Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Innovative: Journal Of Social Science Research

Penguatan Nilai Karakter Disiplin Berbasis Budaya Sekolah di Sekolah Dasar Irwan, Irwan; Suarti, Suarti; Faslia, Faslia; Tarno, Tarno; Gawise, Gawise; Agustien, Stevani
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 1 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i1.18069

Abstract

This study aims to determine the strengthening of discipline character values ​​based on school culture in grade V students of SD Negeri 1 Katobengke. This study uses a qualitative descriptive method with data collection techniques including interviews, observations, and documentation. The data analysis techniques used in this study are (1) data collection, (2) data reduction, (3) data presentation, (4) drawing conclusions and verification. The results of the study indicate that strengthening the character values ​​of discipline through school culture at SD Negeri 1 Katobengke is carried out through four activities, namely through routine activities, spontaneous actions, role models and environmental conditioning. Strengthening the character values ​​of discipline through routine morning assembly activities, spontaneous actions carried out, namely reprimanding students who violate school rules, role models that are exemplified by arriving on time, collecting assignments according to the agreed time and appearing neat and environmental conditioning that is applied, namely the existence of school regulations and displays about discipline slogans.
Parents' Perceptions of Sex Education for Early Childhood in Preventing Child Abuse Jeti, La; Tarno, Tarno; Susanto, Aris; Rachmi, Titi; Maimuna, Maimuna
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.14176

Abstract

Banyaknya fenomena penyimpangan seksual yang terjadi saat ini menunjukkan akibat dari kurangnya pendidikan seks yang benar, antara lain adalah maraknya pelecehan seksual pada anak usia dini. Sayangnya hal tersebut tidak disadari oleh anak yang bersangkutan dan juga oleh orang-orang disekitarnya. Pengertian pendidikan seks adalah memberikan informasi tentang seks dengan tujuan mengurangi risiko perilaku seksual negatif. Namun istilah ini masih asing di sebagian kelompok masyarakat, sehingga para orang tua ragu untuk mengajarkan anaknya tentang seks. Meskipun hal ini telah dilakukan di situs lain namun hanya menggambarkan persepsi orang tua dalam kewarganegaraan. Penelitian ini bertujuan untuk menggali persepsi orang tua terhadap pendidikan seks yang diberikan pada anak sejak dini. Dilakukan di Desa Labuan Diri Siontapina Kabupaten Buton, penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi dan melibatkan 5 orang orang tua (ibu) sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua menganggap pendidikan seks sebagai topik yang tabu, vulgar dan tidak pantas untuk disampaikan kepada anak sehingga cenderung menghindarinya.