Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi Kesehatan Pencegahan dan Pengendalian Diabetes Mellitus pada Masyarakat di Desa Ranooha Raya Febriana Muchtar
Babakti: Journal of Community Engangement Vol 2 No 1 (2025): April
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/babakti.v2i1.13086

Abstract

Diabetes mellitus (DM) merupakan penyakit tidak menular karena gangguan metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah. Diabetes mellitus disebabkan karena ketidakmampuan tubuh khususnya organ pankreas memproduksi insulin atau mengalami sensitivitas insulin. Jumlah penderita diabetes mellitus mengalam peningkatan setiap tahun. Edukasi tentang pencegahan dan pengendalian DM perlu dilakukan sebagai upaya untuk pencegahan dan pengendalian DM. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan informasi kepada masyarakat di Desa Ranooha Raya tentang penyebab DM serta bagaimana upaya untuk mencegah dan mengendalikan penyakit DM. Metode yang dilakukan dalam bentuk penyuluhan dengan metode ceramah dan diikuti oleh 30 masyarakat Desa Ranooha Raya. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah pelaksanaan kegiatan edukasi.  Data hasil pengukuran dianalisis menggunakan paired T-test (uji T berpasangan). Kegiatan pengabdian dapat meningkatkan pengetahuan sasaran dengan adanya perbedaan rata-rata tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi sebesar 2,6 dan perubahan pengetahuan yang signifikan sebelum dan sesudah edukasi dengan nilai p= 0,000. Perlu dilakukan promosi kesehatan dalam bentuk edukasi secara berkala sebagai bentuk upaya pencegahan dan pengendalian diabetes mellitus sebagai salah satu jenis penyakit tidak menular di Desa Ranohaa Raya.
EDUKASI DAN PRAKTIK HYGIENE DAN SANITASI BERBASIS MASYARAKAT DI KELURAHAN SODOHOA KECAMATAN KENDARI BARAT Febriana Muchtar; Husnia Laila; Yusrina Yusrina; Syeika N. F. Fatarum; Tri Rezky Amaliah
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 01 (2026): JANUARI 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Penerapan pola hidup bersih dan sehat merupakan suatu bentuk kesadaran masyarakat dalam wujud pembelajaran agar dapat menolong diri sendiri dari masalah kesehatan serta ikut dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan di lingkungannya. Berdasarkan data Pemerintah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) pada tahun 2023, sebanyak 17 kelurahan ditetapkan sebagai wilayah yang perlu mendapatkan perhatian dengan istilah “bendera hitam”. Salah satu kelurahan yang termasuk di dalamnya adalah Kelurahan Sodohoa, karena tidak memenuhi standar nilai kebersihan yang telah ditetapkan. Selain itu Kelurahan Sodohoa sebagai wilayah pelelangan ikan di Kendari, area ini berisiko tinggi pencemaran dan penyebaran penyakit, sehingga PHBS penting dilakukan untuk mencegah risiko kesehatan melalui pengelolaan sampah, dan sosialisasi PHBS. Tujuan dari program pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat Kelurahan Sodohoa dalam membangun lingkungan yang bersih dan sehat, khususnya di area sekitar pelelangan ikan yang memiliki risiko pencemaran tinggi. Metode menggunakan pendekatan pemberdayaan melalui sosialisasi langsung dan kerja bakti sebagai bentuk impelemntasi, melibatkan warga aktif dalam membersihkan lingkungan, dan membangun kesadaran bersama. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan PHBS, melalui partisipasi aktif dalam tanya jawab mencerminkan pemahaman mendalam tentang tatanan PHBS dalam rumah tangga, disesuaikan lingkungan sekitar Kelurahan Sodohoa. Perubahan perilaku terlihat melalui kegiatan kerja bakti masyarakat, program ini berhasil menumbuhkan kesadaran bersama dan memberikan dampak positif pada kesehatan lingkungan dan pengurangan risiko penyakit.  
HUBUNGAN POLA PEMBERIAN MAKAN, RIWAYAT ASI EKSLUSIF, DAN SANITASI LINGKUNGAN TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA BALITA Ella A’nisa Aghniyaa; RH. Fitri Faradilla; Febriana Muchtar
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol. 11 No. 2 (2026): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63071/nz5zgx81

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis akibat kekurangan asupan zat gizi dalam jangka panjang yang berdampak pada terhambatnya pertumbuhan tinggi badan anak. Prevalensi stunting di wilayah kerja Puskesmas Soropia, Kabupaten Konawe, meningkat dari 5,9% pada tahun 2019 menjadi 18,4% pada tahun 2020. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pola pemberian makan, riwayat ASI eksklusif, dan sanitasi lingkungan dengan kejadian stunting pada balita. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional pada 168 balita. Sampel diambil menggunakan teknik simple random sampling, sedangkan kasus stunting ditentukan dengan purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square pada taraf kepercayaan 95% (p < 0,05). Hasil menunjukkan bahwa pola pemberian makan (p = 0,001) dan riwayat ASI eksklusif (p = 0,012) berhubungan signifikan dengan kejadian stunting. Sanitasi lingkungan tidak menunjukkan hubungan yang signifikan (p = 0,052). Pola pemberian makan yang tepat dan riwayat ASI eksklusif berperan penting dalam pencegahan stunting. Upaya edukasi gizi dan promosi ASI eksklusif perlu ditingkatkan untuk menurunkan prevalensi stunting.
Penyuluhan Penyakit Malaria sebagai Upaya Promotif pada Siswa SMP Negeri 10 Kendari Listy Handayani; Hariati Lestari; Hartati Bahar; Febriana Muchtar; Rahman; Nurhijrianti Akib; Siti Nurfadilah H
Jurnal Cendekia Mengabdi Berinovasi dan Berkarya Vol 4 No 1 (2026): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jenaka.v4i1.1009

Abstract

Malaria merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di daerah endemis seperti Kota Kendari. Penyuluhan kepada remaja sekolah merupakan strategi promotif yang potensial untuk meningkatkan pemahaman dan mendorong perilaku pencegahan penyakit malaria. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa SMP Negeri 10 Kendari tentang penyakit malaria. Penyuluhan dilaksanakan pada Bulan Desember 2024 di SMP Negeri 10 Kendari, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara. Peserta penyuluhan adalah siswa kelas VIII dan kelas IX yang berjumlah 23 orang siswa. Kegiatan ini terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Metode penyuluhan dengan ceramah yang dibantu dengan media leaflet. Evaluasi kegiatan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengetahui efektivitas penyuluhan dalam meningkatkan pengetahuan peserta mengenai penyakit malaria. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan secara signifikan pada kategori baik yaitu dari 39% sebelum dilakukan penyuluhan meningkat menjadi 96% setelah dilakukan penyuluhan. Kegiatan ini berjalan lancar  dengan partisipasi aktif peserta dan pihak sekolah mendukung pelaksanaan kegiatan. Penyuluhan ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan siswa tentang malaria. Hasil ini penting sebagai dasar pengembangan edukasi promotif yang berkelanjutan di lingkungan sekolah dan masyarakat.
PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG BAWANG DAYAK (ELEUTHERINE PALMIFOLIA (L) MERR) TERHADAP NILAI GIZI, SENSORI, INDEKS GLIKEMIK NUGGET IKAN KEMBUNG Elga Julita; Febriana Muchtar; Rizki Eka Sakti Kohali
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 3 No. 03 (2026): JULI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik yang memerlukan pengaturan pola makan melalui konsumsi pangan berindeks glikemik rendah. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penambahan tepung bawang dayak (Eleutherine palmifolia (L.) Merr.) terhadap karakteristik sensori, kandungan gizi, dan indeks glikemik nugget ikan kembung. Penelitian merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap non-faktorial yang terdiri dari empat perlakuan, yaitu P0 (0%), P1 (3%), P2 (6%), dan P3 (9%) serta tiga ulangan. Uji sensori dilakukan menggunakan pengujian tingkat kesukaan dengan skala hedonik 1-5 pada 30 panelis tidak terlatih dan dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis serta Mann-Whitney. Formula terbaik ditentukan dengan metode De Garmo, kemudian dianalisis kandungan gizi dan indeks glikemiknya. Hasil menunjukkan penambahan tepung bawang dayak berpengaruh signifikan terhadap seluruh parameter sensori. Perlakuan terbaik adalah P1 (3%) dengan kadar air 56,37%, abu 1,23%, protein 13,96%, lemak 8,80%, karbohidrat 18,10%, serat 1,62%, serta indeks glikemik 60,98 (kategori sedang). Nugget ikan kembung dengan penambahan tepung bawang dayak berpotensi sebagai alternatif kudapan fungsional bagi penderita diabetes melitus.
PENGARUH SUBTITUSI PUREE BAYAM TERHADAP SIFAT ORGANOLEPTIK DAN KANDUNGAN Fe STIK UBI JALAR ORANYE (IPOMOEA BATATAS L.) SEBAGAI KUDAPAN SUMBER ZAT BESI Rosdhaniyah Rosdhaniyah; Febriana Muchtar; Paridah Paridah
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 3 No. 03 (2026): JULI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Zat besi (Fe) merupakan mineral esensial yang berperan dalam pembentukan hemoglobin. Kekurangan asupan zat besi dapat meningkatkan risiko anemia sehingga diperlukan inovasi pangan berbasis bahan lokal sebagai alternatif sumber zat besi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui pengembangan kudapan berupa stik ubi jalar oranye dengan substitusi puree bayam. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh substitusi puree bayam terhadap sifat organoleptik dan kandungan zat besi (Fe) pada stik ubi jalar oranye. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan substitusi puree bayam, yaitu 0%, 5%, 10%, 15%, dan 20%. Sifat organoleptik diuji menggunakan uji tingkat kesukaan dengan skala hedonik 1-5, dan kandungan Fe dilakukan menggunakan spektrofotometri Serapan Atom (SSA). Data organoleptik dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis yang dilanjutkan uji Mann–Whitney. sedangkan kandungan Fe perlakuan kontrol dan perlakuan terbaik dianalisis menggunakan Independent Samples t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi puree bayam berpengaruh nyata terhadap warna, aroma, dan rasa, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap kerenyahan. Formula terbaik berdasarkan metode De Garmo adalah P3 (15%) dengan kandungan Fe sebesar 8,69 ± 1,90 mg/100 g dan tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan dibandingkan kontrol (p=0,203). Stik ubi jalar oranye dengan substitusi puree bayam 15% berpotensi dikembangkan sebagai kudapan sumber zat besi.
PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG BIJI NANGKA (ARTOCARPUS HETEROPHYLLUS) TERHADAP KANDUNGAN ZAT GIZI MAKRO DAN SIFAT ORGANOLEPTIK BARUASA Wa Ode Lindhy Sarastia; Febriana Muchtar; Syefira Salsabilah
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 3 No. 03 (2026): JULI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Baruasa merupakan kue Baruasa merupakan kue tradisional khas Sulawesi Selatan yang umumnya dibuat menggunakan tepung beras. Pemanfaatan tepung biji nangka sebagai bahan substitusi berpotensi meningkatkan nilai gizi sekaligus mendukung diversifikasi pangan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung biji nangka terhadap sifat organoleptik dan kandungan zat gizi makro baruasa. Penelitian ini menggunakan metode ekperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor yang terdiri dari 5 taraf perbandingan penggunaan tepung beras putih: tepung biji nangka yaitu P0 (100%: 0%), P1 (85%: 15%), P2 (75%: 25%), P3 (65%: 35%), dan P4 (55% : 45%) dengan 2 kali ulangan. Parameter yang diuji meliputi kadar karbohidrat, kadar protein, kadar lemak, dan sifat organoleptik yaitu warna, aroma, tekstur, kenampakan dan rasa. Uji organoleptik yang dilakukan menggunakan 30 panelis tidak terlatih. Data yang dianalisis menggunakan uji Kruskal Wallis dengan taraf signifikansi 5%. Jika terdapat perbedaan yang signifikan maka dilakukan uji lanjut Mann Whitney untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan. Penentuan perlakuan terbaik menggunakan metode De Garmo. Analisis kandungan zat gizi makro dilakukan pada perlakuan kontrol (P0) dan perlakuan yang paling disukai dengan substitusi tepung biji nangka (P1). Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi tepung biji nangka berpengaruh nyata terhadap warna, kenampakan, dan rasa, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap aroma dan tekstur. Pada P0 (perlakuan kontrol) menghasilkan kadar karbohidrat (63,99%), kadar protein (0,31%), dan kadar lemak (18,17%). Sedangkan pada P1 (perlakuan terbaik) menghasilkan kadar karbohidrat (65,03%), kadar protein (1,31%), dan kadar lemak (18,56%).
GERAKAN SADAR IMUNISASI SEJAK DINI MELALUI EDUKASI KESEHATAN UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA SDN 51 KENDARI Hartati Bahar; Aisyah Nur Insirah; Aliya Aliya; Aprilia Degraf; Astuti Astuti; Aulia Aulia; Diva Diva; Nurhijrianti Akib; Febriana Muchtar; Devi Savitri Effendy; Ramadhan Tosepu
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 04 (2026): AGUSTUS 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Imunisasi merupakan langkah penting untuk mencegah penyakit menular pada anak-anak. Namun, hingga saat ini, tingkat pelaksanaan imunisasi dasar di Sulawesi Tenggara belum mencapai target yang ditetapkan, yaitu BCG sebesar 88,95%, DPT 83,89%, Polio 87,96%, Campak 71,43%, dan Hepatitis B 83,83%. Kegiatan ini bertujuan agar para siswa di SDN 51 Kendari lebih memahami dan menyadari betapa pentingnya vaksinasi sejak usia yang masih kecil. Edukasi kesehatan ini diberikan kepada 30 orang siswa dengan metode penyampaian materi yang interaktif, menggunakan permainan edukatif berupa ice breaking, serta dilengkapi dengan evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 9,43 menjadi 9,63. Dari jumlah siswa, sebanyak 96,7% termasuk dalam kategori memiliki pengetahuan yang baik setelah melakukan kegiatan tersebut. Namun, peningkatan ini tidak terbukti signifikan secara statistik (p>0,05). Dengan demikian, program pendidikan kesehatan yang diadakan di sekolah memberikan dampak positif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa mengenai pentingnya imunisasi sebagai langkah pencegahan penyakit.
EDUKASI PENERAPAN HIDUP SEHAT PADA SISWA - SISWI SDN 91 KOTA KENDARI Hartati Bahar; Arum Shochichah; Anisa Hul Jannah; Alda Rista; Celsy Nayla Sagita; Hariati Lestari; Febriana Muchtar; Devi Savitri Effendy; Ramadhan Tosepu
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 04 (2026): AGUSTUS 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan pola hidup bersih dan sehat sejak tingkat pendidikan dasar memiliki peranan yang sangat penting dalam mendukung proses pertumbuhan, perkembangan, serta kesehatan anak. Meskipun demikian, masih dijumpai sejumlah siswa yang belum mengoptimalisasikan penerapan pola hidup sehat, khususnya dalam kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun (CTPS). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga belajar SDN 91 Kota Kendari terkait penerapan pola hidup sehat. dilakukan dengan pendekatan meliputi pre-test, penyampaian materi ceramah, simulasi CTPS, praktik langsung, serta post-test sebagai bentuk evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan terjadinya peningkatan pengetahuan dan keterampilan siswa setelah mengikuti proses edukasi. Selain itu, siswa semakin memahami pentingnya memelihara kebersihan diri serta mampu menerapkan prosedur CTPS dengan benar. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa edukasi kesehatan melalui metode ceramah, simulasi, dan praktik langsung memberikan dampak yang efektif dalam meningkatkan kesadaran dan penerapan pola hidup sehat pada siswa dasar
THE RELATIONSHIP OF NUTRITIONAL KNOWLEDGE AND BODY IMAGE PERCEPTION WITH NUTRITIONAL STATUS AMONG ADOLESCENT GIRLS AT SMA NEGERI 5 KENDARI Putri Awalnda Pratiwi; Febriana Muchtar; Paridah Paridah
JOURNAL OF HUMANITIES AND SOCIAL STUDIES Vol. 4 No. 03 (2026): AUGUST 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nutritional status among adolescent girls is an important indicator of health, growth, and development. Nutritional knowledge and body image perception are considered factors associated with nutritional status; however, previous studies have reported inconsistent findings. This study aimed to analyze the relationship between nutritional knowledge and body image perception with the nutritional status of adolescent girls at SMA Negeri 5 Kendari. This study employed a quantitative analytical observational design with a cross-sectional approach. The study population consisted of 517 female students in grades X and XI, with a sample of 249 respondents selected using a stratified random sampling technique. Data on nutritional knowledge were collected using a structured questionnaire, body image perception was assessed using the Body Shape Questionnaire (BSQ), and nutritional status was determined based on Body Mass Index-for-Age (BMI-for-Age). The Chi-square test indicated no significant relationship between nutritional knowledge and nutritional status (p = 0.116) or between body image perception and nutritional status (p = 0.062). It can be concluded that nutritional knowledge and body image perception were not significantly associated with the nutritional status of adolescent girls at SMA Negeri 5 Kendari. Therefore, efforts to improve adolescents' nutritional status should also consider other contributing factors, such as dietary habits, physical activity, socioeconomic conditions, and family support.
Co-Authors Aisyah Nur Insirah Alda Agresiya Alda Rista Aliya Aliya Almas Azatil'ismah andi Dahlan Andi Nurfadhillah Septiana Rasyid Anisa Hul Jannah Aprilia Degraf Arum Shochichah Asnia Zainuddin Astuti Astuti Aulia Aulia Celsy Nayla Sagita Dela Safitri Deswita tri Hapsari Devi Safitri Effendy Devi Savitri Effendy Dewi Chandra Diva Diva Elga Julita Ella A’nisa Aghniyaa Erin Landepasa Fakhira Azizah Fardhlu Rahman Fera Rahayu Ningsi Fithria Fithria Gloria Intan Patabang Hariati Lestari Hartati Bahar Hartati Bahar Hasny Andriani Ramadhani Hastian Hastian Helsi Yuliatni Heru Alansyah Afala Husnia Laila Husnul Amalia Icha Tritanti Iklima Malika Rahma Indri Rambung Jafriati Jafriati Jusniar Rusli Afa Karunia Algatras Randan La Jumai La Jumai La Ode Ahmad Saktiansyah La Ode Ikhwan Razak La Ode Radhi Naufal Falah Lili Yanti Lisa Febyola Lisnawaty Listy Handayani Melinda Septiani Seba Mildah Mirsya Aliyah Pratiwi Muhammad Arroyan Muharam Abdillah Nadia Dwi Maharani Nafa Tryanti Muhtar Nailah Sakinah Auliya Nastain Nurfatanah Saharun Nila Yulistiani Nurfajriyanti Hamka Nurhijrianti Akib Nurmaida Isra Husna Nurmaladewi Nurmaladewi Nurul Amalliah Paridah Paridah Pitrah Asafian Putri Awalnda Pratiwi Putu Eka Meiyana Erawan Rahman Ramadhan Tosepu RH. Fitri Faradilla Rhamadan tosepu Risni Asrina Jati Rivelin Ramadhani Rizki Eka Sakti Kohali Rosa Damayanti Rosdhaniyah Rosdhaniyah Ruksanan, Ruksanan Ruslan Madjid Sabitah Salsabila Sakila Sakila Santri Fitran Umanahu Sarni Rahmawati Layn Sartiah Yusran Selviana Selviana Siti Nurfadilah H Siti Nurfadillah H Sitti Alvareza Sitti Fadhilah Milu sri - wahyuni Sri Ramdayani Apdi Suci Fauziah SUCI RAHMADANI Sufiani Sanusi Syahlani Syahlani Syahwa Ramadhani Syefira Salsabila Syefira Salsabilah Syeika N. F. Fatarum Tarasari Hisani Tri Rezky Amaliah Wa Ode Lindhy Sarastia Wa Ode Nombi Wa Ode Nurcahyanti Wa Ode Salma Wd.Najwa Sandrina Shihab Widiarni Widiniarni WIRDA WIRDA Yasnani Yasnani Yusrina Yusrina