Claim Missing Document
Check
Articles

Enhancing numeracy literacy through algebra learning materials: A vocational high school context Hapsari, Tiara; Rif’at, Mohamad; Kusumastuti, Nilamsari
Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 16 No 1 (2025): Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Islam Raden Intan Lampung, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajpm.v16i1.27935

Abstract

Purpose: This study aims to develop algebra teaching materials based on numeracy literacy to enhance vocational high school students’ understanding of mathematical concepts and their ability to solve contextual problems.Method: The research used a qualitative research and development approach following the ADDIE model, which includes five stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. Data were collected through interviews, expert validation sheets, questionnaires, and numeracy literacy tests administered to tenth-grade students.Findings: The analysis stage revealed that only 44 percent of students met the minimum standard of numeracy literacy. After the implementation of the developed materials, 71.8 percent of students achieved the Minimum Mastery Criteria (KKM), indicating improved performance. Expert validation yielded a score of 81.67, suggesting high validity. Students also gave positive responses, with average ratings of 80.67 percent for content, design, and language.Significance: The study demonstrates that algebra teaching materials designed through a structured development model and grounded in numeracy literacy can significantly improve student learning outcomes in vocational education. These materials help bridge the gap between theoretical concepts and real-world application, supporting national educational goals related to the Minimum Competency Assessment (AKM) and preparing students for professional environments.
Complexity of Graphs with Wheel Graph and Fan Graph as their Blocks Alexander, Alexander; Fran, Fransiskus; Kusumastuti, Nilamsari
JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) Vol 9, No 4 (2025): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jtam.v9i4.32776

Abstract

The complexity of a graphs remains an active area of research within graph theory. Let G be an undirected connected graph. Graph G is said as a non-separable graph if it does not have cut-vertex. A maximal non-separable subgraph of graph G is called a block of G. Every connected graph G has at least one spanning tree. The complexity of the graph G is the number of spanning trees in G, denoted by τ(G), and can be determined using the matrix tree theorem. The matrix used in this theorem is the Laplacian matrix, which related to the number of spanning trees in a graph. This research aims to formulate the complexity of graphs with wheel graph W_n and fan graph F_n as their blocks. The focus of this research is on graphs whose blocks are wheel graph W_n and fan graph F_n, specifically the m-wheel graph W_(n,m), the dragonfly graph 〖Dg〗_n, and the generalized dragonfly graph 〖Dg〗_n^((3,3) ). This study utilizes a qualitative and theoretical approach grounded in mathematical analysis. It involves a thorough review of relevant books and journal articles. The theoretical contributions of this research include deeper understanding about complexity of graph and elucidating the relationship between the complexity of graphs and their blocks. In this research, the complexity of graphs is determined using the matrix tree theorem, which involves calculating the cofactor of the Laplacian matrix. Based on τ(W_n ) and τ(F_n ), the results obtained in this study are τ(W_(n,m) )=(τ(W_n ))^m, τ(〖Dg〗_n )=(τ(F_(n+2) ))^2 and  τ(〖Dg〗_n^((3,3) ) )=(τ(F_(n+2) ))^3 . The results of this study show that the complexity of a graph is related to the complexity of its blocks.
Model Integrasi Fuzzy Servqual-Ipa Dalam Analisis Kualitas Layanan Bandara Supadio Prihandono, Bayu; Nilamsari Kusumastuti
Jurnal Derivat: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Derivat (Agustus 2025)
Publisher : Pendidikan Matematika Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/j.derivat.v12i2.7796

Abstract

Airports serve as strategic transportation nodes that significantly contribute to regional economic development. Ensuring service quality is therefore essential not only for enhancing passenger satisfaction but also for strengthening institutional competitiveness and reputation. Traditional service quality assessments in airports have predominantly relied on quantitative indicators, which are often insufficient to capture subjective and qualitative dimensions such as passenger perceptions and preferences. This study proposes an integrated evaluation framework combining Fuzzy SERVQUAL and Importance Performance Analysis (IPA) to provide a more comprehensive assessment of service quality at Supadio Airport. The Fuzzy SERVQUAL method quantifies passenger satisfaction by addressing the inherent vagueness of human judgment, while IPA identifies critical service attributes requiring managerial attention. Empirical findings indicate that, although the perceived service quality falls short of passenger expectations, the negative gaps remain relatively minor (greater than -5), suggesting that Supadio Airport’s services are approaching the desired standard. The integration of Fuzzy SERVQUAL and IPA not only enhances the robustness of service quality measurement but also generates actionable insights for prioritising improvement strategies. This contribution demonstrates the methodological value of hybrid models in addressing multidimensional service quality issues and provides practical implications for airport management seeking to optimise service delivery and competitiveness. Keywords: Fuzzy Inference, Service Quality, Mass Transportation
OPTIMASI KEUNTUNGAN DALAM PRODUKSI KIMBAB DENGAN PEMODELAN KARUSH KUHN TUCKER (Studi Kasus : Home Industry Kimbab Nyami) Sari, Weni Kartika; Kusumastuti, Nilamsari; Noviani, Evi
BIMASTER : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 14, No 3 (2025): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v14i3.95123

Abstract

Kimbab Nyami merupakan home industry yang memproduksi dan memasarkan kimbab dengan berbagai isian dan varian rasa. Usaha tersebut memproduksi 6 jenis kimbab yaitu kimbab original, kimbab haikeng, kimbab sosis, kimbab nugget, kimbab ayam dan kimbab crabstik. Dalam proses produksi kimbab, jumlah produk yang diproduksi tidak selalu sesuai dengan jumlah ketersediaan bahan baku yang ada sehingga pengeluaran biaya untuk produksi dapat berdampak pada keuntungan yang diperoleh. Permasalahan ini terjadi karena perencanaan produksi yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jumlah produksi yang optimal perhari berdasarkan bahan baku yang tersedia agar diperoleh keuntungan yang optimal. Salah satu pengembangan model optimasi yang dapat diterapkan untuk menentukan kondisi optimal produksi dengan mempertimbangkan kendala bahan baku adalah pemodelan Karush Kuhn Tucker (KKT). Dalam penerapannya, fungsi tujuan dan batasan produksi disusun ke dalam sistem persamaan melalui syarat KKT. Selanjutnya, permasalahan diselesaikan menggunakan metode simpleks. Karena solusi yang dibutuhkan dalam penelitian ini harus berupa bilangan bulat, proses perhitungan selanjutnya dilakukan dengan menggunakan metode branch and bound. Setelah memperoleh solusi, langkah terakhir adalah melakukan substitusi nilai variabel keputusan (x) dan pengali Lagrange (λ) ke dalam fungsi Lagrange. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh jumlah produksi per hari pada usaha Kimbab Nyami adalah kimbab original sebanyak 8 gulung, Kimbab haikeng sebanyak 45 gulung, kimbab sosis sebanyak 13 gulung, kimbab nugget sebanyak 13 gulung, kimbab ayam sebanyak 8 gulung dan kimbab crabstik sebanyak 55 gulung dengan total produksi selama satu hari sebanyak 142 kimbab dan keuntungan yang diperoleh sebesar Rp435.279 per hari.
PENERAPAN FUNGSI TRANSPOSISI MODULO TERHADAP PERPINDAHAN NADA DASAR PADA TANGGA NADA DIATONIS MAYOR Lestari, Kornelia Anggun; Kusumastuti, Nilamsari; Fran, Fransiskus
BIMASTER : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 12, No 4 (2023): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v12i4.68322

Abstract

Musik adalah bunyi yang diatur sedemikian rupa sehingga menyenangkan atau menarik untuk didengarkan. Suara manusia terbagi dalam beberapa jenis yaitu sopran, mezzosopran, alto, tenor, bariton dan bass. Jenis suara menentukan range nada atau tangga nada yang dapat dijangkau. Untuk dapat menyanyikan lagu dengan baik dapat dilakukan transposisi nada dasar agar suara penyanyi dan akor yang dimainkan seimbang. Tujuan transposisi adalah menaiktkan dan menurunkan nada atau menentukan nada dasar sebuah lagu agar akor yang dimainkan pada alat musik iringan dapat sesuai sesuai dengan jangkauan nada penyanyi. Tangga nada yang biasa dimainkan ialah tangga nada diatonis mayor dan tangga nada diatonis minor. Tangga nada diatonis mayor memiliki 7 nada pokok (C, D, E, F, G, A, B) dengan interval 1 1 ½ 1 1 1 ½ . Penelitian ini bertujuan mentransposisikan nada dasar pada lagu diatonis mayor, mencari akor baru terhadap perpindahan nada dasar pada tangga nada menggunakan fungsi transposisi modulo, dan menyusun akor-akor yang sudah ditransposisi. Langkah awal yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu mengubah nada ke dalam bentuk bilangan bulat (integer model of pitch), misalnya nada C diubah ke dalam bentuk integer model of pitch menjadi bilangan 0. Selanjutnya menerapkan fungsi transposisi modulo untuk mentransposisikan nada dasar dan mencari susunan akor yang baru. Langkah selanjutnya melakukan transposisi nada dasar pada lagu Haec Dies yang memiliki nada dasar G#. Dari penelitian ini dihasilkan perpindahan nada dasar dari G# ke nada dasar A, A#, dan B beserta susunan akor yang baru sesuai nada dasar.  Kata Kunci: akor, diatonis minor, integer model of pitch
PENENTUAN REKOMENDASI LAPTOP MACBOOK BEKAS DENGAN BASISDATA FUZZY MODEL TAHANI Febrianto, Arif; Kusumastuti, Nilamsari; Pasaribu, Meliana
BIMASTER : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 13, No 2 (2024): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v13i2.76954

Abstract

Permasalahan yang sering dihadapi ketika membeli laptop adalah kebingungan menentukan pilihan yang sesuai dengan keinginan. Untuk itu, diperlukan sistem pendukung keputusan yang dapat merekomendasikan laptop sesuai keinginan yang diperoleh menggunakan basisdata yang memanfaatkan logika fuzzy untuk mengantisipasi pemanipulasian data ataupun query (proses permintaan informasi) yang ambigu. Oleh sebab itu, pada penelitian ini dibahas mengenai penentuan rekomendasi Macbook bekas pada Iriz Techno Pontianak menggunakan basisdata fuzzy model tahani yang datanya diambil pada tanggal 9 Mei 2023. Langkah awal penelitian dimulai dengan mengkonstruksikan data ke basisdata fuzzy dengan 10 variabel. Setiap variabel memiliki himpunan fuzzy yang memiliki fungsi keanggotaan untuk proses fuzzifikasi (mengubah data numerik ke himpunan fuzzy). Himpunan fuzzy digunakan sebagai kriteria masukan yang dipilih untuk penentuan derajat keanggotaan dari setiap variabel. Selanjutnya ditentukan derajat keanggotaan dan fire strength dari setiap laptop yang diperoleh dari pengoperasian pada derajat keanggotaan seluruh variabel sesuai kriteria. Selanjutnya penyusunan rekomendasi berdasarkan nilai fire strength terbesar hingga terkecil. Hasil perhitungan dari contoh kasus dengan kriteria masukan yaitu tahun pembuatan baru, kecepatan Processor cepat, RAM besar, kecepatan RAM cepat, storage besar, kecepatan storage read dan write cepat, dan dengan tipe Air dan anggaran 10 juta rupiah dan tidak memilih Processor diperoleh 11 buah rekomendasi laptop.  Kata Kunci : Sistem Pendukung Keputusan, Query, Fire strength
PENERAPAN SISTEM LINEAR MAKS-PLUS INTERVAL WAKTU INVARIAN PADA PRODUKSI SOFA DI FEBBRY MEBEL YB, Verasiska.; Kusumastuti, Nilamsari; Pasaribu, Meliana
BIMASTER : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 12, No 4 (2023): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v12i4.70080

Abstract

Febbry Mebel merupakan salah satu industri mebel yang memproduksi produk sofa dan tempat tidur dengan menggunakan bahan utama kayu. Banyaknya permintaan pembuatan sofa, terkadang pihak mebel harus dapat memperkirakan berapa banyak waktu yang diperlukan dalam sekali produksi sofa dan berapa sofa yang dapat diproduksi dalam waktu satu minggu dengan asumsi bahwa bahan baku pembuatan sofa dianggap selalu ada. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan serta menganalisis output sistem berdasarkan input sistem ke dalam sistem linear maks-plus interval waktu invarian autonomous (SLMIIA). Dalam penelitian ini, data utama yang digunakan adalah dari sistem produksi sofa Romeo yang terdiri dari tujuh unit pemrosesan. Data berupa langkah proses pembuatan sofa dan waktu pada setiap unit pemrosesan kemudian dibentuk ke dalam model matematika sistem produksi sofa, selanjutnya dilakukan analisis input-output menggunakan sistem linear maks-plus interval waktu invarian autonomous (SLMIIA). Hasil penelitian menunjukan bahwa waktu penyelesaian produksi untuk satu sofa adalah paling cepat 780 menit atau 13 jam 0 menit dan paling lambat 1.125 menit atau 18 jam 45 menit, sedangkan dalam waktu satu minggu Febbry Mebel bisa melakukan paling sedikit lima kali produksi dan paling banyak delapan kali produksi, saat aktivitas produksi dilaksanakan dengan maksimal.  Kata Kunci : Aljabar Maks-Plus, Sistem Produksi, Analisis Input-output, Autonomous.
PENENTUAN STRATEGI PEMASARAN OPTIMUM DENGAN MENGGUNAKAN TEORI PERMAINAN (Studi Kasus Persaingan Perusahaan Otomotif PT. Astra Honda Motor (AHM) dan PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM)) Putri, Dhea Veronica; Fran, Fransiskus; Kusumastuti, Nilamsari
BIMASTER : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 14, No 3 (2025): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v14i3.93198

Abstract

Meningkatnya permintaan terhadap sepeda motor menjadi pendorong bagi perusahaan otomotif untuk secara berkelanjutan mengembangkan inovasi produk dalam rangka menarik perhatian konsumen. Selain menghadirkan berbagai varian produk, perusahaan juga menerapkan beragam strategi pemasaran, mulai dari penetapan harga yang bersaing, peningkatan kualitas pelayanan, pemilihan lokasi strategis, pemberian garansi produk, diskon, hingga promosi. Di Indonesia, khususnya di Provinsi Kalimantan Barat, Kabupaten Mempawah, terdapat dua perusahaan otomotif yang bersaing ketat, yaitu PT. Astra Honda Motor (AHM) dan PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran yang diterapkan oleh kedua perusahaan dengan menggunakan pendekatan teori permainan. Teori permainan merupakan metode matematis yang digunakan untuk merumuskan dan menganalisis situasi persaingan serta konflik antara berbagai kepentingan. Data diperoleh dari pengisian kuesioner dan wawancara kepada 40 reponden dari 3 Desa/Kelurahan yaitu Desa Sungai Bakau Kecil, Desa Sungai Bakau Besar Laut dan Sungai Pinyuh. Validitas dan reliabilitas data diuji untuk memastikan bahwa instrument penelitian memiliki tingkat keandalan yang tinggi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh pertanyaan dalam kuesioner valid dan reliabel. Hasil analisis menunjukkan bahwa PT. Astra Honda Motor (AHM) menerapkan strategi pemasaran berbasis kualitas produk, dengan nilai titik pelana sebesar 4. Sementara itu, PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) mengandalkan garansi produk sebagai strategi utama, dengan nilai titik pelana yang sama, yaitu 4. Berdasarkan teori permainan dengan strategi murni, diperoleh nilai titik pelana karena nilai maksimin sama dengan nilai minimaks. Oleh karena itu, strategi murni dapat dianggap sebagai strategi optimal bagi kedua perusahaan.
Perbandingan Solusi Masalah Transportasi Menggunakan Metode Modified ASM, Improved Zero Point dan Sirisha-Viola Sesaria Dewi Simorangkir, Jesicha Elisabeth; Prihandono, Bayu; Kusumastuti, Nilamsari
BIMASTER : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 13, No 2 (2024): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v13i2.77238

Abstract

Permasalahan transportasi merupakan proses penyaluran produk dari beberapa sumber ke beberapa tujuan untuk meminimumkan biaya distribusi. Biaya distribusi mencakup biaya penyimpanan, biaya pengiriman, biaya administrasi dan biaya lainnya yang terkait dengan proses distribusi. Dalam menyelesaikan masalah transportasi membutuhkan metode transportasi. Adapun metode transportasi yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Modified ASM, Improved Zero Point, dan Sirisha-Viola. Karena terdapat perbedaan dalam proses penyelesaian sehingga pada penelitian ini ingin mengetahui mana metode yang lebih efisien dalam menyelesaikan masalah transportasi tak seimbang menggunakan data sekunder dari PT. X Padalarang yang merupakan perusahan produk alat kesehatan di Padalarang. Langkah-langkah yang digunakan dalam menyelesaikan masalah transportasi dengan memformulasikan masalah transportasi dari data yang sudah diperoleh, kemudian menyeimbangkan masalah transportasi serta membuat tabel transportasi. Setelah itu menentukan solusi optimal menggunakan metode Modified ASM, Improved Zero Point, dan Sirisha-Viola. Berdasarkan hasil perhitungan yang diperoleh metode Modified ASM dan Improved Zero Point lebih efisien dalam menentukan solusi optimal dengan menghasilkan biaya distribusi sebesar Rp. tanpa perlu perbaikan tabel sedangkan metode Sirisha-Viola kurang efisien dimana hasil biaya distribusi yang diperoleh sebesar Rp.  sehingga perlu dilakukan perbaikan tabel.  Kata Kunci:   Biaya distribusi, pendistribusian, solusi optimal, efisien.
PERBANDINGAN SOLUSI NUMERIK METODE SIMPSON 3/8 DAN METODE ROMBERG PADA PENYELESAIAN INTEGRAL TENTU Juniati, Evi; Prihandono, Bayu; Kusumastuti, Nilamsari
BIMASTER : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 14, No 4 (2025): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v14i4.99127

Abstract

Integrasi numerik merupakan salah satu metode yang digunakan untuk menghitung persoalan integral. Penelitian ini membahas perbandingan dua metode numerik, yaitu metode Simpson 3/8 dan metode Romberg dalam menyelesaikan persoalan integral tentu. Metode Simpson 3/8 merupakan pengembangan dari metode Newton-Cotes yang menggunakan pendekatan polinom derajat tiga, sedangkan metode Romberg merupakan penerapan dari ekstrapolasi Richardson yang memperbaiki akurasi hasil integrasi dengan pendekatan berulang. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui metode terbaik antara metode Simpson 3/8 dan metode Romberg berdasarkan tingkat keakuratan galatnya pada beberapa fungsi integral tentu. Langkah awal dalam penelitian yaitu mencari nilai integrasi dari beberapa fungsi integral tentu dengan metode Simpson 3/8 dan metode Romberg sehingga diperoleh masing-masing nilai hampirannya. Selanjutnya dicari nilai galat estimasi dan galat absolut dengan membandingkan nilai integrasi dari kedua metode dengan nilai eksak. Pada lima fungsi integral yang diberikan, diperoleh hasil pada soal kedua, galat absolut metode Simpson 3/8 sebesar 0.2838 dan Romberg sebesar 0.0004. Pada soal ketiga, galat absolut metode Simpson 3/8 sebesar 0.000576 dan Romberg sebesar 0.000108. Pada soal keempat, galat absolut metode Simpson 3/8 sebesar 0.000848 dan Romberg sebesar 0.000002. Kemudian dari kelima persoalan integral, metode Simpson 3/8 memiliki galat estimasi yang lebih besar dibandingkan dengan metode Romberg. Hasil penelitian dengan 8 subinterval menunjukkan bahwa metode Romberg lebih akurat dibandingkan dengan metode Simpson 3/8.