Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Root Cause Analysis Pada Produk Tinta Neymar Untuk Mengurangi Cacat Produk Diah Pitaloka, Aminah; Afma, Vera; Irwan, Hery
Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri) Vol. 19 No. 2 (2024): Jurnal ARTI: Aplikasi Rancangan Teknik Industri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/arti.v19i2.1092

Abstract

PT Epson Batam merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri perakitan elektronika. Salah satu produk utama yang dihasilkan PT. EPSON Batam adalah Ink Cartridge, IC, dan Scanner beserta komponennya. Pada salah satu prosesnya yaitu proses inspection ditemukan beberapa reject yaitu sealing not full, inkplash, foreign material dan scratch. Adapun tujuan penelitian kali ini adalah meminimasi reject yang terjadi. Metode yang digunakan yaitu Root Cause Analysis  dan Fault Tree Analysis. Dari hasil penelitian, cara untuk mengurangi cacat adalah dengan menambahkan sensor yang berfungsi untuk menghidupkan ekstra fan secara otomatis. Sehingga terjadi penurunan jumlah produk reject dari 21% menjadi 4%.
Perancangan Sistem Kelas Hybrid Berbasis Otomatisasi Sensor Dan Tata Letak Ruang Dengan Integrasi UPS Darurat Saputra, Yazelino; Irwan, Hery
Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri) Vol. 20 No. 2 (2025): Jurnal ARTI: Aplikasi Rancangan Teknik Industri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/arti.v20i2.1690

Abstract

Otomatisasi adalah pengganti tenaga manusia dengan tenaga mesin yang melakukan dan mengatur tugas secara otomatis tanpa pengawasan manusia lagi. Pada dasarnya, Smart Relay adalah sebuah komputer yang khusus dibuat untuk mengelola suatu proses atau mesin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan program logika yang efektif untuk mengendalikan dan memantau sistem sensor serta mengembangkan sistemm kontrol lampu otomatis yang dapat menghidupkan dan mematikan lampu berdasarkan gerakan didalam ruangan dengan menggunakan zelio soft sebagai logic programmer untuk mengatur logika kontrol lampu. Dari hasil perancangan yang dibuat sistem dapat bekerja dengan baik sesuai dengan program yang dibuat sensor PIR dapat digunakan untuk menyalakan lampu serta mendeteksi pergerakan orang dalam ruangan untuk menyalakan lampu.
ANALISIS PENYEBAB CACAT PRODUK PADA PROSES SEWING MENGGUNAKAN FISHBONE DIAGRAM DAN FMEA DI PT. XYZ Segara, Mutiara Mayang; Redantan, Dadang; Sumarya, Edi; Irwan, Hery
JURNAL LOGISTICA Vol. 4 No. 1 (2025): VOL.4.NO.1. DESEMBER 2025
Publisher : LPPM-ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62375/logistics.v4i1.710

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab cacat produk pada proses sewing di PT XYZ yang memproduksi pakaian ESD, khususnya Jumpsuit ESD dengan tingkat cacat 5,26% pada April 2024 dari 2090 unit produksi, dengan 110 produk mengalami cacat. Cacat produk yang tinggi pada bulan April 2024 ini akan menjadi fokus utama penelitian. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) yang dikombinasikan dengan Diagram Fishbone dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Data dikumpulkan melalui observasi proses produksi dan analisis defect rate selama periode April hingga Juli 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis cacat dominan adalah jahitan lepas, tepi kain belum dijahit, kancing rusak, dan ritsleting macet. Penyebab utama cacat diidentifikasi melalui analisis akar masalah, dan rencana perbaikan disusun berdasarkan nilai Risk Priority Number (RPN) tertinggi. Strategi pengendalian kualitas yang diusulkan diharapkan dapat mengurangi jumlah cacat dan meningkatkan kepuasan pelanggan terhadap produk yang dihasilkan.
ANALISA TINGKAT CACAT PADA PROSES PENGELASAN DENGAN METODE SIX SIGMA DAN FAILURE MODE AND EFFECTS ANALYSIS (FMEA) Irwan, Hery; Afma, Vera Methalina; Ramadhan, Gilang
SIGMA TEKNIKA Vol 8, No 2 (2025): SIGMATEKNIKA, VOL. 8, N0. 2, NOVEMBER 2025
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sigmateknika.v8i2.8392

Abstract

Welding is an important process in the shipbuilding industry that affects the strength and safety of ship structures. At PT BVS, the Flux Cored Arc Welding (FCAW) process still produces a high defect rate, particularly types of defects such as porosity, slag inclusion, undercut, root concavity, and lack of fusion. Based on data from January to May 2025, the reject rate reached 56%, far exceeding the company's standard of 10%. This study aims to identify the types and causes of defects in FCAW welding, as well as provide improvement proposals using the Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) method. The analysis show that the three causes with the highest RPN values come from human factors, methods, and machines. Improvement proposals include operator training, preparation of welding Standard Operating Procedures (SOP), regular equipment condition checks, and adjustment of welding parameters. The implementation of these improvement proposals is expected to reduce the defect rate, improve the quality of welding results, and minimize rework costs and production delays. This study provides practical contributions for companies in enhancing welding quality and serves as a reference for quality control in the shipbuilding industry.
Analisis Penerapan Statistical Process Control Untuk Mengukur Kestabilan Proses Produksi Pada Area Wire Bonding di PT.ITB Zidan Abdillah, Muhammad; Irwan, Hery
Journal of Manufacturing in Industrial Engineering & Technology Vol 4 No 2 (2025): Journal of Manufacturing in Industrial Engineering & Technology
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/mine-tech.v4i2.26044

Abstract

Dalam pengelolaan proses produksi, metode yang paling sering digunakan untuk memastikan suatu proses berjalan dengan baik adalah Statistical Process Control (SPC). SPC memiliki banyak metode yang memiliki fungsinya masing-masing. Misalnya, untuk mengukur stabilitas, salah satu alat SPC yang umum adalah Peta Kendali. Di sisi lain, untuk mengukur kapabilitas, salah satu alat SPC yang umum adalah Capability Report. Peta Kendali yang sederhana hanya memerlukan Batasan Spesifikasi yang menjadi pedoman sampel yang diperiksa untuk memastikan sampel yang dihasilkan memenuhi spesifikasi customer. Namun ketika nilai suatu sampel melebihi batas spesifikasi, seluruh populasi secara otomatis dikategorikan sebagai reject. Itu sebabnya kita juga perlu menggunakan Peta Kendali yang lebih kompleks. Peta Kendali yang lebih kompleks akan membutuhkan tambahan komponen yang lebih banyak untuk meningkatkan kestabilan proses produksi seperti Control Limit. Capability Report akan menunjukkan Kapabilitas proses. Pada Capability Report kita dapat melihat CpK, PpK, Mean, Standard Deviation, dan Histogram sebaran data. Di sini akan diamati semua itu di salah satu perusahaan semikonduktor terkemuka di Batam. Hasil dari pengamatan yang dilakukan adalah, perusahaan menggunakan Capability Index jenis PPK untuk mengukur kapabilitas proses secara lebih aktual. Sedangkan untuk menentukan control limit, perusahaan menggunakan control limit 3.5 sigma yang memiliki batasan control lebih lebar dibandingkan control limit yang lebih umum yaitu 3 sigma.
Analisis Program Keselamatan Kerja untuk Produktivitas dengan Pendekatan Fault Tree Analysis Sinaga, Dina; Irwan, Hery; Arifin, Zaenal; Purbasari, Annisa
Jurnal Manajemen Rekayasa dan Inovasi Bisnis Vol. 4 No. 2 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : LPPM-ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62375/jmrib.v4i2.805

Abstract

Salah satu aktivitas esensial yang dilakukan oleh individu atau komunitas untuk mempertahankan eksistensi adalah bekerja. Aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) memegang peranan krusial dalam dunia industri, baik yang berskala kecil maupun besar. Maka dari itu, perlu adanya perbaikan serta pengembangan program terkait kesehatan dan keselamatan kerja di dalam perusahaan untuk mencapai produktivitas yang maksimal. Dalam studi ini, metode yang dipakai adalah analisis pohon kesalahan. Data diperoleh melalui wawancara dan observasi langsung. Untuk analisis, pendekatan yang digunakan mencakup analisis kualitatif deskriptif dan kuantitatif. Penilaian hasil keselamatan kerja dan status keselamatan menunjukkan angka frekuensi yang mencerminkan total kecelakaan yang terjadi per 1.000.000 jam kerja dalam tiga tahun terakhir. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa kecelakaan kerja berimbas pada produktivitas. Sekitar 10, 7, dan 3 kecelakaan dilaporkan dari tahun 2022 sampai 2024. Sementara tingkat frekuensi untuk periode tersebut adalah 44,3; 39,9; dan 13,52 per satu juta jam kerja. Angka keparahan yang tercatat dari tahun 2022 hingga 2024 adalah 1.552,4; 395,25; dan 94,69 per satu juta jam kerja. Pada tahun 2023, diketahui Nts sebesar -304,79, sedangkan pada tahun 2024 ada di -1966,79. Dari data yang diterima, dapat diambil kesimpulan bahwa penurunan angka kecelakaan kerja berkontribusi pada peningkatan produktivitas dari tahun ke tahun.
Occupational Safety and Health Evaluation Using the Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control (HIRARC) Method Based on Ergonomics Napitupulu, Daniel Willyam; Irwan, Hery
ASTONJADRO Vol. 15 No. 1 (2026): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v15i1.21231

Abstract

PT. XYZ is a medium-sized shipbuilding company engaged in ship repair, maintenance, and new shipbuilding services. The company faces a high potential for workplace accidents in Workshop Area 01, Shelter 05, and the Jetty Area. This study aims to analyze and evaluate workplace hazard potential using the Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC) method, based on ergonomic principles. The research methodology employed a quantitative and qualitative approach through observation, interviews, and the distribution of questionnaires to 78 workers. The novelty of this study lies in the integration of ergonomic principles into the HIRARC analysis to assess and control workplace accident risks. The analysis results identified 15 categories of potential hazards, with details as follows: 5 low-risk, 8 moderate-risk, and 2 high-risk hazards. High-risk hazards were identified in grinding and plate-cutting activities, which require immediate control measures. Control measures were implemented through the use of personal protective equipment (PPE), technical engineering, administrative measures, and worker education. This study concludes that the integration of ergonomics into HIRARC effectively helps companies identify and reduce workplace accident risks while improving workplace safety and comfort.
Penurunan Defect Leakage Sikat Gigi Elektrik Dengan Six Sigma Dmaic (Studi Kasus PT. PIB) Hutasoit, Meika Clara Nauli; Irwan, Hery; Sumarya, Edi
Jurnal Manajemen Rekayasa dan Inovasi Bisnis Vol. 4 No. 2 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : LPPM-ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62375/jmrib.v4i2.827

Abstract

This paper condenses a Six Sigma DMAIC project implemented in an electric toothbrush assembly line at PT PIB, Batam. Baseline January–September 2025 records 967,700 units with 36,281 defects; leakage contributes ≈60% (21,774 units) and becomes the CTQ. Using Pareto, SIPOC, P-Chart, and fishbone, root causes were traced to unstable air pressure at the leakage tester, rubber-seal mismatch, missing controlled oiling at top-seal assembly, and operator variation. Post-implementation (Oct–Dec 2025) DPMO fell from ≈5,356 ppm (≈4σ) to ≈200 ppm (≈5σ), P-Chart points stayed in-control. These results demonstrate DMAIC effectiveness to reduce leakage defects and stabilize process capability.
Pengembangan Sistem Kendali Sepeda Statis Berbasis Ergonomi Dengan Menggunakan Metode Reverse Engineering Fadhil Fadhil mubaroq; Muhammad Risky Alida Nuris; Hery Irwan
Jurnal Teknik Ibnu Sina (JT-IBSI) Vol. 10 No. 1 (2025): JT-IBSI (Jurnal Teknik Ibnu Sina)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/jt-ibsi.v10i1.1131

Abstract

A stationary bike is a popular exercise tool, but its design often lacks ergonomics, leading to discomfort and potential injury for users. This research aims to develop a more ergonomic control system for stationary bikes using reverse engineering methods. This method is used to analyze existing stationary bike designs, identify ergonomic issues, and design better improvisations. The results of the reverse engineering analysis indicate several ergonomic problems in the analyzed stationary bike design, such as a lack of flexibility in position adjustment and a design that does not align with the users' anthropometric data. Based on these analysis results, a new, more ergonomic control system has been designed, including features for more flexible position adjustments and a design tailored to the users' body dimensions. From the initial survey conducted, users complained about the difficulty of converting a regular bike into a stationary bike, with many expressing concerns about the high cost of stationary bikes that are not efficient. Addressing these issues, the author attempts to design a tool or product that transforms a regular bike into an ergonomic, cost-effective stationary bike. A significant factor in the design of this product is the ergonomic aspect, which involves studying human factors in the design process, including anatomy, psychology, physiology, engineering, management, and design.
Optimalisasi Kinerja Fin Fan Cooler Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness di PLTG PT Energi Listrik Batam Saputra, Jefri; Irwan, Hery
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 07 Juli (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Energi Listrik Batam (ELB) adalah perusahaan pembangkit listrik swasta yang beroperasi sebagai Independent Power Producer (IPP). PT Energi Listrik Batam (ELB) mengembangkan, membangun, membiayai, dan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Gas Siklus Sederhana (PLTG). Dalam prosesnya PT Energi Listrik Batam (ELB) menggunakan Fin Fan Cooler (FFC) sebagai salah satu komponen vital dalam sistem pendinginan gas turbine generator (GTG) unit 1 yang ada di PT Energi Listrik Batam (ELB). Kinerja fin fan cooler sangat berperan penting dalam menjaga suhu air pendingin agar mesin GTG dapat beroperasi pada kondisi ideal dan efisien. Namun semakin berjalannya waktu terjadi penurunan performa akibat gangguan mekanis, downtime maupun penurunan kapasitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab penurunan performa yang terjadi menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE). Berdasarkan hasil penelitian didapatkan rata-rata tingkat efektivitas fin fan cooler sebesar 35.37% masih dibawah standar ketentuan perusahaan yaitu 85%. Setelah perbaikan diharapkan peningkatan efektivitas pada fin fan cooler.  
Co-Authors Abd Rahman, MD. Nizam Achmad Yunus, Achmad Afma, Vera Alsyah Rizal anggie eka putri Annisa Purabasari Annisa Purabasari, Annisa Annisa Purbasari Annisa Purbasari, Annisa Anry, Anry S P Sihombing Aritonang, Fauzan Maulana Siddiq Choirul Anwar Choirul Anwar Crisantus Lawrensius Tongan Sitorus Crisantus Lawrensius Tongan Sitorus, Crisantus Lawrensius Tongan Dadang Redantan Dadang Redantan Dadang Redantan, Dadang Danang Parikesit Diah Pitaloka, Aminah Dimas Maulana Akbar Ebrahim, Zuhriah binti Edi Sumarya Edi Syahputra Elsa Berliani Fadhil Fadhil mubaroq Falindo, Agri Fattah, Muhammad Rusydi Fauziyah Nur Jamal Gilang Ramadhan Holong P. Simanjuntak Hutasoit, Meika Clara Nauli Jamal, Fauziyah Nur Jonathan Mianro Pardede Lilies Purbandaru Lilies Purbandaru, Lilies M. Rasinu Putra Maret Situmorang Maruli Darusman Marpaung Merjani, Abdulah Muhammad Risky Alida Nuris Nandar Cundara Nandar Cundara, Nandar Napitupulu, Daniel Willyam Napitupulu, Michel Frans Sisco Ngadiyono Ngadiyono, Ngadiyono Nizyak, Afrizah Khairul Novavictorianto, Yosef Kurnia Petra Paulus Tarigan Petra Paulus Tarigan, Petra Paulus Putra, Rahmanda Refdilzon Yasra Refdilzon Yasra, Refdilzon Risthia Eriana Putri Risthia Eriana Putri, Risthia Eriana Rohman, Muhammad Fatkhur Rumiris Lestari Rita Silalahi Rumiyanto Rumiyanto Rumiyanto Rumiyanto, Rumiyanto Saputra, Jefri Saputra, Yazelino Segara, Mutiara Mayang Sembiring, Ezra Mahyani Setiabudi, Yudi Sihombing, Jeslin Silvester Simanjuntak, Holong P. Simarmata, Roberta Sinaga, Dina Sitohang, Sudika Diski Sudika Diski Sitohang Suirman Suirman Suirman Suirman, Suirman Sumarya, Edi Supriyanto Supriyanto Supriyanto Supriyanto Tarifar Bangun D. Tarifar Bangun D., Tarifar Tarigan, Ryan Dana Gidion Toto Mustof Tri Yuningsih Tri Yuningsih Triyono Triyono Triyono Triyono Udin Udin Udin, Udin Vera Methalina Vera Methalina Afma Vera Methalina Afma, Vera Methalina Vera Methalina, Vera Yudi Setiabudi Yuniral Yuniral Yuniral Yuniral Yuniral, Yuniral Zaenal Arifin Zaenal Arifin Zidan Abdillah, Muhammad