Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN METODE K-MEANS++ DALAM PENENTUAN TOPIK SKRIPSI MAHASISWA BERDASARKAN NILAI MATA KULIAH Prasetio, Rian; Yudhi, Yudhi; Kusumastuti, Nilamsari
BIMASTER : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 14, No 4 (2025): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v14i4.98428

Abstract

Pemilihan topik skripsi merupakan langkah penting bagi mahasiswa dalam menentukan fokus utama penelitian yang akan dilakukan. Proses ini dapat menjadi tantangan karena melibatkan pencocokan antara keahlian, minat, dan potensi individu. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan ini adalah membentuk klasterisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengelompokan topik skripsi berdasarkan nilai mata kuliah yang sudah diambil dan dilakukan uji validasi untuk merekomendasikan topik skripsi berdasarkan hasil klasterisasi. Dalam penelitian ini, digunakan algoritma K-Means++ untuk mengelompokkan mahasiswa berdasarkan nilai akademik, khususnya rumpun ilmu yang menjadi rujukan pemilihan topik skripsi. Data yang diperoleh berasal dari akademik FMIPA Universitas Tanjungpura dengan menggunakan 43 data mahasiswa matematika 2021. Menggunakan metode Elbow untuk menentukan jumlah klaster. Mencari centroid pertama secara acak dan centroid awal lain menggunakan algoritma K-Means++ dan menggeser centroid dengan iterasi hingga konvergen serta uji validasi menggunakan DBI. Dari hasil perhitungan diperoleh 4 klaster, dengan kombinasi dari klaster 1 menunjukkan minat pada statistika, komputasi dan terapan, klaster 2 menunjukkan minat pada analisis, komputasi dan terapan, klaster 3 menunjukkan minat komputasi dan matematika terapan dan klaster 4 menunjukkan minat pada analisis dan komputasi terapan. Dari hasil uji validasi, menggunakan uji Elbow dan DBI diperoleh nilai terbaik berada pada k=4 dengan nilai uji elbow mengalami penurunan pada k=4 dan nilai uji DBI pada k=4 adalah 1,15. Hal ini menunjukkan bahwa pengelompokan dengan 4 klaster memberikan kualitas klasterisasi terbaik dibandingkan klaster lain.
PENENTUAN BANYAKNYA POHON PERENTANG MENGGUNAKAN TEOREMA POHON MATRIKS Fikadila, Lisa; Kusumastuti, Nilamsari; Pasaribu, Meliana
BIMASTER : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 13, No 2 (2024): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v13i2.77239

Abstract

Setiap graf terhubung G pasti memuat pohon perentang T, yaitu subgraf dari G yang berupa pohon dan memuat semua titik G. Banyaknya pohon perentang dari graf G adalah berhingga. Dalam penelitian ini dibahas terkait penentuan banyaknya pohon perentang dari graf G dengan menggunakan teorema pohon matriks. Suatu graf bisa direpresentasikan menjadi bentuk matriks, seperti matriks derajat (D), matriks ketetanggaan (A), dan matriks Laplacian (L). Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menganalisis matriks Laplacian (L) dan membuktikan teorema pohon matriks. Matriks L adalah selisih antara matriks D dan A dengan matriks D dan A ialah matriks hasil representasi dari graf G. Matriks L ini dapat digunakan pada teorema pohon matriks untuk mencari banyaknya pohon perentang dari graf G, yaitu dengan mencari nilai sebarang kofaktor dari matriks L. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa teorema pohon matriks bisa digunakan untuk mencari banyaknya pohon perentang dari graf G dengan graf G merupakan graf sederhana terhubung dan graf tak berarah, sehingga banyaknya pohon perentang dari graf G ialah sama dengan nilai sebarang kofaktor dari matriks L.  Kata Kunci : representasi graf, matriks Laplacian, kofaktor.
DETERMINAN MATRIKS ADJACENCY PADA PAN GRAPH Adrianto, Adrianto; Fran, Fransiskus; Kusumastuti, Nilamsari
BIMASTER : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 14, No 5 (2025): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v14i5.99261

Abstract

Penelitian ini membahas determinan matriks adjacency pada pan graph T_(n,1) adalah graf yang terbentuk dari graf cycle C_n yaitu graf sederhana berderajat dua di setiap titik sudutnya dan graf singleton K_1 yaitu suatu graf yang hanya memiliki satu simpul tunggal yang tidak memiliki koneksi dengan simpul lain, kemudian menambahkan satu sisi penghubung. Matriks adjacency merepresentasikan hubungan antar simpul dalam bentuk matriks. Tujuan penelitian ini untuk menentukan bentuk umum matriks adjacency T_(n,1), menghitung determinan matriks adjacency T_(n,1) untuk n=3,4,"¦,10, serta merumuskan dan membuktikan nilai dan pola determinan matriks adjacency T_(n,1). Langkah-langkah yang digunakan meliputi pembentukan matriks adjacency berdasarkan struktur graf, perhitungan determinan melalui matriks blok dan ekspansi kofaktor, serta pembuktian pola menggunakan induksi matematika. Hasil menunjukkan bahwa determinan memiliki pola tertentu yang bergantung pada simpul graf tersebut. Penelitian ini berhasil menentukan pola determinan matriks adjacency dari T_(n,1)
KESEHATAN DI PROVINSI KALIMANTAN BARAT DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS REGRESI MULTIVARIAT Tambunan, Ayu Oktavia; Yundari, Yundari; Kusumastuti, Nilamsari
BIMASTER : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 14, No 3 (2025): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v14i3.95939

Abstract

Indikator kesehatan memiliki peran penting dalam menggambarkan taraf kesejahteraan hidup masyarakat. Dalam penelitian ini, gambaran kondisi kesehatan dilihat melalui tiga indikator utama, yaitu angka kematian bayi (Y_1), angka harapan hidup (Y_2), serta persentase status gizi buruk (Y_3). Berdasarkan data angka harapan hidup, Kalimantan Barat berada pada posisi ke-16 dari total 38 provinsi di Indonesia, yang mencerminkan kualitas kesehatan penduduknya. Kondisi ini juga berkontribusi terhadap pemahaman menyeluruh mengenai kesehatan masyarakatnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kondisi kesehatan masyarakat dengan menggunakan metode analisis regresi multivariat. Beberapa variabel independen yang dianalisis mencakup persentase rumah tangga yang memiliki jamban pribadi, bayi yang menerima ASI eksklusif, persalinan yang ditangani tenaga medis, serta kepadatan penduduk di wilayah masing-masing. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS), Profil Kesehatan Kalimantan Barat, serta hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) tahun 2022. Proses analisis dilakukan secara bertahap, mulai dari uji normalitas, penghitungan parameter model, hingga pengujian signifikansi baik secara simultan maupun parsial untuk setiap variabel. Hasil temuan menunjukkan bahwa seluruh variabel bebas memberikan dampak yang signifikan terhadap indikator-indikator kesehatan yang diteliti. Kenaikan angka kematian bayi terbukti berkaitan dengan penurunan persentase rumah tangga yang menggunakan jamban pribadi, pemberian ASI eksklusif, persalinan oleh tenaga medis, serta kepadatan penduduk. Meningkatnya angka harapan hidup dipengaruhi oleh meningkatnya persentase bayi diberi ASI eksklusif dan persalinan oleh tenaga medis serta mengakibatkan menurunnya persentase penggunaan jamban pribadi dan kepadatan penduduk. Meningkatnya gizi buruk disebabkan oleh minimnya persentase rumah tangga yang menggunakan jamban pribadi, rendahnya pemberian ASI eksklusif pada bayi, kurangnya persalinan oleh tenaga medis, serta rendahnya kepadatan penduduk. Model regresi yang diperoleh dari penelitian ini memberikan informasi kuantitatif yang dapat dijadikan dasar dalam penyusunan strategi kebijakan publik di bidang kesehatan secara lebih efektif.
KETERKAITAN ANTARA SIFAT KOMPAK, KOMPAK SEKUENSIAL DAN BOLZANO-WEIERSTRASS PADA RUANG METRIK Lauren, Nover; Kusumastuti, Nilamsari; Prihandono, Bayu
BIMASTER : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 14, No 5 (2025): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v14i5.99672

Abstract

Dalam analisis matematika, konsep jarak memainkan peranan penting dalam memahami sifat dan struktur dari suatu himpunan. Konsep jarak yang selama ini diketahui dalam kehidupan sehari-hari seperti tidak bernilai negatif, identitas yang sama, simetris, dan memenuhi pertidaksamaan segitiga, digeneralisasikan menjadi suatu konsep metrik. Suatu himpunan tak kosong yang dilengkapi dengan metrik disebut dengan ruang metrik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sifat-sifat pada ruang metrik yaitu kompak, kompak sekuensial, dan Bolzano-Weierstrass pada ruang metrik kemudian melihat keterkaitan di antara sifat-sifat tersebut. Metode yang dilakukan dalam menganalisis keterkaitan sifat-sifat tersebut, adalah mempelajari dan memahami materi dasar, seperti aksioma-aksioma ruang metrik, himpunan terbuka dan himpunan tertutup, barisan dalam ruang metrik, dan liput himpunan. Dari hasil analisis itu diperoleh keterkaitan diantara kompak, kompak sekuensial, dan Bolzano-Weierstrass yaitu bersifat ekuivalen. Hal yang diperoleh yakni, jika ruang metrik X kompak maka X mempunyai sifat Bolzano-Weierstrass, ruang metrik X mempunyai sifat Bolzano-Weierstrass jika dan hanya jika X kompak sekuensial, dan ruang metrik X kompak jika hanya jika X kompak sekuensial.
ANALISIS KESENJANGAN UPAH ANTAR GENDER DI KALIMANTAN BARAT TAHUN 2021 MENGGUNAKAN METODE DEKOMPOSISI BLINDER-OAXACA Setyowati, Artini; Huda, Nur’ainul Miftahul; Kusumastuti, Nilamsari
BIMASTER : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 13, No 2 (2024): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v13i2.77002

Abstract

Kesenjangan upah antar gender adalah salah satu isu penting di dunia. Metode dekomposisi Blinder-Oaxaca dapat digunakan untuk menghitung kesenjangan upah antar gender karena dapat mengukur perbedaan antara kelompok yang disebabkan oleh perbedaan karakteristik. Metode ini mendekomposisikan penyebab kesenjangan upah menjadi dua bagian, yaitu perbedaan karakteristik antara laki-laki dan perempuan yang dapat diamati atau dijelaskan (explaind), seperti pendidikan dan faktor yang tidak dapat dijelaskan (unexplained). Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengukur seberapa besar kesenjangan upah di Provinsi Kalimantan Barat pada tahun 2021 dan menganalisis variabel-variabel yang mempengaruhi fenomena tersebut. Untuk mengukur kesenjangan upah antar gender, langkah pertama adalah menentukan variabel karakteristik yang digunakan. Kemudian, estimasi upah untuk masing-masing gender dihitung secara terpisah. Hasil dari estimasi upah masing-masing gender digunakan sebagai dasar untuk menghitung kesenjangan upah antar gender menggunakan metode dekomposisi Blinder-Oaxaca, dengan menentukan nilai E (explained) yaitu nilai perbedaan yang disebabkan oleh faktor yang dapat diamati dan menentukan nilai D (Diskriminasi). Berdasarkan hasil dan pembahasan diperoleh rata-rata upah yang diterima pekerja laki-laki sebesar Rp2.212.577,908 dan rata-rata upah pekerja perempuan sebesar Rp1.882.086,622. Sehingga terdapat kesenjangan upah sebesar Rp330.491,286. Dari total kesenjangan upah, 64,19% disebabkan oleh faktor explaind dan 35,81% disebabkan oleh faktor diskriminasi, dan variabel yang berpengaruh terjadinya kesenjangan upah adalah variabel perkawinan, status dalam rumah tangga, pendidikan, status pekerjaan, jam kerja, pengalaman kerja, dan jenis lembaga.  Kata Kunci : Kesenjangan upah, Dekomposisi Blinder-Oaxaca, Gender
ANALISIS DISKRIMINAN LINEAR ROBUST PADA PENGKLASIFIKASIAN BERAT BAYI LAHIR DENGAN METODE WINSORIZED MODIFIED ONE-STEP M-ESTIMATOR Silvia, Elma; Yundari, Yundari; Kusumastuti, Nilamsari
BIMASTER : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 14, No 4 (2025): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v14i4.99120

Abstract

Analisis diskriminan adalah suatu metode yang digunakan dalam mengklasifikasi suatu objek ke dalam kelompok berdasarkan dengan variabel bebasnya. Metode ini harus memenuhi asumsi dasar analisis diskriminan yaitu uji sebaran multivariat dan uji homogenitas matriks varians-kovarians, metode analisis ini juga sangat mudah terpengaruh terhadap data yang mengandung pencilan sehingga membuat asumsi menjadi tidak terpenuhi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengklasifikasi berat badan bayi baru lahir, yang mana menurut organisasi kesehatan dunia (WHO) berat badan bayi ini dapat dikelompokan menjadi 2 yaitu bayi berbobot lahir rendah (≤2500 g) dan bayi berbobot lahir normal (>2500 g), menggunakan analisis diskriminan linear robust dengan metode winsorized modified one-step M-estimator (WMOM). WMOM bekerja dengan cara mengganti nilai yang lebih dari batas atas atau kurang dari batas bawah berdasarkan kriteria pemangkasan Modified one step M-estimator (MOM), dimana metode ini dapat mengatasi pencilan pada data. Dalam penelitian ini data yang digunakan adalah data berat badan bayi yang baru lahir dan variabel-variabel yang mewakili kondisi ibu ketika hamil di Kecamatan Jawai tahun 2023-2024. Berdasarkan hasil dari klasifikasi menunjukan bahwa dari 9 bayi pada waktu lahir mempunyai berat bayi lahir rendah diklasifikasi 4 diantaranya diprediksikan akan masuk ke dalam kelompok bayi berbobot lahir normal dan sebaliknya dari 78 bayi pada waktu lahir mempunyai berat bayi normal didapat 20 diantaranya diprediksikan akan masuk ke dalam kelompok bayi berbobot lahir rendah. Tingkat akurasi klasifikasi yang diperoleh sebesar 72,41% dengan nilai APER sebesar 27,59%, dan hasil uji statistik press"™s Q menunjukan bahwa klasifikasi yang dilakukan secara konsisten.
ANALISIS AKAR-AKAR PERSAMAAN KUBIK BERDASARKAN KOEFISIEN PERSAMAAN CARDANO Nurtaniyahya, Ilham; Kusumastuti, Nilamsari; Yudhi, Yudhi
BIMASTER : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 12, No 6 (2023): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v12i6.72386

Abstract

 Persamaan kubik dengan satu variabel adalah persamaan dengan bentuk a3x3 + a2x2 + a1x + a0 = 0 dengan a3 ≠ 0. Akar-akar persamaan kubik adalah nilai-nilai yang memenuhi persamaan tersebut. Salah satu metode yang digunakan untuk mencari akar-akar persamaan kubik adalah metode Cardano. Secara garis besar, metode Cardano mereduksi bentuk persamaan kubik menjadi bentuk kubik sempurna y3 + py + q = 0. Mencari akar-akar persamaan kubik tidaklah sederhana untuk dilakukan sehingga perlu ditentukan karakteristik akar-akar tanpa mencari nilai akar-akarnya. Selain dengan menggunakan nilai diskriminan, karakteristik akar-akar tersebut juga dapat ditentukan menggunakan nilai p dan q yang merupakan koefisien pada persamaan Cardano. Dalam artikel ini dibahas mengenai keterkaitan karakteristik akar-akar persamaan kubik berdasarkan koefisien persamaan Cardano. Langkah awal dalam menentukan keterkaitan tersebut adalah dengan mencari akar-akar persamaan kubik dengan metode Cardano yang diuraikan menjadi empat kasus. Selanjutnya, dilakukan analisis karakteristik akar-akarnya berdasarkan nilai p dan q dan diperoleh tujuh karakteristik akar-akar persamaan kubik berdasarkan kemungkinan-kemungkinan nilai koefisien persamaan Cardano tersebut.    Kata Kunci : metode Cardano, persamaan Cardano, reduksi persamaan kubik.
Sifat-Sifat Matriks Eksponensial Saragih, Dearmauli; Fran, Fransiskus; Kusumastuti, Nilamsari
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 15, No 1 (2024): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v15i1.16741

Abstract

Fungsi eksponensial natural merupakan fungsi yang memuat bentuk eksponen dengan pangkat berupa variabel dan disimbolkan dengan e^x. Sedangkan pada matriks, matriks yang dianalogikan ke dalam fungsi eksponensial disebut matriks eksponensial dan disimbolkan dengan e^A, dengan  merupakan matriks berukuran n*n. Fungsi tersebut didefinisikan berdasarkan bentuk ekspansi deret Maclaurin dari e^x. Dari analogi tersebut, timbul pertanyaan operasi dan sifat-sifat fungsi eksponensial natural apa saja yang dapat digeneralisasi pada matriks eksponensial. Artikel ini membahas tentang analisis dari sifat-sifat fungsi eksponensial natural yang dapat digeneralisasikan pada matriks eksponensial dan mengkaji sifat-sifat pada matriks eksponensial seperti sifat operasi, diagonal, transpos, determinan dan turunan pada matriks eksponensial. Langkah awal yang dilakukan  adalah mendefinisikan matriks eksponensial, setelah itu dikaji rumusan matriks eksponensial untuk matriks diagonal dan matriks yang dapat didiagonalisasi. Selanjutnya dikaji sifat-sifat operasi yang berlaku pada matriks eksponensial dan sifat transpos, determinan dan turunannya. Sifat-sifat pada fungsi eksponensial natural yang dapat digeneralisasikan pada matriks eksponensial yaitu pangkat nol, operasi perkalian dan turunan fungsi eksponensial. Sifat operasi pembagian pada fungsi eksponensial memiliki bentuk yang berbeda pada matriks eksponensial, pada matriks eksponensial (e^-A) tidak samadengan 1/(e^A) karena operasi pembagian tidak berlaku pada matriks. Matriks eksponensial e^A selalu punya invers dan memiliki invers e^-A.