Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN DERAJAT HIPERTENSI PADA LANSIA DI PUSKESMAS UBUD I Gusti Ayu Della Clarisa; Kadek Nuryanto; I Putu Gde Yudara Sandra P; Ida Ayu Manik Damayanti
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1709.059 KB) | DOI: 10.37294/jrkn.v5i2.323

Abstract

 Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan dengan derajat hipertensi pada lansia di Puskesmas Ubud I.Metode. Desain penelitian analitik korelatif dengan pendekatan cross -sectional. Sampel yang digunakan berjumlah 84 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan pengukuran tekanan darah, data dianalisis menggunakan Spearman’s Rho Correlation.Hasil. Dari 84 responden 39 responden (46,4%) adalah laki-laki dan 45 responden (53,6%) adalah perempuan. Sebagian besar responden berumur 61 tahun. Hasil penelitian menunjukan mayoritas responden sebagaian besar memiliki pola makan yang cukup sebanyak 54 responden (64,3%), sebanyak 27 responden (32,1) memiliki pola makan baik dan sebanyak 3 responden (3,6%) memiliki pola makan kurang. Sebagian besar responden mengalami Hipertensi Grade I, yaitu sebanyak 47 responden (56,0%), sebanyak 29 responden (34,5%) mengalami Hipertensi Grade II dan sebanyak 8 responden (9,5%) mengalami Hipertensi Grade III. Terdapat hubungan antara pola makan dengan derajat hipertensi pada lansia di Puskesmas Ubud I dengan nilai r=0,282, p<0,009.Kesimpulan. Bagi lansia hipertensi agar mengatur serta menjaga pola makannya menjadi lebih baik lagi seperti halnya tidak mengkonsumsi atau mengurangi makanan yang dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah seperti tidak menambahkan garam lebih dari ¼ sendok teh kedalam makanan agar derajat hipertensi yang diderita tidak semakin tinggi.Kata Kunci:  Pola Makan, Hipertensi, Lansia
PENGARUH EKSTRAK AVERRHOA BILIMBI L. TERHADAP JUMLAH SEL BETA PANKREAS TIKUS HIPERGLIKEMIA Putu Indrayoni; Ida Ayu Manik Damayanti
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1777.724 KB) | DOI: 10.37294/jrkn.v5i2.344

Abstract

Latar Belakang : Diabetes mellitus merupakan sejumlah gangguan metabolisme yang ditandai dengan hiperglikemia pada kondisi tanpa penanganan. Diabetes ditandai dengan tingginya kadar glukosa plasma puasa ≥ 126 mg/dL atau kadar gula darah 2 jam setelah makan ≥ 200 mg/dL selama OGTT (oral glucose tolerance test) atau kadar A1C ≥ 6,5% atau adanya krisis hiperglikemia dengan glukosa plasma acak ≥ 200 mg/dL. Bahan makanan dan modifikasi gaya hidup yang berkaitan dengan suplai antioksidan mampu menjadi profilaksis yang efektif melawan stress oksidatif pada diabetes dan komplikasinya. Salah satu sumber antioksidan alami adalah daun Averrhoa bilimbi L. yang telah digunakan secara tradisional sebagai antidiabetes. Daun A. bilimbi L. mengandung alkaloid, tannin, saponin, flavonoid, glikosida jantung, glikosida, triterpene, fenol dan karbohidrat. Efek hipoglikemia dari A. bilimbi L. diakibatkan oleh kandungan flavonoid dan saponin.Metode : Penelitian ini menggunakan tikus hiperglikemia yang diinduksi aloksan.  Perlakuan diberikan selama 21 hari dan menggunakan glibenclamid (0,66 mg/kg BB) sebagai control positif. Pewarnaan preparate sel beta menggunakan metode Gomori Aldehyde Fuschine dan Nuclear Fast Red. Pengamatan terhadap jumlah sel beta pancreas tikus dilakukan pada hari ke 7 dan ke 21 dengan menentukan jumlah rerata sel beta yang teramati pada 3 layang pandang. Analisis statistic dilakukan menggunakan program SPSS for windows 16,0 version.Hasil : Penurunan jumlah sel beta pancreas terjadi secara bermakna pada kelompok control dibandingkan dengan kelompok perlakuan (p<0,05) yaitu sebesar 32,19%.Kesimpulan : Aktivitas antioksidan A. bilimbi L. mampu mencegah penurunan jumlah sel beta pada tikus hiperglikemia.
Hubungan Nyeri Haid (Dismenore Primer) Dengan Kualitas Tidur Pada Mahasiswi Sarjana Keperawatan Tingkat Iv Itekes Bali Tahun 2022 I Putu Artawan; IKetut Alit Adianta IKetut Alit Adianta; Ida Ayu Manik Damayanti Ida Ayu Manik Damayanti
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v6i2.412

Abstract

Abstrak Latar belakang: Angka kejadian dismenorea di Provinsi Bali masih banyak remaja putri yang mengalami kejadian dismenorea sebesar 74,42 % nyeri yang di rasakan dapatmengganggu pola tidur sehingga membuat kualitas tidur menurun. Tujuan: Mengetahui hubungan nyeri haid (dismenorea primer) terhadap tingkat kualitas tidur pada mahasiswi Sarjana Keperawatan Tingkat IV ITEKES Bali Tahun 2022. Metode: Penelitan ini menggunakan desain deskriftif korelatif dengan metode pendekatan cros-sectional. Sample dalam penelitian ini adalah 145 responden dipilih dengan teknik probability sampling dengan tipe total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Kuesioner  Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) dan Numerik Ranting Scale (NRS). Analisa menggunakan uji korelasi Sperman rho. Hasil: Dari 145 responden 30 responden (20.7%) memiliki tingkat kualitas nyeri ringan,  67 responden (46.2%) nyeri sedang,  44 responden (30.3%) Nyeri berat dapat di control, 4 responden (2.8%) nyeri berat tidak dapat di control. Sebanyak 132 responden (91.0%) memiliki kategori Kualitas tidur Buruk, 13 orang (9.0%) kategori Kualitas tidur baik. Hasil uji korelasi Sperman rho didapatkan nilai signifikansi 0.014 (<0.05) yang memiliki kekuatan hubungan yang rendah dan memiliki arah hubungan Negatif. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara nyeri haid (dismenore primer) dengan kualitas tidur pada mahasiswi Sarjana Keperawatan Tingkat IV ITEKES Bali. Kata kunci: tingkat  nyeri, dismenorea primer, kualitas tidur   Abstract Background: The incidence of dysmenorrhea in Bali remains high. Many young women who experienced dysmenorrhea (74,42%) stated that the pain felt disrupted their sleep patterns, which caused a decrease in sleep quality. Aim: To find out the correlation between menstrual pain (primary dysmenorrhoea) and the level of sleep quality in Year 4 Bachelor of Nursing Students of ITEKES Bali in 2022. Methods: This research implemented a descriptive correlative design with a cross-sectional approach. The sample in this study was 145 respondents selected through the probability sampling technique, the total sampling. Data were collected using the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) and Numerical Branch Scale (NRS) questionnaires and analyzed using the Superman Rho correlation test. Results: Among 145 respondents, 30 respondents (20.7%) experienced mild pain, 67 respondents (46.2%) experienced moderate pain, 44 respondents (30.3%) experienced controllable severe pain, and 4 respondents (2.8%) experienced uncontrollable severe pain. 132 respondents (91.0%) had a bad sleep quality, and 13 people (9.0%) had a good sleep quality. Spearman Rho correlation test showed a strong negative correlation (significance value = 0.014 < 0.05). Conclusion: There is a correlation between menstrual pain (primary dysmenorrhea) and sleep quality in Year 4 Bachelor of Nursing Students of ITEKES Bali. Keywords: Pain, Primary Dysmenorrhea, Sleep Quality
The Effectiveness Probiotic Drink of Salak Bali (Salacca zalacca) in Inhibiting Growth of Escherichia coli Nadya Treesna Wulansari; A.A. Istri Mas Padmiswari; Ida Ayu Manik Damayanti
Jurnal Biologi Tropis Vol. 22 No. 3 (2022): July - September
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v22i3.3515

Abstract

Salak bali (Salacca zalacca) is one of the local fruit varieties cultivated in Bali. This fruit contains antioxidants, so that it is potential to be used as a probiotic drink. Probiotic drinks containing live microbes can inhibit the growth of pathogenic microbes and balance the microbes in the intestines so that they can affect the health of those who consume them. This study aimed to determine the effectiveness of the probiotic drink of salak bali fruit juice (Salacca zalacca) in inhibiting the growth of Escherichia coli. The study employed experimental with a completely randomized design. Salak juice was fermented for 18 days and harvested every 3 days, then an antibacterial test was carried out. The data were analyzed by using analysis of variance (ANOVA) followed by Duncan's Multiple Range Test (DMRT) at a 5% significance level. The finding showed that probiotic drink of salak bali fruit juice effective to inhibiting the growth of Escherichia coli. Optimal antibacterial growth was seen on the 15th day of fermentation with an inhibition zone of 8.13 ± 0.40 mm. The presence of inhibition caused by the phytochemical content found in salak fruit, SCOBY contained in drinks, and the length of the fermentation process.
Antioxidant potential of gotu kola leaf extract (Centella asiatica (L.) Urban) as an alternative to antihyperglycemic herbal drinks Ida Ayu Manik Damayanti; Ni Wayan Sukma Antari; Sri Dewi Megayanti
Jurnal Pijar Mipa Vol. 17 No. 6 (2022): November 2022
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpm.v17i6.4179

Abstract

This study aims to determine the antihyperglycemic potential of Gotu kola leaf extract (Centella asiatica (L.) Urban as an alternative herbal drink in diabetic male white mice. This study was divided into four stages: extracting Gotu kola leaves using 96% ethanol as solvent, phytochemical screening, and testing antihyperglycemic activity. Male white mice were made diabetic by alloxan-induced. Mice were divided into five groups consisting of negative control (Aquadest), positive control (Glibenclamide 13 mg/Kg BW), dose 1 (200 mg Gotu kola extract/kg BW), dose 2 (400 mg Gotu kola extract/kg BW), dose 2 (400 mg Gotu kola extract/kg BW), 3 (600 mg Gotu kola extract/kg BW). The results of phytochemical screening showed that the Gotu kola leaf extract was positive for flavonoids and tannins. The analysis results on the Gotu kola leaf extract showed an IC50 value of 80.58 ppm, including strong antioxidant activity. The results of the antihyperglycemic activity test showed that diabetic male white mice were found to have decreased blood sugar levels on days 14 and 21 by respectively 24.3% and 41.6%; 25.4% and 42.3%; 37.8% and 55.3% after administration of Gotu kola leaf extract at P1, P2, and P3.
Persepsi Remaja Sma Tentang Aborsi Di Denpasar Dan Gianyar Ni Wayan Ayu Eka Perantini; I Ketut Swarjana; Ida Ayu Manik Damayanti
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v7i1.431

Abstract

Abstrak Aborsi adalah berakhirnya kehamilan dengan cara apapun sebelum janin cukup berkembang dan mampu untuk hidup di luar kandungan. Tingginya kasus aborsi di Indonesia, menimbulkan banyak persepsi negatif, hanya sedikit masyarakat khususnya remaja yang mampu memandang secara jernih. Banyak kasus aborsi pada remaja dikarenakan persepsi yang salah terhadap aborsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi remaja SMA tentang aborsi di Denpasar dan Gianyar. Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah analitik komparatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 147 siswa di SMA N 2 Denpasar dan 140 siswa di SMA N 1 Tegallalang secara online dengan menggunakan teknik sampling cluster sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner persepsi remaja SMA tentang aborsi di Denpasar dan Gianyar yang telah di uji validitas, kuesioner yang telah dibuat berupa link google form. Analisa data yang digunakan yaitu Mann-Whitney U-test. Hasil penelitian ini menyatakan persepsi baik pada remaja di Denpasar sebanyak 81,6% dan persepsi baik pada remaja Gianyar sebanyak 71,4%. Terdapat perbedaan yang signifikan tentang persepsi aborsi pada remaja di Denpasar dan di Gianyar (P-value < 0,001). Terdapat perbedaan Persepsi Remaja SMA Tentang Aborsi di Denpasar dan Gianyar Kata Kunci : Remaja, Persepsi, Aborsi
IDENTIFIKASI SOIL TRANSMITTED HELMINTHS (STH) PADA PENGRAJIN BATU BATA DI DESA TEGAL BADENG, KABUPATEN JEMBRANA BALI Ni Made Krisna Ayu Lestari; Ni Wayan Desi Bintari; Sri Idayani; Ida Ayu Manik Damayanti
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v7i1.487

Abstract

Abstrak Kecacingan merupakan salah satu infeksi yang masih menjadi permasalahan di negara berkembang. Infeksi dapat disebabkan oleh kelompok soil transmitted helminth (STH) yang menyebabkan penurunan penyerapan gizi pada penderita. Kejadian kecacingan diduga beresiko pada masyarakat yang sehari-hari beraktifivitas dengan melakukan kontak langsung dengan media tanah salah satunya pada pengrajin batu bata. Di Desa Tegal Badeng Kabupaten Jembrana Bali, aktivitas pembuatan batu bata oleh pengrajin masih dilakukan secara tradisional sehingga meningkatkan resiko terinfeksi STH. Tujuan penelitian ini adalah melakukan identifikasi terhadap STH pada pengrajin batu bata di Desa Tegal Badeng Kabupaten Jembrana Bali. Pengambilan spesimen dilakukan di Desa Tegal Badeng Kabupaten Jembran Bali. Pemeriksaan Laboratorium dilakukan di Laboratorium Apotek Krisna Farma 2 Jembrana, Bali pada Maret-April 2022. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 15% dari jumlah populasi yaitu sebanyak 30 responden. Pemeriksaan laboratorium dilakukan dengan metode direct slide. Hasil pemeriksaan dari 30 responden sebanyak 2 orang (6,6%) positif kecacingan. Berdasarkan hasil identifikasi jenis STH penyebab infeksi adalah Trichuris trichiura dan Hookworm. Saran bagi penelitian lanjutan adalah melakukan analisa hubungan hygiene dan sanitasi terhadap kejadian kecacingan pada pengrajin batu bata di Desa Tegal Badeng Jembrana, Bali. Kata Kunci: hookworm, kecacingan, Trichuris trichiura,
Antioxidants in the extract of balinese salak rind (Salacca amboinensis (Becc) Mogea) as an alternative substance to decrease blood sugar levels among Mus musculus L. with hyperglycemia Ida Ayu Manik Damayanti; Ni Wayan Sukma Antari; Sri Dewi Megayanti; Kadek Buja Harditya; I Made Bayu Jaya Kusuma; Ni Wayan Kesari Dharmapatni
Jurnal Pijar Mipa Vol. 18 No. 3 (2023): May 2023
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpm.v18i3.4889

Abstract

This study aims to determine the antioxidant potential of Balinese salak rind extract (Salacca amboinensis (Becc) Mogea) (BSRE) as an antihyperglycemic agent in male white mice with hyperglycemia. The research was conducted in three stages extraction of Balinese salak rind using 96% ethanol, phytochemical screening, and antihyperglycemic activity testing. Mice were hyperglycemia induced by alloxan. Mice were divided into five groups consisting of negative control (Aquadest), positive control (Glibenclamide 13 mg/Kg BW), dose 1 (200 mg BSRE/kg BW), dose 2 (400 mg BSRE/kg BW), dose 3 (600 mg BSRE/kg BW). Phytochemical screening showed that the BSRE was positive for containing alkaloids, flavonoids, tannins, saponins, and steroids. The analysis results on the BSRE showed an IC50 value of 81,76 ppm, including strong antioxidant activity. The activity of blood glucose levels showed that BSRE could decrease blood glucose levels of Mus musculus L. with hyperglycemia.
GAMBARAN GAMBARAN JAMUR Candida albicans PADA URIN PRA-MENSTRUASI MAHASISWI STIKES WIRA MEDIKA BALI Putu Ekawati Ida Ayu; Ni Wayan Desi Bintari; Sri Idayani; Ida Ayu Manik Damayanti
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v7i2.499

Abstract

Kandidiasis merupakan infeksi jamur yang disebabkan oleh jamur Candida sp. Salah satunya yaitu jamur Candida albicans.  Keputihan menjadi salah satu faktor predisposisi terjadinya infeksi Candida albicans. Infeksi ini biasanya disertai dengan rasa gatal di area vagina baik dari dalam vagina dan disekitar bibir vagina bagian luar. Keputihan juga merupakan salah satu gejala yang timbul pada saat pra menstruasi karena terjadi peningkatan kadar dan aktivitas hormon estrogen yang disebabkan akibat tidak adanya hormon progesteron secara maksimal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran jamur Candida albicans pada urin pra-menstruasi mahasiswi STIKES Wira Medika Bali. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive sampling. Sampel yang digunakan sebanyak 33 urin pra-menstruasi mahasiswi STIKES Wira Medika Bali. Metode pemeriksaan menggunakan kultur pada media SDA (Sabouraud Dextrose Agar), pewarnaan Gram, dan uji germ tube. Pada penelitian ini didapatkan positif  Candida albicans sebanyak 2 sampel (6%), dan hasil negatif Candida albicans didapatkan sebanyak 31 sampel dengan persentase sebesar 94% dari jumlah 33 sampel urin yang diperoleh. Karakteristik Candia albicans pada SDA terlihat halus licin, sedikit timbul di permukaan, berwarna putih kekuningan , dan menimbulkan aroma seperti ragi. Pada pewarnaan Gram teramati blastospora yang berbentuk oval, serta berwarna ungu secara mikroskopis dan pada uji germ tube menunjukkan hasil positif membentuk kecambah dengan struktur menyerupai raket.  Berdasarkan hasil penelitian ini, diharapkan mahasiswi atau remaja perempuan untuk melakukan pencegahan terhadap masalah keputihan dengan selalu menjaga kebersihan diri khususnya di daerah kewanitaan, mengurangi penggunaan pembalut pantyliner, dan mengurangi penggunaan antiseptik yang dapat meningkatkan kelembaban di daerah genetalia. Kata Kunci: Candida albicans, Keputihan, Kandidiasis
Digital Literacy-Based Health Promotion at Posyandu Banjar Teges Kanginan Sutrisna, I Putu Gede; Nuryanto, Kadek; Damayanti, Ida Ayu Manik
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 1 No 1 (2021): Jurnal Abdimas ITEKES Bali September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v1i1.401

Abstract

The lack of posyandu cadres who have expertise in health sciences causes the health promotion process to be less effective. This is because human resources do not have the knowledge and skills in health promotion. In addition, the cadres of the Banjar Teges Kanginan Posyandu, Peliatan Village have never received training on COVID-19 prevention. The media used in health promotion also tend to be monotonous, only using loudspeakers which are used for socialization around the Teges Kanginan Traditional Village. This shows that the process of health promotion takes place in a monotonous and less innovative way. Based on the description above, there are two problems that will be given a solution, namely the knowledge aspect of digital literacy-based health promotion and the skill aspect of digital-based health promotion. The solutions given related to the above problems are providing training and assistance in making health promotion media based on digital literacy, communication and public speaking, using and how to make hand sanitizers and disinfectants, training and mentoring on how to wash hands properly and correctly. The output target in the implementation of this devotion to the community is that the cadres of the Banjar Posyandu Teges Kanginan have the knowledge and skills of digital literacy-based health promotion. The results of this activities is implementation are as follows. (1) There is an increase in the knowledge of posyandu cadres related to digital literacy-based Health promotion. (2) there is an increase in the skills of posyandu cadres about conducting clean and healthy lifestyle, especially making handsanitizers. The high interest of posyandu cadres in improving public health, especially using health promotion based on digital literacy, it is necessary to hold further training and coaching related to the implementation of digital literacy in promoting public health
Co-Authors A.A. Istri Mas, Padmiswari A.A.S. A. Sukmaningsih AA Istri Mas Padmiswari Abda Abda Adiana, I Nengah Adnyana, I Kadek Budi Ariani, Ni Komang Sri Aristadewi, Ida Ayu Mas Artana, I Wayan Budi Artha, I Wayan Oktapratama Asthadi Mahendra Bhandesa, Asthadi Mahendra Clarisa, Gusti Ayu Della Deni Redita, I Komang Dharmapatni , Ni Wayan Kesari Dira, Made Asmarani Dwi Arymbhi Sanjaya Gede Surya Indrawan Gede, Surya Indrawan Gusti Ayu Della Clarisa I Gusti Agung Tresna Wicaksana I Ketut Alit Adianta I Ketut Junitha I Ketut Swarjana I Made Bayu Jaya Kusuma I Putu Artawan I Putu Gde Yudara Sandra Putra I Putu Gede Sutrisna . I Wayan Budi Artana Ida Bagus Made Suaskara Ida Bagus Separsa Kusuma Kadek Buja Harditya Kadek Maya Cyntia Dewi Kadek Nuryanto Lumbantobing, Gita Vidya Natalia Maha Putra, I Nyoman Arya Mahaputra, I Nyoman Arya Mas Aristadewi, Ida Ayu Nadya Treesna Wulansari Ni Luh Putu Inca Buntari Agustini Ni Made Ayu Sukma Widyandari Ni Made Krisna Ayu Lestari Ni Wayan Ayu Eka Perantini Ni Wayan Desi Bintari Ni Wayan Kesari Dharmapatni Ni Wayan Sukma Antari Ni Wayan Sukma Antari Ni Wayan Sukma Antari Ni Wayan Sukma Antari, Ni Wayan Sukma Antari Nuryanto, Kadek Nyoman Eta Risnawati Padmiswari, A.A Istri Mas Padmiswari, A.A. Istri Mas Pramana, I Kadek Bagus Ari Putu Ekawati Ida Ayu Putu Indrayoni Putu Rima Sintyadewi Sanjana, I Wayan Sri Dewi Megayanti Sri Dewi Megayanti Sri Idayani Sri Idayani Strisanti, Ida Ayu Suptika Sukaningsih, Ni Wayan Sutrisna , I Putu Gede Sutrisna, Putu Gede Suweca, I Gede Tohir, Wa. Aniyda M. Wahyunadi, Ni Made Dewi Wicaksana, IGA Tresna Widiatmaja, Gusti Panji Widyas Pranata, Gst. Kade Adi Wulansari , Nadya Treesna Zabrina, Putu Tiara