Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja dan pelatihan kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Wilmar Nabati Indonesia Unit Gresik, Jawa Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi seluruh karyawan PT. Wilmar Nabati Indonesia Unit Gresik. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Temuan ini mengindikasikan bahwa kondisi lingkungan kerja yang sudah memadai, seperti pencahayaan, suhu udara, tata warna ruangan, dan tingkat kebisingan, belum menjadi faktor penentu dalam peningkatan kinerja karyawan. Sebaliknya, pelatihan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa peningkatan kualitas dan frekuensi pelatihan kerja dapat meningkatkan kompetensi serta kinerja karyawan. Selain itu, lingkungan kerja dan pelatihan kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini memberikan implikasi bagi perusahaan untuk lebih memprioritaskan pelaksanaan program pelatihan kerja yang berkelanjutan sebagai upaya meningkatkan kinerja karyawan, tanpa mengabaikan pentingnya menjaga kualitas lingkungan kerja yang kondusif.