Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

OptimasiParameter ProsesHeating dan PressingQuenchingCakram Rem Berbahan S410 hari Iswanto; Syahbuddin Syahbuddin
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol. 10 No. 1 (2020): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v10i1.1358

Abstract

Penelitian ini dilakukan terhadap komponen otomotif yaitu cakram rem yang menggunakan material logam yaitu S 410. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk menentukan parameter yang optimal pada waktu melakukan perbaikan proses untuk menaikkan kapasitas proses heating dan Press Quenching (HPQ) dengan melakukan perubahan metode dari satu kaviti menjadi dua kaviti setiap proses sehingga kapasitas proses mengalami peningkatan. Dari aspek kualitas maka kekerasan dan kerataan produk harus tercapai dengan HRC 32 – 38 serta kerataan maksimal 0,1 mm. Optimasi menggunakan metode taguchi dengan mengacu pada table orthogonal array. Parameter yang digunakan ada 4 dengan masing-masing 3 level yaitu :Waktu Pemanasan 25; 30 dan 35 s, Tekanan Mesin 60; 90; 150 Mpa, Waktu Squeeze 8; 10; 15 s dan Waktu Shower 8; 10; 12 s. Hasil optimasi menunjukkan bahwa parameter optimal untuk proses baru yaitu dua kaviti adalah Waktu pemanasan (A)35 s, Tekanan Mesin (B)90Mpa, Waktu Press (C)10 s, Waktu shower (B)12 s. Parameter hasil penelitian kemudian diuji dengan control chart dengan mengambil 100 data sampel menunjukkan masih dalam standard. Dengan perubahan menjadi 2 kaviti maka proses mengalami peningkatan 100 pcs menjadi 138 pcs atau mengalami peningkatan kurang lebih 38 %.
SISTEM TERINTEGRASI PENGELOLAAN PENELITIAN KESEHATAN PADA PROGRAM STUDI ILMU KESEHATAN UIN ALAUDDIN MAKASSAR SYAHBUDDIN, SYAHBUDDIN; SYAFAR, A. MUHAMMAD; HANDAYANI, GEMY NASTITY
Jurnal INSTEK (Informatika Sains dan Teknologi) Vol 5 No 1 (2020): APRIL
Publisher : Department of Informatics Engineering, Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Alauddin, Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1342.257 KB) | DOI: 10.24252/instek.v5i1.14501

Abstract

Fokus penelitian ini adalah melakukan analisis sistem terintegrasi dalam pengelolaan penelitian kesehatan pada program studi ilmu kesehatan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan memanfaatkan teknologi Web Service (ws). Modul-modul web service dikembangkan pada aplikasi yang telah berjalan yaitu sistem informasi kepegawaian (ws simpeg) dan sistem informasi akademik (ws siaka). Web Service siaka digunakan untuk menampilkan data mahasiswa aktif yang telah memenuhi syarat melakukan penelitian kesehatan. Sedangkan Web Service simpeg digunakan untuk memilih dosen yang akan dijadikan reviewer serta pembimbing mahasiswa dalam melakukan penelitian kesehatan. Adapun hasil dari penelitian ini adalah perancangan sistem berdasarkan analisis pada aplikasi yang berjalan serta alur proses penelitian kesehatan pada program studi ilmu kesehatan. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan mampu menjadi acuan dalam pengembangan aplikasi yang mengelola penelitian kesehatan pada program studi ilmu kesehatan.Kata kunci: Penelitian Kesehatan, Sistem terintegrasi, Web Service
Interfaith Harmony and Cultural Dynamics in Mbawa Village, Indonesia Nursani, Nursani; Syahbuddin, Syahbuddin; Suparjan, Edy
Abrahamic Religions: Jurnal Studi Agama-Agama Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Prodi Studi Agama-Agama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/arj.v4i2.24657

Abstract

In Indonesia, religious life is a crucial aspect of national identity, as reflected in the 1945 Constitution. In Mbawa, a village in Donggo Ipa, religious diversity and local cultural values, such as tolerance and mutual respect, play a key role in fostering social harmony and preventing interfaith conflict. This study aims to analyze interfaith harmony and cultural dynamics in Mbawa Village, Indonesia, focusing on the practices of social and cultural tolerance. Employing a descriptive qualitative research method, data were collected through observation, interviews, and documentation techniques. The findings reveal that interfaith tolerance in Mbawa Village is fostered through a strong kinship system, the Kaco'i Angi culture, and the practice of mutual assistance, supporting robust social harmony. The study concludes that interfaith tolerance in Mbawa Village reflects a deep integration of cultural and religious elements. The implications of this study suggest the need for policies supporting the preservation of cultural rituals like Raju to strengthen communal solidarity.
Dampak Kebijakan Agraria Pemerintah Kolonial Belanda terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Petani di Pulau Jawa, 1870-1940 Zulyanti, Mutiara; Zuriatin, Zuriatin; Syahbuddin, Syahbuddin; Hidayat, A. Gafar
Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Vol 9 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/fhs.v9i2.31774

Abstract

This study examines the impact of Dutch colonial agrarian policies and the socioeconomic conditions of farmers on the island of Jawa during the period 1879–1940, with a focus on the implementation of the Agrarische Wet 1870 and the domein verklaring principle, which transformed land into a commodity and farmers into laborers without sovereignty. Using historical research methods including heuristics, source criticism, interpretation, and historiography, this study utilizes colonial archives, official documents, and secondary literature. Weber’s sociological “Verstehen” approach is employed to analyze the policy’s impact on class, status, and power dimensions within the social structure of colonial villages. The results of the study show that although it formally recognized customary rights, this policy legitimized the seizure of uncertified land from the people and leased it to foreign private companies for up to 75 years. As a result, farmers lost access to land, experienced proletarianization, became trapped in debt, and were forced to work for low wages on plantations. Land liberalization strengthened foreign capital dominance, triggered socioeconomic inequality, and gave rise to various forms of resistance, ranging from open rebellion to sabotage. This study concludes that colonial agrarian policies not only transformed the economic structure but also eroded social cohesion and peasant sovereignty, leaving a legacy of deep agrarian inequality in Jawa.
Workshop Digital Marketing, Green Product (Branding Halal Minyak Kelapa KWT Merah Delima) Di Desa Malei Tojo, Kabupaten Tojo Una-Una Karim, Sitti Aminah Hamzah; Adam, Rosida Panuki; Zainuddin, Fatlina; Kurniawan, Arie; Mattalatta, Wisra; Nuranisa, Nuranisa; Syahbuddin, Syahbuddin; Suaib, Fadila H.; Padaro, Wilna Dg.
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v3i2.278

Abstract

Tujuan dari program kegiatan pengabdian ini yaitu (1) Meningkatkan kemampuan pelaku usaha Kelompok Wanita Tani (KWT) Delima Merah yang berlokasi di desa Malei Tojo Barat Kabupaten Tojo Una Una Propinsi Suawesi Tengah dan dilaksanakan selama 8(delapan) bulan, dalam peningkatan kemampuan digital marketing, kualitas produk hijau minyak kelapa kampung dan (2) mendesain branding produk halal agar mempunyai kekuatan merek di dalam pemasaran. Adapun target yang dicapai dalam pengabdian masyarakat yaitu: (1) Meningkatnya kemampuan pelaku usaha home industri dalam peningkatan kemampuan digital marketing, (2) kualitas produk minyak kelapa kampung hijau (3) terdesign sebuah branding halal agar mempunyai kekuatan merek dalam pemasaran. Metode kegiatan yang digunakan adalah metode Workshop. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan beberapa tahapan kegiatan diantaranya: (1) Koordinasi dan sosialisasi kegiatan, (2) Pelaksanaan kegiatan workshop (3) mendesain model konten marketing. Hasil Pengabdian ini menunjukkan bahwa penerapan strategi content pemasaran berbasis digital marketing green product secara signifikan dapat meningkatkan brand awareness produk minyak kelapa KWT Merah Delima. Implikasi dari pengabdian ini adalah pentingnya bagi kelompok KWT Merah delima untuk memanfaatkan content marketing melalui platform facebook, Instagram dan twitter sebagai salah satu strategi pemasaran yang efektif
UPAYA SOEHARTO MEMOTONG PILAR-PILAR KEKUASAAN SOEKARNO Syahbuddin, Syahbuddin
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 7 No. 1 (2017): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v7i1.74

Abstract

Paska proklamasi kemerdekaan Indonesia dihadapkan pada masalah-masalah yang besar. Bangsa Indonesia harus berhadapan dengan Belanda dalam revolusi fisik tahun 1945-1950. Indonesia yang baru merdeka juga dihadapkan dengan masalah dalam negeri; perekonomian dengan inflasi yang besar, masalah politik dan disintegrasi bangsa. Kemelut politik 1959 mendorong Soekarno mengeluarkan Dekrit pada tanggal 5 Juli 1959 dan era Demokrasi Terpimpin dimulai. Demorasi terpimpin merupakan upaya Soekarno menghimpun kekuatan Nasionalis, Agama dan Komunisme (Nasakom). Konsep Nasakom mendapat sambutan yang baik dari PKI karena memberikan ruang kepada mereka untuk berkembang. Paska Gerakan 30 September 1965 terjadi perubahan konstelasi politik. Soeharto menghancurkan Partai Komunis Indonesia sebagai pilar penting kekuasaan Seokarno, maka pertarungan politik nasional saat itu berpusat pada Soekarno dan Soeharto. Soeharto kemudian naik ke panggung kekuasaan nasional setelah menghancurkan pilar-pilar lainnya seperti menangkap para menteri yang terlibat dalam Gerakan 30 September, membersihakan tentara yang terlibat atau dipandang Soekanois dan membersihkan MPRS/DPR-GR yang kelak mengangkatnya menajadi presiden.
Development of a Social Media-Based Blended Learning Strategy for Social Studies Learning Among Elementary School Teacher Education Students Tati Haryati; A. Gafar Hidayat; Syahbuddin, Syahbuddin
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 14 No. 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v14i2.2023

Abstract

Blended learning provides a mixed learning experience for students, namely face-to-face and online. This study was designed to develop a blended learning strategy based on social media, where social media can be used as a source of additional learning information, especially in social studies courses. The objectives of this study are; 1) Describe the Development of a Blended Learning Strategy Based on Social Media in Students' Social Studies Learning; 2) Review and analyze the feasibility of a Blended Learning Strategy Based on Social Media in Students' Social Studies Learning. The research method used is research and development (R&D) to produce certain products or develop existing products. Using the ADDIE development model, through five stages; 1) Analysis; 2) Design; 3) Development; 4) Implementation; 5) Evaluation. The results of this development are in the form of guidelines or guidelines for implementing a blended learning strategy based on social media in social studies learning. Based on the results of the validation of the learning syntax expert, a value of 81.66% was obtained, with a very feasible category. While the results of student responses reached 80.33 %, with a very practical category. This means that the blended learning strategy based on social media can be used during the learning process, so that the Android device you have can access information that is in accordance with the lesson on social media
Pengenalan Teks Genre Sastra dalam Bahasa Sasak: Sebagai Bahan Baku Penyusunan Materi Muatan Lokal Bahasa Sasak pada Guru-Guru Pendidikan Dasar di Kecamatan Selong Paridi, Khairul; Sudika, I Nyoman; Syahbuddin, Syahbuddin; Murahim, Murahim; Ashriany, Ratna Yulida
DARMADIKSANI Vol 2 No 1 (2022): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v2i1.1299

Abstract

ABSTRAK Bahan ajar tentang sastra dalam Kurikulum 2013 mestinya berbasis pada pembelajaran tentang teks tetapi setelah dicermati pembahasan materi dalam kurikulum dan buku-buku pelajaran bahasa Sasak pada pendidikan dasar dan menengah lebih ditekankankan pada nilai keindahan dan nilai karakternya saja. Selain itu, penyediaan materi ajar tentang teks genre sastra masih terbatas, akibatnya pembelajaran tentang teks sastra kurang mendapat perhatian yang memadai. Berdasarkan masalah tersebut, tulisan ini bertujuan membahas teks genre cerita rakyat Sasak dari segi struktur teks, piranti kebahasaan dan lainnya. Pembelajaran yang berbasis pada teks sastra ini menunjang keterampilan berbahasa dan dapat membantu anak memahami nilai dan keindahan sastra Sasak. Hasil analisis ini diharapkan dapat membantu para guru untuk menyiapkan bahan ajar materi muatan lokal bahasa Sasak. ABSTRACT Teaching materials about literature in the 2013 Curriculum should focus more on learning about texts. Contrarily, the materials in the curriculum and Sasak language textbooks in primary and secondary education, give more emphasis on the beauty and character values instead of text. In addition, the provision of teaching materials on literary genre texts is still limited, as a result, learning about literary texts does not receive adequate attention. Based on these problems, this paper aims to discuss the text of the Sasak folklore genre in terms of text structure, linguistic tools, and others. Learning based on literary texts supports language skills and helps children understand the value and beauty of Sasak literature. The results of this analysis are expected to help teachers to design customized learning materials for local content subject of Sasak language.
Development of A Bima Local History Module Based on Study Tours in Local Course Learning for High School Students Syahbuddin, Syahbuddin; Tati Haryati; Hidayat, A. Gafar
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v15i4.3584

Abstract

Local content learning in schools does not adequately showcase insights into historical artifacts. Therefore, it is necessary to develop a local history module with a study tour/field trip design, so that students not only understand the material but also visit places with historical artifacts in Bima. The objectives of this research are: 1) to describe the stages of developing a study tour-based Bima local history module; 2) to test the feasibility and practicality of the study tour-based Bima local history module in local content learning. The method used is the research and development (R&D) 4 D Model, namely: Define, Design, Develop, and Disseminate. Based on the results of the research, the average score obtained from the validator is 80.5%, with a very valid/feasible category. Covering material, learning presentation, language, design appearance. Furthermore, in terms of practicality, an average value of 80.6% was obtained. Thus, the module is easy for teachers and students to use. In addition, it provides guidance on the implementation of study tours, so that students can be directly involved in study tour activities. However, the problem of direct visit times to local historical objects is less supportive when learning takes place; for this reason, this module is equipped with virtual images that represent local historical artifacts.