Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

E-Modul IPA Interaktif Berbasis Etnosains Lampung: Integrasi Budaya dalam Materi Getaran dan Gelombang Bella, Diana Okta; Latifah, Sri; Wati, Widya
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i4.1401

Abstract

Pembelajaran IPA di SMP masih menghadapi kendala. Khususnya pada materi IPA yang abstrak, seperti getaran dan gelombang. Bahan ajar yang diterapkan umumnya bersifat konvensional, kurang mengaitkan konsep dengan budaya lokal, dan minim memanfaatkan teknologi interaktif. Kondisi ini mengurangi keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, penelitian ini bertujuan mengembangkan e-modul fisika interaktif berbasis etnosains budaya Lampung dengan mengintegrasikan alat musik tradisional gambus lunik, serdam, dan talo balak. Metode penelitian Research and Development (R&D) model 4D yang dibatasi hingga tahap Develop. Populasi penelitian terdiri dari peserta didik kelas VIII SMP Negeri 21 Bandar Lampung, sampel uji coba kelompok kecil berjumlah 30 dan uji coba kelompok besar 95 peserta didik, serta melibatkan guru IPA sebagai responden. Data dikumpulkan melalui lembar validasi ahli materi dan media, angket respon guru dan peserta didik. Instrumen di validasi menggunakan skala Likert 5 poin. Teknik analisis data dengan menghitung persentase skor untuk menentukan kategori kelayakan dan kemenarikan produk. Hasil validasi menunjukkan kelayakan materi 91% dan media 85% (kategori sangat layak). Uji coba lapangan menghasilkan respon positif dari guru (97%) dan peserta didik (91%). Penelitian ini menunjukkan, e-modul yang dirancang tidak hanya valid dan menarik, tapi dapat menjadi alternative efektif dalam pengembangan bahan ajar IPA yang interaktif, kontekstual, dan sarat nilai budaya. Penelitian ini juga berpeluang bagi pengembangan lebih lanjut untuk topik fisika lain maupun budaya daerah lain sebagai inovasi pembelajaran IPA di era Kurikulum Merdeka.
Analisis Status Anak Angkat dan Anak Temuan serta Implikasinya dalam Perspektif Hukum Islam Wati, Widya; Hasan, Hamzah; Shuhufi, Muhammad
Al-Qawānīn: Jurnal Ilmu Hukum, Syariah, dan Pengkajian Islam Vol. 2 No. 1 (2025): Kajian Interdisipliner Hukum dan Pemikiran Islam
Publisher : Pusat Studi Hukum Islam (PSHI) YPI Shafal 'Ulum Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70193/alqawanin.v2i1.10

Abstract

Regenerasi merupakan salah satu tujuan perkawinan, namun tidak semua pasangan dapat memiliki keturunan. Untuk mengatasinya, salah satu jalan yang ditempuh adalah mengangkat anak, baik anak angkat yang memiliki nasab jelas maupun anak temuan yang terlantar. Dalam praktiknya, sering terjadi penyamaan kedudukan anak angkat dan anak temuan dengan anak kandung. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji status hukum anak angkat dan anak temuan serta implikasinya dalam hukum Islam. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan menelaah literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengangkatan anak diperbolehkan untuk tujuan pemeliharaan, pendidikan, dan pembiayaan hidup anak selama tidak memutus nasab dengan orang tua kandung. Sementara itu, memelihara anak temuan hukumnya fardhu kifayah, bahkan dapat menjadi fardhu ain jika kondisi anak membahayakan. Implikasi hukumnya terbatas pada hubungan pemeliharaan tanpa menciptakan hubungan nasab, kemahraman, maupun kewarisan.
UPAYA PEMBINAAN ANAK DIDIK OLEH LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK PERSPEKTIF MAQĀṢID AL-SYARĪ’AH (STUDI DI LPKA KELAS II TENGGARONG) Wati, Widya; Iswanto, Bambang; Syakur, Abdul
Mitsaq: Islamic Family Law Journal Vol 3 No 2 (2025): MITSAQ, VOLUME 3 NOMOR 2, 2025
Publisher : Fasya UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/jm.v3i2.10034

Abstract

Abstract: One of the factors, such as the lack of attention and parental involvement in educating, nurturing, and providing the rights of children, can result in the child committing criminal acts and eventually coming into contact with the law. Therefore, during their sentence, the Juvenile Correctional Institution, hereinafter referred to as the institution, plays a role in providing guidance to children who are in conflict with the law. This research is a qualitative study with a normative-empirical legal method, descriptive in nature, using a statutory approach. The data sources come from primary and secondary data. The data collection techniques used include observation, interviews, and documentation, with three procedures for data analysis: data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Based on the research findings, the efforts made by the Juvenile Correctional Institution Class II Tenggarong consist of religious guidance, education, skills/interests & talents, each manifested in several activities, providing the children's rights, fulfilling their needs, and offering healthcare services that encompass both physical and mental health. Secondly, from the perspective of Maqāṣid Al-Syarī’ah, there are three points of guidance by the Juvenile Correctional Institution Class II Tenggarong that are categorized as Dharuriyyat (essential needs), namely religious activities under the category of Hifdz al-din (preservation of religion), such as mandatory and voluntary communal prayers, BTQ (Qur'an reading), study of religious gatherings, and the Bible study. Then, healthcare services under the category of Hifdz nafs (preservation of life), which include providing nutritious food, rest periods, health check-ups, exercise, and counseling with psychologists. Lastly, education under the category of Hifdz aql’ (preservation of intellect), which includes formal education, package programs, and religious classes. Furthermore, activities related to skill development, interests, and talents fall under the category of Hajiyyat (complementary needs). Abstrak: Salah satu faktor seperti kurangnya perhatian dan peran orang tua dalam hal mendidik, mengasuh, dan pemberian hak-hak anak dapat mengakibatkan anak melakukan tindak pidana dan akhirnya berurusan dengan hukum. Sehingga selama menjalani masa pidananya, Lembaga Pembinaan Khusus Anak yang selanjutnya memiliki peran dalam memberikan pembinaan terhadap anak yang berkonflik dengan hukum tersebut. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode hukum normatif-empiris yang bersifat deskriptif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan (Statue Approach). Sumber data berasal dari data primer & sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta menggunakan tiga prosedur dalam menganalisis data, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, upaya yang diberikan oleh Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Tenggarong yaitu terdiri dari pembinaan keagamaan, pendidikan, keterampilan/minat & bakat yang masing-masing pembinaan diwujudkan dalam beberapa kegiatan, pemberian hak-hak anak binaan, pemenuhan kebutuhan yang dibutuhkan, serta layanan kesehatan yang melingkupi kesehatan fisik maupun kesehatan mental. Yang kedua, dalam perspektif Maqāṣid Al-Syarī’ah, terdapat tiga poin pembinaan oleh Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Tenggarong yang bersifat Dharuriyyat, yaitu kegiatan keagamaan sebagai kategori Hifdz al-din yaitu shalat fardhu dan sunnah berjamaah, BTQ, kajian majlis ta’lim dan kajian alkitab. Kemudian layanan kesehatan sebagai kategori Hifdz nafs yang meliputi pemberian makanan yang bergizi, pemberian waktu istirahat, periksa kesehatan, olahraga konseling dengan psikolog. Kemudian pendidikan sebagai kategori Hifdz aql’, meliputi pendidikan formal, kejar paket, dan kelas keagamaan. Selanjutnya ialah yang bersifat Hajiyyat mencakup kegiatan pengembangan keterampilan, minat dan bakat.
Peranan Media Komunikasi Online dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia pada Mahasiswa Jurusan Pertanian di Indonesia Dewi, Anita Candra; Taufik, M Alif; Jahar, Asvira Pebriani; Marzuqi, Safwan; Wati, Widya; Zera, Riswana
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

munikasi online memegang peranan penting dalam pembelajaran bahasa di Indonesia, khususnya bagi mahasiswa jurusan pertanian. Di era digitalisasi, platform online memberi siswa banyak kesempatan untuk meningkatkan keterampilan bahasa mereka di luar pengaturan kelas tradisional. Platform ini menawarkan berbagai sumber daya seperti situs web interaktif, program pertukaran bahasa virtual, dan aplikasi pembelajaran bahasa. Salah satu keuntungan utama dari media komunikasi online adalah kemampuan untuk terhubung dengan penutur asli dan pelajar bahasa dari seluruh dunia. Melalui program dan Forum pertukaran bahasa online, siswa jurusan pertanian dapat terlibat dalam percakapan real-time dengan penutur asli bahasa target, memungkinkan peningkatan kefasihan bahasa dan pemahaman budaya. Selain itu, platform online menawarkan berbagai sumber daya multimedia, seperti video, podcast, dan artikel online, yang membantu siswa mengembangkan keterampilan mendengarkan dan membaca pemahaman mereka. Sumber daya ini dapat secara keterampilan mendengarkan dan membaca pemahaman mereka. Sumber daya ini dapat secara khusus disesuaikan dengan kebutuhan dan minat siswa pertanian, memberi mereka konten bahasa yang relevan dan spesifik industri. Selain itu, media komunikasi online memberi siswa fleksibilitas untuk belajar dengan kecepatan dan kenyamanan mereka sendiri. Mereka dapat mengakses materi pembelajaran bahasa kapan saja, di mana saja, yang sangat menguntungkan bagi siswa pertanian yang mungkin memiliki jadwal sibuk atau berada di daerah terpencil. Kesimpulannya, media komunikasi online telah merevolusi pembelajaran bahasa bagi mahasiswa jurusan pertanian di Indonesia. Platform ini menawarkan pendekatan pembelajaran bahasa yang fleksibel, interaktif, dan personal, memungkinkan siswa untuk meningkatkan keterampilan bahasa mereka di lingkungan yang nyaman dan kaya budaya.
Pemetaan Miskonsepsi Mahasiswa Fisika pada Konsep Energi, Kinematika, dan Listrik Statis dengan Tes Disnogtik Four-Tier Wati, Widya
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 4 (2024): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v4i4.984

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola miskonsepsi mahasiswa pada konsep Energi, Kinematika, dan Listrik Statis menggunakan tes empat tingkat (four-tier test). Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan mengidentifikasi kategori miskonsepsi berdasarkan kombinasi jawaban, alasan, dan tingkat keyakinan mahasiswa. Data dianalisis untuk mengungkap distribusi enambelas kategori kombinasi pola jawaban four-tier pada masing-masing konsep. Hasil menunjukkan bahwa kategori BM1 (Pemahaman Kuat) mendominasi pada konsep Energi, sementara kategori M7 (Miskonsepsi Kuat) lebih banyak ditemukan pada Kinematika dan Listrik Statis. Selain itu, kategori unik seperti BM3 (Ragu pada Jawaban 2) dan M4 (Miskonsepsi Parsial) hanya muncul pada Listrik Statis, yang mengindikasikan tantangan konseptual yang lebih kompleks. Temuan ini menekankan perlunya strategi pembelajaran berbasis diagnostik untuk mengatasi miskonsepsi, terutama pada konsep-konsep yang lebih sulit seperti Kinematika dan Listrik Statis. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami pola miskonsepsi mahasiswa dan implikasinya terhadap pembelajaran fisika.
Determining the Quality of Laying Parent Duck Seeds Using the SAW Method Wati, Widya; Yusfrizal, Yusfrizal; Simanjutak, Magdalena
International Journal of Informatics, Economics, Management and Science Vol 3 No 1 (2024): IJIEMS (January 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Jayakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52362/ijiems.v3i1.1238

Abstract

The selection of laying ducks on a farm is an important step for the continuity of activities in it. Increasing the selection of laying ducks requires quality standards to measure its success. This increase uses a simple additive weighting (saw) method in a decision support system. The increase in the selection of laying ducks is based on several criteria that have been applied, including the age of the ducks, the weight of the ducks, the shape of the duck feathers, and the shape of the duck wings. The results of this study indicate that the proposed model can be used properly in carrying out the selection of parent ducks for laying eggs. The SAW method is able to produce decisions in the form of the best alternative that can be used to assist decision makers. so that it can assist in the selection of broodstock ducks in an ordinary or intensive farm.