penanda dan petanda, atau antara tanda dan rujukannya pada realitas yang menghasilkan makna eksplisit, langsung dan pasti. Denotasi juga merupakan makna sesungguhnya atau sebuah fenomena yang tampak dengan panca indera atau bisa juga disebut deskripsi dasar. Dalam hal ini dapat disimpulkan bahwa makna denotasi yang terdapat dalam 10 lagu daerah suku Batak Toba yang populer pada tahun 2024, memiliki makna yang mengungkapkan rasa emosional, cinta, kenangan, kesedihan, kekecewaan dan kejujuran. Konotasi adalah hubungan antara penanda dan petanda yang maknanya beroperasi pada makna yang tidak eksplisit, tidak langsung atau tersembunyi dan tidak pasti. konotasi adalah makna yang tersirat di dalam sebuah kata atau ungkapan yang melampaui makna literal atau denotatif, dan sering kali memiliki kaitan dengan perasaan, budaya, atau pengalaman pribadi. Pada makna konotasi, lagu Batak tersebut bisa menjadi merepresentasikan kerinduan akan kampung halaman, kerjasama dalam komunitas, atau bahkan perjuangan untuk mempertahankan budaya Batak di tengah modernisasi.Mitos merupakan sebuah sistem komunikasi yang menjadi sebuah pesan. Teori Semiotika Roland Barthes mengungkapkan bahwa mitos dalam pengertian khususnya merupakan pengembangan dari konotasi. Namun sebagai suatu sistem yang unik mitos dibangun oleh suatu rantai pemaknaan yang telah ada sebelumnya atau dengan kata lain. Lirik lagu daerah Batak Toba seringkali berfungsi sebagai media untuk memperkuat mitos budaya atau ideologi tertentu yang berkaitan dengan masyarakat Batak. Barthes menyebut mitos sebagai konstruksi sosial yang memperkuat ideologi dominan. Dalam lagu Batak Toba, simbol-simbol tertentu seperti keluarga, tanah kelahiran, dan adat dapat dianggap sebagai mitos yang menghubungkan masyarakat dengan identitas dan nilai tradisional yang diwariskan turun-temurun. Lagu-lagu ini membantu membentuk pemahaman kolektif mengenai apa yang berarti menjadi orang Batak.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING. TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS IKLAN PADA SISWA KELAS VIII Hasugian, Olvyanti Ulina; Tambunan, Marlina Agkris; Silitonga, Immanuel B.D; Siregar, Junifer; Saragih, Vita Riahni
JURNAL RECTUM: Tinjauan Yuridis Penanganan Tindak Pidana Vol 4 No 1 (2022): EDISI BULAN JANUARI 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/jurnalrectum.v4i2.5240

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Keterampilan Menulis Iklan Pada Siswa Kelas Viii Smp Swasta Cinta Rakyat 3 Pematangsiantar. Desain penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah desain pra-eksperimen yaitu desain desain 1 yaitu desain pra-test-pascatest dengan satu kelompok (one group pratest-posttest) karena desain 1 ini hanya melibatkan satu kelompok siswa dan seorang guru, desain ini akan tampak dapat mengendalikan perbedaan antar subyek serta variabel situasional. Berdasarkan data yang telah diperoleh serta pengujian hipotesis yang telah dilakukan, maka diambil kesimpulan sebagai berikut:Hasil keterampilan tes awal (pre-test) dalam kemampuan menulis iklan pada siswa kelas VIII-B SMP Swasta Cinta Rakyat 3 Pematangsiantar sebelum menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning kategori kurang. Dengan skor rata-rata 67,80. Sedangkan hasil sesudah menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning dalam kategori baik. Dengan skor rata 75,61. Dari hasil analisis uji perbedaan mean pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning terhadap kemampuan menulis iklan pada siswa kelas VIII SMP Swasta Cinta Rakyat 3 Pematangsiantar terdapat perbedaan kemampuan menulis iklan yang signifikan pada tingkat kepercayaan 95%. Thitung = 8,12 > ttabel = 1,697. Dengan demikian Model Pembelajaran Problem Based Learning efektif dapat digunakan dalam pembelajaran menulis iklan
HUBUNGAN PROGRAM GERAKAN LITERASI SEKOLAH TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS TEKS DESKRIPSI SISWA KELAS VII Sinaga, Siska Oktafia; Sirait, Jumaria; Tambunan, Marlina Agkris; Siregar, Junifer; Saragih, Vita Riahni
JURNAL RECTUM: Tinjauan Yuridis Penanganan Tindak Pidana Vol 4 No 2 (2024): EDISI 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/jurnalrectum.v4i2.5257

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Program Gerakan Literasi Sekolah Terhadap Keterampilan Menulis Teks Deskripsisiswa Kelas Vii Smp Negeri 7 Pematangsiantar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitaf, yaitu penelitian yang menggambarkan menggambarkan kondisi atau perisitiwa secara sitematis,aktual dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan atau fenomena yang diselidiki dengan menggunakan perhitungan statistik. Berdasarkan data yang telah diperoleh serta pengujian hipotesis yang telah dilakukan, maka diambil kesimpulan sebagai berikut : Proses pelaksanaan gerakan literasi sekolah di SMP Negeri 7 Pematangsiantar dilakukan setiap hari Selasa pagi sebelum siswa memasuki ruangan kelas. Kegiatan literasi ini dilakukan dan dipandu secara bergantian setiap minggunya sesuai dengan jadwal kegiatan literasi per mata pelajaran. Jenis literasi yang ada di sekolah tersebut adalah literasi baca tulis dan numerasi. Hasil skor nilai pada aspek penilaian menulis keterampilan menulis teks deskripsi pada kelas yang menggunakan program gerakan literasi sekolah 3 siswa memperoleh nilai 56-74 dengan persentase 9,38% kategori cukup, 17 siswa memperoleh nilai 75-85 dengan persentase 53,13% kategori baik, dan 12 siswa memperoleh nilai 86-100 dengan persentase 37,50% kategori sangat baik. Dengan diketahui hasil persentase yang tertinggi sampai yang terendah yaitu struktur 27,07%, kalimat 26,09%, kosakata 24,14%, ejaan dan tanda baca 22,68%.Dari analisis yang sudah dilakukan dan sudah teruji secara statistik bahwa rh lebih besar dari rt (0669, > 0,349) menyebabkan H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa hubungan program gerakan literasi sekolah terhadap keterampilan menulis siswa kelas VII SMP Negeri 7 Pematangsiantar
Co-Authors Afani, Mia Antonius Alexander Sidauruk Ayu Ramadhani Br. Gultom, Meliana Br. Purba, Mega Indah Deborw Butarbuta, Devi Olivia Canni Loren Sianturi Dabukke, Tri Arti Esianna Devi Nurina Purba Tanjung Diana Naibaho Eva Pasaribu Gita Suryani Gultom, Shanta Yesika Gusar, Martua Reynhat Sitanggang Hasugian, Olvyanti Ulina Hutagalung, Trinisa Hutagaol, Febriana Ida Ayu Putu Sri Widnyani Jenetri, Yustina Junifer Siregar Katrin Sihaloho Leonita Maria E Manihuruk Limbong, San Laura Lyly C. Aprianty Hutauruk Malau, Ruth Novelita Manihuruk, Leonita M. E. Marbun, Yanty Maria Rosmauli Martua Reynhat Sitanggang Gusar Meliati Tambunan Melva Dolok Saribu Monalisa Frince S Monalisa Frince S Mungkap Mangapul Siahaan Nadeak, Yosepin Imawati Nanda Ayu Safira Napitupulu, Rio Parsaoran Nasution, Wina Natalina Purba Nova Natalia Sidabutar Novra Melisa P. Hutabarat Ovi Maria Simanjuntak Panigrahi, Rashmi Ranjan Panjaitan, Ruthanggam Sahanaya Pasaribu, Eva Permatasari, Lerista Pesta Siregar Purba, Johannes Riscy Purba, Lili Lia Selawani PURBA, LYDIA Purba, Yoel Rahayu, Widya Mistika Ramadhani, Ayu Risma Dame Silitonga Rizki Rizki Rut Indah Paulima Malau Saadoon, Abather Sabar Dumayanti Sihombing Saragih, Jesika Mutiara Saragih, Jovanka Happy Christine Saragih, Sonya Putri Four Saragih, Vita Riahni Sianipar, Ribka Sianturi, Monalisa Frince Sibatuara, Arta Siburian, Sofiah Leorensa Sidabutar, Yanti Arasi Sihaloho, Katrin Sihombing, Berliana Silitonga, Immanuel B.D Silitonga, Immanuel D B. Silitonga, Immanuel D.B Silitonga, Immanuel D.B. Silitonga, Immanuel Doclas Belmondo Silitonga, Risma Dame Simamora, Rosalia Simanjuntak, Chuyn Evelina Simanjuntak, Ovi Maria Simanjuntak, Tarida Simanjuntak, Tarida Alvina Simanungkalit, Yeni SIMAREMARE, JUNI AGUS Sinaga, Fininta Sasronida Sinaga, Melsi Tiolina Sinaga, Nasif Maruli Sinaga, Siska Oktafia Siraait, Jumaria Sirait, Jumaria Siregar, Esra Novelina Siregar, Pesta Siregar, Risro Sitanggang Gusar, Martua Reynhat Sitanggang, Marco Christian Sitinjak, Yusnita Sitio, Hetdy Sitohang, Roulina Sitorus, Veronika Dewi Srinatalia Silaen Suryani, Gita Tambunan, Meliati Tampubolon, Novitasari Tampubolon, Tasya Tasya Tampubolon Thantri, Joice Diva Thesalonika, Emelda Tri Arti Esianna Dabukke Vita Riahni Saragih Yoel Purba YUNI ANAXTASYA MANIK