Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Metodologi takhrij dalam ushul fiqh: analisis konseptual, urgensi epistemologis, kaidah, dan aplikasinya dalam penetapan hukum Islam kontemporer Sharhan Asad Almawarid; Zul Ikromi; Rodi Wahyudi
Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : Program Studi Akuntansi IKOPIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32670/humantech.v5i3.6168

Abstract

Perkembangan persoalan hukum Islam kontemporer (nawāzil) menuntut adanya metodologi istinbath yang adaptif dan tetap berlandaskan prinsip-prinsip syariat. Salah satu metode yang relevan adalah takhrij dalam ushul fiqh, namun kajiannya masih terbatas pada aspek definisional dan aplikatif. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep takhrij, menjelaskan urgensi epistemologisnya, merumuskan kaidah metodologisnya, serta mengaplikasikannya dalam penetapan hukum Islam kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode normatif-doktrinal (library research) melalui analisis deskriptif, konseptual, komparatif, dan aplikatif terhadap literatur klasik dan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa takhrij merupakan bentuk ijtihad mazhabi terstruktur yang mengintegrasikan teks, kaidah, dan realitas sosial dalam proses penetapan hukum Islam. Validitas takhrij ditentukan oleh kesesuaian dengan nash, kesamaan illat, dan kompetensi ilmiah pelakunya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa takhrij memiliki relevansi strategis dalam pengembangan hukum Islam kontemporer karena mampu menjaga keseimbangan antara otentisitas syariat dan adaptabilitas terhadap perubahan zaman.
Transformation of Religious Behavior of Alumni of Islamic Boarding School Students in the Context of Higher Education Ahmad Andri; Ardi Himawan Atmaja; Berliano Arrasyid; Rodi Wahyudi
JAWI : Journal of Ahkam Wa Iqtishad Vol. 4 No. 1 (2026): JAWI - MARET
Publisher : MUI Kota Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the transformation of religious behavior among university students who are alumni of Islamic boarding schools (pondok pesantren) after entering the academic context of higher education. Shifts in values, lifestyle, and consistency of worship emerge as prominent phenomena that require scholarly explanation. The purpose of this research is to describe the factors influencing such behavioral transformations and to explore their relevance to social theory. The study employs a qualitative descriptive method, combining library research with questionnaires and online interviews. The findings reveal that campus environment, peer interactions, social media, academic demands, and personal motivation are the primary factors driving the transformation of religious behavior among pesantren alumni in higher education.
PENINGKATAN KAPASITAS SUMBER DAYA MANUSIA RT DAN RW DALAM PENINGKATAN PELAYANAN DAN PERCEPATAN PEMBANGUNAN DESA DI DESA PADANG LUAS KECAMATAN TAMBANG KABUPATEN KAMPAR Mashuri; Virna Museliza; Devi Deswimar; Sitti Rahmah; Rodi Wahyudi; Khairunsyah Purba
Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Agustus 2026 Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat (HAWAJPPM)
Publisher : Yayasan Wayan Marwan Pulungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69745/hawajppm.v4i3.152

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini yatiu Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pengurus RT dan RW di Desa Padang Luas agar mampu menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam memberikan pelayanan prima dan mengakselerasi pembangunan desa yang partisipatif. Dengan metode pengabdian khalayak sasaran dalam kegiatan ini adalah seluruh pengurus Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) yaitu RW,RT,dan Perangkat Desa. Ada 3 (tiga) tahapan yaitu tahapan persiapan, tahapan pelaksanaan dan tahapan pendampingan (monitoring),serta evaluasi proses, dampak dan berkelanjutan. Hasil pengabdian Program peningkatan kapasitas SDM ini melalui pelatihan tata kelola administrasi, komunikasi publik, dan pemahaman regulasi (UU Desa) merupakan langkah solutif untuk mentransformasi peran RT/RW dari sekadar pelaksana administratif menjadi agen penggerak pembangunan yang proaktif. Pelaksanaan kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan sistem pelayanan desa yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel. Dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten, sinkronisasi program pembangunan antara Pemerintah Desa Padang Luas dan aspirasi warga dapat berjalan lebih efektif, yang pada akhirnya meningkatkan.
A Phenomenological Analysis of Youth Who Prefer Hanging Out over Performing Congregational Prayer at the Mosque: Factors, Motivations, and Developmental Solutions. Sharhan Asad Almawarid; Rahmad Padilah; M. Fadhli; Rodi Wahyudi
JAWI : Journal of Ahkam Wa Iqtishad Vol. 3 No. 4 (2025): JAWI - DESEMBER
Publisher : MUI Kota Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The social phenomenon of young people preferring to hang out in entertainment venue such as cafes, malls, or shopping centers rather than performing congregational prayers at the mosque has become both a religious and social issue that requires serious attention.This study aims to analyze the factors contributing to the low interest of youth in enlivening the mosque, to understand why youth-friendly mosques with modern facilities remain quiet while simple mosques are instead filled with young worshippers, and to formulate appropriate guidance strategies to revive the spirit of congregational prayer among the youth. This study employs a qualitative research method with a phenomenological approach. The type of research applied is a mixed research method, combining library research and field research. The data were collected through literature review, observation, interviews, questionnaires, surveys, and documentation related to youth behavior and the condition of mosques in several locations in the city of Pekanbaru. The findings indicate that peer environment, modern lifestyle, and the lack of family guidance and religious leadership are the main factors behind the declining presence of youth in mosques. However, mosques that succeed in building emotional bonds, providing exemplary religious figures, and strengthening community culture remain vibrant even without complete facilities.. The study concludes that strategies for fostering youth engagement in mosque activities should emphasize the synergy among families, mosque management, and the community through spiritual, educational, and social approaches that can attract young people to consistently perform congregational prayers.