Claim Missing Document
Check
Articles

EVALUASI DAMPAK LINGKUNGAN PADA AKTIVITAS SUPPLY CHAIN PRODUK SUSU KUD BATU DENGAN IMPLEMENTASI LIFE CYCLE ASSESSMENT (LCA) DAN PENDEKATAN ANALYTIC NETWORK PROCESS (ANP) Putri, Ratih Prabowo; Tama, Ishardita Pambudi; Yuniarti, Rahmi
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2, No 4 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.436 KB)

Abstract

Abstrak KUD “BATU” merupakan jenis koperasi yang melakukan proses produksi  susu pasteurisasi. Dalam produksi tersebut terdapat aktivitas supply chain yang menyebabkan pencemaran dan KUD belum pernah melakukan pengukuran dampak terhadap lingkungan di sepanjang aktivitas supply chain susu Nandhi Murni Untuk mengurangi pencemaran, penelitian ini melakukan evaluasi dampak lingkungan menggunakan implementasi Life Cycle Assessment (LCA) dan memberikan usulan perbaikan dengan menggunakan Analytic Network Process (ANP). Berdasarkan hasil dari LCA diketahui bahwa proses ekstraksi susu segar di peternakan memberikan kontribusi dampak tertinggi yaitu sebesar 8,5 kpt. Kemudian dirumuskan usulan alternatif perbaikan untuk dilakukan pembobotan dengan pendekatan ANP. ANP dipilih karena terdapat saling ketergantungan antar kriteria maupun subkriteria. Terdapat 3 alternatif perbaikan yaitu memberikan subsidi alat konversi biogas kepada peternak. Bekerjasama dengan perusahaan pupuk, dan mengganti kemasan botol kaca. Kemudian berdasarkan kriteria Benefit, Opportunity, Cost, dan Ratio (BOCR) didapatkan bahwa alternatif perbaikan terbaik adalah memberikan subsidi alat konversi biogas kepada para peternak dengan nilai bobot sebesar 0,61316. Key Word: GSCM, Life Cycle Assessment, Analytic Network Process, Simapro
PERENCANAAN PRODUKSI AGREGAT DENGAN METODE HEURISTIK DAN TRANSPORTASI PADA PT FREMONT NUSAMETAL INDONESIA Syahadha, Rochsi; Tama, Ishardita Pambudi; Yuniarti, Rahmi
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2, No 4 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (883.796 KB)

Abstract

Abstrak   Semakin ketat dan kompetitifnya persaingan industri di Indonesia menuntut para pelaku bisnis untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi di segala bidang. Begitu pula yang terjadi pada PT. Fremont Nusametal yang bergerak pada industri peleburan logam dengan menghasilkan produk tembaga dan aluminium. Seiring dengan permintaan yang cenderung meningkat, maka permasalahan yang berkaitan dengan produksi mulai muncul. Salah satunya adalah kurangnya tenaga kerja di saat permintaan yang cukup tinggi. Perencanaan produksi usulan pada penelitian ini dimulai dengan peramalan permintaan dengan menggunakan metode moving average (MA), weighted moving average (WMA), dan exponential smoothing (ES). Dari ketiga metode tersebut dipilih salah satu metode yang hasilnya dapat digunakan sebagai data permintaan dalam perencanaan produksi agregat. Hasil perencanaan produksi agregat menggunakan metode heuristik dan transportasi dengan pendekatan simulasi dibandingkan dengan total biaya produksi dan rata-rata kekurangan aktual setiap periode dari perencanaan produksi perusahaan.Sehingga diperoleh rencana produksi untuk periode Januari – Desember 2014 dengan total biaya produksi antara Rp 14.354.500.530,00 – Rp 14.356.452.702,00 dan rata-rata kekurangan aktual setiap periodenya antara 2072,5 jam - 5696,3 jam. Sedangkan untuk perencanaan produksi perusahaan diperoleh total biaya produksi sebesar Rp 13.500.223.744,00 dengan rata-rata kekurangan aktual setiap periode antara 4666,8 jam - 8290,6 jam.   Kata kunci: peramalan permintaan, perencanaan produksi agregat, metode heuristik, metode transportasi
IDENTIFIKASI HUMAN ERROR PADA PROSES PEMINTALAN BENANG DI RING SPINNING DENGAN METODE SHERPA (Studi Kasus di PT. Industri Sandang Nusantara Unit Patal Lawang) Supangat, Syahrir Aditya; Tama, Ishardita Pambudi; Efranto, Remba Yanuar
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2, No 4 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (599.847 KB)

Abstract

Abstrak PT. Industri Sandang Nusantara Unit Lawang memiliki beberapa potensi untuk terjadinya human error. Salah satu potensi human error yang teridentifikasi tersebut adalah kurangnya penerapan disiplin secara baik dan ketat. Selain itu teridentifikasi kesalahan penggunaan masker dan bobbin yang tidak tertata rapi. Metode Systematic Human Error Reduction and Prediction Approach (SHERPA) digunakan untuk memprediksi, mengidentifikasi dan menganalisis human error. Untuk keakuratan prediksi yang dihasilkan oleh SHERPA dibandingkan dengan data error di lapangan melalui kuisioner. Hasil dari perbandingan ini memungkinkan SHERPA untuk menghitung indeks sensitivitasnya dengan Signal Detection Paradigm. Diagram pareto digunakan sebagai penentuaan prioritas rekomendasi perbaikan. Berdasarkan diagram pareto ditentukan 3 prioritas perancangan rekomendasi perbaikan. Ketiga prioritas tersebut yaitu perbaikan peran manajemen melalui Supervisor, perbaikan penerapan visual display, dan memperbaiki sistem kerja. Perbaikan sistem kerja tersebut dilakukan dengan memperbaiki beberapa tugas dari beberapa jabatan sehingga dihasilkan HTA Hierarchy Task Analysis (HTA) perbaikan. Kata Kunci: SHERPA, human error, signal detection paradigm, indeks sensitivitas.
ANALISIS SISTEM PRODUKSI TERHADAP PROFIT PERUSAHAAN DENGAN PENDEKATAN SIMULASI SISTEM DINAMIK (Studi Kasus: PT. Industri Sandang Nusantara Unit Patal Lawang) Lestari, Nastiti Puji; Tama, Ishardita Pambudi; Hardiningtyas, Dewi
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2, No 5 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1034.097 KB)

Abstract

Abstrak PT. Industri Sandang Nusantara Unit Patal Lawang (PT. ISN Lawang) merupakan bagian dari PT. Industri Sandang Nusantara (Persero) (PT. ISN), dengan kegiatan utama memproduksi benang. Pada tahun 2013, PT. ISN Lawang mengalami kerugian. Hal ini tidak lepas dari sistem produksi work order yang dijalankan oleh perusahaan berupa penggunaan resource yang ada di perusahaan, dengan bahan baku didatangkan dari pihak yang melakukan order. Sebagai perusahaan dengan sistem produksi work order, jumlah produksi benang dan pendapatan perusahaan sangat dipengaruhi oleh permintaan konsumen yang berfluktuasi dan mengandung ketidakpastian (uncertainty). Untuk mengetahui pengaruh variabel-variabel di dalam sistem produksi dalam kaitannya terhadap profit perusahaan dimana variabel tersebut berinteraksi satu sama lain digunakan pendekatan simulasi sistem dinamik. Langkah yang dilakukan dalam penelitian ini berdasarkan pendekatan simulasi sistem dinamik antara lain identifikasi sistem, konseptualisasi sistem, formulasi model, simulasi model, dan analisis kebijakan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 39 variabel yang terdapat di dalam sistem produksi dengan variabel utama adalah order backlog dan profit yang dipengaruhi oleh order rate, output quantity, revenue, production expense, dan commercial expense. Hasil simulasi menunjukkan bahwa berdasarkan kondisi saat ini perusahaan mengalami kerugian sebesar Rp 340.844.500,00/bulan. Selain itu, perusahaan mengalami order backlog sebesar 451,37 bale/bulan. Terdapat 3 skenario yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil simulasi menunjukkan skenario 3 adalah skenario terbaik untuk dapat meningkatkan profit perusahaan, yaitu dengan menyediakan bahan baku untuk mengurangi stoppage akibat less feeding dan melakukan reduksi jumlah tenaga kerja. Skenario 3 menghasilkan penurunan rata-rata order backlog sebesar 434,68 bale/bulan dan meningkatkan rata-rata profit sebesar Rp111.651.166,67/bulan dari kondisi saat ini. Kata kunci: simulasi, sistem dinamik, model, sistem produksi, profit.
ANALISA BEBAN KERJA DENGAN MENGGUNAKAN WORK SAMPLING DAN NASA-TLX UNTUK MENENTUKAN JUMLAH OPERATOR (Studi Kasus: PT XYZ) Ramadhan, Rahadian; Tama, Ishardita Pambudi; Efranto, Remba Yanuar
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2, No 5 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.371 KB)

Abstract

Abstrak PT. XYZ merupakan pabrik yang bergerak di bidang sandang. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah pengukuran beban secara fisik dan pengukuran beban secara mental. Pada PT XYZ para pelaksana mesin sering sekali mengeluh tentang kelelahan karena harus mengoperasikan mesin yang banyak dalam sekali kerja. Untuk mengurangi kelelahan tersebut maka dibuatlah rencana penambahan jumlah karyawan tetap untuk mengurangi beban kerja setiap pelaksana mesin.. Pengukuran beban kerja menggunakan metode Workload Analysis (WLA) dan NASA-TLX. Dari hasil kedua metode tersebut akan dianalisa kemudian akan menghasilkan pertimbangan untuk menentukan jumlah karyawan. Penelitian ini menghasilkan jumlah penambahan untuk pelaksana mesin Ring-Spinning. Menurut perhitungan dengan Workload Analysis, persentase beban kerja 5 pelaksana mesin adalah 112,8%. Setelah penambahan pelaksana mesin di mesin Ring sebanyak 1 orang persentase beban kerjanya menjadi 94,56%. Hasil perhitungan NASA-TLX menunjukkan bahwa beban mental 5 operator adalah 71,4. Setelah penambahan pelaksana mesin di mesin Ring sebanyak 1 orang skor NASA-TLX menjadi 59,49. Kata kunci : Ergonomi, Work Sampling, Workload Analysis, NASA-TLX
ANALISIS TINGKAT EFISIENSI PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT (PUSKESMAS) DENGAN METODE DATA ENVELOPMENT ANALYSIS (DEA) (Studi Kasus: Puskesmas Kota Surabaya) Pradipta, Zuris Ika; Tama, Ishardita Pambudi; Yuniarti, Rahmi
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2, No 5 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.248 KB)

Abstract

Abstrak Puskesmas seluruh Surabaya pada tahun 2013 mempunyai rasio tenaga medis dengan pengunjung yang cukup  besar terutama untuk area Surabaya Utara. Selama ini puskesmas di Kota Surabaya belum pernah dilakukan proses pengukuran efisiensi secara bersamaan antara puskesmas yang satu dengan yang lainnya. Hal ini menimbulkan pertanyaan apakah area yang lain sudah optimal dalam menggunakan sumber daya kesehatan. Maka untuk mengukur sekaligus membandingkan efisiensi antara  puskesmas, penelitian ini menggunakan metode Data Envelopment Analysis (DEA). DEA merupakan metodologi nonparametrik yang didasarkan pada linear programming dan digunakan untuk menganalisis fungsi produksi melalui suatu pemetaan frontier produksi. Pada penelitian ini dipilih 10 puskesmas yang telah memiliki sertifikat ISO 9001:2008 dan memiliki fasilitas rawat inap (persalinan). Berdasarkan analisis dan pengolahan data dengan metode DEA-CCR dan DEA-BCC yang berorientasi output dapat diketahui bahwa seluruh puskesmas berada pada kondisi efisien kecuali puskesmas Tanjunsari dan Balongsari.Kedua puskesmas tersebut dinilai kurang mampu memanfaatkan sumber daya yang ada untuk bisa menghasilkan jumlah pasien yang maksimal seperti puskesmas lain yang berada pada kategori efisien. Proses perbaikan kedua puskesmas tersebut menggunakan 2 metode yakni analisis slack dan peer group. Kata kunci : Efisiensi, Data Envelopment Analysis, DEA-CCR, DEA-BCC, orientasi output, puskesmas.
PENERAPAN LEAN MANUFACTURING DENGAN METODE VSM DAN FMEA UNTUK MENGURANGI WASTE PADA PRODUK PLYWOOD (Studi Kasus Dept. Produksi PT Kutai Timber Indonesia) Hidayat, Rahmad; Tama, Ishardita Pambudi; Efranto, Remba Yanuar
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2, No 5 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (656.942 KB)

Abstract

Abstrak   PT Kutai Timber Indonesia merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak dalam bidang penghasil produk plywood sebagai produk utamanya. Pada proses produksi di perusahaan masih ditemukan beberapa waste. Untuk mengurangi waste yang terjadi digunakan pendekatan lean manufacturing dengan metode Value Stream Mapping (VSM) untuk pemetaan aliran produksi dan aliran informasi terhadap suatu produk pada tingkat produksi total, serta analisis Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) untuk mengetahui penyebab kegagalan proses yang terjadi di lini produksi. Identifikasi waste diawali dengan penggambaran current state map, lalu dilakukan analisis waste ke dalam kategori 7 waste (Liker,2006). Setelah itu dilakukan analisis akar penyebab timbulnya waste menggunakan fishbone diagram, dan analis FMEA untuk mengetahui nilai RPN tertinggi yang selanjutnya akan menjadi prioritas pemberian usulan perbaikan yang tepat dan sesuai dengan masalah dan kondisi di PT Kutai Timber Indonesia. Rekomendasi perbaikan yang diberikan terkait dengan nilai RPN tertinggi pada waste yang teridentifikasi adalah memberikan desain alat material handling yang lebih tepat dan ergonomis, melakukan kegiatan maintenance, serta melakukan penambahan jumlah mesin dryer. Kata kunci: lean manufacturing, value stream mapping, failure mode and effects analysis
PERBAIKAN BEBAN KERJA FISIK DAN MENTAL PADA PEMBUATAN KERIPIK SINGKONG MENGGUNAKAN QUICK EXPOSURE CHECK DAN NATIONAL AERONAUTICS AND SPACE ADMINISTRATION - TASK LOAD INDEX (Studi Kasus: UD. Lumba-lumba, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang) Fahmi, Hilal; Tama, Ishardita Pambudi; Efranto, Remba Yanuar
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2, No 5 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (640.928 KB)

Abstract

Abstrak Lingkungan kerja mempunyai banyak faktor yang berkontribusi pada efisiensi dan efektivitas lingkungan kerja tersebut. Faktor manusia perlu untuk dipertimbangkan karena manusia  memiliki keterbatasan dalam segi fisik dan mental. Pada penelitian ini, penilaian telah dilakukan untuk mengetahui besar beban kerja yang diderita oleh pekerja dan memberikan  perbaikan untuk menurunkan beban kerja tersebut. Quick Exposure Check (QEC) digunakan sebagai penilaian terhadap exposure dari Musculoskeletal Disorders (MSDs) yang menggambarkan beban kerja fisik. Sedangkan Beban kerja mental dinilai menggunakan National Aeronautics and Space Administration - Task Load Index (NASA-TLX). Penilaian QEC menunjukkan 4 dari 8 set skor dikategorikan exposure tinggi. Penilaian NASA-TLX juga menunjukkan bahwa pekerja pada proses penggorengan menderita beban mental yang tinggi pula dengan nilai rata-rata 72.20833. Beban kerja yang tinggi ini disebabkan banyak faktor diantaranya adalah tata letak workstation tidak diatur dengan ergonomis. Pekerja juga menggunakan alat yang tidak ergonomis. Manajemen pabrik juga tidak mengatur jam kerja dengan baik. Pekerja dapat bekerja hingga 11 jam/hari dan 5 jam tanpa istirahat. Bahan baku juga tidak dikontrol dengan baik sehingga bahan baku tidak datang dengan teratur dan konstan. Kata kunci: Beban Kerja Fisik, Beban Kerja Mental, QEC, NASA-TLX, MSDs
EVALUASI DAMPAK LINGKUNGAN PRODUK KERTAS DENGAN MENGGUNAKAN LIFE CYCLE ASSESSMENT (LCA) DAN ANALYTIC NETWORK PROCESS (ANP) (Studi Kasus: PT X Probolinggo) Palupi, Amandha Harnaningtyas; Tama, Ishardita Pambudi; Sari, Ratih Ardia
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2, No 5 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1207.143 KB)

Abstract

Abstrak Pada era globalisasi sekarang ini, dunia perindustrian telah mengalami perkembangan yang cukup pesat yang juga menimbulkan dampak lingkungan yang cukup besar, sehingga peraturan mengenai lingkungan juga semakin ketat. Salah satu peraturanmengenai lingkunganyaitu PROPER. PT X Probolinggomerupakan salah satu perusahaan kertas yang mendapat peringkat merah dalam program PROPER. Oleh karena itu,perlu dilakukannya evaluasi dan identifikasi hal-hal apa saja yang berpengaruh terhadap lingkunganpada seluruh kegiatan supply chain produk sehingga bisa dilakukan perbaikan terhadap hal tersebut. Konsep supply chain yang mempertimbangkan lingkungan disebut Green Supply Chain.Metode yang digunakan untuk mengidentifikasi dampak lingkungan adalah metodeLife Cycle Asessment (LCA), sedangkan metode yang digunakan untuk melakukan pemilihan alternatifterbaik adalah metode Analytic Network Process (ANP). Dari hasil Life Cycle Asessment (LCA) didapatkandampak terbesar pada pengadaan bahan baku adalah distribusi batu bara dengan menggunakan truk muatan 40 ton, pada proses produksi adalah penggunaan bahan pemutih Optical Brightening Agent (OBA), dan pada distribusi produk adalah penggunaan truk muatan 40 ton.Alternatif yang terpilih untuk mengurangi dampak lingkungan padapengadaan bahan baku adalah mengganti truk muatan dengan kereta api dari pelabuhan Tanjung Tembaga, sedangkan pada proses produksi adalahmenggunakan LBKP yang berkualitas tinggi. Kata kunci : Green Supply Chain Management, Life Cycle Assessment (LCA), Analytic Network Process (ANP)
PENJADWALAN PRODUKSI PADA LINGKUNGAN FLEXIBLE JOB SHOP PROBLEM (FJSP) UNTUK MEMINIMASI TOTAL TARDINESS (Studi Kasus di Divisi PPIP PT. Barata Indonesia (Persero), Gresik) Sari, Nimas Elmidina Kartika; Tama, Ishardita Pambudi; Tantrika, Ceria Farela Mada
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2, No 6 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.108 KB)

Abstract

Abstrak   PT. Barata Indonesia (Persero) Gresik merupakan  Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dibidang Engineering, Procurement, dan Construction. Divisi Produksi Peralatan Industri Proses (PPIP) sering mengalami keterlambatan dalam memenuhi order atau pesanan dari konsumen dikarenakan oleh metode penjadwalan yang kurang disesuaikan dengan waktu datang kontrak dan waktu pemenuhan due date dari tiap order-nya,. Berdasarkan hal tersebut, perusahaan menginginkan solusi usulan agar kondisi buruk ini dapat diperbaiki sehingga keterlambatan pengerjaan order dapat diatasi. Penelitian ini mengusulkan metode Earliest Due Date (EDD), First Come First Serve (FCFS), dan integrasi antara Algoritma Tabu Search dengan Pairwise Interchange Heuristic sebagai keputusan untuk memprioritaskan urutan job sebelum dijadwalkan, kemudian dalam tahapan pengerjaannya menggunakan algoritma Sequencing yang dirancang untuk mendapatkan hasil jadwal usulan yang mendekati optimal, yaitu dengan nilai tardiness dan penalti yang paling minimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prioritas urutan job yang optimal adalah 1-2-3; 2-3-1; 3-2-1; dan 1-3-2. Seluruh job yang dijadwalkan, yaitu job 1, job 2 dan job 3, secara berurutan membutuhkan waktu produksi selama 87,3 jam; 156 jam; dan 218,6 jam. Nilai ini setara dengan 11 hari, 20 hari dan 28 hari dan seluruh job dapat selesai 9 hari, 12 hari, dan 14 hari sebelum due date-nya. Selanjutnya, penalti diperhitungkan berdasarkan nilai tardiness. Dengan menggunakan metode usulan menghasilkan jadwal yang tidak menghasilkan tardiness, maka penalti juga tidak terjadi sehingga perusahaan dapat menghemat biaya produksi. Kata Kunci: Penjadwalan Produksi, First Come First Serve (FCFS), Earliest Due Date (EDD), Algoritma Tabu Search, Tardiness, Penalti.
Co-Authors ., Pratikto ., Sugiono Achmad Aditya Firmansah, Achmad Aditya Adinda Sekar Arum Perwitasari, Adinda Sekar Arum Adistya Ekky Vitarianti, Adistya Ekky Adithya Sudiarno Adityarama, Vito Adyarazan, Akmal Agung Mustika Rizki, Agung Mustika Agustina Eunike Ahmad Murtaja Dzaky Ma’arij Ahmad Zaki Mubarok Aisah Dirawidya, Aisah Aisyah Larasati Aisyah Pratiwi, Aisyah Akbar, Zuardin Akbar, Zulfikar Akbhar, Fitran Akmal, Faruq Akhimullah Alkadia, Livy Zayyan Amalia Sharfina Sarnyoto, Amalia Sharfina Amandha Harnaningtyas Palupi Aminudin Afandhi Amrussalam Amrussalam Andaliasti, Widya Puspita Andini, Nurdyanda Putri Anindita, Tabita Dwi Anindya Febrianti April Fortunella Aprilisia, Nita Archika Natasya Safira Ardhana, Rayhan Ardyan, Hafiz Arif Hidayat Arif Rahman Arifianto , Endra Yuafanedi Arifin Arifin Arifin, Azizah Aini Ariszabeth, Dini Ariyani, Titis Dwi Arsyad, Muhammad Syaifullah Atsila, Sephira Aulia, Prita Aurel, Brigitha Pricilla Ayunin, Aliya Qurrota Aziz, Nur Aini Azlia, Wifqi Bagoes Julianto Bagus Koernia Pengestu, Bagus Koernia Bagus Satriyo, Bagus Bayu Nugroho Pujiono Bidenisa Yulfarida Siswoyo, Bidenisa Yulfarida Bisri, Alvien Akhbaryan Borisxa Masagha Pakpahan, Borisxa Masagha Brian Pradana, Brian Budiarso, Anang Rahmad Cahyawati, Amanda Nur Ceria Farela Mada Tantrika Ceria Farela Mada Tantrika Choirussabila, Arifni Dani, Mohamad Fikri Darmawan, Ridwan Darpito, Malvin Aubin Dasopang, Pradipta Montana Debrina Puspita Andriani Della Hassiba Dayanara, Della Hassiba Derry Rendragraha, Derry Devayana, Mr. Kadafi Dewi Hardiningtyas Dewi Hardiningtyas Dewi Hardininingtyas Dian Andrilia Dina, Atikah Aulia Dina, Atikah Aulia Dwi Hadi Sulistyarini Effendi Mohamad El’ Arisie, Naila Endra Yuafanedi Arifianto Epiphanie Aprianti Sigalingging Fabian, Kevin Akmal Fahrezi, Muhammad Alfian Kurnia Azizi Faishol Umar Faiz, Teuku Muhammad Fajar Mulyana Fajrin, Mayang Iftitah Farhiya, Daniyatul Femiana Gapsari MF Fero Fulyadi, Fero Firyal ‘Azizah Fitria Nur Azizah Fitriani, Ida Galuh Zuhria Kautzar Gautama, Pamungkas Febrinalditya Gayuh Lintang Rino, Gayuh Lintang Gian Ramadhan Putera Gusti Eka Yuliastuti Hafidz, Rifqy Al Hanif, Sulthan Athar Fathullah Harmayanti, Afifah Henny Pramoedyo Heryaningtyas, Danty Intani Hilal Fahmi Hindarum, Anindito Ihwan Hamdala Istanti, Fenny Novia Izzah, Putri Nur’aini Aqidatul Judianto, Aulia Dianti Juliano, Hans Kurnia, Donna Adella Kustriyanto, Eddy Kusumaningdyah, Widha L Tri Wijaya N. Kusuma L. Tri Wijaya Nata Kusuma Laksmiati, Nyoman Nadia Devi Lalu Tri Wijaya Nata Kusuma Laras Gustari Pamanggiasih Larasati, Cindy Lely Riawati Lestari, Denira Fitria Lestari, Dyah Kurnia Dhirgo Lestari, Sekar Apriliani Arum Lina Dwi Cahyani Luana Putri Alviari Lydia Damara Raj Suweda, Lydia Damara Raj M Ratlalan, Roberth Mahesaba, Enissita Ninditya Manurung, Yan Dwi Cahya Mardiana, Renanta Salma Marudut Sirait Mentari Rika Noviandri Moch Agus Choiron Mochamad Choiri Mochammad Alfi Rochman, Mochammad Alfi Mohamad, Effendi Muchammad Nuril Akbar Muhammad Dian Putra Muhammad Fuad Arisuddin, Muhammad Fuad Muhammad Lutfi Bahtiar Muhammad Noval Ardiansyah Muhammad Nur Mulianto Putra Mullian Lasasi Nabila Nadirasetya, Nabila Nafulani, Ulvi Aulia Nasir Widha Setyanto Nastiti Puji Lestari Nauval, Muhammad Nazila Hartiani Abbas, Nazila Hartiani Nesti Anisa Lindawati Ni Made Cyntia Utami, Ni Made Cyntia Nikita Ashardika Putri, Nikita Ashardika Nikmah Avininda, Nikmah Nimas Elmidina Kartika Sari Nina Tania Lestari Ningtyas, Dwimaryani Fitriana Nisa Isrofi Norma Fatmawati, Norma Norray Lammalif, Norray Novita Sari Nugroho, Chosy Faisal Nugroho, Galih Ghanesa Cakra Nuha, Hanifah Firdausi Nur Afia Tri Ningrum Nurdi, Fitriana Nurhafidah, Eliana Nurullah, Muhammad Fariz Oke Oktavianty Oktavianty, Oke Oscar Maulana, Oscar Oyong Novareza Pambudi, Fanandi Agung Pasca Maulida Nur Rahma, Pasca Maulida Nur Permata, Sonnya Anggun Permatasari, Vita Annisaa’ Pharamita, Carina Aura Poerwadi, Jauhari Permana Pramono, Galih D.A Pramuwardhani, Astari Prathama, Kevin Aditya Pratikto, Pratikto Prayogo, Galih Eko Prayono, Septian Dwi Priambudi, Damas Kurnia Prima Yuda Ardana, Prima Yuda Purnomo Budi Santoso Purnomo Budi Santoso Putra, Faizal Randy Putra, Muhammad Arya Putri, Nesya Larasati Prida Putro, Wisnu Wijayanto Qomariyatus Sholihah Raden Danang Aryo Putro Satriyono Raditya Ardianwiliandri, Raditya Rahadian Ramadhan Rahman, Arif Rahman, Habibur Rahman, Manly Rahmawan, Arrizal Alfanani Rahmi Yuniarti Raid Luthfi Ishamulladien, Raid Luthfi Rakhmat Himawan Ramadani, Nadifa Ramadhan, Annisaa Adi Raodhany, Muhammad Ratih Ardia Sari Ratih Prabowo Putri Remba Yanuar Efranto Reza Noveo Dyanty Sunaryo Putri Riawati, Lely Rima, Rima Rinarwastu, Fadilia Rio Prasetyo Lukodono Rizky Ari Ferdian, Rizky Ari Roberth Marshall Ratlalan Rochsi Syahadha Rody, Rafiuddin Rona Asyura Mukti, Rona Asyura Rosidana, Dimas Rusydi, Ahmad Faisal Sabdha Purna Yudha Sahara, Amanda Amadea Salsabila, Dhia Naqqiya Santoso, Arya Ichsan Santoso, Punomo Budi Saputro, Nugroho Sarahvita, Dheniandra Sari Fitri Safira Sasono, Hardy Sattar, Adrul Malik Septian Lestari Santoso, Septian Lestari Shafa Audry Artamevia Shani Rezabillah Shohan, Favian Ferris Siallagan, Roberto August Sianipar, Ricardo Sibarani, Gerhart Mario Patar Sindhu Gumilang Prasonto, Sindhu Gumilang Sipayung, Mariadi Eprianto Sitepu, Geace Olivia Salsalina Sitompul, Rycha Sri Widiyawati Sri Widiyawati Subodro, Subodro Sugiono Sugiono Sugiono Sugiono Sugiono Sugiono Sujarwo Sujarwo Suluh Elman Swara Syahputra, Ersa Syahrir Aditya Supangat Syella Desysea Putri, Syella Desysea Tjioe, Robert Umar, Faishol Utami, Mia Tri Verdian, Erham Virgina, Julia Wardhana, Anggit Kusuma Wardhani, Shanti Waskita, Bagas Adi Wayan Firdaus Mahmudy Wicaksana, Cakravita Willy Satrio Nugroho Wuryanto, Nadya Ayuning Yemima Beatrix Immelia Ferdinandus, Yemima Beatrix Yeni Sumantri Yofa Hepi Soraya Yoganda Ragil Pranata, Yoganda Ragil Yudha Adi Kusuma Yudy Surya Irawan Zefry Darmawan Zuris Ika Pradipta