Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

STRATEGI PENGEMBANGAN FASILITAS KESELAMATAN KESEHATAN KERJA DAN LINGKUNGAN (K3L) KAPAL NELAYAN KELURAHAN SAPAT Rachman. B, Arief; Ihwan, Khairul
JUTI UNISI Vol. 8 No. 2 (2024): JURNAL TEKNIK INDUSTRI (JUTI) UNISI
Publisher : Program Studi Teknik Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/juti.v8i2.3971

Abstract

Penelitian tentang perlengkapan alat keselamatan kesehatan kerja dan lingkungan (K3L) pada kapal nelayan telah dilakukan pada bulan oktober 2023 dan juli 2024. Penelitian ini bertujuan untuk 1). Mengetahui perlengkapan kesehatan kerja dan lingkungan (K3L) pada kapal nelayan Kelurahan Sapat, dan 2). Menyusun strategi pengembangan kelengkapan kesehatan kerja dan lingkungan (K3L) untuk Nelayan Kelurahan Sapat. Metode penelitian ini menggunakan metode observasi dan untuk pengolahan data menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian didapatkan bahwa fasilitas kesehatan kerja dan lingkungan (K3L) pada setiap kapal nelayan Kelurahan Sapat belumlengkap. Untuk strategi yang harus di lakukan adalah: Strategi 1 Mengajukan pelatihan dan pembinaan keselamatan kesehatan kerja dan lingkungan ke instansi terkait melalui kelompok nelayan, Strategi 2 Meningkatkan dan melengkapi alat keselamatan kesehatan kerja dan lingkungan., Strategi 3 Meningkatkan pelayanan penyewaan Penyewaan kapal, dan Strategi 4 Membentuk tim satgas pengawas dan penyelamat kapal dan lingkungan
Eksplorasi Keanekaragaman Hayati Sebagai Basis Pengembangan Ekowisata Pancing dan Berlayar di Kelurahan Sapat, Indragiri Hilir, Riau Rachman B, Arief; Harahap, Syaiful Ramadhan; Fahlifi SF, M Riza; Yusapri, Andi; Jumadi, Muhammad Arief Al; Samosir, Maulidya Risfani Syafha; Azizi, Tiara; Asshiddiqie, Tegar Wajar; Pangabean, Herbet Linto Retto; Ilyas, Gian Nofrianda
SIMBIOSA Vol 13, No 2 (2024): SIMBIOSA
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/simbiosa.v13i2.7250

Abstract

Kelurahan Sapat, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi, menjadikannya kawasan potensial untuk pengembangan ekowisata pancing dan berlayar. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi keanekaragaman hayati di Kelurahan Sapat sebagai dasar pengembangan ekowisata pancing dan berlayar yang berkelanjutan, menggunakan pendekatan Indeks Kesesuaian Wisata (IKW). Penelitian menggunakan metode survei dengan melakukan observasi pada transek dan plot di tiga stasiun pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan keanekaragaman hayati yang tinggi, meliputi 14 spesies mangrove, 21 spesies ikan, 8 spesies krustasea, 11 spesies moluska, serta fauna terestrial yang terdiri atas 5 spesies mamalia, 4 spesies reptil, dan 6 spesies aves. Analisis IKW memberikan nilai 78,49% untuk wisata berlayar dan 78,43% untuk wisata pancing, yang tergolong dalam kategori Sesuai. Faktor pembatas utama dalam pengembangan ekowisata adalah kedalaman perairan dan jumlah objek ekosistem. Penelitian ini merekomendasikan pengelolaan berbasis keberlanjutan melalui penambahan fasilitas wisata, pelibatan masyarakat lokal, dan pengembangan program interpretasi lingkungan untuk mendukung konservasi dan pemberdayaan ekonomi lokal.
Study of Potential Ecotourism in Area Tulang Island Karimun Regency Riau Island Province Rachman, Arief; Thasimmim, Said Nuwrun
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 27 No. 1 (2022): February
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jpk.27.1.51-61

Abstract

This research was carried out on Tulang Island, Karimun Regency, Riau Islands Province. This research was carried out from February to August 2020. The implementation of this research was carried out because one of the economic potentials in Karimun Regency is tourism and ecotourism. The purpose of this research is to examine the potential of coastal ecotourism, potential of mangrove ecotourism, and potential of fishing ecotourism. This research method uses a mixture of qualitative and quantitative methods. The data collection method uses the observation method namely observing every condition that exists on Pulau Tulang. The results of research on the study of ecotourism potential the beach got the Tourism Suitability Index value of 77.38% with the criteria suiTabel for being made into ecotourism. A study of the potential for mangrove ecotourism, obtained a tourism suitability index value of 84.32% with the appropriate criteria for ecotourism. While the potential for fishing ecotourism is obtained by the Tourism Suitability Index of 96.30% with criteria suitabel for ecotourism and almost reaching a value of 100%, Potential of coastal ecotourism, mangrove ecotourism and fishing ecotourism in Tulang Island very suitabel to be developed.
Kajian Potensi Ekowisata Minat Khusus di Kawasan Mangrove Kelurahan Sapat Indragiri Hilir, Riau Arief Rachman B; M. Riza Fahlefi SF; Muhammad Arief Al Jumadi; Maulidya Risfani Syafha Samosir; Tiara Azizi; Tegar Wajar Asshiddiqie`; Herbet Linto Retto Pangabean; Gian Nofrianda Ilyas
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 12 No. 1 (2024): Maret
Publisher : LPPM Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Banyak wilayah pesisir di Indonesia yang memiliki potensi-potensi ekowisata yang belum dikembangkan, sehingga perlu dialukan penelitian tentang kajian potensi ekowisata minat khusus di kawasan mangrove Kelurahan Sapat dilaksanakan pada bulan September sampai November 2023. Penelitian ini berlokasi pada kawasan mangrove Kelurahan Sapat Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui potensi ekowisata mangrove, potensi ekowisata pantai dan potensi ekowisata kunang-kunang pada ekosistem mangrove Kelurahan Sapat. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode observasi dan survei. Hasil perhitungan indeks kesesuaian wisata (IKW) didapatkan nilai IKW potensi ekowisata mangrove 94,87% dengan kriteria sesuai, nilai IKW potensi ekowisata pantai 32,14% dengan kriteria tidak sesuai, dan nilai IKW potensi ekowisata kurang-kunang 73,68% dengan kriteria sesuai bersyarat. Dari ketiga kajian potensi ekowisata, yang memiliki potensi untuk dikembangkan adalah potensi ekowisata mangrove dan potensi ekowisata kunang-kunang, sedangkat untuk ekowisata pantai tidak memiliki potensi untuk dikembangkan.
Pengolahan Ikan Sembilang (Plotosus canius) Menjadi Produk Bakso Ikan Arief Rachman`; Tony Anggara; Siti Hamisah
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 10 No. 3 (2022): November
Publisher : LPPM Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Penelitian pengembangan pengolahan ikan sembilang (Plotosus canius) menjadi produk bakso ikan dilaksanakan pada bulan November-Desember 2021. Penelitian dilaksanakan di Jalan Harapan Ujung, Tembilahan Hulu dan laboratorium perikanan Universitas Islam Indragiri. Penelitian ini bertujuan menghasilkan pengembangan inovasi pengolahan dari ikan sembilan menjadi hasil produk perikanan. Dari hasil penelitian, pengembangan bakso ikan dapat menjadi salah satu variasi olahan dari ikan sembilang. Bakso ikan sembilang juga dapat menjadi menu spesial pada rumah makan atau restoran. Pengembangan dari bakso ikan sembilang juga dapat meningkatkan peluang perkembangan bidang ilmu lain seperti budidaya perairan untuk budidaya ikan sembilang.
Kajian Potensi Ekowisata Minat Khusus di Kawasan Mangrove Kelurahan Sapat Indragiri Hilir, Riau B, Arief Rachman; SF, M. Riza Fahlefi; Jumadi, Muhammad Arief Al; Samosir, Maulidya Risfani Syafha; Azizi, Tiara; Asshiddiqie, Tegar Wajar; Pangabean, Herbet Linto Retto; Ilyas, Gian Nofrianda
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 12 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Banyak wilayah pesisir di Indonesia yang memiliki potensi-potensi ekowisata yang belum dikembangkan, sehingga perlu dialukan penelitian tentang kajian potensi ekowisata minat khusus di kawasan mangrove Kelurahan Sapat dilaksanakan pada bulan September sampai November 2023. Penelitian ini berlokasi pada kawasan mangrove Kelurahan Sapat Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui potensi ekowisata mangrove, potensi ekowisata pantai dan potensi ekowisata kunang-kunang pada ekosistem mangrove Kelurahan Sapat. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode observasi dan survei. Hasil perhitungan indeks kesesuaian wisata (IKW) didapatkan nilai IKW potensi ekowisata mangrove 94,87% dengan kriteria sesuai, nilai IKW potensi ekowisata pantai 32,14% dengan kriteria tidak sesuai, dan nilai IKW potensi ekowisata kurang-kunang 73,68% dengan kriteria sesuai bersyarat. Dari ketiga kajian potensi ekowisata, yang memiliki potensi untuk dikembangkan adalah potensi ekowisata mangrove dan potensi ekowisata kunang-kunang, sedangkat untuk ekowisata pantai tidak memiliki potensi untuk dikembangkan.
Sosialisasi Stunting melalui Program Kerja KKN STPKM di Desa Lubuk Tukko Baru, Tapanuli Tengah Harahap, Mutiara Alkayakni; Harjuni, Fiki; Tambunan, Fitri Rahmayani; Khobir, Muhamad Latiful; Harahap, Husnul Yaqin; Adiprayoga, Shofian Nanda; Siburian, Juliana Pebrina; Anugerah, Tirta; Fazri, Kurniawan; Saputra, Eka; B, Arief Rachman.
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 6 No. 2 (2025): April
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jruce.6.2.127-130

Abstract

Stunting adalah sebuah kondisi gagal tumbuh kembang pada anak balita dibawah usia lima tahun dikarenakan asupan gizi yang kurang baik sehingga menyebabkan tinggi badan pada ukuran balita tersebut terlalu pendek untuk usiannya. Keikutsertaan mahasiswa dalam upaya percepatan pencegahan dan penanggulangan stunting dengan melakukan sosialisasi terhadap masyarakat merupakan hal sesuatu hal yang sangat penting. Pengetahuan dengan cara bersosialisasi akan berpengaruh dalam waktu jangka panjang. Kegiatan ini bertujuan sebagai edukasi terhadap masyarakat betapa pentingnya pencegahan stunting. Metode yang diguakan dalam penelitian ini yaitu tahap perencanaan meliputi studi pendahuluan dan perizinan. Tahap pelaksanaan meliputi sosialisasi kepada masyarakat. Hasil dari kegiatan adalah bertambahnya pengetahuan masyarakat akan bahaya stunting. Setelah dilakukan sosialisasi stunting, masyarakat antusias dalam materi yang disampaikan dibuktikan dengan hasil kuisioner masyarakat dari Kelurahan Lubuk Tukko Baru.
Study of Potential Ecotourism in Area Tulang Island Karimun Regency Riau Island Province B, Arief Rachman; Thasimmim, Said Nuwrun
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 27 No. 1 (2022): February
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

This research was carried out on Tulang Island, Karimun Regency, Riau Islands Province. This research was carried out from February to August 2020. The implementation of this research was carried out because one of the economic potentials in Karimun Regency is tourism and ecotourism. The purpose of this research is to examine the potential of coastal ecotourism, potential of mangrove ecotourism, and potential of fishing ecotourism. This research method uses a mixture of qualitative and quantitative methods. The data collection method uses the observation method namely observing every condition that exists on Pulau Tulang. The results of research on the study of ecotourism potential the beach got the Tourism Suitability Index value of 77.38% with the criteria suiTabel for being made into ecotourism. A study of the potential for mangrove ecotourism, obtained a tourism suitability index value of 84.32% with the appropriate criteria for ecotourism. While the potential for fishing ecotourism is obtained by the Tourism Suitability Index of 96.30% with criteria suitabel for ecotourism and almost reaching a value of 100%, Potential of coastal ecotourism, mangrove ecotourism and fishing ecotourism in Tulang Island very suitabel to be developed.
Pengolahan Ikan Sembilang (Plotosus canius) Menjadi Produk Bakso Ikan Rachman, Arief; Anggara, Tony; Hamisah, Siti
Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 10 No. 3 (2022): oktober
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Penelitian pengembangan pengolahan ikan sembilang (Plotosus canius) menjadi produk bakso ikan dilaksanakan pada bulan November-Desember 2021. Penelitian dilaksanakan di Jalan Harapan Ujung, Tembilahan Hulu dan laboratorium perikanan Universitas Islam Indragiri. Penelitian ini bertujuan menghasilkan pengembangan inovasi pengolahan dari ikan sembilan menjadi hasil produk perikanan. Dari hasil penelitian, pengembangan bakso ikan dapat menjadi salah satu variasi olahan dari ikan sembilang. Bakso ikan sembilang juga dapat menjadi menu spesial pada rumah makan atau restoran. Pengembangan dari bakso ikan sembilang juga dapat meningkatkan peluang perkembangan bidang ilmu lain seperti budidaya perairan untuk budidaya ikan sembilang.
Study of Potential Ecotourism in Area Tulang Island Karimun Regency Riau Island Province B, Arief Rachman; Thasimmim, Said Nuwrun
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 27 No. 1 (2022): February
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

This research was carried out on Tulang Island, Karimun Regency, Riau Islands Province. This research was carried out from February to August 2020. The implementation of this research was carried out because one of the economic potentials in Karimun Regency is tourism and ecotourism. The purpose of this research is to examine the potential of coastal ecotourism, potential of mangrove ecotourism, and potential of fishing ecotourism. This research method uses a mixture of qualitative and quantitative methods. The data collection method uses the observation method namely observing every condition that exists on Pulau Tulang. The results of research on the study of ecotourism potential the beach got the Tourism Suitability Index value of 77.38% with the criteria suiTabel for being made into ecotourism. A study of the potential for mangrove ecotourism, obtained a tourism suitability index value of 84.32% with the appropriate criteria for ecotourism. While the potential for fishing ecotourism is obtained by the Tourism Suitability Index of 96.30% with criteria suitabel for ecotourism and almost reaching a value of 100%, Potential of coastal ecotourism, mangrove ecotourism and fishing ecotourism in Tulang Island very suitabel to be developed.
Co-Authors Abdul Gani Abdul Gani Abdul Kadir Achmad Isya Alfassa Ahmad Hafiz Akmal Murtada Anandri, Uya Asy Syuura Andi Yusapri Anggara, Tony Aras Mulyadi Arianti, Nisha Desfi Asshiddiqie, Tegar Wajar Azizi, Tiara Azmi Azmi Bambang Sasmita Adi Putra Dessy Yoswaty Dian Marwa Mawadah Yanti Diky Budiman Dwi Susanthy Eka Saputra Faldi Gusti Indrawan Fiki Harjuni Fitri Rahmayani Tambunan Gian Nofrianda Ilyas Gunawan Syahrantau Gusmanto Gusmanto Gusmanto Gusmanto Hadi Puspito Hairussalam, Hairussalam Hamisah, Siti Herbet Linto Retto Pangabean Husnul Yaqin Harahap, Husnul Yaqin Ilyas Ilyas, Gian Nofrianda Indra Wahyudi Tri Pangestu Jumadi, Muhammad Arief Al Jumadi, Muhammad Arif Al Khairul Ihwan Khairul Ihwan Khairul Ihwan, Khairul Kurniawan Fazri M Ramadani Mardalena, Novi Tria Maulidya Risfani Syafha Samosir MELSA Mhd. Nabil Arkan Mohd Riza Fahlifi SF Muchti Chandra Dinata Muhamad Latiful Khobir Muhammad Arief Al Jumadi Muhammad Arif Aljumadi Muhammad Radi Ramadhan Muhammad Risky Muhammad Thaha Muhammad Thaha Murtada, Akmal Mutiara Alkayakni Harahap Nofrizal Nofrizal Novrizal Nur Nuraini Nurhasan Nurhasan Nurhasan Nurhasan, Nurhasan Nuwrun Thasimmim, Said Pangabean, Herbet Linto Retto Ramses Firdaus, Ramses Ritonga, Melisa Surya Ningsih Rizky Arya Ramadhan Said Nuwrun Thasimmim Samosir, Maulidya Risfani Syafha Sapriyanto Selvia Selvia Shofian Nanda Adiprayoga Siburian, Juliana Pebrina Siti Hamisah Siti Hamisah Siti Hamisah Siti Nursubadriah Sitompul, Mey Krisselni Sofian Sugianto Sugianto Sugianto Sugianto Suherman Suherman Sukendi Sukendi Syafriansyah, Syafriansyah Syaiful Ramadhan Harahap Tania Octama Saputri Tegar Wajar Asshiddiqie` Tiara Azizi Tirta Anugerah Toni Anggara Toni Anggara Tony Anggara YESICA ELMA SUDIARTI Yuliana Yuliana Yulianti Yulianti Yusni Ikhwan Siregar Zainal Arifin