Articles
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN BERBASIS VIDEO TUTORIAL UNTUK PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X PADA MATA PELAJARAN PEKERJAAN DASAR TEKNIK MESIN DI SMK NEGERI 1 SUMBAR
Islamimahdi Islamimahdi;
Eko Indrawan;
Hendri Nurdin;
Andre Kurniawan;
Purwantono Purwantono
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 4 No 4 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Departemen Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/vomek.v4i4.438
Metode pembelajaran yang digunakan guru jurusan Teknik Pemesinan pada mata pelajaran Pekerjaan Dasar Teknik Mesin di SMK Negeri 1 Sumbar masih kurang inovatif dan variatif dimana proses pembelajarannya dilakukan dengan cara guru berceramah di depan kelas dalam memberikan penjelasan dengan menggunakan media papan tulis dan buku diiringi dengan pemberian tugas dan latihan, sehingga membuat suasana pembelajaran menjadi membosankan. Penerapan model pembelajaran yang tepat akan memberikan pengaruh terhadap hasil belajar siswa, antara siswa dengan siswa serta guru dengan siswa agar pembelajaran menjadi menyenangkan dan materi ajar yang disampaikan oleh guru dapat mudah dipahami. Ada beberapa konsep yang bisa dikembangkan pada mata pelajaran Pekerjaan Dasar Teknik Mesin yaitu penambahan media yang lebih efektif, salah satunya media video tutorial. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen Dengan menggunakan penelitian True Experimental Design, dimana video tutorial tentang panduan menggunakan mesin umum sebagai objek penelitian. Hasil penelitian menggunakan uji t didapat nilai sig (2 tailed) yang sama sebesar 0,012, yaitu < 0,050. Selanjutnya diperoleh nilai sebesar 2,590. Sedangkan pada taraf signifikan 0,050 diperoleh 2,590. Sehingga bisa disimpulkan bahwa nilai (2,590 > 2,026). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan media pembelajaran seperti video tutorial mampu membantu peserta didik lebih fokus dalam belajar sehingga meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pekerjaan Dasar Teknik Mesin.
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN DASAR PERANCANGAN TEKNIK MESIN KELAS X SMK NEGERI 1 SUMATERA BARAT
Irshan Sepriza;
Nelvi Erizon;
Delima Yanti Sari;
Febri Prasetya;
Hendri Nurdin
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 4 No 4 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/vomek.v4i4.449
Motivasi belajar ialah hasrat/upaya internal dan eksternal untuk meningkatkan aktivitas, mengubah perubahan perilaku dalam menggapai tujuan belajar. Penelitian ini diterapkan karena hasil belajar siswa teknik mesin SMK Negeri 1 Sumatera Barat masih rendah. Penelitian dikerjakan untuk melihat apakah adanya koneksi antara motivasi belajar siswa kelas X DPTM SMK Negeri 1 Sumatera Barat dengan hasil belajarnya. Jenis penelitian kuantitatif korelasional dipakai pada penelitian ini. Sebuah penelitian yang dikenal dengan penelitian kuantitatif korelasional berfokus pada pemeriksaan data yang diperoleh dengan menggunakan teknik statistik untuk melihat keberadaan dan signifikansi hubungan dari dua variabel atau lebih. Berlandaskan dari hasil analisis koefisien (r) kedua variabel penelitian dengan rhitung 0,812 dan rtabel 0,254 kategori 0,812 > 0,254, maka Ha diterima. Jadi hipotesis bahwa hubungan antar motivasi dam hasil belajar dan hasil analisis diperoleh koefisien determinasi sebesar 65,93%, sehingga sumbangan motivasi belajar dengan hasil belajar ialah 65,93%, selebihnya disebabkan oleh faktor luar. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa motivasi belajar kelas X Mata Pelajaran Dasar Perancagan Teknik Mesin (DPTM) SMK Negeri 1 Sumatera Barat berkorelasi positif signifikan pada hasil belajarnya. Dari analisis implikasi dari penelitian ini ialah bahwa siswa yang termotivasi lebih mungkin untuk memenuhi hasil belajar menjadi lebih baik berbanding terbalik dengan siswa yang kurang termotivasi.
PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING DALAM MATA PELAJARAN TEKNIK GAMBAR MANUFAKTUR UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI SISWA KELAS XI DI SMK N 1 SUMATERA BARAT
Azmul Fauzi;
Delima Yanti Sari;
Hendri Nurdin;
Budi Syahri
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 4 No 4 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/vomek.v4i4.460
Pendidikan yang berkualitas bisa diperoleh melalui proses bembelajaran yang baik, sehingga diperlukan model pembelajaran yan tepat untuk meraih tujuan proses belajar. Tujuan dari penelitian ini yakni melihat pengaruh dari penerapan akan model project based learning dalam mata pelajaran Teknik gambar manufaktur untuk meningkatan kompetensi siswa dari kelas XI di SMKN 1 Sumatera Barat. Populasi dan sampel penelitian ini siswa kelas XI Teknik Pemesinan 2 Grup A SMKN 1 Sumatera Barat yang berjumlah 14 orang. Penelitian dilaksanakan melalui tahapan melakukan perencanaan, melaksanakan,mengamati dan merefleksi yang dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Teknik Analisa data yang dipakai yakni Teknik Analisa ketuntasan individu dan ketuntasan klasikal untuk melihat pengaruh model belajar yang diterapkan. Berdasarkan hasil dari penelitian yang dilaksanakan didapatkan hasil belajar terus meningkat untuk siklus II. Dari yang hanya mencapai nilai ketuntasan sebesar (64%) untuk aspek pengetahuan dan (57%) untuk aspek keterampilan pada siklus I. Di siklus II ada beberapa perbaikan dan refleksi agar hasil lebih memuaskan. Presentase pada siklus II meningkat sebesar (85,7%) untuk aspek pengetahuan dan (93%) untuk aspek keterampilan setelah model pembelajaran project based learning diterapkan. Jadi, dapat diambil kesimpulan dimana secara keseluruhan mencapai keberhasilan dengan pembelajaran project based learning yang ditemukan pelajaran yang dipakai dapat membantu hasil belajar pada Siklus II.
PENGARUH VARIASI KUAT ARUS TERHADAP KEKUATAN TARIK HASIL PENGELASAN SMAW PADA BAJA KARBON RENDAH DENGAN ELEKTRODA E-7018
Novendri Chairul;
Irzal Irzal;
Mulianti Mulianti;
Hendri Nurdin
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 4 No 4 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/vomek.v4i4.470
Las SMAW (Shielded Metal Arc Welding) merupakan kegiatan penggabungan dua logam atau lebih yang meanfaatkan bantuan energi panas guna mencairkan material kerja dan elektroda sebagai material tambahan pada proses pengelasan SMAW. Parameter utama yang menpengaruhi kualitas hasil pada proses pengelasan baja karbon rendah dengan pengelasan las busur listrik adalah besar arus listrik, semakin besar arus listrik dipakai pada proses pengelasan maka besar juga energi panas yang dihasilkan. Panas yang dihasilkan oleh proses pengelasan sangat berpengaruh pada hasil pengelasan sehingga apabila panas yang digunakan terlalu tinggi maka dapat merubah bagian struktur material. Penelitian ini dilaksanakan untuk melihat bagaimana pengaruh nilai kuat arus pada pengelasan SMAW menggunakan pengujian tarik. Jenis penelitian eksperimen yang diterapkan pada penelitian dengan melakukan pengelasan SMAW berdasarkan kuat arus pada proses pengelasan. Nilai kuat arus yang digunakan dalam penelitian ini yakni, 90, 100, dan 130 Ampere dengan mengunakan elektroda E-7018. Material pada penelitian ini merupakan baja karbon rendah berbentuk plat dengan ketebalan 8mm. Uji Tarik digunakan sebagai uji material dalam melihat seberapa besar pengaruh dari nilai kuat arus yang diteliti. Untuk nilai uji tarik tertinggi didapatkan pada arus 130 ampere dengan rata-rata kekuatan tarik 545,58 N/mm2. Berdasarkan hasil penelitian peningkatan nilai kekutan tarik berbanding lurus dengan nilai kuat arus dima nilai kekuatan tertinggi didapat pada arus 130 Ampere.
PENGARUH PENYAYATAN UP MILLINGDAN DOWNMILLINGTERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN BENDA KERJA BAJA S45C PADA PROSES PEKERJAAN MESIN FRAIS VERTIKAL
Ogif Pradinata Putra;
Hendri Nurdin;
Rifelino Rifelino
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 4 No 4 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/vomek.v4i4.473
Dalam melakukan pekerjaan yang menghasilkan produk yang berualitas harus membuat perencanaan yang efektif dan efisien. Begitupun pada bidang pemesinan harus membutuhkan perencanaan untuk menghasilkan produk yang berkualitas. Dalam proses pengefraisan kualitas produk tersebut bisa dilihat dari kekasaran permukaan sehingga semakin halus permukaan benda semakin baik kualitas produk tersebutTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penyayatan up milling dan down milling terhadap baja S45C untuk mendapatkan nilai kekasaran permukaan yang maksimal menggunakan mesin frais vertical. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen dengan membandingkan tingkat kekasaran permukaan baja S45C hasil fraisan yang menggunakan pisau frais HSS kedalaman pemakanan (depth of cut) 1 mm. Hasil penelitian diketahui bahwa kekasaran spesimen pada up milling berada pada kelas N7 sedangkan pada nilai rata-rata kekasaran pada down milling berada pada kelas N8. Spesimen yang memiliki nilai kekasaran yang tertinggi adalah spesimen down milling, yang pengambilan datanya No. 2 dengan rata-rata Ras= 3,24m yaitu pada kelas kekasaran N8. Dan Spesimen yang memiliki nilai kekasaran yang terendah adalah spesimen up milling, yang pengambilan datanya No. 1 dengan rata-rata Ras= 1,01m yaitu pada kelas kekasaran N7. Berdarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa gerak makan atau penyayatan up milling dan down millingmemberikan dampak terhadap hasil produk pengefraisan pada baja S45C. Hal ini dibuktikan dengan bervariasinya nilai kekasaran permukaan baja S45C yang difrais dengan dalam pemakanan sama.
PERANCANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PADA MATA KULIAH KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) BERBASIS ANDROID UNTUK MAHASISWA DEPARTEMEN TEKNIK MESIN UNIVERSITAS NEGERI PADANG
Amri Ramadhan S;
Irzal Irzal;
Yufrizal A;
Hendri Nurdin
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 4 No 4 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/vomek.v4i4.475
Sistem Pendidikan yang baik dan maju selalu didukung dengan perangkat pembelajaran yang mendukung proses pembelajaran. Dalam melakukan suatu pekerjaan baik di industri dan wokshop kerja perlu diperhatikan pemahaman terhadap Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) terkhususnya mengenai safety tools. Namun, berdasarkan hasil observai peneliti terhadap proses perkuliahan yang berlangsung banyak mahasiswa yang kurang memahami tujuan pembelajaran dari mata kuliah K3. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menciptakan media pembelajaran bagi mahasiswa Departemen Teknik Mesin angkatan 2020/2021 pada mata kuliah K3 dengan membuat media pembelajaran dengan sistem game yang dapat dimainkan oleh mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan berupa Research and Development dengan jenis penelitian model Plomp. Lokasi penelitian dilakukan pada Departemen Teknik Mesin Universitas Negeri Padang. Sample penelitian ini akan diambil dari mahasiswa Departemen Teknik Mesin angkatan 2020/2021. Berdasarkan pengujian aplikasi yang telah dirancang dan divalidasi oleh ahli materi pada mata kuliah K3 dengan hasil 92% dengan keterangan sangat valid. Pengujian aplikasi untuk ahli media memperoleh nilai sebesar 90% dengan keterangan sangat valid. Hasil praktikalitas yang dilakukan dan diuji kepada mahasiswa memberikan persentase nilai sebesar 83% menyatakan bahwa aplikasi praktis dipergunakan. Berdasarkan data dan penelitian yang telah dilakukan, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa perancangan media pembelajaran berupa game mengenai K3 berbasis android untuk Mahasiswa Departemen Teknik Mesin sangat valid dan sangat praktis dan layak digunakan.
ANALISIS KEKUATAN TARIK BAHAN KOMPOSIT SERAT FIBER GLASS MENGGUNAKAN METODE HAND LAY UP DENGAN BERBAGAI VARIASI FRAKSI
Muhammad Ikhsan Koto;
Nelvi Erizon;
Hendri Nurdin;
Refdinal Refdinal
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Departemen Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/vomek.v5i1.476
Kebutuhan industri atas material yang memiliki sifat sama dengan logam dan tahan dengan korosi memerlukan pengembangan berbagai macam jenis material yang salah satunya adalah komposit fiberglass. Penggunaan material fiberglass sudah banyak digunakan pada dunia industri otomotif, perkapalan dan lainya. Pembuatan fiberglass dengan teknik hand lay up dengan biaya yang murah tanpa membutuhkan alat. tujuan dari penelitian ini yaitu guna mendapatkan rata rat kekuatan tari komposit yang memakai teknik hand lay up dengan berbagai macam fraksi dan untuk mengetahui macam fraksi volume serat yang lebih baik diterapkan terhadap kekuatan tarik pada serat fiberglass memakai teknik hand lay up. Metode dengan jenis eksperimen yang diterapkan pada penelitian ini dengan menganalisis kekuatan uji tarik kekuatan tarik bahan komposit serat fiberglass menerapkan teknik hand lay up dengan fraksi volume serat 20%, 25%, 30%, 35%, 40% terhadap Yukalac seri 157 BQTN-EX. Hasil penelitian yaitu nilai kekuatan tarik paling tinggi yaitu volume fraksi 40% yaitu 198,99 Mpa dan nilai kekuatan Tarik terkecil pada volume fraksi 20% dan pengaruh volume Tarik terhadap kekuatan Tarik , yang mana semakin besar presentase nilai volume fraksi maka semakin besar nilai kekuatan Tarik komposit rentang 20% sampai 40%. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu terdapat pengaruh volume Tarik terhadap kekuatan Tarik , dimana semakin tinggi presentase nilai volume fraksi maka semakin tinggi nilai kekuatan Tarik komposit pada dan pada specimen pengujian hampir terjadi debonding atau fiber pull out, yang mana ini terjadi karena pemilihan metode pembuatan yaitu hand lay-up yang mana besar kemungkinan terjadinya void pada sepesimen komposit.
HUBUNGAN MINAT BERWIRAUSAHA DENGAN MATA PELAJARAN PRODUK KREATIF DAN KERWIRAUSAHAAN (PKK) DI SMK NEGERI 1 LINTAU BUO
Tri Ramadhan;
Irzal Irzal;
Hendri Nurdin;
Primawati Primawati
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Departemen Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/vomek.v5i2.514
Lulusan dari SMK masih banyak yang menganggur setelah menamatkan pendidikannya, mereka memiliki kebimbangan terhadap langkah apa yang seharusnya mereka ambil setelah lulus. Keraguan siswa untuk melanjutkan Pendidikan ke jenjang universitas, pada mata pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaanmasih belum berjalan dengan tujuan pembelajaran dikarenakan guru lebih banyak memberikan teori dan meberikan LKS serta memberi tugas praktik hanya di akhir saja akibatnya kurangnya minat para siswa untuk belajar, hal ini sesuai dengan rendahnya nilai ujian para siswa. Yang dapat berakibat kurangnya minat siswa dalam berwirausaha. Kajian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui adakah hubungan yang antara minat berwirausaha dengan mata pelajaran pkk. Jenis kajian ini yakni kuantitatif dengan sifat korelasional. Teknik korelasional digunakan untuk mengetahui hubungan antar variable. Pada kajian ini menggunakan siswa kelas XI TP SMK N Lintau Buo sebagai populasi. Hasil penelitian menunjukan nilai r hitung 0.342 dan nilai sig 0.015. hal ini artinya nilai r hitung > r table (0.279) dan nilai sig > 0.05. hasil ini disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara variable minat berwirausaha dengan mata pelajaran PKK sehingga hipotesis diterima. Kesimpulan dari hasil penelitian dan analisis diatas yaitu Terdapat hubungan dan signifikan pada minat berwirausaha siswa dengan mata pelajaran Produk Kreatif Kewirausahaan kelas XI di SMK N 1 Lintau Buo
ANALISIS NILAI KALOR BRIKET SERAT PINANG SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF: ANALISIS NILAI KALOR BRIKET SERAT PINANG SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF
Purnama Anandi Sitorus;
Hendri Nurdin
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 1 No. 3 (2019): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development (May 201
Publisher : Dinasti Research
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (541.331 KB)
Upaya untuk mencari bahan bakar alternatif terbarukan (renewable) yang ramah lingkungan dilakuan berkelanjutan untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dalam keperluan rumah tangga khusnya minyak tanah. Salah satu energi terbarukan yang memiliki potensi besar di Indonesia yaitu biomassa. Dengan memenfaatkan limbah serat pinang dan tapioka menjadi briket telah membantu pemerintah dalam mengatasi masalah limbah. Penelitian ini bertujuan membuat briket dengan variasi campuran bahan baku dan perekatnya, 90% : 10%, 80% : 20%, 70% : 30%, 60% : 40% serta mendapatakan nilai kalor dan densitas. Hasil penelitian 80% serat pinang 20% tapioka memperoleh nilai kalor 12352,9 Kj/Kg serata densitas dari variasi ini sebesar 318,71 Kg/m3. Semakin tinggi nilai kalor bahan bakar maka semakin baik bahan bakar tersebut. Briket serat pinang perekat tapioka dapat dijadikan sebagai bahan bakar, karena memiliki nilai kalor yang tinggi
ANALISIS NILAI KALOR BRIKET BERBAHAN BAKU SERAI SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF
Dwi Sakti Putra;
Hendri Nurdin;
Yolli Fernanda;
Delima Yanti Sari
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Departemen Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/vomek.v5i2.459
Bahan bakar yang digunakan dikala ini masih didominasi dengan bahan bakar fosil yang sesuatu waktu bisa habis. Buat menghindari perihal tersebut butuh dicoba studi serta inovasi dalam pengembangan bahan bakar alternatif. Salah satu bahan bakar yang tidak bisa di perbahrui merupakan batu bara yang ialah bahan bakar padat. Alternatif pengugunaan bahan bakar padat yang sudah dimanfaatkan dikala ini ialah briket. Briket yang bisa digunakan ialah biomasa yang berasal dari hasil pangan, pertanian, serta kehutanan. Serai sangat gampang ditemui di Indonesia. Dengan pemanfaatan limbah serai sebagai bahan baku briket sudah menolong pemerintah buat menanggulangi masalah sampah.Riset ini bertujuan buat mebuat briket dengan 9 kombinasi bahan baku serta perekat, dan pengujian nilai kalornya. Hasil riset meyakinkan nilai kalor maksimal briket diperoleh pada kombinasi serai 80% dengan perekat gambir 20% sebesar 10. 104, 0704 Kj/ Kg serta nilai kalor minimum dipunyai oleh kombinasi serai 60% dengan perekat tapioca 40% ialah sebesar 6. 231, 97632 Kj/ Kg. Sehingga bisa disimpulkan kalau briket berbahan baku serai bisa dijadikan selaku bahan bakar alternatif, sebab mempunyai nilai kalor yang lumayan besar.