Claim Missing Document
Check
Articles

Gambaran Pengetahuan Ibu Dalam Pemeliharaan Kesehatan Gigi Dan Mulut Anak Di Desa Bung Pageu Kecamatanblang Bintang Kabupatenaceh Besar Faradhilla, Faradhilla; Kurniawati, Nia; Nuraskin, Cut Aja
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 15 No. 1 (2022): April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/nasuwakes.v15i1.435

Abstract

Kesehatan gigi merupakan hal yang penting, khususnya bagi perkembangan anak. Pengetahuan ibu dalam pemeliharaan gigi memberi pengaruh yang cukup signifikan terhadap kesehatan gigi dan mulut pada anak, karena ibu orang yang paling dekat dengan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengetahuan ibu dalam Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak di Desa Bung Pageu. Berdasarkan Hasil pemeriksaan awal pada 40 anak yang dilakukan di Desa Bung Pageu Kecamatan Blang Bintang Kabupaten Aceh Besar tanggal 5 April tahun 2021, yang memiliki status kebersihan gigi dan mulut dengan kriteria baik yaitu 6 orang (15%), dengan kriteria sedang yaitu 30 orang (75%), dan dengan kriteria buruk yaitu 4 orang (10%). Sedangkan rata-rata yang mengalami pengalaman gigi berlubang (deft) yaitu 2,9% (kategori sedang). Penelitian ini bersifat deskriptif, dilaksanakan tanggal 21 s/d 24 April 2021. Populasi dari penelitian ini adalah 40 ibu yang memiliki anak umur 6-12 tahun. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode total sampling. Hasil penelitian diperoleh pengetahuan ibu dalam pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut dikategorikan kurang baik yaitu sebanyak 22 responden (55%). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dari 40 responden yang melakukan pengisian kuesioner menunjukkan pengetahuan ibu dalam pemeliharaan Kesehatan gigi dan mulut anak di Desa Bung Pageu dikategorikan kurang baik berjumlah 22 orang (55%). Saran bagi ibu agar memperbanyak membaca informasiinformasi, mengikuti penyuluhanpenyuluhan tentang Kesehatan. Saran bagi petugas Kesehatan agar memberikan penyuluhan dan melakukan pemeriksaan gigi rutin setiap 6 bulan sekali.
Gambaran Perilaku Ibu-Ibu Yang Berkunjung Ke Posyandu Tentang Pemeliharaan Kebersihan Gigi Dan Mulut Di Desa Kuta Bak Drien Erlinawati, Erlinawati; Nuraskin, Cut Aja; Rahayu, Eka Sri
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 15 No. 1 (2022): April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/nasuwakes.v15i1.436

Abstract

Perilaku mempunyai peran penting untuk mempengaruhi standar kesehatan gigi dan mulut. Perilaku dalam memelihara kesehatan dipengaruhi oleh faktor pengetahuan, sikap dan tindakan. Perilaku memegang peranan penting dalam mempengaruhi status kebersihan gigi dan mulut seseorang. Keterampilan menyikat gigi secara baik dan benar merupakan faktor yang cukup penting untuk pemliharaan kebersihan gigi dan mulut. Keberhasilan pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut dipengaruhi oleh faktor penggunaan alat, metode penyikatan gigi, serta frekuensi, cara dan waktu yang tepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran perilaku ibu-ibu tentang pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut di desa Kuta Bakdrien Kecamatan Tangan-Tangan Kabupaten Aceh Barat Daya. Metode penelitian ini bersifat deskriptif. Teknik pengambilan sampel yaitu accidental sampling Penelitian ini dilakukan pada tanggal 17 Juli sampai dengan 22 Juli 2019 dengan 30 orang ibu-ibu yang berkunjung ke Posyandu di desa Kuta Bak Drien Kecamatan Tangan-Tangan Kabupaten Aceh Barat Daya dengan cara melakukan wawancara yang berhubungan dengan pengetahuan sikap dan tindakan pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa responden yang berpengetahuan kategori kurang baik sebanyak 21 responden (70%), sikap dengan kategori positif yaitu sebanyak 20 responden (66,7%) dan tindakan dengan kategori kurang baik yaitu sebanyak 23 responden (76,7%). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan perilaku ibu-ibu yang mengunjungi Posyandu tentang pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut masih kurang baik. Diharapkan kepada masyarakat terutama ibu-ibu untuk dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan tindakan dalam memelihara kebersihan gigi dan mulut
Mengunyah Buah Apel dapat Menurunkan Indeks Plak Nabila, Raihan; Nuraskin, Cut Aja; Niakurniawati, Niakurniawati
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 15 No. 2 (2022): September
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/nasuwakes.v15i2.448

Abstract

Buah apel berpengaruh dalam membersihkan gigi dan mulut karena mengandung zat tannin yang membantu menghambat pertumbuhan bakteri dalam gigi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penurunan indeks plak setelah mengunyah buah apel. Penelitian ini termasuk jenis penelitian studi literature dengan mencari referensi teori yang relevan dengan kasus atau permasalahan yang ditemukan. Hasil beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengunyah buah apel sebesar 100 gr dapat menurunkan indeks plak. Buah apel berpengaruh dalam membersihkan gigi dan mulut. Buah apel mengandung zat tannin yang membantu menghambat pertumbuhan bakteri dalam gigi sehingga menghambat pertumbuhan plak penyebab karies gigi dan penyakit pada gusi. Dari beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa mengunyah buah apel dapat menurunkan indeks plak. Untuk menurunkan indeks plak di harapkan masyarakat menjaga kesehatan dan kebersihan gigi dan mulut dengan cara menyikat gigi secara teratur, melakukan pemeriksaan gigi secara berkala dan makan-makanan yang mengandung serat.
Hubungan Pengetahuan Ibu dengan Persistensi Murid Kelas III dan IV di SDN 22 Kecamatan Baiturrahman Kota Banda Aceh Zahara, Rita; Zahara, Elfi; Nuraskin, Cut Aja
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 15 No. 2 (2022): September
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/nasuwakes.v15i2.449

Abstract

Persistensi merupakan keadaan dimana gigi susu tidak tanggal walaupun gigi tetap penggantinya sudah tumbuh. Dalam pertumbuhan gigi anak diperlukan perhatian dan pengetahuan orang tua khususnya ibu yang lebih mengenal periode dan transisi atau waktu bercampurnya gigi susu dan gigi tetap. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan pengetahuan ibu dengan persistensi murid kelas III dan IV SDN 22 Kota Banda Aceh. Metode penelitian ini bersifat analitik, desain penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel total populasi. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 26 Februari sampai dengan 2 Maret 2020 dengan 130 orang murid dengan cara melakukan pemeriksaan persistensi dan melakukan wawancara tentang pengetahuan persistensi kepada ibu. Terdapat hubungan signifikan secara statistik dengan uji statistik chi-square antara pengetahuan ibu dengan persistensi murid SDN 22 Kota Banda Aceh dengan p value = 0,000 (p<0,05). Disarankan kepada murid yang masih memiliki persistensi gigi agar giginya segera dicabut dan bagi ibu untuk dapat meningkatkan pengetahuannya.
Pengaruh Edukasi Media Sosial Instagram Dalam Peningkatkan Pengetahuan Siswa Terhadap Pencegahan Stain Gigi Siswa SMAN 1 Darul Imarah Farah Nafissa; Salfiyadi, Teuku; Nuraskin, Cut Aja; Reca, Reca
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 18 No. 1 (2025): April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/nasuwakes.v18i1.602

Abstract

Kebersihan gigi dan mulut disebabkan adanya pewarnaan gigi (stain) pada mukosa rongga mulut serta bau mulut merupakan masalah yang paling umum dialami oleh masyarakat. Kebiasaan menyikat yang baik dan benar pada penduduk Indonesia hanya (2,8%) untuk daerah NAD, presentase masyarakat menyikat gigi 15 tahun keatas yang menyikat gigi pada waktu yang benar sebesar (3,3%). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Edukasi Media Sosial Instagram Dalam Peningkatkan Pengetahuan Siswa Terhadap Pencegahan Stain Gigi Siswa SMAN 1 Darul Imarah .Jenis penelitian yang digunakan yaitu quasi eksperimen dengan desain one group pre-test and post-test design. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya peningkatan mean nilai pengetahuam siswa setelah dilakukan intervensi dengan edukasi media sosial Instagram 17,17 dari pretest 68 menjadi 85,17 pada saat posttest, pengolahan data menggunakan uji statistic, Paired Sample T-Test P=0,000 (P=<0,05). Kesimpulan ada pengaruh edukasi media sosial Instagram terhadap peningkatan pengetahuan dalam pencegahan stain gigi. Saran diharapkan kepada guru dan tenaga kesehatan gigi dapat bekerjasama dalam memberikan bimbingan dan penyuluhan tentang kebersihan gigi dan mulut.
Hubungan Status Karies Gigi Dengan Kejadian Stunting Di Paud Al-Jannati Gampong Jawa Kecamatan Kuta Raja Kota Banda Aceh Salpiani, Salpiani; Cut Aja Nuraskin
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 18 No. 1 (2025): April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/nasuwakes.v18i1.673

Abstract

Karies gigi merupakan masalah utama kesehatan mulut yang banyak terjadi pada anak stunting. Skor karies gigi pada anak stunting lebih tinggi karena perkembangan kelenjar saliva mengalami atrofi sehingga menyebabkan aliran saliva menurun dan akhirnya dapat meningkatkan resiko terjadinya karies gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status karies gigi dengan Kejadian stunting di Paud Al-Jannati Gampong Jawa Kecamatan Kutaraja Kota Banda Aceh. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian obervasional analitik dengan desain cross sectional. Pengambilan sampel pada penelitian menggunakan teknik Total Sampling yang berjumlah 50 orang. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji statistik chi-square dengan α ≤ 0,05. Hasil: Hasil pengukuran stunting didapatkan bahwa 26 anak (52%) mengalami stunting. Pada anak stunting, terdapat 13 anak (59,1 %) yang memiliki status karies gigi kriteria sedang, 10 anak (100,0 %) memiliki status karies gigi kriteria tinggi , 4 anak (57,1 %) memiliki status karies gigi kriteria sangat tinggi. Hasil analisis bivariat didapatkan P value = 0, 003. Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan status karies gigi dengan Kejadian stunting di paud Al-Jannati Gampong Jawa Kecamatan Kutaraja Kota Banda Aceh. Disarankan untuk ibu atau orang tua harus memperhatikan nutrisi anak agar terhindar dari stunting, dan memenuhi asupan nutrisinya.
Hubungan Karies Gigi Dengan Status Gizi Pada Murid Sd Negeri Inpres 104222 Desa Sei Glugur Kecamatan Pancur Batu Nanda Agita, Putri; Cut Aja Nuraskin
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 18 No. 1 (2025): April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/nasuwakes.v18i1.687

Abstract

Latar belakang masalah utama kesehatan gigi dan mulut adalah karies gigi. Karies gigi dapat mengganggu pengunyahan, sehingga kondisi ini dapat berdampak pada status gizi dan mempengaruhi kebutuhan nutrisi seseorang. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023 sebesar 56,9% masalah kesehatan gigi dan mulut di Indonesia dengan rata-rata DMF-T anak usia 10-14 tahun sebesar 1,5%, pada anak yang berjenis kelamin laki-laki dan perempuan sebesar 5,4%. Prevalensi status gizi di Provinsi Sumatera Utara, 4,2% anak kategori sangat kurus, 5,2% anak kategori kurus, 72,2% anak kategori gemuk dan 6,5% anak kategori sangat gemuk. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karies gigi dengan status gizi pada murid SD Negeri Inpres 104222 Desa Sei Glugur Kecamatan Pancur Batu. Metode : Penelitian ini di lakukan dengan metode analitik dengan desain penelitian cross sectional. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Inpres 104222 pada tanggal 27 Maret 2024. Populasi di SD Negeri Inpres 104222 adalah 86 murid, pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling yaitu dengan kriteria khusus. Analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji statistik chi square kemudian data di analisa menggunakan program SPSS. Hasil : Pada hasil penelitian ini status karies gigi yang paling banyak pada kategori tinggi sebanyak 12 anak (33,3%), status gizi yang paling banyak pada kategori normal sebanyak 24 anak (66,7%) dan uji statistik chi square (p<0,05) menyatakan, bahwa ada hubungan karies gigi dengan status gizi pada murid SD Negeri Inpres 104222 Desa Sei Glugur Kecamatan Pancur Batu (p=0,038). Kesimpulan : dapat disimpulkan bahwa ada hubungan karies gigi dengan status gizi pada murid SD Negeri Inpres 104222 Desa Sei Glugur Kecamatan Pancur Batu. Disarankan kepada masyarakat khususnya pada anak-anak yang masih dalam pengawasan untuk lebih memperhatikan tentang kondisi kesehatan gigi dan mulut dengan cara rajin memeriksakan gigi minimal setiap 6 bulan sekali ke dokter gigi atau ke pelayanan kesehatan, serta makan-makanan yang bergizi seimbang seperti sayur-sayuran dan buah-buahan.  
Efektifitas mengunyah tebu dan buah bengkuang terhadap perubahan skor plak pada murid SDN kelas V Blang bintang Mona, Mona dara fonna; Nuraskin, Cut Aja
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 17 No. 2 (2024): September
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/nasuwakes.v17i2.721

Abstract

Tebu dan bengkuang adalah dua bahan alami yang dapat digunakan untuk meningkatkan kesehatan gigi dan mulut. Tebu, dengan kandungan serat kasarnya, serta bengkuang yang kaya akan air dan serat, memiliki potensi untuk mengurangi plak gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati efektivitas mengunyah tebu dan bengkuang dalam menurunkan indeks plak pada murid kelas V di SDN Blang Bintang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan model kuasi-eksperimen tanpa kelompok kontrol. Sampel penelitian menggunakan Teknik Total Sampling yang mana seluruh murid kelas V di SDN Blang Bintang, berjumlah 41 anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah mengunyah tebu, 43.9% murid berada dalam kategori sangat baik dan 56.1% dalam kategori baik. Sedangkan setelah mengunyah bengkuang, 95.1% murid berada dalam kategori baik dan 2.4% dalam kategori Sangat Baik. Analisis paired samples menunjukkan perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah mengunyah tebu (t = 18.025, p = 0.016) dan bengkuang (t = 18.634, p = 0.021), dapat perbedaan signifikan antara hasil pasca mengunyah tebu dan bengkuang (t = -5.595, p = 0.000), dengan nilai rata-rata yang lebih rendah untuk tebu. Korelasi antara sebelum dan sesudah mengunyah tebu (r = 0.256, p = 0.106) serta bengkuang (r = 0.267, p = 0.092) tidak signifikan, menunjukkan variasi individual dalam respons terhadap intervensi. Kesimpulannya, kedua metode mengunyah, baik tebu maupun bengkuang, efektif dalam menurunkan indeks plak, dengan tebu menunjukkan hasil yang lebih signifikan dalam meningkatkan kategori indeks plak menjadi sangat baik. Penelitian ini memberikan wawasan berharga tentang penggunaan bahan alami dalam meningkatkan kesehatan gigi pada anak-anak.
Hubungan Kebiasaan Merokok Dengan Kesehatan Jaringan Periodontal Pada Penderita Diabetes Di Puskesmas Kebayakan Kabupaten Aceh Tengah Allysa Dara Humaira; Nuraskin, Cut Aja
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 17 No. 2 (2024): September
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/nasuwakes.v17i2.723

Abstract

Merokok tidak hanya menimbulkan masalah secara sistemik namun dapat memberikan pengaruh langsung pada rongga mulut. Seseorang dengan kebiasaan merokok memiliki resiko menderita penyakit periodontal dua sampai tujuh kali lebih besar dibandingkan dengan orang yang tidak merokok. Terdapat 7 dari 10 pasien Diabetes Mellitus dari beberapa desa memiliki kebiasaan merokok. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kebiasaan merokok dengan kesehatan jaringan periodontal pada penderita diabetes di Puskesmas Kebayakan Kabupaten Aceh Tengah. Jenis penelitian yang digunakan analitik kuantitatif dengan rancangan penelitian crosssectional. Populasi penelitian sebanyak 612 kasus dengan jumlah sampel 29 responden yang ditentukan menggunakan teori Lemeshow dengan teknik purposive sampling dan menggunakan kriteria inklusi dan kriteria eksklusi. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan indeks CPITN. Analisa menggunakan analisis uni variate dan bivariate. Uji statistik yang digunakan adalah uji Chi–Square. Hasil penelitian menunjukkan berdasarkan analisis bivariate dinyatakan bahwa terdapat hubungan antara jumlah batang rokok yang dikonsumsi perhari dengan kesehatan jaringan periodontal pada penderita diabetes dengan p-value 0,000 dan terdapat hubungan antara lama merokok dengan kesehatan jaringan periodontal pada penderita diabetes dengan p-value 0,002. Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya hunungan kebiasaan merokok dengan kesehatan jaringan periodontal pada penderita diabetes di Puskesmas Kebayakan Kabupaten Aceh Tengah dengan nilai p-value <0.05 yang berarti Ha diterima.
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Tentang Kebersihan Gigi Dan Mulut Dengan Gingivitis Pada Ibu Hamil Di Desa Simpang Lhee Kecamatan Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan Dian Affriyanti Zulyadi Putri; Cut Aja Nuraskin
Jurnal Kesehatan Republik Indonesia Vol 2 No 9 (2025): JKRI - Agustus 2025
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil sering kali terabaikan, padahal dapat berdampak langsung terhadap kesehatan ibu dan janin. Gingivitis merupakan salah satu gangguan umum yang dapat terjadi selama kehamilan akibat perubahan hormonal serta kurangnya kebersihan gigi dan mulut. Data awal dari Puskesmas Kuala Ba’u menunjukkan bahwa 67% ibu hamil mengalami gingivitis, namun hanya 30% yang memiliki pengetahuan tentang kebersihan gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap tentang kebersihan gigi dan mulut dengan gingivitis pada ibu hamil di Desa Simpang Lhee, Kecamatan Kluet Utara, Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain analitik korelasional. Sampel penelitian sebanyak 28 responden diperoleh melalui teknik accidental sampling. Instrumen penelitian meliputi kuesioner pengetahuan dan sikap serta pemeriksaan klinis status gingivitis. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 46,4% ibu hamil memiliki pengetahuan kurang baik dan 60,7% memiliki sikap kurang baik. Sebanyak 78,6% responden mengalami gingivitis ringan hingga sedang. Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan (p=0,003) dan sikap (p=0,001) dengan status gingivitis. Ibu hamil dengan pengetahuan dan sikap baik lebih banyak mengalami gingivitis ringan dibandingkan yang kurang baik. Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan sikap yang baik berkontribusi dalam menurunkan tingkat keparahan gingivitis pada ibu hamil. Disarankan agar edukasi kesehatan gigi dimasukkan dalam layanan antenatal dan diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor
Co-Authors Agus Hendra Al Rahmad Ainun Mardhiah Ainun Mardhiah Ainun Mardhiah, Ainun Ainun Mardiah Ainun Mardiah Ainun Mardiah Alhuda, Alhuda Allysa Dara Humaira Amiruddin Amiruddin Andriani Andriani Andriani Aripin Ahmad, Aripin Asmawati Citra F Putri Citra Feriana PUTRI Cut Ade Nina Erniza Cut Fazlil Hanum Dian Affriyanti Zulyadi Putri Dzaki, Muhammad Haikal Eka Sri Rahayu Eka Sri Rahayu Eka Sri Rahayu Elfi Zahara Erlinawati Erlinawati, Erlinawati Erwandi Erwandi Faradhilla, Faradhilla Farah Nafissa Farrah Shafilla Azhari Febriani, Henny Finaul Asyura Halimatussakdiah, H Hamsar, Adriana Henny Febriani Henny Febriani Heru Santoso Wahito Nugroho Intan Dwi Addilla Intan Liana Julia Maulana Komala Kartikasari Nst Liana, Intan Lina Farsia Lisa Hanum M Mufizarni Mardelita, Sisca MARIA BINTANG Marzuki Maulina, Raihan Mohd. Rizal Fahmi Adha Mona, Mona dara fonna Mufizarni Mufizarni Mufizarni Mufizarni Mufizarni, M Mufizarni, Mufizarni Muhammad Haikal Dzaki Muna Navisah Munira Munira Munira Munira, Munira Mutia, Hera Nabila, Raihan Nanda Agita, Putri Nelva Riza Nia Kurniawati Niakurniawati, Niakurniawati Nora Usrina Noviyanti Noviyanti Nurdin Nurdin Nurhaida Nurhaida Nurhaida, . Olvaningsih R Reca Rahayu, Eka Sri Rasidah Rasidah, Rasidah Ratna Dewi Ratna Wilis Ratna Wilis Reca Reca Reca Reca Reca Reca Reca Reca Reca Reca Reca Reca Reca Reca Reca Reca Reca Reca Reca, R Reca, Reca Rika Yusnaini Ristiani Rita Zahara, Rita Rizqan Muzammina Rosma, Manta Rosmini Rosmini Salpiani, Salpiani Sisca Mardelita Siti Nurafifah Qarimah Srirahayu, Eka Suci Qardhawijayanti Suryani, Linda T. Iskandar Faisal T. Iskandar Faisal Teuku Salfiyadi Teuku Salfiyadi Teuku Salfiyadi Vera Kristina Hulu wirza wirza Wirza Wirza Wirza Wirza Wirza Wirza, Wirza Yeni Rimadeni Zahara, Elfi