Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Abdidas

Pemanfaatan Limbah Plastik sebagai Bahan Campuran Batako dalam Upaya Mengatasi Sampah Rumah Tangga di Desa Mpanau, Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi Raya Agni; Moh Jamhari; Lilies Tangge
Jurnal Abdidas Vol. 3 No. 4 (2022): August Pages 612-784
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v3i4.673

Abstract

Banyaknya penemuan terkait pemanfaatan limbah plastik menjadi bahan baku batako membuat kami tim pengabdian kepada masyarakat (PKM) memberikan informasi mengenai pengetahuan tentang cara pengolahan sampah pelastik menjadi batako. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini meliputi sosialisasi dalam bentuk ceramah, pelatihan atau praktek yang dilaksanakan secara langsung serta metode kuantitif. Dari kegiatan PKM ini kami menghasilkan 3 jenis batako dengan hasil evaluasi kepuasan kegiatan sebanyak 84.4% dalam kategori sangat baik. kegiatan pengabdian ini masyarakat desa Mpanau telah mensosialisasikan, mengajarkan dan menghasilkan batako dari bahan baku limbah plastik serta pemanfaatannya pada peningkatan pendapatan keluarga. Pengabdian Kepada Masyarakat yang dilaksanakan oleh tim kami berjalan dengan sangat baik.
Pengembangan Snack Bar Fungsional Berbasis Biji Labu Kuning sebagai Alternatif Pangan Sehat Mardin, Sutrisnawati; Ramadhan, Achmad; Masrianih, Masrianih; Tangge, Lilies; Bustamin, Bustamin
Jurnal Abdidas Vol. 6 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v6i5.1208

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan bekerja sama dengan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Cendana di Kelurahan Lere, Kota Palu, dengan tujuan untuk memperkuat kapasitas mitra dalam mengembangkan produk pangan fungsional dari sumber daya lokal. Biji labu kuning, yang seringkali kurang dimanfaatkan, diolah menjadi snack bar sehat melalui serangkaian kegiatan, termasuk pelatihan, praktik langsung, dan pendampingan teknis. Program ini melibatkan 15 peserta dan dievaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan, serta observasi untuk mengukur penguasaan keterampilan. Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta yang signifikan, dengan skor rata-rata meningkat dari 60,67 pada pre-test menjadi 85,40 pada post-test. Selain peningkatan pengetahuan, peserta mampu memproduksi snack bar berbahan dasar biji labu kuning secara mandiri dengan kualitas yang baik, rasa yang bervariasi, dan kemasan yang sesuai. Produk ini menunjukkan nilai gizi yang tinggi, kepraktisan, dan potensi pasar yang menjanjikan sebagai pangan fungsional. Secara keseluruhan, program ini memberikan manfaat nyata bagi UMKM mitra, terutama dalam hal peningkatan keterampilan, diversifikasi produk, dan perluasan peluang usaha.