Claim Missing Document
Check
Articles

Leksikal Tanaman Obat Tradisional Untuk Penyakit Anak Dalam Lontar Usadha Rare Sutrisna, I Putu Gede; Bhandesa, Asthadi Mahendra; Mahaputra, I Nyoman Arya; Harditya, Kadek Buja; Damayanti, Ida Ayu Manik
Kamaya: Jurnal Ilmu Agama Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/kamaya.v7i1.2552

Abstract

The lack of attention to medicinal plants will cause the ecosystem and lexical medicinal plants to become more critical. Therefore, an in-depth study is needed to save biodiversity and lexical preservation of medicinal plants.  The objectives of this study are (1) to describe the lexical medicinal plants in lontar Usada Rare; (2) to describe the clarification of usada figures related to traditional medicinal plants in lontar Usada Rare for childhood diseases. To achieve these objectives, the researcher used a qualitative descriptive design. Data collection in the first stage was carried out by content analysis on lontar Usada Rare. The second stage of the research design was an in-depth interview with usada figures about usada rare to clarify the content of the lontar.The researcher as a human instrument is equipped and supported by interview guidelines, recording devices, cameras, and notes. The data obtained through the Usada Rare manuscript, then carried out data review, data categorization, and extracting the value and concept of treatment. The analysis techniques in this research are 1) data reduction, 2) data presentation and 3) conclusion drawing. Based on the results of the research and discussion above, the conclusions in this study are as follows. There are 111 (One hundred and eleven) lexical medicinal plants in lontar usada rare; There are 4 balian/healer terms in usada bali namely balian ketakson, balian kepican, balian usada and balian campuhan. The sources of medicine in usada bali include: Taru Pramana (Trees with medicinal properties), Sato Pramana (Medicinal ingredients derived from animals), Toya Pramana (Medicinal ingredients derived from water), Bayu Pramana (Medicinal ingredients derived from strength).
Literatur Review: Penggunaan Terapi Non-farmakologi dalam Mengatasi Keluhan Nyeri di Unit Gawat Darurat Sanjana, I Wayan; Agustini, Ni Luh Putu Inca Buntari; Wahyunadi, Ni Made Dewi; Maha Putra, I Nyoman Arya; Megayanti, Sri Dewi; Widyandari, Ni Made Ayu Sukma; Damayanti, Ida Ayu Manik
Adi Husada Nursing Journal Vol 10 No 1 (2024): Adi Husada Nursing Journal
Publisher : STIKES Adi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37036/ahnj.v10i1.533

Abstract

Pain management in the Emergency Department (ED) is crucial for humanitarian reasons and is associated with significant morbidity. Previously, pharmacologic therapies like acetaminophen, opioids, and NSAIDs were used, but they carry risks of side effects. Non-pharmacological interventions are often used in conjunction with pharmaceutical therapies to improve pain management and reduce opioid use. This study's purpose was to describe the non-pharmacological interventions that nurses can provide in addressing pain experienced by patients in the ED. This is a literature study from several databases such as Science Direct, ProQuest, SpringerLink, and PubMed using keywords combined with Boolean. The study's selection process involved searching 769 articles using keywords, excluding 27 duplicates and 712 articles not meeting research objectives. After a full-text review of 30 selected articles, 19 were excluded, and 11 were selected for inclusion. Acupuncture therapy is the most commonly used non-pharmacological therapy, followed by warm/cold compresses, distraction, and deep breath relaxation. Non-pharmacological therapies can be given to manage pain in patients in the ED. Combining pharmacological and non-pharmacological therapies can provide more analgesia for severe pain.
Pemberdayaan Dan Pengelolaan Toga Antidiabetik Sebagai Upaya Preventif Terhadap Penyakit Diabetes Dan Peningkatan Kemandirian Kesehatan Masyarakat Di Desa Renon Damayanti, Ida Ayu Manik; Antari, Ni Wayan Sukma; Megayanti, Sri Dewi; Harditya, Kadek Buja; Wulansari, Nadya Treesna; Dharmapatni, Ni Wayan Kesari; Kusuma, Ida Bagus Separsa; Aristadewi, Ida Ayu Mas; Artha, I Wayan Oktapratama; Suweca, I Gede
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v4i1.630

Abstract

Fokus pembangunan masyarakat bukan hanya bidang kemandirian pangan, namun juga bidang kemandirian kesehatan melalui pembudidayaan dan pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA). Seringkali masyarakat hanya tahu dalam hal menanam tanpa mengetahui kegunaannya tanaman tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta ketrampilan masyarakat dalam pemberdayaan dan pengelolaan TOGA antidiabetik sebagai upaya preventif terhadap penyakit diabetes. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan metode Community Development. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat awal kegiatan yaitu kategori kurang dengan rata-rata nilai 4,74. Setelah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, hasil post-test menunjukkan rata-rata pengetahuan peserta mengalami peningkatan menjadi 8,10 atau kategori baik. Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan dan pengelolaan TOGA antidiabetik yang terdiri dari tanaman pegagan (Centella asiatica), tanaman sambiloto (Andrographis paniculata) dan tanaman binahong (Anredera cordifolia) sebagai bahan alam dalam upaya preventif mengendalikan kadar gula darah.   Kata kunci : Antidiabetes, kemandirian kesehatan, TOGA
PEMANFAATAN DAUN PEGAGAN (Centella asiatica (L.) Urban) SEBAGAI UPAYA PREVENTIF PENURUNAN KADAR GULA DARAH Ida Ayu Manik Damayanti; Ni Wayan Sukma Antari; Sri Dewi Megayanti; Kadek Buja Harditya; Nadya Treesna Wulansari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sundaram Vol. 1 No. 1 (2023): JPMS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/jpms.v1i1.7

Abstract

Pengendalian kadar gula darah masih menjadi permasalahan seperti rendahnya kepatuhan penderita untuk melakukan pengobatan rutin serta gaya hidup yang tidak sehat. Salah satu cara untuk mengendalikan kadar glukosa darah dapat dilakukan dengan cara tradisional menggunakan bahan alam. Salah satu bahan alam yang dapat digunakan yaitu daun pegagan (Centella asiatica (L.) urban) yang memiliki berbagai macam kandungan senyawa berkhasiat. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan mitra terkait pengendalian kadar gula darah, sekaligus meningkatkan keterampilan mitra dalam memanfaatkan lahan pembudidayaan tanaman pegagan sebagai upaya preventif mengendalikan kadar gula darah. Metode yang digunakan yaitu pendidikan kesehatan melalui focus group discussion serta penyuluhan pada masyarakat di Desa Renon, Denpasar Selatan. Hasil kegiatan menunjukan edukasi yang dilakukan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan pegagan sebagai upaya preventif dalam mengendalikan kadar gula darah. Pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat meningkatkan peran serta masyarakat dan kesadaran masyarakat dalam usaha pengendalian angka kejadian hiperglikemia. Sangat penting dilakukan pemberdayaan masyarakat sebagai kader pemantau dalam mengendalikan hiperglikemia serta menyebarkan informasi pemanfaatan bahan alam sebagai upaya preventif menurunkan prevalensi hiperglikemia.
Herbal Therapy Potential of Balinese Local Plants for Degenerative Diseases: A Review Damayanti, Ida Ayu Manik
Jurnal Pijar Mipa Vol. 20 No. 2 (2025)
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpm.v20i2.8728

Abstract

Indonesia has a rich biodiversity, including numerous medicinal plants. However, their utilisation remains limited, particularly in treating degenerative diseases. This study explores the potential of local Balinese plants as herbal therapy for diabetes mellitus and hypertension through a systematic literature review. Data were collected from scientific databases such as PubMed, Google Scholar, and Science Direct, covering publications from 2018 to 2025. Out of 117 identified articles with exclusion and the same article, 13 relevant studies were selected as primary references. The analysis indicates that plant extracts from Murraya paniculata, Vitis vinifera Var. Alphonso Lavallee, Syzygium polycephalum, Antidesma bunius, Aegle marmelos, Zingiber zerumbet, Elaeocarpus grandiflora, Artocarpus altilis, Impatiens balsamina, Tagetes erecta, Vitex trifolia, and Punica granatum show potential in managing degenerative diseases. Their bioactive compounds, including flavonoids, phenolics, tannins, terpenoids, alkaloids, and saponins, act by inhibiting key enzymes, enhancing insulin sensitivity, reducing oxidative stress, and modulating lipid metabolism. These findings suggest that Balinese local plants have promising potential as natural therapies for degenerative diseases, warranting further clinical validation.
Edukasi Manfaat Minuman Probiotik Berbasis Kulit Buah Jeruk Siam Kintamani (Citrus Nobilis) Bagi Kesehatan Wulansari, Nadya Treesna; Padmiswari, A.A Istri Mas; Sintyadewi, Putu Rima; Damayanti, Ida Ayu Manik; Dharmapatni, Ni Wayan Kesari; Harditya, Kadek Buja
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v4i2.666

Abstract

Minuman probiotik merupakan salah satu produk pangan fungsional yang memiliki beragam manfaat bagi kesehatan. Jus buah dinilai sebagai media alternatif yang potensial untuk penambahan kultur probiotik karena dianggap sehat dan sering dikonsumsi secara rutin. Namun, pemahaman masyarakat terkait minuman probiotik berbasis buah masih tergolong rendah. Bali sebagai salah satu provinsi dengan kekayaan buah lokal, seperti Salak Bali dan Jeruk Siam Kintamani, memiliki potensi besar dalam pengembangan produk minuman probiotik. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan di SMK Negeri 1 Kintamani dengan melibatkan siswa dari jurusan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian. Tujuan kegiatan adalah memberikan edukasi mengenai manfaat minuman probiotik berbasis kulit buah lokal, khususnya kulit jeruk siam Kintamani (Citrus nobilis), sebagai upaya pemanfaatan limbah pertanian menjadi produk fungsional yang bernilai. Proses pelaksanaan kegiatan meliputi pretest, edukasi, sesi diskusi interaktif, dan posttest. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa secara signifikan, di mana sebanyak 30 siswa (88,24%) menunjukkan pemahaman yang baik setelah mengikuti kegiatan edukasi. Hasil ini mengindikasikan bahwa edukasi mengenai manfaat minuman probiotik berbasis buah lokal dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa, serta membuka peluang pemanfaatan kulit jeruk siam Kintamani sebagai produk minuman fungsional yang berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat. Kata kunci: Edukasi, minuman probiotik, buah local, kulit jeruk siam, Kintamani
Pemanfaatan Sediaan Teh Kulit Buah Anggur Bali (Vitis vinisfera L.) Sebagai Upaya Preventif Kemandirian Kesehatan Masyarakat Mencegah Tinggi Kolesterol di Desa Renon Manik Damayanti, Ida Ayu; Sukma Antari, Ni Wayan; Megayanti, Sri Dewi; Artha, I Wayan Oktapratama; Deni Redita, I Komang; Mas Aristadewi, Ida Ayu; Damayanti, Ida Ayu Manik
Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 09 (2025): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v4i09.2608

Abstract

Total kolesterol merupakan jumlah kolesterol yang dibawa oleh partikel HDL, LDL, dan VLDL dalam darah, dengan kategori normal <200 mg/dl, batas tinggi 200-239 mg/dl, dan tinggi ≥240 mg/dl. Hasil penelitian di Puskesmas I Denpasar Selatan menunjukkan bahwa sebagian besar lansia dengan kadar kolesterol tinggi adalah perempuan (22,6%), berusia 65-74 tahun (15,7%), dengan distribusi kadar kolesterol batas tinggi (31,9%). Berdasarkan kondisi tersebut, dilakukan pengabdian masyarakat dengan tujuan memberikan edukasi dan pelatihan pemanfaatan kulit buah anggur Bali (Vitis vinifera L.) sebagai sediaan teh herbal preventif kolesterol di Desa Renon. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, praktik pembuatan teh kulit anggur, serta evaluasi pengetahuan masyarakat melalui post-test. Hasil kegiatan menunjukkan rata-rata skor pre-test sebesar 43,5 meningkat menjadi 68,7 pada post-test dengan hasil uji t menunjukkan perbedaan signifikan (p = 0,000). Sosialisasi, edukasi, dan praktik pembuatan teh herbal kulit buah anggur Bali efektif dalam meningkatkan keterampilan dan kemandirian masyarakat dalam mencegah tinggi kolesterol.
Pemanfaatan Sediaan Teh Kulit Buah Anggur Bali (Vitis vinisfera L.) Sebagai Upaya Preventif Kemandirian Kesehatan Masyarakat Mencegah Tinggi Kolesterol di Desa Renon Manik Damayanti, Ida Ayu; Sukma Antari, Ni Wayan; Megayanti, Sri Dewi; Artha, I Wayan Oktapratama; Deni Redita, I Komang; Mas Aristadewi, Ida Ayu; Damayanti, Ida Ayu Manik
Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 09 (2025): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v4i09.2608

Abstract

Total kolesterol merupakan jumlah kolesterol yang dibawa oleh partikel HDL, LDL, dan VLDL dalam darah, dengan kategori normal <200 mg/dl, batas tinggi 200-239 mg/dl, dan tinggi ≥240 mg/dl. Hasil penelitian di Puskesmas I Denpasar Selatan menunjukkan bahwa sebagian besar lansia dengan kadar kolesterol tinggi adalah perempuan (22,6%), berusia 65-74 tahun (15,7%), dengan distribusi kadar kolesterol batas tinggi (31,9%). Berdasarkan kondisi tersebut, dilakukan pengabdian masyarakat dengan tujuan memberikan edukasi dan pelatihan pemanfaatan kulit buah anggur Bali (Vitis vinifera L.) sebagai sediaan teh herbal preventif kolesterol di Desa Renon. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, praktik pembuatan teh kulit anggur, serta evaluasi pengetahuan masyarakat melalui post-test. Hasil kegiatan menunjukkan rata-rata skor pre-test sebesar 43,5 meningkat menjadi 68,7 pada post-test dengan hasil uji t menunjukkan perbedaan signifikan (p = 0,000). Sosialisasi, edukasi, dan praktik pembuatan teh herbal kulit buah anggur Bali efektif dalam meningkatkan keterampilan dan kemandirian masyarakat dalam mencegah tinggi kolesterol.
Activity of Zuriat Fruit Extract (Hyphaene thebaica) on The DNA Fragmentation and Spermatozoa Quality of Male Mice (Mus musculus) Given Balinese Arak Antari, Ni Wayan Sukma; Damayanti, Ida Ayu Manik
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 8 (2025): August
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i8.11855

Abstract

Alcohol in the body is metabolized into acetaldehyde with the assistance of the enzyme alcohol dehydrogenase (ADH). Acetaldehyde, the metabolic byproduct of alcohol, plays a role in the formation of Reactive Oxygen Species (ROS). The effects of alcohol can lead to damage and death of spermatogenic cells caused by acetaldehyde, which is produced through the breakdown of alcohol by liver cells. Increased ROS levels generated by free radicals in sperm producing tissues may cause damage to the sperm membrane, thereby disrupting its stability and function. High concentrations of ROS may also exert toxic effects on sperm quality and function. This study aimed to examine the activity of Zuriat fruit (Hyphaene thebaica) extract on sperm quality and DNA fragmentation in male mice (Mus musculus) administered Balinese Arak. This research employed an experimental study design using a post-test only control group design. The results show that Zuriat fruit (Hyphaene thebaica) extract at doses of 1 g/kg body weight and 2 g/kg body weight significantly influenced sperm count, motility, viability, morphology, and DNA fragmentation (p < 0,05).
Hepatoprotective Effects of Balinese Grape Extract (Vitis vinifera L.) on Hepar Histology and Reducing Blood Sugar Levels Damayanti, Ida Ayu Manik; Wicaksana, I Gusti Agung Tresna; Sutrisna, I Putu Gede
Jurnal Pijar Mipa Vol. 19 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpm.v19i1.6198

Abstract

This study aimed to determine the hepatoprotective activity of grape skin extract (Vitis vinifera L.) (BGE) on hepatic histology and blood sugar level reduction. This study was conducted in four stages: extraction of grape skin using 96% ethanol, phytochemical screening, antihyperglycemic activity test and hepatoprotective activity test. The experimental animals were divided into five groups consisting of negative control (Na CMC 0.5%), positive control (Curcuma), TI (100 mg BGE/kg BW), TII (300 mg BGE/kg BW), TIII (500 mg BGE/kg BW). Phytochemical screening showed that BGE positively contains terpenoids, flavonoids, tannins, saponins and carotenoids. The results of antioxidant analysis on BGE showed an IC50 value of 80.77 ppm, which included intense antioxidant activity. BGE and negative control can provide hepatoprotector effects on hepatic cells from hepatocyte cell damage due to paracetamol and can reduce blood sugar levels.
Co-Authors A.A. Istri Mas, Padmiswari A.A.S. A. Sukmaningsih AA Istri Mas Padmiswari Adiana, I Nengah Adnyana, I Kadek Budi Ariani, Ni Komang Sri Aristadewi, Ida Ayu Mas Artana, I Wayan Budi Artha, I Wayan Oktapratama Asthadi Mahendra Bhandesa, Asthadi Mahendra Clarisa, Gusti Ayu Della Deni Redita, I Komang Dharmapatni , Ni Wayan Kesari Dira, Made Asmarani Dwi Arymbhi Sanjaya Gede Surya Indrawan Gede, Surya Indrawan Gusti Ayu Della Clarisa Harditya, Kadek Buja I Gusti Agung Tresna Wicaksana I Ketut Alit Adianta I Ketut Junitha I Ketut Swarjana I Made Bayu Jaya Kusuma I Putu Artawan I Putu Gde Yudara Sandra Putra I Putu Gede Sutrisna . I Wayan Budi Artana Ida Bagus Made Suaskara Ida Bagus Separsa Kusuma Kadek Buja Harditya Kadek Buja Harditya Kadek Maya Cyntia Dewi Kadek Nuryanto Lumbantobing, Gita Vidya Natalia Maha Putra, I Nyoman Arya Mahaputra, I Nyoman Arya Mas Aristadewi, Ida Ayu Nadya Treesna Wulansari Ni Luh Putu Inca Buntari Agustini Ni Made Ayu Sukma Widyandari Ni Made Krisna Ayu Lestari Ni Wayan Ayu Eka Perantini Ni Wayan Desi Bintari Ni Wayan Kesari Dharmapatni Ni Wayan Sukma Antari Ni Wayan Sukma Antari, Ni Wayan Sukma Antari Nuryanto, Kadek Nyoman Eta Risnawati Padmiswari, A.A Istri Mas Padmiswari, A.A. Istri Mas Pramana, I Kadek Bagus Ari Putu Ekawati Ida Ayu Putu Indrayoni Putu Rima Sintyadewi Sanjana, I Wayan Sri Dewi Megayanti Sri Dewi Megayanti Sri Idayani Sri Idayani Strisanti, Ida Ayu Suptika Sukaningsih, Ni Wayan Sutrisna , I Putu Gede Sutrisna, Putu Gede Suweca, I Gede Tohir, Wa. Aniyda M. Wahyunadi, Ni Made Dewi Wicaksana, IGA Tresna Widiatmaja, Gusti Panji Widyas Pranata, Gst. Kade Adi Wulansari , Nadya Treesna Zabrina, Putu Tiara