Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Penanganan Stunting di Desa Candisari Dengan Peningkatan Produksi Telur Ayam Kampung Mendukung Program Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang “Gaspoldulur” Rasminati, Nur; Utomo, Setyo; Sudrajat, Ajat; Purwani, Tyastuti; Ismail, Fazhana
Farmers: Journal of Community Services Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v5i1.51821

Abstract

Stunting is a serious problem and needs to be solved properly, in order to improve the quality of health and good human resources. This service aims to help the government program of Candisari Village, Magelang in overcoming stunting. This service will be held in July-August 2023 in Candisari Village, Windusari, Magelang, Central Java and was attended by participants consisting of parents of toddlers affected by stunting. The method of implementing service is carried out by providing counseling on native chicken cultivation, distribution of hens and direct practice. The implementation stages start from coordinating activities, socialization and material presentation followed by a question and answer session. Then good native chicken maintenance management practices are carried out. The results of the service show that the knowledge of residents has increased as well as being more motivated in the production of family animal protein through the production of native chicken eggs, after this program runs residents who receive the help of the hen mother are now producing eggs every day and protein needs for toddlers independently can be met. It was concluded that the results of the service could increase knowledge and skills in residents and could help the Candisari Village government in handling stunting.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Susu Sapi Friesian Holstein di KPBS Pangalengan Kabupaten Bandung Sudrajat, Ajat; Rasminati, Nur; Utomo, Setyo; Subagyo, Yusuf; Khaerudin, Asep Rahmat; Christi, Raden Febrianto
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 9, No 1 (2022): JITRO, January
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.49 KB) | DOI: 10.33772/jitro.v9i1.19776

Abstract

ABSTRAKPenelitian inibertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi susu. Metode penelitian menggunakan metode survey, pengambilan data dilakukan secara purposive sampling dengan kriteria sapi perah yang sudah laktasi dan melakukan sampling pada 47 responden anggota KPBS Pangalengan, Bandung. Variabel yang dianalisa adalah produksi susu sebagai variabel dependen (Y), dan variabel independen (X) meliputi pakan hijauan, pakan konsentrat, masa laktasi, masa kering, umur sapi, umur pertama estrus, umur petama beranak, days open dan service per conception. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan analisis statistik mengunakan persamaan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi produksi susu yaitu faktor X1, X2, X3, X4, X5, X6, X7, X8 dan X9 secara bersama-sama berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap produksi susu. Kinerja produksi susu dapat dipengaruhi olehfaktor-faktor independen sebesar 60,1% sedangkan 39,9% disebabkan oleh faktor lain diluar penelitian. Dapat disimpulkan bahwa faktor yang mempunyai pengaruh sangat kuat terhadap produksi susu adalah masa laktasi sedangkan faktor yang mempunyai pengaruh yang rendah adalah masa kering. Kata Kunci: Sapi Friesian Holstein, produksi susu, Masa Laktasi, masa kering KPBS PangalenganFactors Affecting the Production of Friesian Holstein Dairy Cow at KPBS Pangalengan, Bandung RegencyABSTRACT This study aims to analyze the factors that affect milk production. The research method uses a survey method, data collection is carried out by purposive sampling with the criteria of lactating dairy cows and sampling on 47 respondents from KPBS Pangalengan, Bandung. The variables analyzed were milk production as the dependent variable (Y), and the independent variable (X) included forage feed, concentrate feed, lactation period, dry period, age of cows, age at first estrus, age at first calving, days open and service per conception. Data analysis was carried out descriptively and statistical analysis using multiple linear regression equations. The results showed that the factors that affect milk production, namely factors X1, X2, X3, X4, X5, X6, X7, X8, and X9 together had a significant effect (p<0.05) on milk production. Milk production performance can be influenced by independent factors by 60.1% while 39.9% is caused by other factors outside the study. It can be concluded that the factor that has a very strong influence on milk production is the lactation period, while the factor that has a low influence is the dry period.
Rekonstruksi Perlindungan Hukum Hak Penguasaan Tanah Dan Bangunan Di Kawasan Sempadan Sungai Utomo, Setyo; Wagner, Ivan; Pratama, Erwin Aditya; Siswanto
Diktum: Jurnal Ilmu Hukum Vol. 10 No. 1 (2022): Mei 2022
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.17 KB) | DOI: 10.24905/diktum.v10i1.192

Abstract

The need for land for every human being is one of the basic rights that should be fulfilled by the State. But in the empirical fact that happens there is a small part of the community who owns most of the existing land, on the contrary most of the members of the community who only owns land on a small scale and even do not own the land. Government as the embodiment of the State should try how to make justice in land ownership for all citizens can be realized. The objective to be achieved in writing this scientific paper is that the human rights of every citizen to the needs of the land can be fulfilled. The writing method used in this scientific paper is descriptive method of analysis. The conclusion of the writing of this scientific paper is the redistribution of land as part of land reform is one effort that can be done by the Government in the fulfillment of the human rights of every citizen in the fulfillment of land ownership. The government should not hesitate to redistribute the land for the needy to get the land considering some of the existing legal umbrella allows for it
Perlindungan Hukum Bagi Anak: Mencegah dan Menangani Kekerasan di Kalangan Pelajar SMP PGRI Tayan Hulu Marsalena, Weni Sentia; Utomo, Setyo; Alkadrie, Sy Muhammad Ridho Rizki Maulufi; Septinawati, Sri Ayu
Almufi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2: Desember (2024)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63821/ajpkm.v4i2.364

Abstract

Program penyuluhan hukum bertema "Perlindungan Hukum Bagi Anak: Mencegah dan Menangani Kekerasan di Kalangan Pelajar SMP PGRI Tayan Hulu" berfokus pada isu pentingnya perlindungan hak anak dari tindak kekerasan. Kekerasan terhadap anak tidak hanya melanggar hak asasi manusia tetapi juga memberikan dampak yang serius terhadap pertumbuhan fisik, mental, dan emosional mereka. Dalam konteks hukum, Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia menegaskan bahwa setiap anak memiliki hak untuk dilindungi dari berbagai bentuk kekerasan, diskriminasi, dan eksploitasi, termasuk yang dapat terjadi di lingkungan sekolah. Kegiatan penyuluhan ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran siswa, guru, dan orang tua terhadap isu-isu kekerasan terhadap anak. Materi yang disampaikan mencakup jenis-jenis kekerasan yang sering terjadi, langkah-langkah pencegahan, serta mekanisme hukum yang dapat diakses untuk melindungi anak. Dengan memberikan informasi ini, diharapkan setiap pihak yang terlibat dalam lingkungan pendidikan dapat lebih tanggap terhadap potensi kekerasan dan aktif mengambil langkah preventif untuk mengatasinya. Melalui pendekatan edukatif, program ini bertujuan menciptakan lingkungan sekolah yang aman, ramah anak, dan mendukung tumbuh kembang siswa secara optimal. Dengan membangun pemahaman kolektif tentang pentingnya perlindungan anak, diharapkan terjadi perubahan positif dalam cara lingkungan sekolah menangani kekerasan. Selain itu, penyuluhan ini juga berupaya membentuk generasi muda yang lebih sadar hukum dan memiliki rasa tanggung jawab terhadap hak dan kesejahteraan anak-anak di sekitarnya.
Peningkatan Kualitas Produksi Ternak Ruminansia Kecil Melalui Terapan Technobreeding dan Technofeeding Di Kelompok Ternak Berkah Makmur Desa Banyusidi, Magelang, Jawa Tengah Rasminati, Nur; Utomo, Setyo; Sudrajat, Ajat; Raden, Raden Febrianto Christi
SENTRA DEDIKASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Arlisaka Madani Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.69 KB) | DOI: 10.59823/dedikasi.v1i1.12

Abstract

Peternak harus mengenal teknologi pembibitan dan teknologi pakan yang baik supaya menghasilkan produksi yang baik. Pakan berupa hijauan, leguminosa, dan konsentrat umumnya diberikan kepada ternak domba maupun kambing dwiguna dengan tujuan pembibitan atau penggemukan. Tujuan pengabdian adalah memberikan pengetahuan tentang teknologi pembibitan dan teknologi pakan ruminansia kecil di Kelompok Peternak Berkah Makmur, Desa Banyusidi, Pakis, Magelang Jawa Tengah. Pengabdian ini telah dilaksanakan dan diikuti oleh peserta berjumlah 30 dengan berbagai tingkatan usia. Metode pelaksanaan dengan cara memberikan penyuluhan kepada peternak dengan pengenalan teknologi pembibitan yang salah satunya adalah inseminasi buatan dan pengenalan berbagai pakan serta teknologinya. Tahapan dimulai dengan sebaran kuisioner pre test sebelum kegiatan dilakukan dengan 10 pertanyaan yang diajukan, pemaparan materi pengenalan pakan, penyebaran kuisioner post test kepada peserta dan diakhiri dengan sesi tanya jawab peserta dan narasumber. Kemudian mengenalkan alat dan bahan inseminasi buatan (IB), keuntungan IB, pengenalan siklus estrus dan pengenalan pakan berupa hijauan seperti rumput gajah, raja, gamal, kaliandra dan ampas tahu yang bisa diberikan dengan potensi ketersediaan diwilayahnya, konsentrat serta teknologi pakan hasil fermentasi berupa silase serta pengolahan limbah menjadi produk yang mempunyai nilai ekonomis. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pengetahuan tentang teknologi pembibitan dan teknologi pakan meningkat di tingkat peternak berdasarkan post test sehingga diharapkan dengan ilmu dan pengetahuan tersebut produktivitas ternaknya meningkat dengan pemberian pakan yang terbaik dan dapat memberikan keuntungan kepada peternak di kelompok ternak Berkah Makmur.
INTRODUKSI TEKNOLOGI PENGOLAHAN HIJAUAN PAKAN DAN LIMBAH SAPI SEBAGAI SUATU SISTEM USAHA PERTANIAN TERPADU DI TEPIAN DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) PROGO KECAMATAN LENDAH KULONPROGO Utomo, Setyo; Rasminati, Nur
INOTEKS: Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan,Teknologi, dan Seni Vol 14, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.802 KB) | DOI: 10.21831/ino.v14i1.2285

Abstract

The aim of  IPTEKS  activity application is to increase the development community by raising of productivity of beef cattle. The activity of raising beef cattle productivity was done  by preservation of  forage as silage and  straw fermentation, waste of beef cattle as biogas, and organic fertilizer. It was done in 4 villages of Lendah subdistrict, Kulon Progo regency and had cooperation with BPP Lendah. The methods used were education and training by direct application of using technology. This training was followed by 19 groups of cattle in 4 villages those are Jatirejo, Sidorejo, Gulurejo and Ngentakrejo. The material consist of 3 topics those are preservation of forage as silage and straw fermentation, waste of beef cattle as biogas and organic fertilizer technology. Each village made the silo, silage, and bokashi fertilizer. Making of biogas instalation was centered in Nglatiyan I, Ngentakrejo village. The result showed that the societies of 4 villages have made the silo, preserving of forage as silage and  straw fermentation  for  feed,  processed  waste of beef cattle as organic fertilizer for their own fields consciously. Biogas instalation with double system that has been built can be used 4 – 5 hours/day optimally for doing household activity, espsecially for cooking. It can be concluded that 4 villages have built the   silos,   doing   preservation  of  forages   in   form  of  silage   and   straw fermentation, processing waste of cattle as bokashi fertilizer. Biogas production can be used by societies in Nglatiyan I optimally.
Prevent Stunting by Cultivating Native Chickens in Banyusidi Village Rasminati, Nur; S.Pt.,M.Pt., IPP., ir. Ajat Sudrajat; Utomo, Setyo; Purwani, Tyastuti; Pusparatri, Allycia Ayu; Ismail, Fazhana
Farmers: Journal of Community Services Vol 6, No 2 (2025): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v6i2.65701

Abstract

Dayugo Hamlet is one of the hamlets in Banyusidi village which is included in the area of District, Magelang Regency. The number of couples of childbearing age is 70 people with the number of children under five years old (Toddlers) is 23 people. of that number, 5 children under five will experience stunting in 2024. The purpose of this activity is to overcome stunting by improving parenting and increasing understanding of the importance of nutrition for through the consumption of chicken eggs. Therefore, the solution offered is awareness for couples of childbearing age about the importance of nutrition for the growth and development of children in the womb until the age of 5 years.  Empowerment of through consumption patterns and deversification of daily menus. Before the activity, a survey will be conducted about the level of awareness of about parenting and the importance of nutrition. The output targets to be achieved are the emergence of awareness to change consumption patterns and parenting patterns (80%), no more stunting toddlers (0%), there is menu deversification  and toddlers made from free-range chicken eggs.  The activity began with awareness through AMT (Achievment Motivation Training) for pregnant women and mothers with toddlers with indications of stunting. Then training on optimizing the maintenance of free-range chickens, egg processing training and toddlers. The results of the evaluation of the activities carried out through the questionnaire showed that 90% of the participants understood and realized the need for regular consumption of eggs and vegetables and toddlers, and 80% of participants actively participated in the use of yards for vegetable plants and 100% were present in making processed eggs and vegetables and toddlers. The number of stunted toddlers in Dayugo hamlet, which at the beginning of the activity amounted to 5 children, was successfully reduced to 0 children, meaning that the activities carried out were able to provide benefits and could reduce the number of stunted toddlers. 
Efektivitas Pengawasan Ketenagakerjaan Terhadap Upah Minimum Pekerja Fitriani, Rizki Amalia; Satria, Rahmad; Astono, Agustinus; Mastiurlani Christina Sitorus, Angelia Pratiwi; Utomo, Setyo
JURNAL USM LAW REVIEW Vol. 5 No. 2 (2022): NOVEMBER
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/julr.v5i2.5761

Abstract

Labor and wages are like two sides of a coin which is always a problem. The regulation of wages is regulated in Law  Number  13 of 2003 concerning Manpower and confirmed through Government Regulation Number 78 of 2015 concerning Wages and Regulation of the Minister of Manpower and Transmigration Number 15 of 2018 concerning Minimum Wages.  This study aims to answer the factors that cause the ineffective supervision carried out by the Technical Implementation Unit  (UPT) of Labor Inspection on the provision of minimum wages for workers, as well as the efforts that can be made by the Technical Implementation Unit  (UPT) of Labor Inspection in making effective supervision of the provision of minimum wages for workers through normative juridical research method  (doctrinal) is an approach that views law as a doctrine or a set of normative rules  (law in  the  book).  The factors causing the ineffectiveness of the supervision carried out by the Technical Implementation Unit  (UPT) of Labor Inspection on the provision of minimum wages for workers are due to limited personnel and the efforts that can be made by the UPT through:  (a) conducting a sudden inspection  (Sidak) to the  worker s  premises, and  (b) impose strict sanctions on employers World Health Organization provide workers wages that are not in accordance with the minimum wage as stipulated in the laws and regulations in the field of wages.  Tenaga kerja dan upah bagaikan dua sisi mata uang yang selalu menjadi permasalahan. Pengaturan tentang upah diatur dalam ketentuan terkait Ketenagakerjaan serta dipertegas melalui ketentuan mengenai Pengupahan dan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi serta ketentuan mengenai Upah Minimum. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab faktor yang menyebabkan belum efektifnya pengawasan yang dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengawasan Ketenagakerjaan terhadap pemberian upah minimum pekerja, serta upaya yang dapat dilakukan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengawasan Ketenagakerjaan dalam mengefektifkan pengawasan terhadap pemberian upah minimum pekerja melalui metode penelitian yuridis normatif (doktrinal) adalah suatu pendekatan yang memandang hukum sebagai doktrin atau seperangkat aturan yang bersifat normatif (law in book). Faktor penyebab belum efektifnya pengawasan yang dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengawasan Ketenagakerjaan terhadap pemberian upah minimum pekerja dikarenakan keterbatasan personil serta upaya yang dapat dilakukan oleh UPT melalui:   (a) melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke tempat pekerja; dan (b) memberikan sanksi yang tegas kepada pengusaha yang memberikan upah pekerjanya tidak sesuai dengan upah minimum sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan di bidang pengupahan.              
Sosialiasi Pentingnya Legalitas Tanah Pada Implementasi ISPO Di Desa Radak Baru Kecamatan Terentang Utomo, Setyo; Siswadi, Siswadi; Mastiurlani Christina Sitorus, Angelia Pratiwi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 3 (2025): Edisi Juli - September
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i3.6402

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat  dengan berkenaan dengan tema Sosialisasi Pentingnya Legalitas Tanah pada Implementasi ISPO di Desa Radak Baru, Kecamatan Terentang, merupakan bentuk Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya sertifikat tanah dan dasar hukum kepemilikan lahan dalam mendukung penerapan Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO).  Sosialisasi mengenai pentingnya legalitas tanah dalam implementasi ISPO di Desa Radak Baru, Kecamatan Terentang, merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kepastian hukum, akses pasar, dan keberlanjutan lingkungan. Metode yang digunakan ceramah, diskusi dan pelatihan. Respon dari peserta pada kegiatan ini adalah sangat baik. Tantangan seperti biaya sertifikasi, prosedur administratif yang rumit, dan resistensi budaya dapat diatasi melalui pendekatan partisipatif dan kolaborasi antarlembaga. Hasil kegiatan  PKM ini yakni terjadinya peningkatan pemahaman peserta menjadi lebih baik berkenaan dengan legalitas tanah yg dikaitan dengan persyaratan dalam sertifikasi. Berdasarkan hasil evaluasi  atas kegiatan PKM ini memperlihatkan bahwa peserta PKM memahami pentingnya legalitas tanah pada implementasi ISPO Di Desa Radak Baru Kecamatan Terentang. Hal ini dapat dilihat besarnya nilai rata-rata perubahan setelah kegiatan PKM  ini dilakukan yakni terjadi peningkatan perubahan atas legalitas tanah pada implementasi ISPO sebesar 41,49%.
Pembinaan Karang Taruna oleh Pemerintah Desa di Desa Hutan Ayu Kecamatan Rupat Utara Kabupaten Bengkalis Hutabarat, Juliani; Utomo, Setyo
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i2.14782

Abstract

Karang Taruna adalah salah satu organisasi kepemudaan di Indonesia, dimana Karang Taruna merupakan wadah pengembangan generasi muda nonpartisan, yang tumbuh atas dasar kesadaran dan rasa tanggung jawab sosial dari, oleh dan untuk masyarakat, khususnya generasi muda di wilayah Desa atau Kelurahan atau komunitas sosial sederajat, yang terutama bergerak di bidang kesejahteraan sosial. Sebagai organisasi sosial kepemudaan. Karang Taruna merupakan wadah pembinaan dan pengembangan serta pemberdayaan dalam upaya mengembangkan kegiatan ekonomis produktif dengan pendayagunaan semua potensi yang tersedia dilingkungan baik sumber daya manusia maupun sumber daya alam yang telah ada. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yaitu suatu penelitian yang mendeskripsikan pembinaan Karang Taruna sesuai dengan Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia No. 77/HUK/2010 tentang Pedoman Dasar Karang Taruna. Hasil temuan penelitian ini adalah Pembinaan karang taruna terhadap pengembangan kewirausahawan sudah berjalan sesuai dengan yang diharapkan.