MIS Raudhatul Jannah, yang berlokasi di Serpong Utara, Tangerang Selatan, menghadapi tantangan dalam pengelolaan portofolio pembelajaran guru akibat minimnya pemanfaatan teknologi digital. Sebagian besar proses administrasi masih dilakukan secara manual, yang memperlambat evaluasi pembelajaran serta menyulitkan akses dan penyimpanan data. Selain itu, rendahnya literasi digital dan keterbatasan fasilitas teknologi menjadi kendala utama dalam penerapan sistem digital. Untuk mengatasi permasalahan ini, program pengabdian kepada masyarakat dirancang guna meningkatkan keterampilan guru dalam menyusun portofolio digital dengan Google Sites. Pelatihan ini bertujuan untuk menciptakan sistem portofolio yang lebih terstruktur, mudah diakses, serta mendukung efisiensi dalam evaluasi pembelajaran dan profesionalisme tenaga pendidik. Implementasi program ini menunjukkan hasil yang signifikan. Sebanyak 85% peserta berhasil memahami dan menerapkan Google Sites, memungkinkan mereka untuk mengunggah, menyusun, serta memperbarui portofolio secara mandiri. Pengelolaan portofolio menjadi 60% lebih efisien, menggantikan metode manual yang sebelumnya memakan waktu dan rentan terhadap kehilangan data. Selain itu, peningkatan aksesibilitas memungkinkan guru memperbarui materi kapan saja, sementara kepala madrasah dapat mengevaluasi kinerja guru lebih efektif. Sebagai langkah keberlanjutan, program ini merekomendasikan pelatihan lanjutan, integrasi Google Sites dengan sistem pembelajaran madrasah, serta pendampingan rutin. Dengan pendekatan ini, MIS Raudhatul Jannah dapat menjadi model dalam penerapan teknologi digital di madrasah, mendukung transformasi pendidikan menuju era digital, serta meningkatkan kualitas pembelajaran secara keseluruhan.