Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NILAI NTN PADA NELAYAN ARTISANAL DI PPN PEKALONGAN Abdul Kohar Mudzakir; Azis Nur Bambang; Imam Triarso
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol 11, No 2 (2021)
Publisher : JURNAL PERIKANAN DAN KELAUTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33512/jpk.v11i2.13122

Abstract

The low level of welfare of small fishermen is a problem that still cannot be solved. To get an overview of changes in fishermen's welfare quickly, an instrument that is easy to use and can fully describe the welfare of fishermen is needed. The fisherman's exchange rate can be used as an indicator based on the KKP guidelines in measuring the welfare of fishermen. Pekalongan City is one of the coastal areas with high resource potential, especially in the fisheries sector. One of the fishing ports in Pekalongan City is Pekalongan NFP, where the majority of fishermen are still classified as small fishermen. The picture of fishermen's welfare is closely related to the socio-economic conditions in the area. This study aims to determine the factors that influence the fisherman's exchange rate as an indicator of the welfare of artisanal fishermen in the NFP (Nusantara Fisheries Port) Pekalongan. The data used in this study are primary data and secondary data. Primary data were collected through questionnaires to respondents. Secondary data were collected through the desk study method in journals, articles, and books related to this research. The sampling technique used is purposive sampling where 159 people are taken as samples, the number of samples then becomes 130 people due to the elimination of outlier data as many as 29 people. Data analysis was performed using descriptive methods and multiple linear regression. Based on regression analysis, the results of this study found that age, education, total income, and total expenditure are factors that affect artisanal NTN in NFP Pekalongan.
TINGKAT PENDAPATAN NELAYAN GILL NET DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI MORODEMAK Bambang Argo Wibowo; Imam Triarso; Aida Nurus Suroyya
Jurnal Perikanan Tangkap : Indonesian Journal of Capture Fisheries Vol 2, No 3 (2018): Jurnal Perikanan Tangkap, September 2018
Publisher : Jurnal Perikanan Tangkap : Indonesian Journal of Capture Fisheries

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.786 KB)

Abstract

Kelompok  nelayan merupakan salah satu komponen  utama dalam usaha  perikanan tangkap.  Namun dalam kehidupannya saat ini masih di jumpai nelayan hidup dalam kondisi miskin, karena keterbatasan teknologi yang digunakan, yang berpengaruh terhapat produktifitas alat tangkap. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui  Faktor-faktor yang berpengaruh terhdap tingkat pendapatan  rumah tangga nelayan.   Pengambilan sampel dalam penelitian ini, yaitu nelayan dengan alat tangkap gill net di PPP Morodemak dengan 3 GT, metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan metode studi kasus dan menggunakan data cross sectional, pengambilan sampel menggunakan snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Karakteristik nelayan yang menggunakan alat tangkap gill net di PPP Morodemak berdasarkan umur sekitar 98% pada umur 30-70 tahun, tingkat pendidikan nelayan didominasi pada tingkat sekolah dasar (SD) dengan prosentase 55%. Berdasarkan jumlah anggota keluarga nelayan didominasi lebih dari tiga orang dengan prosentase 64%. Sedangkan untuk pengalaman melaut, sekitar 80% pada kisaran 20-40 tahun.(2) Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pendapatan nelayan adalah pengalaman melaut dan hasil tangkapan.
SISTEM DAN EFISIENSI PEMASARAN IKAN TONGKOL (Euthynnus affinis) DI KABUPATEN CILACAP, JAWA TENGAH Mufrihah, Laely; Triarso, Imam; Kurohman, Faik
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 9, No 4: Oktober, 2020
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemasaran hasil perikanan harus dilakukan secara efisien agar nelayan dan konsumen tidak dirugikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis sistem pemasaran, nilai marjin, fisherman’s share dan efisiensi pemasaran ikan Tongkol di Kabupaten Cilacap. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Metode pengambilan daerah sampel menggunakan metode cluster sampling, sampel nelayan menggunakan metode purposive sampling, dan sampel pedagang menggunakan metode sensus. Analisis data menggunakan analisis deskriptif, marjin pemasaran dan efisiensi pemasaran menggunakan indikator fisherman’s share. Sistem pemasaran ikan Tongkol di kabupaten Cilacap memiliki tiga pola saluran pemasaran yang melibatkan nelayan, pedagang pengumpul, pedagang besar, pedagang kecil dan pedagang pengecer. Marjin pemasaran pada saluran pemasaran 1 sebesar Rp 9.412 dengan nilai fisherman’s share 59%. Pada saluran pemasaran 2 dan 3 marjin pemasaran sebesar Rp 16.361 dan nilaifisherman’s share sebesar 45%. Sistem pemasaran ikan Tongkol di Kabupaten Cilacap dapat dikatakan efisien karena memiliki nilai efisiensi pemasaran < 1. Dan sistem pemasaran paling efisien adalah sistem pemasaran 1 karena memiliki nilai marjin paling rendah, yaitu Rp 9.412 dan memiliki nilai fisherman’s share paling tinggi, yaitu 59%.
STRATEGI PENGEMBANGAN BERBASIS KOMODITAS UNGGULAN PERIKANAN TANGKAP DI PROVINSI DKI JAKARTA Puspitadewi, Parma Andhika; Triarso, Imam
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 9, No 4: Oktober, 2020
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 DKI Jakarta memiliki potensi sumberdaya perikanan yang melimpah pada wilayah pesisir dan lautnya, dengan wilayah laut seluas 6.977,5 km2. Hal ini didukung oleh adanya berbagai jenis ikan yang bernilai ekonomis tinggi. Rata-rata produksi perikanan tangkap per tahun sebesar 40.128,5 ton. Komoditas yang memiliki nilai ekonomis dan produksi perikanan tangkap yang tinggi, atau yang dapat disebut sebagai komoditas unggulan, dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kontribusi subsektor perikanan tangkap terhadap perekonomian daerah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui komoditas unggulan perikanan tangkap di Provinsi DKI Jakarta dan bagaimana strategi pengembangan perikanan tangkap berbasis komoditas unggulan yang sesuai untuk diterapkan di Provinsi DKI Jakarta. Metode analisis yang digunakan adalah analisis Location Quotient (LQ) untuk menentukan komoditas basis DKI Jakarta, analisis Shift Share (SS) untuk menentukan pertumbuhan perikanan tangkap dan kontribusinya terhadap perekonomian daerah, analisis Spesialisasi untuk menentukan komoditas yang khas di DKI Jakarta, dan analisis SWOT untuk menentukan strategi pengembangan perikanan tangkap berbasis komoditas unggulan di DKI Jakarta. Berdasarkan hasil analisis Location Quotient, Shift Share, dan Spesialisasi, komoditas unggulan perikanan tangkap di Provinsi DKI Jakarta adalah ikan Tenggiri (Scomberomorus spp.), Cucut (Rhizoprionodon spp.), Tuna (Thunnus spp.), dan Cumi-Cumi (Loligo sp.). Hasil analisis SWOT menghasilkan tiga alternatif strategi, yaitu 1) Meningkatkan produksi komoditas unggulan dengan memanfaatkan sarana dan prasarana yang ada untuk memenuhi permintaan pasar lokal dan internasional; 2) Pengembangan alat tangkap yang bervariasi untuk meningkatkan produksi hasil tangkapan; dan 3) Pengelolaan wilayah konservasi dalam mendukung perikanan yang berkelanjutan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa komoditas unggulan perikanan tangkap di DKI Jakarta adalah Cumi-Cumi (Loligo sp.).
ANALISIS KINERJA KOPERASI UNIT DESA (KUD) MINO PAWURNI KABUPATEN KEBUMEN DENGAN METODE BALANCED SCORECARD Prio, Rudy Al; Bambang, Azis Nur; Triarso, Imam
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 9, No 3: Agustus, 2020
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KUD Mino Pawurni memiliki peran penting dalam perekonomian, sebagai sarana untuk mewujudkan kesejahteraan bagi anggota. Analisis kinerja KUD Mino Pawurni sangat penting dalam pelayanan kepada anggotanya, untuk mengetahui apakah suatu koperasi sudah baik maka koperasi perlu dilihat kinerjanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja KUD Mino Pawurni. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dokumentasi dan studi pustaka. Metode analisis kinerja koperasi menggunakan Balanced Scorecard (BSC) dengan 4 perspektif yaitu perspektif keuangan, perspektif pelanggan, perspektif bisnis internal serta perspektif pertumbuhan dan pembelajaran. Perspektif keuangan dihitung menggunakan rasio likuiditas, rasio solvabilitas dan rasio rentabilitas. Metode pengambilan sampel untuk anggota KUD menggunakan metode quota sampling sedangkan pengambilan sampel karyawan menggunakan metode purposive sampling. Berdasarkan dari hasil penilaian kinerja KUD Mino Pawurni dengan menggunakan Balanced Scorecard (BSC) dalam perspektif keuangan dengan rasio likuiditas, solvabilitas dan rentabilitas didapatkan total skor 50% yang menunjukkan bahwa harus dilakukan evaluasi terhadap keuangan KUD, kemudian perspektif pelanggan 95,06%, perspektif bisnis internal 93,87% dan perspektif pertumbuhan dan pembelajaran 111,11% yang menunjukkan bahwa KUD Mino Pawurni telah memberikan pelayanan yang terbaik terhadap anggotanya.
Analisis Kinerja Koperasi Unit Desa (KUD) Mina Tirta di Waduk Gajah Mungkur Kabupaten Wonogiri Hakimul Bahri, Aushov Dzaky; Mudzakir, Abdul Kohar; Triarso, Imam
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 9, No 3: Agustus, 2020
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KUD Mina Tirta memiliki peranan penting dalam perekonomian rakyat, sebagai sarana untuk mewujudkan kesejahteraan bagi nelayan. Oleh karena itu dibutuhkan suatu alat ukur untuk mengetahui kinerja dan capaian sasaran sehingga dapat dijadikan pertimbangan dalam menyusun strategi di masa depan.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja setiap usaha yang dikelola KUD Mina Tirta dan menganalisis kinerja KUD Mina Tirta. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dokumentasi dan studi pustaka. Metode analisis menggunakan analisis Balanced Score Card (BSC). Metode pengambilan sampel untuk anggota KUD menggunakan metode quota sampling dan karyawan KUD menggunakan metode purposive sampling. Berdasarkan dari hasil penilaian kinerja tiap usaha yang dikelola oleh KUD Mina Tirta diperoleh usaha simpan pinjam sebesar 62.05%, usaha perdagangan sebesar 54.46%, usaha pengolahan sebesar 43,12% dan usaha jasa sebesar 41,8%. Hal ini dikarenakan pada usaha simpan pinjam sangat membantu anggota KUD jika tejadi kekurangan modal, masuk musim paceklik (sulit mencari ikan), proses peminjaman mudah, dan bunga pinjamannya yang rendah sebesar 0.3%/bulan. Hasil pengukuran kinerja dengan metode Balanced Score Card (BSC) ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi KUD Mina Tirta dalam menyusun strategi yang tepat untuk meningkatkan kinerjanya di masa yang akan datang.
Potensi dan Peluang Pengembangan Usaha Perikanan Tangkap Di Pantura Jawa Tengah Triarso, Imam
Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology Vol 8, No 1 (2012): Jurnal Saintek Perikanan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.549 KB) | DOI: 10.14710/ijfst.8.1.65-73

Abstract

The research on capture fisheries resources in north coastal of Central Java were to anticipate  amount produce and effort of capture fisheries. Usefulness from this research expected to earn as reference of management of small scale fisheries and consideration alternative which can be taken for local government of Central Java Province. Primary data were collected from local fishers, while secondary data were collected from district and Marine and Fishery Services Central Java Province. Data series of 2006 to 2009 were also analyzed by bioeconomic analysis with surplus production model. The result indicate that condition of capture fisheries resources in North Coastal of Central Java were overfishing, included its several regency/city adjacent areas. The effort in  developing fish capture has reached its boredom circumstance so this situation needs better maintenance and  control toward the capturing activities. The policy expected to minimize exploitation of fishery resources on coastal area, and the vessel can more further to off shore and oceanic area. The government as a policy maker on fisheries management for coastal fisheries must applicable precautionary approach by focusing on biology and economic aspects. Key words:  fisheries product, bio-economic model, small scale fisheries management