Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor Risiko Kejadian Diabetes Mellitus Tipe 2 pada Pasien Rawat Jalan di RSUD Kabupaten Buton Tahun 2023 Nurul Amalliah; Febriana Muchtar; Jusniar Rusli Afa
KOLONI Vol. 3 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/koloni.v3i1.593

Abstract

Abstract : Diabetes mellitus is a degenerative disease that poses a significant threat to human health due to insufficient insulin production in the pancreas or when the body fails to effectively utilize the insulin. Diabetes mellitus is diagnosed based on blood glucose levels and the type 2 diabetes is the most prevalent types of diabetes. This research was conducted to identify the risk factors associated with the prevalence of type 2 diabetes mellitus among outpatients at Buton District General Hospital in 2023. This case-control research involved all 402 outpatients diagnosed with type 2 diabetes mellitus at Buton District General Hospital from January to October 2023 as research population, from which 120 patients were purposively selected as samples. Based on the findings of this research, several risk factors were identified: age (OR=4.677 and p=0.000), obesity (OR=3.000 and p=0.006), physical activity (OR=4.677 and p=0.000), and stress (OR=2.286 and p=0.043). In addition, several variables such as gender (OR=0.606 and p=0.258) and dietary pattern (OR=0.360 and p=0.011) appeared as factors that lower the prevalence of the disease. In conclusion, age, obesity, stress, and physical activity are risk factors for the prevalence of type 2 diabetes mellitus among outpatients at Buton District General Hospital in 2023, while gender and dietary pattern serve as protective factors.
Analisis Implementasi Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Sebagai Upaya Pencegahan Kecelakaan Kerja Pada Karyawan PT. PLN (Persero) Unit Layanan Transmisi Dan Gardu Induk (ULTG) Kendari Lisa Febyola; Asnia Zainuddin; Febriana Muchtar
KOLONI Vol. 4 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/koloni.v4i1.715

Abstract

Human Resource Management (HRM) is an important role for the success of an organization or company, because people are living assets that need to be maintained and developed. One of the things that must be the main concern for human resource managers is occupational health and safety (K3). Occupational safety and health (K3) is an effort to prevent the possibility of work accidents and diseases caused by work and the work environment. Objective: to find out an overview of the implementation of K3 as an effort to prevent work accidents among employees at PT PLN (Persero) ULTG Kendari. Method: The research method used in this research is a qualitative research method, with data collection techniques through interviews, observation and documentation. The research results concluded that K3 implementation had been implemented. PT PLN ULTG Kendari is advised to increase education and socialization on the use of APD to increase workers' awareness of using APD while carrying out work.
PENYULUHAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS MELALUI GAMES RANGKING 1 PADA SISWA SD N 25 KENDARI Hartati Bahar; Febriana Muchtar; Rhamadan tosepu; Hariati Lestari; Devi Savitri Effendy; Nadia Dwi Maharani; Lili Yanti; Muhammad Arroyan; Mirsya Aliyah Pratiwi; La Jumai La Jumai
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 03 (2026): JUNI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

(PHBS) atau yang kita kenal perilaku hidup sehatvdan bersih adalah upaya promotif dan preventif yang penting diterapkan sejak usia sekolah untuk membentuk kebiasaan hidup sehat dan mencegah berbagai masalah kesehatan. Namun, implementasi PHBS di lingkungan sekolah masih tergolong rendah. Di Indonesia, sekolah yang menerapkan PHBS baru mencapai 35,8%, masih jauh dari target nasional institusi pendidikan sebesar 70%. Salah satu indikator penting PHBS adalah Mencuci tangan dengan sabun dapat mengurangi risiko penyakit diare pada anak-anak sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang PHBS melalui sosialisasi dengan menggunakan alat edukasi.interaktif Games Ranking 1. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 26 Mei 2026 di SD Negeri 25 Kendari dengan melibatkan 30 siswa kelas V. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi PHBS menggunakan media PowerPoint (PPT) dan Games Ranking 1 sebagai sarana penguatan pemahaman siswa. Evaluasi dilaksanakan dengan Uji t-test berpasangan digunakan untuk menganalisis pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai pengetahuan siswa dari 79,66 pada pre-test menjadi 95,00 pada post-test. Hasil dari pengujian paired t-test memperlihatkan nilai t = -14,699 dan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah penyuluhan. Oleh karena itu, penyuluhan PHBS melalui Games Ranking 1 terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar tentang perilaku hidup bersih dan sehat.
Analisis Tingkat Penerimaan Nugget Ikan Tuna Sebagai Pangan Sumber Protein Hewani Di Desa Malalanda Febriana Muchtar
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 4 No. 2 (2025): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/juster.v4i2.1464

Abstract

Nugget merupakan produk olahan pangan yang dibuat menggunakan bahan baku daging, ayam maupun ikan. Salah satu bahan pangan hewani yang dapat digunakan sebagai bahan dalam pembuatan nugget adalah ikan tuna. Pengolahan ikan tuna menjadi nugget bertujuan untuk memperpanjang masa simpan ikan serta sebagai upaya diversifikasi olahan ikan tuna sebagai pangan sumber protein berkualitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat penerimaan nugget ikan tuna sebagai bentuk olahan ikan tuna. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif yaitu menggambarkan tingkat penerimaan nugget ikan tuna melalui uji hedonik pada karakteristik organoleptik nugget ikan tuna yaitu warna, aroma, tekstur, kenampakan dan rasa nugget ikan tuna. Pengujian tingkat penerimaan dilakukan menggunakan uji hedonik yaitu uji tingkat kesukaan dengan 5 skala hedonik yang terdiri dari 1= sangat tidak suka, 2= tidak suka, 3= agak suka, 4= suka dan 5= sangat suka.  Pengujian dilakukan oleh 39 panelis yaitu ibu rumah tangga dan remaja putri di wilayah pesisir Desa Malalanda Kecamatan Kulisusu Kabupaten Buton Utara. Hasil penelitian menunjukkan tingkat penerimaan berdasarkan karaktersitik organoleptik nugget ikan tuna adalah rata-rata tingkat kesukaan terhadap warna nugget 4,5 (sangat suka), aroma 4,6 (sangat suka), kenampakan 4,4 (suka), tekstur 4,4 (suka) dan rasa 4,6 (sangat suka). Hasil analisis terhadap tingkat penerimaan berdasarkan karaktersitik organoleptik nugget ikan tuna, yaitu warna, aroma, tekstur, kenampakan dan rasa disukai oleh panelis. Perlu dilakukan analisis kandungan zat gizi dan masa simpan nugget ikan tuna.
Penyuluhan Pencegahan Anemia pada Remaja Putri di SMP Negeri 15 Kendari Febriana Muchtar
Jurnal Medika: Medika Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/x45vnv13

Abstract

Anemia ditandai dengan rendahnya kadar hemoglobin darah. Anemia dapat terjadi pada semua kelompok umur. Kelompok usia remaja, khususnya remaja putri merupakan kelompok usia yang berisiko mengalami anemia terutama anemia karena kekurangan zat besi (Fe). Sampai saat ini anemia karena kekurangan gizi besi masih menjadi masalah gizi kesehatan masyarakat. Tujuan kegiatan Pengabdian Masyarakat dilakukan untuk mengenalkan anemia sebagai salah satu masalah gizi serta upaya pencegahan anemia. Khalayak sasaran kegiatan ini adalah remaja putri SMP Negeri 15 Kendari. Kegiatan pengabdian melalui penyuluhan dengan metode ceramah. Penjelasan materi tentang anemia menggunakan powerpoint disertai diskusi dalam bentuk tanya jawab. Pelaksanaan kegiatan mendapat dukungan dan apresiasi dari pihak sekolah. Kegiatan penyuluhan dapat memberikan informasi tentang anemia serta cara mencegah anemia. Materi dapat dipahami oleh remaja putri ditandai dengan jawaban yang tepat dari pertanyaan yang diberikan saat diskusi berlangsung. Remaja putri diharapkan dapat memahami dan menerapkan upaya dalam mencegah anemia untuk mewujudkan remaja putri bebas anemia.
SAHABAT SEHAT FKM UHO EDUKASI TENTANG PENTINGNYA IMUNISASI PADA SISWA SD NEGERI 93 KENDARI Hartati Bahar; Ruslan Madjid; Hariati Lestari; Devi Savitri Effendy; Ramadhan Tosepu; Febriana Muchtar; Helsi Yuliatni; Dewi Chandra; Fakhira Azizah; Gloria Intan Patabang; Hasny Andriani Ramadhani; Iklima Malika Rahma
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 04 (2026): JULI 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Imunisasi merupakan strategi pencegahan yang telah terbukti efektif dalam melindungi anak-anak dari berbagai penyakit menular yang dapat menyebabkan sakit, kecacatan, atau bahkan kematian. Upaya pendidikan kesehatan harus dimulai sejak usia sekolah karena sebagian siswa mungkin belum sepenuhnya memahami manfaat dan pentingnya imunisasi. Melalui program pendidikan kesehatan di SD Negeri 93 Kendari, proyek pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang vaksinasi. Pada tanggal 22 Mei 2026, 36 siswa kelas lima berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Pendidikan kesehatan melalui ceramah, yel-yel edukatif, latihan memecahkan kebekuan, dan evaluasi pengetahuan melalui kuesioner pra-tes dan pasca-tes merupakan beberapa taktik yang digunakan. Berdasarkan hasil penelitian, 23 siswa (63,9%) memiliki tingkat pengetahuan dalam kategori “sangat baik”. Dengan nilai p sebesar 0,001 (p<0,05), skor pengetahuan rata-rata juga meningkat dari 90,83 sebelum intervensi menjadi 96,11 setelahnya. Hasil ini menunjukkan bahwa strategi pengajaran yang menarik dan interaktif dapat meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya vaksinasi.
EDUKASI TENTANG POLA MAKAN SEIMBANG PADA SISWA SMP NEGERI 14 KENDARI Febriana Muchtar; Hartati Bahar; Devi Savitri Effendy; Ramadhan Tosepu; Pitrah Asafian; Dela Safitri; Deswita tri Hapsari; Heru Alansyah Afala; Fardhlu Rahman; Karunia Algatras Randan
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 04 (2026): JULI 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Keseimbangan gizi merupakan faktor penting yang mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak usia sekolah. Oleh karena itu, edukasi kesehatan mengenai pola makan seimbang diperlukan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa terhadap pentingnya pemenuhan gizi yang tepat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pendidikan kesehatan dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai pola makan seimbang di SMP Negeri 14 Kendari. Metode yang digunakan meliputi pemutaran video edukatif, kegiatan ice breaking, serta permainan edukatif Ranking 1 sebagai media pembelajaran interaktif. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan hasil pre-test dan post-test yang diberikan kepada peserta. Hasil analisis statistik menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 93,1% pada pre-test menjadi 96,6% pada post-test dengan nilai p < 0,05, yang menunjukkan perbedaan signifikan setelah intervensi diberikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa penyuluhan mengenai pola makan seimbang berhasil meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan. Dengan demikian, pendidikan kesehatan tentang gizi seimbang terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa. Pelaksanaan program edukasi yang interaktif dan berkelanjutan perlu terus dilakukan untuk mendukung pembentukan perilaku hidup sehat sejak usia dini.  
EDUKASI GIZI DAN TUBERKULOSIS (TB) MELALUI KAMPANYE POSTER DIGITAL DI MEDIA SOSIAL UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN KESEHATAN MASYARAKAT Sri Ramdayani Apdi; Syahwa Ramadhani; Rosa Damayanti; Sabitah Salsabila; Sakila Sakila; Syahlani Syahlani; Sitti Alvareza; Selviana Selviana; Devi Savitri Effendy; Febriana Muchtar; Ramadhan Tosepu; Siti Nurfadilah H; Hariati Lestari; Hartati Bahar; Nurmaladewi Nurmaladewi
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 04 (2026): JULI 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis (TB) masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia dengan angka kejadian yang tinggi. Salah satu faktor yang berperan dalam kejadian TB adalah status gizi, namun pengetahuan masyarakat mengenai hubungan gizi dan TB masih relatif rendah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya gizi dalam pencegahan dan penanganan tuberkulosis melalui kampanye poster digital di media sosial. Metode yang digunakan meliputi analisis situasi, penyusunan media poster, validasi oleh ahli media dan ahli kesehatan masyarakat, implementasi melalui media sosial Instagram, serta evaluasi menggunakan kuesioner Google Form. Media yang dikembangkan terdiri atas tiga poster yang membahas hubungan malnutrisi dan TB, makanan tinggi protein bagi pasien TB, serta pencegahan TB melalui gizi seimbang dan PHBS. Hasil validasi menunjukkan bahwa poster memperoleh kategori layak hingga sangat layak dengan skor ahli media sebesar 67–82% dan ahli kesehatan masyarakat sebesar 72–81%. Uji penerimaan masyarakat menunjukkan kategori baik hingga sangat baik dengan skor 74,77–82,46%, sedangkan uji kelayakan memperoleh nilai 87,88–88,73%. Kampanye melalui Instagram juga mendapatkan respons positif dari audiens. Dengan demikian, poster digital dinilai efektif dan layak digunakan sebagai media edukasi kesehatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai gizi dan tuberkulosis. 
MENINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT TENTANG ANEMIA DAN INFEKSI PARASIT MELALUI KAMPANYE POSTER DIGITAL BERBASIS MEDIA SOSIAL Tarasari Hisani; Devi Savitri Effendy; Ramadhan Tosepu; Febriana Muchtar; Siti Nurfadilah H; Rivelin Ramadhani; Suci Rahmadani; Suci Fauziah; Santri Fitran Umanahu; Sitti Fadhilah Milu; Putu Eka Meiyana Erawan
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 04 (2026): JULI 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih banyak terjadi, terutama pada remaja dan wanita usia subur. Salah satu faktor risiko yang sering kurang dipahami oleh masyarakat adalah infeksi parasit atau kecacingan yang dapat menyebabkan kehilangan darah dan gangguan penyerapan zat gizi sehingga meningkatkan risiko anemia. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai anemia, faktor risikonya, hubungan infeksi parasit dengan anemia, serta pentingnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan gizi seimbang melalui kampanye poster digital di media sosial. Metode yang digunakan meliputi analisis situasi berdasarkan data sekunder, penyusunan poster edukatif, validasi oleh ahli media dan ahli materi, publikasi melalui Instagram, serta evaluasi respons audiens berdasarkan statistik media sosial. Tiga poster digital dikembangkan dengan fokus pada hubungan kecacingan dengan anemia, pencegahan anemia melalui gizi seimbang dan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), serta pencegahan infeksi parasit melalui penerapan PHBS dan sanitasi lingkungan. Hasil validasi menunjukkan bahwa seluruh poster berada dalam kategori layak digunakan dengan tingkat kelayakan ahli media sebesar 53,91%–73,04% dan ahli materi sebesar 68,70%–69,57%. Hasil kampanye media sosial menunjukkan bahwa poster “Cegah Anemia Mulai dari Piring Makanmu” memperoleh jangkauan tertinggi sebanyak 1.674 akun dan interaksi tertinggi sebanyak 261, sedangkan rata-rata Engagement Rate dari ketiga poster mencapai 13,73%. Secara keseluruhan, kampanye memperoleh 390 likes, 63 komentar, dan 24 shares yang menunjukkan respons positif dari audiens. Oleh karena itu, poster digital yang dikembangkan dinilai layak digunakan sebagai media edukasi kesehatan dan efektif dalam meningkatkan pengetahuan serta kesadaran masyarakat mengenai hubungan anemia dan infeksi parasit pada remaja.
Pentingnya edukasi kesehatan reproduksi sejak dini di SD Negeri 52 Kendari: The importance of early reproductive health education at Elementary School 52 Kendari Hartati Bahar; Sartiah Yusran; Devi Savitri Effendy; Febriana Muchtar; Hariati Lestari; Ramadhan Tosepu; Alda Agresiya; Husnul Amalia; Melinda Septiani Seba; Mildah
Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2 Nomor 1, Mei 2025
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/cmjpm.vi.123

Abstract

Latar Belakang: Masa sekolah dasar merupakan periode penting dalam perkembangan intelektual dan fisik anak, terutama dalam menghadapi masa pubertas. Komisi Nasional Perempuan melaporkan bahwa terdapat 401.975 kasus kekerasan yang tercatat pada tahun 2023. Angka ini menunjukkan penurunan dibandingkan dengan tahun 2022, di mana kasus kekerasan seksual mencapai 457.895. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa SD Negeri 52 Kendari tentang kesehatan reproduksi sejak dini melalui kegiatan penyuluhan interaktif dengan metode ceramah. Metode: Kegiatan penyuluhan kesehatan reproduksi oleh tim edukasi mahasiswa Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo menggunakan metode ceramah interaktif dengan menggunakan media “area boleh” dan “area tidak boleh” serta ice breaking dengan peserta sebanyak 28 siswa. Sebelum kegiatan penyuluhan dilakukan pengisian kuesioner Pre-Test dan diakhiri kegiatan dilakukan pengisian kuesioner Post-Test. Instrumen yang digunakan dalam kegiatan penyuluhan ini menggunakan kuesioner pengetahuan. Hasil: Hasil uji statistik menunjukkan peningkatan yang cukup besar dalam pengetahuan siswa setelah penyuluhan (P-Value 0,000), dengan nilai Post-Test meningkat dari 66.4286 menjadi 98.2143. Kesimpulan: Edukasi kesehatan sejak dini sangat penting untuk terus dilakukan secara berkelanjutan dalam membekali anak remaja dengan informasi yang akurat dan relevan tentang kesehatan reproduksi.
Co-Authors Alda Agresiya Almas Azatil'ismah andi Dahlan Andi Nurfadhillah Septiana Rasyid Asnia Zainuddin Dela Safitri Deswita tri Hapsari Devi Savitri Effendy Dewi Chandra Ella A’nisa Aghniyaa Erin Landepasa Fakhira Azizah Fardhlu Rahman Fera Rahayu Ningsi Fithria Fithria Gloria Intan Patabang Hariati Lestari Hartati Bahar Hasny Andriani Ramadhani Hastian Hastian Helsi Yuliatni Heru Alansyah Afala Husnia Laila Husnul Amalia Icha Tritanti Iklima Malika Rahma Jafriati Jafriati Jusniar Rusli Afa Karunia Algatras Randan La Jumai La Jumai La Ode Ahmad Saktiansyah Lili Yanti Lisa Febyola Lisnawaty Lisnawaty Lisnawaty Listy Handayani Melinda Septiani Seba Mildah Mirsya Aliyah Pratiwi Muhammad Arroyan Nadia Dwi Maharani Nafa Tryanti Muhtar Nastain Nurfatanah Saharun Nurfajriyanti Hamka Nurhijrianti Akib Nurmaida Isra Husna Nurmaladewi Nurmaladewi Nurul Amalliah Pitrah Asafian Putu Eka Meiyana Erawan Rahman Ramadhan Tosepu RH. Fitri Faradilla Rhamadan tosepu Risni Asrina Jati Rivelin Ramadhani Rosa Damayanti Ruksanan, Ruksanan Ruslan Madjid Sabitah Salsabila Sakila Sakila Santri Fitran Umanahu Sarni Rahmawati Layn Sartiah Yusran Selviana Selviana Siti Nurfadilah H Siti Nurfadillah H Sitti Alvareza Sitti Fadhilah Milu sri - wahyuni Sri Ramdayani Apdi Suci Fauziah SUCI RAHMADANI Sufiani Sanusi Syahlani Syahlani Syahwa Ramadhani Syefira Salsabila Syeika N. F. Fatarum Tarasari Hisani Tri Rezky Amaliah Wa Ode Nombi Wa Ode Nurcahyanti Wa Ode Salma Wd.Najwa Sandrina Shihab Widiarni Widiniarni WIRDA WIRDA Yasnani Yasnani Yusrina Yusrina