Claim Missing Document
Check
Articles

Implementation of Digital Whiteboard Technology to Improve User Interaction in Lecture Halls A101 Maruli Darusman Marpaung; Dimas Maulana Akbar; M. Rasinu Putra; Hery Irwan
TeIKa Vol 16 No 1 (2026): Jurnal TeIKa
Publisher : Fakultas Teknologi Informasi - Universitas Advent Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36342/cwcfxd08

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of digital whiteboard technology implementation in enhancing user interaction, particularly in classroom A101 at Universitas Riau Kepulauan. The main issues with conventional whiteboards include limited information storage, lack of remote collaboration, and low flexibility in material delivery. The research employed the Plan-Do-Check-Act (PDCA) method, covering need identification, device installation, calibration, trial, and evaluation. The findings indicate that the digital whiteboard improves students’ concentration, engagement, and collaboration in the learning process. Moreover, it supports teaching efficiency, multimedia integration, and provides a more interactive learning experience. The main challenges identified were user training needs and dependency on technological infrastructure. Overall, the implementation of digital whiteboards proves superior to conventional methods in creating effective, efficient, and collaborative learning.
Analisis Program Keselamatan Kerja untuk Produktivitas dengan Pendekatan Fault Tree Analysis Sinaga, Dina; Irwan, Hery; Arifin, Zaenal; Purbasari, Annisa
Jurnal Manajemen Rekayasa dan Inovasi Bisnis Vol. 4 No. 2 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : LPPM-ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62375/jmrib.v4i2.805

Abstract

Salah satu aktivitas esensial yang dilakukan oleh individu atau komunitas untuk mempertahankan eksistensi adalah bekerja. Aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) memegang peranan krusial dalam dunia industri, baik yang berskala kecil maupun besar. Maka dari itu, perlu adanya perbaikan serta pengembangan program terkait kesehatan dan keselamatan kerja di dalam perusahaan untuk mencapai produktivitas yang maksimal. Dalam studi ini, metode yang dipakai adalah analisis pohon kesalahan. Data diperoleh melalui wawancara dan observasi langsung. Untuk analisis, pendekatan yang digunakan mencakup analisis kualitatif deskriptif dan kuantitatif. Penilaian hasil keselamatan kerja dan status keselamatan menunjukkan angka frekuensi yang mencerminkan total kecelakaan yang terjadi per 1.000.000 jam kerja dalam tiga tahun terakhir. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa kecelakaan kerja berimbas pada produktivitas. Sekitar 10, 7, dan 3 kecelakaan dilaporkan dari tahun 2022 sampai 2024. Sementara tingkat frekuensi untuk periode tersebut adalah 44,3; 39,9; dan 13,52 per satu juta jam kerja. Angka keparahan yang tercatat dari tahun 2022 hingga 2024 adalah 1.552,4; 395,25; dan 94,69 per satu juta jam kerja. Pada tahun 2023, diketahui Nts sebesar -304,79, sedangkan pada tahun 2024 ada di -1966,79. Dari data yang diterima, dapat diambil kesimpulan bahwa penurunan angka kecelakaan kerja berkontribusi pada peningkatan produktivitas dari tahun ke tahun.
Penurunan Defect Leakage Sikat Gigi Elektrik Dengan Six Sigma Dmaic (Studi Kasus PT. PIB) Hutasoit, Meika Clara Nauli; Irwan, Hery; Sumarya, Edi
Jurnal Manajemen Rekayasa dan Inovasi Bisnis Vol. 4 No. 2 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : LPPM-ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62375/jmrib.v4i2.827

Abstract

This paper condenses a Six Sigma DMAIC project implemented in an electric toothbrush assembly line at PT PIB, Batam. Baseline January–September 2025 records 967,700 units with 36,281 defects; leakage contributes ≈60% (21,774 units) and becomes the CTQ. Using Pareto, SIPOC, P-Chart, and fishbone, root causes were traced to unstable air pressure at the leakage tester, rubber-seal mismatch, missing controlled oiling at top-seal assembly, and operator variation. Post-implementation (Oct–Dec 2025) DPMO fell from ≈5,356 ppm (≈4σ) to ≈200 ppm (≈5σ), P-Chart points stayed in-control. These results demonstrate DMAIC effectiveness to reduce leakage defects and stabilize process capability.
PENINGKATAN KUALITAS FLANGE MANAGEMENT SYSTEM PIPING MENGGUNAKAN PENDEKATAN DMAIC-FMEA UNTUK MENURUNKAN TINGKAT REWORK DI PERUSAHAAN INDUSTRI MINYAK DAN GAS Maret Situmorang; Hery Irwan
J@ti Undip: Jurnal Teknik Industri Vol 21, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jati.21.2.170-182

Abstract

Industri minyak dan gas dihadapkan pada tantangan kualitas pada sistem manajemen flange piping, di mana tingkat rework yang tinggi menyebabkan pemborosan waktu dan biaya operasional yang signifikan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi penyebab utama rework pada proses pemasangan flange, menganalisis mode kegagalan, serta memberikan rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan kualitas proses. Pendekatan yang digunakan adalah DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) yang diintegrasikan dengan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Tahap Define mengidentifikasi problem statement dan CTQ; tahap Measure mengukur baseline kapabilitas proses dengan nilai Sigma 2,87; tahap Analyze mengidentifikasi tiga mode kegagalan utama: misalignment flange (RPN=392), torsi baut tidak sesuai (RPN=336), dan gasket tidak terpasang benar (RPN=280). Tahap Improve merancang poka-yoke berupa checklist digital dan prosedur torque wrench terstandarisasi. Setelah implementasi, tingkat rework turun dari 18,6% menjadi 3,9% dan Sigma meningkat menjadi 3,87. Integrasi DMAIC-FMEA terbukti efektif menurunkan defect pada proses flange management di industri minyak dan gas.
ANALISIS DAN PENINGKATAN KUALITAS FLUX CORED ARC WELDING (FCAW) MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA DENGAN PENDEKATAN DMAIC PADA INDUSTRI FABRIKASI BAJA Jonathan Mianro Pardede; Hery Irwan
J@ti Undip: Jurnal Teknik Industri Vol 21, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jati.21.2.121-131

Abstract

Proses Flux Cored Arc Welding (FCAW) memegang peranan penting dalam industri fabrikasi baja, namun tingkat cacat sambungan las yang tinggi dapat menurunkan kekuatan struktur, meningkatkan biaya rework, dan mengurangi efisiensi produksi. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kualitas proses FCAW melalui penerapan metodologi Six Sigma dengan siklus Define, Measure, Analyze, Improve, dan Control (DMAIC). Studi kasus dilakukan pada perusahaan fabrikasi baja di Batam dengan menggunakan data produksi Januari–Juni 2025 sebagai baseline dan data pasca perbaikan Juli 2025. Hasil pengukuran menunjukkan tingkat cacat rata-rata sebesar 11,09% dengan nilai Defects per Million Opportunities (DPMO) sekitar 22.182 dan level sigma 3,5 yang mengindikasikan proses belum terkendali secara optimal. Analisis Pareto mengidentifikasi porosity dan slag inclusion sebagai cacat dominan, sedangkan analisis fishbone menunjukkan pengaruh faktor manusia, metode kerja, material, mesin, dan lingkungan kerja. Implementasi perbaikan melalui standarisasi parameter pengelasan, peningkatan kompetensi welder, pengendalian kebersihan material, serta pengendalian lingkungan kerja berhasil menurunkan DPMO menjadi sekitar 12.000 dan meningkatkan kapabilitas proses. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Six Sigma efektif dalam menurunkan cacat, meningkatkan konsistensi kualitas, dan mendukung efisiensi operasional industri fabrikasi baja.
Defect Analysis of R8 Cover Products Using the Six Sigma Method at PT Amtek Engineering Rumiris Lestari Rita Silalahi; Hery Irwan
JURNAL ILMIAH TEKNIK INDUSTRI DAN INOVASI Vol. 4 No. 3 (2026): Juli : Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Inovasi
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jisi.v4i3.2057

Abstract

Quality consistency is a critical requirement in automotive component manufacturing, particularly in precision stamping processes where visual conformity, product identification, and physical integrity directly influence customer acceptance. This study investigates quality defects in R8 Cover production at PT Amtek Engineering using the Six Sigma DMAIC (Define–Measure–Analyze–Improve–Control) framework. A descriptive quantitative and observational approach was employed using production and reject records collected from 5–17 May 2024. The Define phase utilized SIPOC and Critical-to-Quality (CTQ) mapping to identify key quality characteristics. Process capability was evaluated through Defect per Unit (DPU), Defect per Opportunity (DPO), Defect per Million Opportunities (DPMO), process yield, and sigma level measurements. Pareto analysis and fishbone diagrams were applied to determine dominant defect categories and their potential root causes. The results indicate that 82,843 units were produced with 4,533 rejected units, resulting in a DPU of 0.0547, a DPO of 0.0109, a DPMO of approximately 10,900, a process yield of 98.91%, and a sigma level of 3.8. Missing and damaged identification was identified as the most significant defect, contributing 33% of total defects, followed by missing lettering at 23%. Root-cause analysis revealed that defect occurrence was associated with operator practices, machine and tooling conditions, inspection procedures, material conformity, and workplace environment. The study proposes improvement actions focused on setup verification, preventive maintenance, tooling management, inspection standardization, operator competency development, and incoming material control. These findings provide an empirical basis for enhancing process capability and strengthening quality assurance in precision stamping operations.  
Analisis Pengendalian Kualitas Flange Management Pipa Oil And Gas Pada Departement Piping Menggunakan Metode SevenTools Toto Mustof; Hery Irwan
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol. 13 No. 2 (2026): JISI UMJ
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.13.2.197-210

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengendalikan kualitas flange pipa oil and gas pada Departement Flange di PT. McDermott Indonesia menggunakan metode Seven Tools. Permasalahan utama yang dihadapi adalah tingginya tingkat kecacatan seperti corrosion, flange face tergores, dan gasket rusak yang menyebabkan rework, peningkatan biaya produksi, serta potensi keterlambatan proyek. Data penelitian diperoleh selama periode Agustus–Desember 2025 melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi perusahaan. Analisis dilakukan menggunakan check sheet, diagram Pareto, peta kendali p (p-chart), dan fishbone diagram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kecacatan berdasarkan panjang cacat mencapai 4,52%, melebihi batas toleransi perusahaan sebesar 2,5%. Diagram Pareto menunjukkan bahwa corrosion merupakan jenis cacat dominan dengan persentase 46,32%. Berdasarkan analisis peta kendali, proses masih berada dalam batas kendali statistik, namun memerlukan perbaikan berkelanjutan. Faktor penyebab utama berasal dari aspek manusia, metode, mesin, material, lingkungan, dan pengukuran. Rekomendasi perbaikan meliputi standarisasi SOP, pengendalian kelembaban gudang, penggunaan flange protector, kalibrasi alat, serta peningkatan kompetensi operator.
Artificial Intelligence dalam Optimasi Supply Chain Management: A Systematic Literature Review (2021–2026) Sihombing, Jeslin Silvester; Irwan, Hery
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2026): Mei-Agustus, Sustainable Development Goals (SDGs): Multidisciplinary Perspectiv
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/vn7ryh37

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah mendorong transformasi dalam Supply Chain Management (SCM) melalui peningkatan efisiensi operasional, kualitas pengambilan keputusan, dan ketahanan rantai pasok. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perkembangan penelitian AI dalam SCM, teknologi AI yang dominan, manfaat dan tantangan implementasinya, serta peluang penelitian pada periode 2021–2026. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis sepuluh artikel yang relevan dari berbagai sumber ilmiah. Data dianalisis menggunakan pendekatan narrative synthesis untuk mengidentifikasi pola, persamaan, dan perbedaan hasil penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa Machine Learning merupakan teknologi AI yang paling banyak diterapkan, terutama pada demand forecasting, inventory management, optimasi logistik, dan manajemen risiko. Selain itu, perkembangan penelitian juga mengarah pada pemanfaatan Deep Learning, Computer Vision, Natural Language Processing, Digital Twin, dan integrasi AI dengan Internet of Things serta Blockchain untuk meningkatkan transparansi, fleksibilitas, dan ketahanan rantai pasok. Meskipun implementasi AI memberikan manfaat yang signifikan, masih terdapat tantangan berupa kualitas data, kesiapan infrastruktur digital, keamanan siber, dan kompetensi sumber daya manusia. Penelitian ini memberikan gambaran mengenai tren perkembangan AI dalam SCM sekaligus menjadi referensi bagi pengembangan penelitian dan implementasi AI pada berbagai sektor industri.
Co-Authors Abd Rahman, MD. Nizam Achmad Yunus, Achmad Afma, Vera Alsyah Rizal anggie eka putri Annisa Purabasari Annisa Purabasari, Annisa Annisa Purbasari Annisa Purbasari, Annisa Anry, Anry S P Sihombing Aritonang, Fauzan Maulana Siddiq Choirul Anwar Choirul Anwar Crisantus Lawrensius Tongan Sitorus Crisantus Lawrensius Tongan Sitorus, Crisantus Lawrensius Tongan Dadang Redantan Dadang Redantan Dadang Redantan, Dadang Danang Parikesit Diah Pitaloka, Aminah Dimas Maulana Akbar Ebrahim, Zuhriah binti Edi Sumarya Edi Syahputra Elsa Berliani Fadhil Fadhil mubaroq Falindo, Agri Fattah, Muhammad Rusydi Fauziyah Nur Jamal Gilang Ramadhan Holong P. Simanjuntak Hutasoit, Meika Clara Nauli Jamal, Fauziyah Nur Jonathan Mianro Pardede Lilies Purbandaru Lilies Purbandaru, Lilies M. Rasinu Putra Maret Situmorang Maruli Darusman Marpaung Merjani, Abdulah Muhammad Risky Alida Nuris Nandar Cundara Nandar Cundara, Nandar Napitupulu, Daniel Willyam Napitupulu, Michel Frans Sisco Ngadiyono Ngadiyono, Ngadiyono Nizyak, Afrizah Khairul Novavictorianto, Yosef Kurnia Petra Paulus Tarigan Petra Paulus Tarigan, Petra Paulus Putra, Rahmanda Refdilzon Yasra Refdilzon Yasra, Refdilzon Risthia Eriana Putri Risthia Eriana Putri, Risthia Eriana Rohman, Muhammad Fatkhur Rumiris Lestari Rita Silalahi Rumiyanto Rumiyanto Rumiyanto Rumiyanto, Rumiyanto Saputra, Jefri Saputra, Yazelino Segara, Mutiara Mayang Sembiring, Ezra Mahyani Setiabudi, Yudi Sihombing, Jeslin Silvester Simanjuntak, Holong P. Simarmata, Roberta Sinaga, Dina Sitohang, Sudika Diski Sudika Diski Sitohang Suirman Suirman Suirman Suirman, Suirman Sumarya, Edi Supriyanto Supriyanto Supriyanto Supriyanto Tarifar Bangun D. Tarifar Bangun D., Tarifar Tarigan, Ryan Dana Gidion Toto Mustof Tri Yuningsih Tri Yuningsih Triyono Triyono Triyono Triyono Udin Udin Udin, Udin Vera Methalina Vera Methalina Afma Vera Methalina Afma, Vera Methalina Vera Methalina, Vera Yudi Setiabudi Yuniral Yuniral Yuniral Yuniral Yuniral, Yuniral Zaenal Arifin Zaenal Arifin Zidan Abdillah, Muhammad