Claim Missing Document
Check
Articles

Perancangan Ulang Alat Bantu Proses Assembly Touch Panel Untuk Mengurangi Cacat Produk Menggunakan Metode Quality Function Deployment anggie eka putri; Irwan, Hery
Jurnal Manajemen Rekayasa dan Inovasi Bisnis Vol. 2 No. 2 (2024): FEBRUARI 2024
Publisher : LPPM-ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62375/jmrib.v2i2.175

Abstract

The Touch Panel Assembly process is the process of gluing the Touch Panel to the Cover which is used to cover the display on the scale. The gluing process is carried out with the help of a jig with a manual system. The output of the Touch Panel Assembly Process using the current jig is still far from the target and also for the resulting output there are still many Rejects (Peel Off) on one side. This research was conducted to increase output and reduce Peel Off in the touch panel assembly process. The redesign of the jig tool in this study was carried out using the Quality Fungtion Deployment method by basing consumer needs in the design process. Data collection was carried out by distributing questionnaires to 10 people consisting of operators, production leaders and also Quality Control. The results of data collection from the questionnaire found that there is a need to replace the method in the Touch Panel Assembly Process, namely the Pressing method. Therefore, the new jig design can be used by using a lever as a press tool. Then the use of a stopper so that the Touch panel and cover are attached longer without having to be held in the lever area. The output produced after using the new jig design increased by 72% and for Peel off output was reduced by 76% so it is considered that the new jig design can increase production output.
Implementasi Root Cause Analysis Pada Produk Tinta Neymar Untuk Mengurangi Cacat Produk Diah Pitaloka, Aminah; Afma, Vera; Irwan, Hery
Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri) Vol. 19 No. 2 (2024): Jurnal ARTI: Aplikasi Rancangan Teknik Industri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/arti.v19i2.1092

Abstract

PT Epson Batam merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri perakitan elektronika. Salah satu produk utama yang dihasilkan PT. EPSON Batam adalah Ink Cartridge, IC, dan Scanner beserta komponennya. Pada salah satu prosesnya yaitu proses inspection ditemukan beberapa reject yaitu sealing not full, inkplash, foreign material dan scratch. Adapun tujuan penelitian kali ini adalah meminimasi reject yang terjadi. Metode yang digunakan yaitu Root Cause Analysis  dan Fault Tree Analysis. Dari hasil penelitian, cara untuk mengurangi cacat adalah dengan menambahkan sensor yang berfungsi untuk menghidupkan ekstra fan secara otomatis. Sehingga terjadi penurunan jumlah produk reject dari 21% menjadi 4%.
Perancangan Sistem Kelas Hybrid Berbasis Otomatisasi Sensor Dan Tata Letak Ruang Dengan Integrasi UPS Darurat Saputra, Yazelino; Irwan, Hery
Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri) Vol. 20 No. 2 (2025): Jurnal ARTI: Aplikasi Rancangan Teknik Industri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/arti.v20i2.1690

Abstract

Otomatisasi adalah pengganti tenaga manusia dengan tenaga mesin yang melakukan dan mengatur tugas secara otomatis tanpa pengawasan manusia lagi. Pada dasarnya, Smart Relay adalah sebuah komputer yang khusus dibuat untuk mengelola suatu proses atau mesin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan program logika yang efektif untuk mengendalikan dan memantau sistem sensor serta mengembangkan sistemm kontrol lampu otomatis yang dapat menghidupkan dan mematikan lampu berdasarkan gerakan didalam ruangan dengan menggunakan zelio soft sebagai logic programmer untuk mengatur logika kontrol lampu. Dari hasil perancangan yang dibuat sistem dapat bekerja dengan baik sesuai dengan program yang dibuat sensor PIR dapat digunakan untuk menyalakan lampu serta mendeteksi pergerakan orang dalam ruangan untuk menyalakan lampu.
ANALISIS PENYEBAB CACAT PRODUK PADA PROSES SEWING MENGGUNAKAN FISHBONE DIAGRAM DAN FMEA DI PT. XYZ Segara, Mutiara Mayang; Redantan, Dadang; Sumarya, Edi; Irwan, Hery
JURNAL LOGISTICA Vol. 4 No. 1 (2025): VOL.4.NO.1. DESEMBER 2025
Publisher : LPPM-ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62375/logistics.v4i1.710

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab cacat produk pada proses sewing di PT XYZ yang memproduksi pakaian ESD, khususnya Jumpsuit ESD dengan tingkat cacat 5,26% pada April 2024 dari 2090 unit produksi, dengan 110 produk mengalami cacat. Cacat produk yang tinggi pada bulan April 2024 ini akan menjadi fokus utama penelitian. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) yang dikombinasikan dengan Diagram Fishbone dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Data dikumpulkan melalui observasi proses produksi dan analisis defect rate selama periode April hingga Juli 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis cacat dominan adalah jahitan lepas, tepi kain belum dijahit, kancing rusak, dan ritsleting macet. Penyebab utama cacat diidentifikasi melalui analisis akar masalah, dan rencana perbaikan disusun berdasarkan nilai Risk Priority Number (RPN) tertinggi. Strategi pengendalian kualitas yang diusulkan diharapkan dapat mengurangi jumlah cacat dan meningkatkan kepuasan pelanggan terhadap produk yang dihasilkan.
ANALISA TINGKAT CACAT PADA PROSES PENGELASAN DENGAN METODE SIX SIGMA DAN FAILURE MODE AND EFFECTS ANALYSIS (FMEA) Irwan, Hery; Afma, Vera Methalina; Ramadhan, Gilang
SIGMA TEKNIKA Vol 8, No 2 (2025): SIGMATEKNIKA, VOL. 8, N0. 2, NOVEMBER 2025
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sigmateknika.v8i2.8392

Abstract

Welding is an important process in the shipbuilding industry that affects the strength and safety of ship structures. At PT BVS, the Flux Cored Arc Welding (FCAW) process still produces a high defect rate, particularly types of defects such as porosity, slag inclusion, undercut, root concavity, and lack of fusion. Based on data from January to May 2025, the reject rate reached 56%, far exceeding the company's standard of 10%. This study aims to identify the types and causes of defects in FCAW welding, as well as provide improvement proposals using the Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) method. The analysis show that the three causes with the highest RPN values come from human factors, methods, and machines. Improvement proposals include operator training, preparation of welding Standard Operating Procedures (SOP), regular equipment condition checks, and adjustment of welding parameters. The implementation of these improvement proposals is expected to reduce the defect rate, improve the quality of welding results, and minimize rework costs and production delays. This study provides practical contributions for companies in enhancing welding quality and serves as a reference for quality control in the shipbuilding industry.
Evaluation of Hybrid Classroom Implementation in Room A101 Alifudin, Ilham; Irwan, Hery
JUMANTARA: Jurnal Manajemen dan Teknologi Rekayasa Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/jumantara.v5i1.3494

Abstract

The rapid development of information and communication technology (ICT) has accelerated the adoption of blended learning in higher education, combining traditional classroom instruction with online participation. To support this approach, universities require hybrid classroom systems that allow synchronous interaction between on-site and remote students. This study presents the design and implementation of a hybrid classroom in Room A101 using affordable and easily accessible devices. The system was built with a webcam connected to a mini PC and monitor, a wireless clip-on microphone integrated with the lecturer’s laptop, a projector supported by an HDMI switcher, and a stable internet connection. Implementation followed five stages: needs analysis, system design, installation, workflow, and evaluation. Technical testing covered video, audio, speaker performance, and internet stability, while user surveys captured perceptions of effectiveness. Results showed the system delivered acceptable 720p video, clear audio, and stable connectivity. Survey feedback indicated satisfaction levels of 82% for video, 88% for audio, 75% for speaker performance, and 84% overall. These findings confirm that low-cost hybrid classroom solutions can enhance flexibility, inclusivity, and accessibility in higher education, while remaining practical and replicable in similar institutional contexts.
Analisis Penerapan Statistical Process Control Untuk Mengukur Kestabilan Proses Produksi Pada Area Wire Bonding di PT.ITB Zidan Abdillah, Muhammad; Irwan, Hery
Journal of Manufacturing in Industrial Engineering & Technology Vol 4 No 2 (2025): Journal of Manufacturing in Industrial Engineering & Technology
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/mine-tech.v4i2.26044

Abstract

Dalam pengelolaan proses produksi, metode yang paling sering digunakan untuk memastikan suatu proses berjalan dengan baik adalah Statistical Process Control (SPC). SPC memiliki banyak metode yang memiliki fungsinya masing-masing. Misalnya, untuk mengukur stabilitas, salah satu alat SPC yang umum adalah Peta Kendali. Di sisi lain, untuk mengukur kapabilitas, salah satu alat SPC yang umum adalah Capability Report. Peta Kendali yang sederhana hanya memerlukan Batasan Spesifikasi yang menjadi pedoman sampel yang diperiksa untuk memastikan sampel yang dihasilkan memenuhi spesifikasi customer. Namun ketika nilai suatu sampel melebihi batas spesifikasi, seluruh populasi secara otomatis dikategorikan sebagai reject. Itu sebabnya kita juga perlu menggunakan Peta Kendali yang lebih kompleks. Peta Kendali yang lebih kompleks akan membutuhkan tambahan komponen yang lebih banyak untuk meningkatkan kestabilan proses produksi seperti Control Limit. Capability Report akan menunjukkan Kapabilitas proses. Pada Capability Report kita dapat melihat CpK, PpK, Mean, Standard Deviation, dan Histogram sebaran data. Di sini akan diamati semua itu di salah satu perusahaan semikonduktor terkemuka di Batam. Hasil dari pengamatan yang dilakukan adalah, perusahaan menggunakan Capability Index jenis PPK untuk mengukur kapabilitas proses secara lebih aktual. Sedangkan untuk menentukan control limit, perusahaan menggunakan control limit 3.5 sigma yang memiliki batasan control lebih lebar dibandingkan control limit yang lebih umum yaitu 3 sigma.
Analisis Program Keselamatan Kerja untuk Produktivitas dengan Pendekatan Fault Tree Analysis Sinaga, Dina; Irwan, Hery; Arifin, Zaenal; Purbasari, Annisa
Jurnal Manajemen Rekayasa dan Inovasi Bisnis Vol. 4 No. 2 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : LPPM-ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62375/jmrib.v4i2.805

Abstract

Salah satu aktivitas esensial yang dilakukan oleh individu atau komunitas untuk mempertahankan eksistensi adalah bekerja. Aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) memegang peranan krusial dalam dunia industri, baik yang berskala kecil maupun besar. Maka dari itu, perlu adanya perbaikan serta pengembangan program terkait kesehatan dan keselamatan kerja di dalam perusahaan untuk mencapai produktivitas yang maksimal. Dalam studi ini, metode yang dipakai adalah analisis pohon kesalahan. Data diperoleh melalui wawancara dan observasi langsung. Untuk analisis, pendekatan yang digunakan mencakup analisis kualitatif deskriptif dan kuantitatif. Penilaian hasil keselamatan kerja dan status keselamatan menunjukkan angka frekuensi yang mencerminkan total kecelakaan yang terjadi per 1.000.000 jam kerja dalam tiga tahun terakhir. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa kecelakaan kerja berimbas pada produktivitas. Sekitar 10, 7, dan 3 kecelakaan dilaporkan dari tahun 2022 sampai 2024. Sementara tingkat frekuensi untuk periode tersebut adalah 44,3; 39,9; dan 13,52 per satu juta jam kerja. Angka keparahan yang tercatat dari tahun 2022 hingga 2024 adalah 1.552,4; 395,25; dan 94,69 per satu juta jam kerja. Pada tahun 2023, diketahui Nts sebesar -304,79, sedangkan pada tahun 2024 ada di -1966,79. Dari data yang diterima, dapat diambil kesimpulan bahwa penurunan angka kecelakaan kerja berkontribusi pada peningkatan produktivitas dari tahun ke tahun.
Pengaruh Pengendalian Persediaan Menggunakan Metode EOQ terhadap Biaya Operasional Gudang di Industri Retail Pada PT XYZ joseph, flora; Irwan, Hery
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol. 13 No. 1 (2026): JISI UMJ
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.13.1.87-96

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif naratif dengan melakukan studi perkara pada PT XYZ. Data yang digunakan adalah data sekunder seperti laporan pembelian dan penjualan, serta porto operasional gudang. PT XYZ memiliki porto operasional gudang yang tinggi karena pola pemesanan yang tidak terencana dan penumpukan barang. Menurut perhitungan, penerapan metode EOQ dapat menurunkan biaya pemesanan secara signifikan dari Rp2.400.000 menjadi Rp1.080.000, meskipun porto penyimpanan meningkat dari Rp500.000 menjadi Rp1.080.000. Secara keseluruhan, biaya operasional total gudang akan turun dari Rp2.900.000 menjadi Rp2.175.500. Hal ini menunjukkan bahwa metode EOQ dapat menekan porto operasional gudang dan membantu mengoptimalkan jadwal pemesanan. Namun, perusahaan harus mempertimbangkan kapasitas penyimpanan mereka untuk mengendalikan biaya penyimpanan permanen. Penelitian ini harus dilakukan agar industri retail lain dapat menerapkan metode EOQ untuk mengurangi biaya operasional gudang.
PENINGKATAN KUALITAS UNTUK MENGURANGI PENOLAKAN JEMBATAN SOLDER DALAM PERAKITAN SMT MENGGUNAKAN METODE PLAN-DO-CHECK-ACT (PDCA): STUDI KASUS DI PT PCI ELEKTRONIK INTERNASIONAL Maharani, Jacinda; Irwan, Hery
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol. 13 No. 1 (2026): JISI UMJ
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.13.1.15-24

Abstract

Industri Electronics Manufacturing Services (EMS) dituntut mencapai kualitas zero-defect untuk menjaga daya saing. Namun, PT PCI Elektronik Internasional menghadapi masalah tingginya tingkat final test reject pada modul telematika otomotif “Gea Backand”, yaitu sebesar 5,2%, yang melampaui standar internal perusahaan sebesar ≤ 2,5%. Kondisi ini berdampak pada meningkatnya biaya rework, scrap, dan ketidakstabilan proses produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi akar penyebab utama cacat dan menerapkan perbaikan berkelanjutan guna menurunkan tingkat reject hingga memenuhi standar internal perusahaan. Metode yang digunakan adalah siklus Plan–Do–Check–Act (PDCA) yang didukung oleh Analisis Pareto, diagram Ishikawa, dan Statistical Process Control (SPC). Hasil analisis pada kondisi awal (before improvement) menunjukkan bahwa cacat solder bridging pada proses Surface Mount Technology (SMT) merupakan penyumbang terbesar produk reject. Analisis akar masalah mengidentifikasi bahwa penyebab utama berasal dari parameter mesin stencil printer yang tidak optimal serta metode pembersihan stencil yang belum terstandarisasi. Setelah dilakukan tindakan perbaikan (after improvement) berupa optimasi parameter mesin dan penerapan prosedur pembersihan stencil yang terstandarisasi, tingkat final test reject berhasil diturunkan secara signifikan dari 5,2% menjadi 1,1%, atau mengalami peningkatan kualitas sebesar 78,8%, sekaligus telah melampaui target standar internal perusahaan. Studi kasus ini membuktikan bahwa penerapan PDCA secara terstruktur efektif dalam menyelesaikan permasalahan kualitas spesifik pada perakitan SMT, meningkatkan stabilitas proses, dan menurunkan biaya kualitas
Co-Authors Abd Rahman, MD. Nizam Achmad Yunus, Achmad Afma, Vera Alifudin, Ilham Alsyah Rizal anggie eka putri Annisa Purabasari Annisa Purabasari, Annisa Annisa Purbasari Annisa Purbasari, Annisa Anry, Anry S P Sihombing Aritonang, Fauzan Maulana Siddiq Choirul Anwar Choirul Anwar Crisantus Lawrensius Tongan Sitorus Crisantus Lawrensius Tongan Sitorus, Crisantus Lawrensius Tongan Dadang Redantan Dadang Redantan Dadang Redantan, Dadang Danang Parikesit Diah Pitaloka, Aminah Ebrahim, Zuhriah binti Edi Sumarya Edi Syahputra Elsa Berliani Fadhil mubaroq, Fadhil Falindo, Agri Fattah, Muhammad Rusydi Fauziyah Nur Jamal Gilang Ramadhan Holong P. Simanjuntak Hutasoit, Meika Clara Nauli Jamal, Fauziyah Nur joseph, flora Lilies Purbandaru Lilies Purbandaru, Lilies Maharani, Jacinda Merjani, Abdulah Nandar Cundara Nandar Cundara, Nandar Napitupulu, Daniel Willyam Napitupulu, Michel Frans Sisco Ngadiyono Ngadiyono, Ngadiyono Nizyak, Afrizah Khairul Novavictorianto, Yosef Kurnia Nuris, Muhammad Risky Alida Petra Paulus Tarigan Petra Paulus Tarigan, Petra Paulus Putra, Rahmanda Refdilzon Yasra Refdilzon Yasra, Refdilzon Risthia Eriana Putri Risthia Eriana Putri, Risthia Eriana Rohman, Muhammad Fatkhur Rumiyanto Rumiyanto Rumiyanto Rumiyanto, Rumiyanto Saputra, Yazelino Segara, Mutiara Mayang Sembiring, Ezra Mahyani Setiabudi, Yudi Simanjuntak, Holong P. Simarmata, Roberta Sinaga, Dina Sitohang, Sudika Diski Sudika Diski Sitohang Suirman Suirman Suirman Suirman, Suirman Sumarya, Edi Supriyanto Supriyanto Supriyanto Supriyanto Tarifar Bangun D. Tarifar Bangun D., Tarifar Tarigan, Ryan Dana Gidion Tri Yuningsih Tri Yuningsih Triyono Triyono Triyono Triyono Udin Udin Udin, Udin Vera Methalina Vera Methalina Afma Vera Methalina Afma, Vera Methalina Vera Methalina, Vera Yudi Setiabudi Yuniral Yuniral Yuniral Yuniral Yuniral, Yuniral Zaenal Arifin Zaenal Arifin Zidan Abdillah, Muhammad