Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

PELATIHAN PEMBUATAN KUE AGAR AGAR SUNTIK DAN PENGENALAN STRATEGI PEMASARAN MELALUI MEDIA SOSIAL DI GAMPONG PADANG SAKTI KECAMATAN MUARA SATU KOTA LHOKSEUMAWE Ameliany, Nanda; Sufi, Sufi; Iryani, Lisa; Ritonga, Nursakinah; Sukmawati, Cut; Irhamsyah, Irhamsyah; Juliansyah, Juliansyah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 12 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i12.5230-5240

Abstract

Pelatihan pembuatan kue agar-agar suntik merupakan program yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat di Gampong Padang Sakti dengan meningkatkan keterampilan kuliner mereka dan menciptakan peluang usaha baru. Pelatihan ini melibatkan pemberian pengetahuan dan keterampilan praktis dalam pembuatan kue agar-agar suntik, mulai dari teknik dasar hingga variasi resep yang lebih kompleks. Strategi pemasaran untuk produk agar-agar suntik melibatkan identifikasi pasar potensial, pengembangan merek dan kemasan produk, serta promosi melalui berbagai saluran, termasuk media sosial, acara lokal, dan kemitraan dengan toko-toko atau restoran setempat. Fokusnya adalah untuk meningkatkan visibilitas produk, menarik perhatian konsumen, dan membangun hubungan yang kuat dengan pasar target. Dengan kombinasi pelatihan yang berkualitas dan strategi pemasaran yang efektif, diharapkan program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi mitra di Gampong Padang Sakti, seperti peningkatan pendapatan, kemandirian ekonomi, dan peningkatan kualitas hidup secara keseluruhan.
Digital Marketing and Sales Performance Perceptions among Rural MSMEs: A Study in Sawang District, North Aceh Ameliany, Nanda; Sufi, Sufi; Iryani, Lisa; Isma, Yuli Santri; Hakiki, Nur
Journal of Economics and Management Scienties Volume 8 No. 1, December 2025
Publisher : SAFE-Network

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37034/jems.v8i1.165

Abstract

In an increasingly digital economy, many micro, small, and medium enterprises (MSMEs) face challenges in adapting their marketing strategies to remain visible and competitive, particularly in rural or underserved regions. This study investigates how MSMEs in Sawang District, North Aceh Regency, experience and perceive the impact of digital marketing on their sales performance. Using a quantitative descriptive approach, data were collected through structured questionnaires and analyzed using regression techniques to explore the association between digital marketing efforts and perceived business outcomes. The findings reveal a consistent positive relationship, suggesting that MSMEs that actively utilize digital tools—such as social media, websites, and online search platforms—tend to report more favorable assessments of their sales performance. Although both variables were assessed through self-reported measures, and therefore reflect perception rather than objective data, the results offer meaningful insight into how digital engagement shapes entrepreneurial confidence and strategic behavior. This underscores the importance of digital literacy, content effectiveness, and platform accessibility in empowering small businesses. The study recommends enhanced support through policy initiatives, training programs, and digital infrastructure to strengthen MSME capacity. Future research should consider integrating perceptual and objective indicators to more comprehensively assess the role of digital marketing in business development.
THE IMPACT OF NON-CASH SOCIAL ASSISTANCE THROUGH E-MONEY TO THE EXPANSION OF FINANCIAL INCLUSION IN ACEH Amelyani, Nanda; Sjafruddin; Sufi; Iryani, Lisa; Alhakim, Indra; Muhayatsyah, Ali
J-ISCAN: Journal of Islamic Accounting Research Vol. 5 No. 1 (2023): J-ISCAN : Journal of Islamic Accounting Research
Publisher : IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52490/jiscan.v5i1.767

Abstract

Broad access to formal financing for poor households through the distribution of social assistance with electronic money (e-money) is believed to accelerate poverty alleviation. The distribution of social assistance through the non-cash system is a breakthrough made by the government to increase aid effectiveness and promote financial inclusion. Recent research has shown that some beneficiaries find it challenging to disburse aid with the system. They only use non-cash facilities to disburse aid and do not want to use the system for other financial services. This fact can be an obstacle to achieving financial inclusion. This study aims to investigate what factors influence beneficiaries' perceptions of using the cashless system. We surveyed one hundred and fifty non-cash beneficiaries in districts/cities in Aceh. The distribution of non-cash social assistance is expected to familiarize the community with saving, it turns out that it is only limited to the disbursement of social assistance, and the mechanism for saving is not immediately carried out by the beneficiaries. Financial inclusion in non-social assistance for the poor is a pseudo-financial inclusiveness and has no impact on poverty reduction.
EDUCATION DEVELOPMENT POLICY THROUGH SPECIAL AUTONOMY FUND AT THE DEPARTMENT OF EDUCATION AND CULTURE NORTH ACEH DISTRICT Iryani, Lisa; Sufi, Sufi
International Journal of Educational Review, Law And Social Sciences (IJERLAS) Vol. 2 No. 4 (2022): July
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/ijerlas.v2i4.344

Abstract

This study examines the policy of education development through special autonomy funds at the Education and Culture Office of North Aceh Regency. The research location is the Education and Culture Office of North Aceh Regency. The purpose of the study was to determine the policy of budgeting priorities in the education infrastructure development program and the program to improve the quality of educators and education personnel in North Aceh Regency and to determine the use of special autonomy funds in education infrastructure development programs in North Aceh Regency. The theoretical perspective used is the theory of public policy and the theory of educational development. The research method used is a qualitative research method. The results showed thatthe quality of education and physical development are not in line so that the results obtained are also not optimal, the lack of budget affects the improvement of the quality of educators and education personnel. Educational development in reality, especially the infrastructure development program has been able to run according to the program that has been prepared, and based on the budget for larger infrastructure development, it is still constrained by supporting facilities such as the construction of laboratories and teaching aids needed by schools that so far not sufficient.The obstacle to implementing the program to improve the quality of educators and education personnel lies in the limited budget. Thousands of teachers in North Aceh Regency need stages in the implementation of providing training and this cannot be completed in the annual budget.The allocation of a larger budget for infrastructure development is motivated by rationality, if the facilities and infrastructure can be adequate, it will support the process of improving the quality of education and be able to improve the quality of educators and education personnel
ANALISIS PEMANFAATAN PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA DALAM MENINGKATKAN EKONOMI MASYARAKAT IDI RAYEUK KABUPATEN ACEH TIMUR Ameliany, Nanda; Ritonga, Nursakinah; Sufi, Sufi; Iryani, Lisa; Sjafruddin, Sjafruddin; Failla, Failla
Jesya (Jurnal Ekonomi dan Ekonomi Syariah) Vol 7 No 1 (2024): Article Research Volume 7 Number 1, January 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v7i1.1374

Abstract

Pelabuhan Perikanan Nusantara Idi Rayeuk Kabupaten Aceh Timur merupakan salah satu Pelabuhan Perikanan terbesar di pantai Aceh Timur yang didukung oleh 385 Kapal Penangkap. Pelabuhan Perikanan Nusantara Idi Rayeuk juga sangat strategis dimana Pelabuhan ini berada di pusat pemerintah Kabupaten Aceh Timur sehingga menjadikannya mudah dijangkau oleh semua lapisan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pemanfaatan Pelabuhan Perikanan Nusantara dalam meningkatkan ekonomi masyarakat Idi rayeuk kabupaten Aceh Timur. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian data tersebut di analisis dengan tiga alur, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan Pelabuhan Perikanan Nusantara dapat meningkatkan ekonomi masyarakat di Kecamatan Idi Rayeuk Kabupaten Aceh Timur. Pelabuhan Perikanan Nusantara merupakan salah satu pintu gerbang kegiatan perekonomian dimana mampu membuka peluang kerja untuk masyarakat selain itu Pelabuhan Perikanan Nusantara Idi juga mempunyai fasilitas yang sudah memadai sehingga masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas tersebut untuk berniaga dan terciptanya berbagai peluang usaha bagi masyarakat, terutama sektor ekonomi kerakyatan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat
Pengawasan Objek Wisata Pulau Seumadu dari Pelanggaran Syari'at Islam oleh Pemerintah Kota Lhokseumawe Sufi, Sufi; Faizah, Husnul; Iryani, Lisa
RESAM Jurnal Hukum Vol 7 No 2 (2021): RESAM Jurnal Hukum
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Muhammadiyah Takengon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32661/resam.v7i2.54

Abstract

Pelanggaran syariat Islam masih sering terjadi di objek wisata Pulau Seumadu Kota Lhokseumawe. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana pengawasan yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah Kota Lhokseumawe di objek wisata Pulau Seumadu. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menjelaskan bahwa pengawasan langsung dilaksanakan dengan menempatkan personil Satpol PP dan WH di lokasi wisata Pulau Seumadu dan melakukan patroli rutin ketika menyambut hari besar keagamaan. Adapun pengawasan tidak langsung dengan mengandalkan laporan masyarakat. Upaya yang dilakukan oleh Satpol PP dan WH Kota Lhokseumawe dalam menangani pelanggaran konsep pariwisata islami yaitu melakukan pencegahan (preventif) dengan memberikan sosialisasi tentang ruang lingkup syariat Islam. Sementara upaya penindakan (represif) dilakukan jika ditemukan pelanggaran berupa sanksi di tempat, penahanan, persidangan, dan pembinaan sesuai pedoman operasi Satpol PP dan WH Kota Lhokseumawe.
PENGARUH PROMOSI PENJUALAN TERHADAP. MINAT BELI PRODUK FASHION PADA APLIKASI TIKTOK SHOP Ritonga, Nursakinah; Setia Ningrum, Nisa; Andyna, Cut; Ameliany, Nanda; Iryani, Lisa; Sukriah, Yani
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 6 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i6.2024.2425-2429

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh promosi penjualan terhadap minat beli produk fashion pada aplikasi TikTok Shop (studi pada mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Malikussaleh). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Menggunakan teknik pengumpulan data melalui kuesioner (angket) yang disebarkan kepada mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Malikussaleh Lhokseumawe dengan jumlah responden penelitian sebanyak 97. Metode analisis data yang digunakan adalah uji instrument dan uji asumsi klasik serta menggunakan uji regresi linear sederhana dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 25. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa variabel promosi penjualan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Malikussaleh. Dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian yang telah dilakukan peneliti mendapatkan hasil yaitu variabel promosi penjualan berpengaruh terhadap peningkatan minat beli produk fashion pada aplikasi TikTok Shop mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Malikussaleh.
PELATIHAN PENGELOLAAN ADMINISTRASI PENYERTAAN MODAL PADA BADAN USAHA MILIK GAMPONG Iryani, Lisa; Sufi, Sufi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 6 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i6.2110-2114

Abstract

Badan Usaha Milik Gampong (atau diakronimkan menjadi BUMG) merupakan usaha desa yang dikelola oleh Pemerintah desa dan berbadan hukum. Pemerintah Gampong dapat mendirikan Badan Usaha Milik Gampong sesuai dengan kebutuhan dan potensi Gampong. Pembentukan Badan Usaha Milik Gampong ditetapkan dengan Peraturan Gampong. Kepengurusan Badan Usaha Milik Gampong terdiri dari Pemerintah Gampong dan masyarakat Desa setempat. Permodalan Badan Usaha Milik Gampong dapat berasal dari Pemerintah Gampong, tabungan masyarakat, bantuan Pemerintah, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota, pinjaman, atau penyertaan modal pihak lain atau kerja sama bagi hasil atas dasar saling menguntungkan.BUMG Desa Teangah Baru mempunyai unit-unit usaha di dalamnya Salah satu diantaranya adalah Pengelolaan Peralatan Pesta. Kini dengan hadirnya BUMG warga Desa Tengah Baru sudah tidak kesulitan lagi dalam memenuhi kebutuhan untuk membuat sebuah pesta atau acara peringatan yang sudah menjadi adat istiadat masyarakat setempat. BUMG Desa Teangah Baru selain dalam bidang PPP . (Pengelolaan Peralatan Pesta), juga bergerak bidang kredit mikro atau simpan pinjam yaitu Usaha Kredit Mikro (UKM), Jasa Pengelolaan Usaha Desa (JPUD), dan masih banyak unit-unit usaha yang ada di dalamnya namun belum semua berjalan dengan efektif. Pemerintah Desa berharap dengan hadirnya BUMG ini dengan unit-unit usaha yang ada di dalamnya dapat membantu warga dalam meningkatkan kesejahteraan hidupnya melalui pembangunan-pembangunan ekonomi Desa secara utuh.
PELATIHAN INOVASI KEMASAN DAN BRANDING PRODUK DESA BLANG PULO MENUJU PASAR NASIONAL Iryani, Lisa; Sufi, Sufi; Zulkarnaen, Teuku; Ameliany, Nanda; Ritonga, Nursakinah; Maisyura, Maisyura
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i1.%p

Abstract

bertujuan untuk meningkatkan daya saing produk lokal dari Desa Blang Pulo di pasar nasional. Dalam era globalisasi dan persaingan yang ketat, penting bagi produk lokal untuk memiliki kemasan yang menarik dan strategi branding yang efektif agar dapat menarik perhatian konsumen. Pelatihan ini melibatkan berbagai aspek penting, termasuk desain kemasan, branding, pemasaran digital, dan analisis pasar. Peserta pelatihan terdiri dari pelaku usaha lokal, termasuk pengrajin dan petani, yang memiliki potensi untuk mengembangkan produk mereka namun masih menghadapi tantangan dalam hal pemasaran dan inovasi. Salah satu fokus utama dari pelatihan ini adalah peningkatan kualitas kemasan. Kemasan yang menarik tidak hanya berfungsi untuk melindungi produk, tetapi juga sebagai alat pemasaran yang efektif. Dalam pelatihan, peserta diajarkan tentang prinsip desain kemasan yang baik, pemilihan bahan yang tepat, serta cara menciptakan kemasan yang fungsional dan estetis. Dengan kemasan yang menarik, produk diharapkan dapat lebih mudah dikenali dan diingat oleh konsumen. Selain itu, pelatihan juga menekankan pentingnya branding. Peserta diajarkan cara mengembangkan identitas merek yang kuat, termasuk pembuatan logo, slogan, dan nilai-nilai merek yang dapat menarik perhatian konsumen. Branding yang efektif akan membantu produk lokal untuk bersaing dengan produk dari daerah lain dan meningkatkan loyalitas konsumen. Pemasaran digital menjadi salah satu aspek penting dalam pelatihan ini. Dengan semakin berkembangnya teknologi dan penggunaan internet, pemasaran digital menjadi alat yang sangat efektif untuk menjangkau konsumen. Peserta dilatih untuk memanfaatkan media sosial dan platform e- commerce untuk mempromosikan produk mereka. Ini termasuk strategi konten, pengelolaan akun media sosial, dan teknik pemasaran online lainnya. Analisis pasar juga menjadi bagian integral dari pelatihan. Peserta diajarkan cara melakukan riset pasar untuk memahami tren konsumen, preferensi, dan perilaku pembelian. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang pasar, peserta dapat mengembangkan produk yang lebih sesuai dengan kebutuhan konsumen. Pemerintah Desa Blang Pulo berperan aktif dalam mendukung pelatihan ini dengan menyediakan fasilitas, sumber daya, dan dukungan logistik. Selain itu, pemerintah juga berupaya menjalin kerjasama dengan berbagai pihak untuk memastikan keberlanjutan program dan akses ke sumber daya yang diperlukan. Setelah pelatihan, peserta diharapkan dapat menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh untuk meningkatkan kualitas produk dan strategi pemasaran mereka. Program pendampingan dan mentoring juga disediakan untuk membantu peserta dalam mengatasi tantangan yang mungkin muncul setelah pelatihan. Dengan pelatihan ini, diharapkan produk dari Desa Blang Pulo dapat bersaing di pasar nasional, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Inovasi kemasan dan branding yang efektif akan menjadi kunci untuk membuka peluang baru bagi produk lokal, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan desa secara keseluruhan.