Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

THE IMPLEMENTATION OF ISLAMIC BOARDING SCHOOL CURRICULUM MANAGEMENT IN 4.0 ERA IN JEPARA REGENCY As'ad, Ali; Purwanto, Purwanto; Rohmadi, Yusup
Kodifikasia Vol 14, No 1 (2020)
Publisher : IAIN PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kodifikasia.v14i1.1898

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan kurikulum pesantren di Kabupaten Jepara di Era 4.0.  Mengapa pesantren sudah menggunakan 4.0, tapi peserta didik tidak menguasai penggunaan media digital. Pondok Kabupaten Jepara ini adalah untuk mengetahui dinamika proses kebijakan pelaksanaan manajemen pendidikan di pesantren tersebut, untuk mengetahui pola manajemen yang dipraktekkan pengelola (kyai) dalam menggerakkan dan mengelola semua sumber daya di pesantren dan untuk mengetahui faktor penunjang dan faktor penghambat dalam kebijakan pengembngan  manajemen pesantren sebagai tindak lanjut dalam peningkatan pengelolaan pendidikan pesantren. Penelitian ini di laksanakan di pondok pesatren memakai penelitian lapangan (field research) dengan metode kualitatif atau pendekatan deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan telaah dokumentasi, wawancara dan observasi, analisis datang dengan tiga langkah yaitu: reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data atau penyimpulan. Hasil penelitian dideskripsikan dengan dianalisis sehingga dapat menemukan menemukan teori serta pesan manajemen pendidikan madrasah pesantren (kyai) dengan manajemen pendidikan pesantren (kemenag). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan merupakan suatu metode yang di gunakan untuk suatu hasil produk tertentu serta menguji keefektifan dari produk tersebut. Upaya untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan temuan temuan baru. Jadi penelitian ini adalah upaya untuk membuktikan mengembangkan dan menemukan bukti kongkret kebenaran sebuah model yang telah ada. hasil penelitian sangat mendukung dalam proses pembelajaran yaitu adanya fasiltas proyektor, laptop, audio, sehingga pada saat pembelajaran materi sangat didukung dengan fasilitas tersebut, dan juga guru sangat terbantu fasilitas tersebut itu terbukti pada saat proses pembelajran guru menyampaikan materi menggunakan semua fasilitas tersebut sehingga peserta didik tidak jenuh dikelas. [This study aims to: (1) explain the meaning of Islamic boarding schools; 2) explain the basis of religion, philosophical foundation and also social foundation Management culture of Islamic Boarding Schools; and (3) explain the curriculum development of Islamic boarding schools in Jepara. This research was carried out in several Islamic boarding schools in Jepara district. This study uses a qualitative method by emphasizing descriptive and problem analysis using a type of problem analysis (field research) that focuses on the analytical studies. So this research is an attempt to prove the development and finding concrete evidence of the truth of an existing model. The results of the study show that development is a method used for a particular product outcome and testing the effectiveness of the product. Efforts to develop new knowledge and findings. So this research is an attempt to prove the development and also find the real evidence and the truth of an existing model. The result of this research support the learning process such as the existence of projector facilities, laptops and audio, so that the learning process will be supported by these facilities, and also the teacher is greatly helped by these facilities as evidenced during the learning process the teacher delivers the material by using all of these facilities so that students not feel saturated in the class.] 
THE IMPLEMENTATION Of ISLAMIC BOARDING SCHOOL CURRICULUM MANAGEMENT IN 4.0 ERA IN JEPARA REGENCY As'ad, Ali; Purwanto, Purwanto; Rohmadi, Yusup
Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam Vol 14, No 1 (2020)
Publisher : IAIN PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kodifikasia.v14i1.1898

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan kurikulum pesantren di Kabupaten Jepara di Era 4.0.  Mengapa pesantren sudah menggunakan 4.0, tapi peserta didik tidak menguasai penggunaan media digital. Pondok Kabupaten Jepara ini adalah untuk mengetahui dinamika proses kebijakan pelaksanaan manajemen pendidikan di pesantren tersebut, untuk mengetahui pola manajemen yang dipraktekkan pengelola (kyai) dalam menggerakkan dan mengelola semua sumber daya di pesantren dan untuk mengetahui faktor penunjang dan faktor penghambat dalam kebijakan pengembngan  manajemen pesantren sebagai tindak lanjut dalam peningkatan pengelolaan pendidikan pesantren. Penelitian ini di laksanakan di pondok pesatren memakai penelitian lapangan (field research) dengan metode kualitatif atau pendekatan deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan telaah dokumentasi, wawancara dan observasi, analisis datang dengan tiga langkah yaitu: reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data atau penyimpulan. Hasil penelitian dideskripsikan dengan dianalisis sehingga dapat menemukan menemukan teori serta pesan manajemen pendidikan madrasah pesantren (kyai) dengan manajemen pendidikan pesantren (kemenag). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan merupakan suatu metode yang di gunakan untuk suatu hasil produk tertentu serta menguji keefektifan dari produk tersebut. Upaya untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan temuan temuan baru. Jadi penelitian ini adalah upaya untuk membuktikan mengembangkan dan menemukan bukti kongkret kebenaran sebuah model yang telah ada. hasil penelitian sangat mendukung dalam proses pembelajaran yaitu adanya fasiltas proyektor, laptop, audio, sehingga pada saat pembelajaran materi sangat didukung dengan fasilitas tersebut, dan juga guru sangat terbantu fasilitas tersebut itu terbukti pada saat proses pembelajran guru menyampaikan materi menggunakan semua fasilitas tersebut sehingga peserta didik tidak jenuh dikelas. [This study aims to: (1) explain the meaning of Islamic boarding schools; 2) explain the basis of religion, philosophical foundation and also social foundation Management culture of Islamic Boarding Schools; and (3) explain the curriculum development of Islamic boarding schools in Jepara. This research was carried out in several Islamic boarding schools in Jepara district. This study uses a qualitative method by emphasizing descriptive and problem analysis using a type of problem analysis (field research) that focuses on the analytical studies. So this research is an attempt to prove the development and finding concrete evidence of the truth of an existing model. The results of the study show that development is a method used for a particular product outcome and testing the effectiveness of the product. Efforts to develop new knowledge and findings. So this research is an attempt to prove the development and also find the real evidence and the truth of an existing model. The result of this research support the learning process such as the existence of projector facilities, laptops and audio, so that the learning process will be supported by these facilities, and also the teacher is greatly helped by these facilities as evidenced during the learning process the teacher delivers the material by using all of these facilities so that students not feel saturated in the class.] 
Madrasah Head Leadership Strategy: Research Madrasah’s Implementation At State Islamic Junior High School of 2 Sukoharjo Masruri Masruri; Mudhofir Mudhofir; Yusup Rohmadi; Arief Hendra Kurniawan
Tadbir : Jurnal Studi Manajemen Pendidikan Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/jsmp.v6i2.4672

Abstract

This study aims to analyze the strategy and leadership style of madrasah principals at MTsN 2 Sukoharjo and analyze the implementation of research madrasahs at MTsN 2 Sukoharjo. The problems raised include a) how at a glance about MTsN 2 Sukoharjo in the Research Madrasa Pioneer; b) what is the strategy and leadership style of the madrasah principal at MTsN 2 Sukoharjo; c) how is the implementation of research madrasas at MTsN 2 Sukoharjo; and d) what are the supporters and obstacles for madrasah principals in implementing research madrasas at MTsN 2 Sukoharjo. This research uses a qualitative approach with a qualitative-descriptive type of research. The data obtained came from primary data through a brief online interview with the principal of MTsN 2 Sukoharjo and secondary data through literature review analysis by reading & analyzing literature from various sources such as journals, articles, books, etc. The results of this study indicate that the implementation of research madrasas at MTsN 2 Sukoharjo in reality has not been fully supported by adequate educators. The principal's leadership strategy in supporting research madrasas at MTsN 2 Sukoharjo is carried out through fostering educator performance, supervising educator performance, coaching and affirming educator discipline, and providing motivation. The head of the madrasa at MTsN 2 Sukoharjo uses a leadership strategy with a democratic style, where the head of the madrasa approaches himself with educators, staff, and students.
Penerapan Promosi Mulut ke Mulut dalam Pemasaran Jasa Pendidikan di PPMI Assalaam Sukoharjo Topan Andriyawan Saady; Yusup Rohmadi
Eklektik : Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan Vol 5, No 1 (2022): Eklektik
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/ekl.v5i1.16898

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan promosi mulut ke mulut dalam pemasaran jasa pendidikan Islam di Ponpes Modern Islam Assalaam Sukoharjo di tahun akademik 2020-2021. Jenis penelitian ini adalah penelitian studi kasus yang menggunakan pendekatan kualitatif dengan menerapkan observasi kegiatan SIPENWARU pondok, wawancara dengan para informan yaitu pengurus MPP, petugas SIPENWARU, serta Humas PPMI Assalaam, dan dokumentasi pada kegiatan SIPENWARU pondok dan media yang digunakan sebagai alat promosi  Analisis data dilakukan dengan menafsirkan informasi yang didapat dari ketiga teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi yang berorientasi mulut ke mulut sangat efektif dalam pemasaran jasa pendidikan di Ponpes Modern Assalaam Sukoharjo. Adanya keaktifan para Majelis Pondok Pesantren (MPP) yang senantiasa menerapkan promosi mulut ke mulut dalam pemasaran jasa pendidikan mampu mengajak masyarakat untuk mendaftarkan anaknya sebagai santri Ponpes dengan testimoni yang persuasif Kata Kunci : Promosi Mulut ke Mulut, Majelis Pondok Pesantren, Pemasaran Jasa Pendidikan
Development of the Alpha female character through habits based on Islamic education perspective Ayu Fitria Nur Utami; Yusup Rohmadi
Journal of Educational Management and Instruction (JEMIN) Vol. 1 No. 2: December 2021
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (939.286 KB) | DOI: 10.22515/jemin.v1i2.3455

Abstract

When women reach adolescence, they undergo psychological changes that affect their identity; thus, a woman must be able to instill positive values in order to develop a strong sense of self-worth. A woman with an Alpha female figure is depicted in the picture. This study aims to explain the figure of the Alpha female in Islamic female characters, as well as to examine the steps for a Muslim teenager to grow as such an Alpha female through habits. The paper analysis method was used in this study, and the documents used by the researcher were research materials from Henry's book; The Girl Guide, and Felix y Siauw’s; How to Master your Habits. A descriptive qualitative analysis was used to analyze the data. The results of the study indicate that developing the Alpha female through habits in the context of Islamic education can be accomplished by first, providing motivation to improve. Second, training and repetition of activities related to alpha female creation, such as alpha friend, alpha student, professional alpha, and alpha look. The Alpha Female required a third time and consistency to evolve. The fourth is to be an expert, namely being able to form habits, control habits, and dominate habits. The results of this study contribute to the material for a woman in an effort for better self-development.
HARUN NASUTION: SEBUAH PEMIKIRAN PENDIDIKAN DAN RELEVANSINYA DENGAN DUNIA PENDIDIKAN KONTEMPORER Ngalimun Ngalimun; Yusup Rohmadi
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 3, No 2 (2021): September 2021
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jt.v3i2.6016

Abstract

Penelitian ini termasuk jenis penelitian kepustakaan, yaitu menjadikan bahan pustaka sebagai sumber (data) utama, sehingga lebih sebagai penelitian dokumen (documentary research). Penelitian ini juga termasuk dalam katergori historis-faktual, karena yang diteliti adalah pemikiran seseorang. Dengan demikian, dalam penilitian kepustakaan ini penulis ingin menganalisis tentang pemikiran pendidikan Islam dan relevansinya dengan dunia pendidikan menurut Harun Nasution di Indonesia dan pengaruhnya. Sebagai sarana untuk memudahkan analisis data, dalam kajian kepustakaan ini digunakan beberapa pendekatan segingga dapat memperjelas kajian dalam penelitian. Dalam tulisan ini pula akan membahas tentang Pemikiran Pendidikan Islam Harun Nasution yang kesemuanya tidak jauh dari permasalahan mengenai pembaharuan Islam di era modern. Dengan mengetahui latar belakang, pemikiran dan solusi yang ditawarkan oleh Harun, akan menambah kekayaan keilmuan keislaman yang semoga dapat dimanfaatkan.This research belongs to the type of library research, which makes library materials the main source (data), so that it is more of a document research (documentary research). This research is also included in the historical-factual category, because what is being researched is a person's thoughts. Thus, in this literature research the author wants to analyze the thought of Islamic education and its relevance to the world of education according to Harun Nasution in Indonesia and its influence. As a means to facilitate data analysis, in this literature review several approaches were used so as to clarify the study in research. This paper will also discuss about Harun Nasution's Islamic Education Thought, all of which are not far from the problem of Islamic renewal in the modern era. By knowing the background, thoughts and solutions offered by Harun, it will add to the wealth of Islamic scholarship which hopefully can be utilized.
Hubungan Kemampuan Hafalan Al-Qur’an dengan Prestasi Pelajaran Matematika di Kelas VIII SMP-IT Ibnu Abbas Klaten Tahun Pelajaran 2017/2018 Erwan Cakra Yudha; Yusup Rohmadi
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 02 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v11i02.1419

Abstract

Permasalahan yang diangkat penelitian ini adalah SMPIT Ibnu Abbas Klaten setiap siswa berkewajiban menghafalkan Al-Qur’an minimal 20 juz selama menempuh pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya korelasi antara kemampuan hafalan Al-Qur`an dengan prestasi belajar siswa pada pelajaran Matematika di SMPIT Ibnu Abbas Klaten. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan korelasional yang di laksanakan di SMPIT Ibnu Abbas Klaten pada tahun 2018 dengan subjeknya adalah siswa kelas VIII yang mengikuti kegiatan hafalan Al-Qur`an. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, angket, dan studi dokumenter. Analisis data menggunakan analisis korelasional dengan teknik korelasi rumus product moment. Hasil penelitian: Pertama penerapan hafalan Al-Qur`an sesuai dengan hasil observasi dan berdasarkan hasil angket tergolong cukup baik, ini dapat dilihat dari analisis data melalui skor rata - rata sebesar 57.433 yang berada dalam klasifikasi diantara 51 – 75, maka dapat diketahui penerapan hafalan Al-Qur`an termasuk kategori sedang. Kedua prestasi belajar siswa pada pelajaran Matematika setelah melalui kegiatan hafalan Al-Qur`an berada pada kategori baik dengan siswa mencapai belajar tuntas sebanyak 27 siswa. Ketiga adanya hubungan antara kemampuan hafalan Al-Qur`an dengan prestasi belajar siswa pada bidang studi Matematika di SMPIT Ibnu Abbas Klaten dengan interpretasi kuat atau tinggi. Hal ini dapat diketahui dari hasil formulasi statistik product moment dengan hasil 0,870 yang terletak antara 0,70 – 0,90 pada tabel angka korelasi “r”.
Manajemen Strategi dalam Mencegah Paham Radikalisme Keagamaan (Studi Kasus di Pondok Pesantren Mahasiswa Darussalam Kartasura Sukoharjo) Ali Mushthofa Amin; Yusup Rohmadi
Jurnal Al-Manar Vol 11 No 2 (2022): Desember
Publisher : STAI Masjid Syuhada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36668/jal.v11i2.315

Abstract

Penelitian ini bertolak dari langkah atau upaya Pondok Pesantren Mahasiswa (PPM) Darussalam untuk mencegah para santri terpapar paham radikalisme keagamaan, baik di dalam maupun di luar lingkungan pondok. Mengingat bahwa para santri PPM Darussalam berstatus sebagai mahasiswa, dan juga adanya kenyataan bahwa pesantren dan perguruan tinggi merupakan tempat sasaran penyebaran opini radikal dan intoleran dalam paham keagamaan, maka perlu adanya strategi kebijakan yang tepat sebagai langkah pencegahan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan strategi-strategi yang dibuat oleh PPM Darussalam dari sudut pandang teori Manajemen Strategik, melalui Identifikasi masalah yang ada di lingkungan pondok, Perumusan Strategi, Penerapan Strategi dan Evaluasi Strategi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menempuh tahapan pengumpulan data, klasifikasi data, analisis data, dan kesimpulan data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Ada lima faktor yang dianggap sebagai ancaman yang dapat mempengaruhi santri PPM Darusssalam terpapar paham radikalisme keagamaan, yaitu: Faktor Keilmuan, Faktor Pribadi, Faktor Pergaulan, Faktor Pengaruh Digital dan Media Sosial, serta Faktor Doktrin; (2) Pada tahap perumusan strategi, PPM Darussalam merumuskan tiga langkah strategi untuk mencegah paham radikalisme keagamaan, yaitu melalui langkah edukasi, langkah pengembangan diri santri, dan langkah regulasi sistem. (3) Pada tahap penerapan strategi, rumusan strategi yang telah dibuat oleh PPM Darussalam diterapkan dalam tiga hal, yaitu Tata Tertib Pondok, Progam Kegiatan Pondok, dan Materi Pembelajaran Pondok. (4) Terakhir, tahap Evaluasi strategi, dilakukan oleh para pengurus PPM Darussalam dengan melakukan kegiatan rapat yang rutin dilakukan selama satu bulan sekali dalam rangka untuk melakukan tindakan-tindakan korektif serta untuk memastikan agar kebijakan yang diterapkan tepat sasaran
Pembinaan Moderasi Beragama di Desa Wonokerto Kecamatan Wonogiri Kabupaten Wonogiri Tahun 2022 Husnul Khotimah; Yusup Rohmadi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10088

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Bagaimana pembinaan moderasi beragama di Desa Wonokerto, (2) Kendala yang dihadapi dalam melaksanakan pembinaan moderasi beragama di Desa Wonokerto, (3) Solusi apa yang dilakukan dalam menghadapi kendala pembinaan moderasi beragama di desa Wonokerto Kecamatan Wonogiri Kabupaten Wonogiri tahun 2022? Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif. Bertempat di desa Wonokerto Kecamatan Wonogiri Kabupaten Wonogiri. Pada bulan Juli – Nopember 2022. Subyek dalam penelitian ini adalah Kepala Desa Wonokerto, Sedangkan Informan adalah Perangkat Desa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, sebagian Warga. Metode pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahan data dengan menggunakan triangulasi sumber. Analisis data dengan model interaktif dari Miles and Huberman, dimulai dengan pengumpulan data, reduksi data penyajian data dan penyimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Pembinaan moderasi beragama di desa Wonokerto kecamatan Wonogiri Kabupaten Wonogiri tahun 2022 dilakukan dengan cara (a) Perencanaan pembinaan yang dilakukan pada setiap awal tahun dan mengikut sertakan seluruh perangkat desa, (b) Dasar hukum yang digunakan dalam melakukan pembinaan antara lain UU desa, KMA no. 93. (c) Metode yang digunakan dalam pembinaan adalah memberikan contoh atau teladan, pembiasaan dan pemberian penjelasan; (d) Mengadakan evaluasi setiap 3, 6 bulan dan pada akhir tahun; (e) Interaksi sosial inter umat beragama dan antar umat beragama. (2) Kendala yang dihadapi dalam melaksanakan pembinaan moderasi beragama di desa Wonokerto Kecamatan Wonogiri Kabupaten Wonogiri tahun 2022 antara lain, latar belakang kehidupan masyarakat yang berbeda, tingkat pendidikan yang sangat heterogen serta tempat tinggal antara satu dukuh dengan dukuh yang lain merupakan kendala dalam pembinaan moderasi beragama, (3) Solusi yang dilakukan dalam menghadapi kendala pembinaan moderasi beragama di desa Wonokerto Kecamatan Wonogiri Kabupaten Wonogiri tahun 2022 adalah kerjasama dari berbagai pihak dalam setiap kegiatan yang diselenggarakan oleh desa atau kegiatan oleh masyarakat itu sendiri, misalnya hajatan, pengajian bagi kaum muslimin, kegiatan gereja bagi selain non muslim.
Pengelolaan Manajemen Sumber Daya Manusia Di Islamic Boarding School MAN 1 Surakarta Ananda Annas Darmastutie; Yusup Rohmadi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13157

Abstract

Pengelolaan sumber daya manusia (SDM) sering dilakukan dalam suatu organisasi, begitupun dalam pendidikan.Kegiatan pengelolaan sumber daya manusia dimulai dari perekrutan atau pengadaan, penempatan danpenugasan, pemeliharaan, pembinaan dan pengembangan. Pada intinya, manajemen SDM merupakan suatuperencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, pelaksanaan, dan pengawasan terhadap pengadaan,pengembangan, pemberian balas jasa, pengintegrasian, pemeliharaan, dan pemisahan tenaga kerja dalamrangka mencapai tujuan organisasi. Manajemen SDM dapat didefinisikan pula sebagai suatu pengelolaan danpendayagunaan sumber daya pada individu (pegawai). Pengelolaan dan pendayagunaan tersebut dikembangkansecara maksimal di dalam dunia kerja untuk mencapai tujuan organisasi dan pengembangan individu pegawai.Fokus penelitian ini mengkaji gambaran umum pengelolaan SDM pendidikan di Islamic Boarding School MAN ISurakarta Pada Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, pengumpulan data melaluiobservasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Fokus masalah penelitian dikembangkan menjadi beberapasubfokus, dengan hasil penelitian antara lain: 1) Sistem perekrutan sumber daya manusia sudah cukup baik; 2)Sistem penempatan SDM pendidikan cukup memadai; 3) Sistem pemeliharaan SDM pendidikan cukup baik danefektif; dan 4) Sistem pengembangan SDM pendidikan di MAN I Surakarta cukup baikKata Kunci: Manajemen, Sumber Daya manusia, Pendidikan