Articles
DAMPAK DEPRESI BERAT WANITA DEWASA AWAL DI KELURAHAN MAESA KECAMATAN TONDANO SELATAN KABUPATEN MINAHASA
Imelda F. Siaba;
Harol R. Lumapow;
Melkian Naharia
PSIKOPEDIA Vol. 4 No. 4 (2023): September
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/pj.v4i4.7597
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisis dampak depresiberat oleh wanita dewasa awal di kelurahan maesa kecamatan tondano selatan kabupaten minahasa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah observasi,wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karena pengalaman hidup yang pahit dan kurangnya dukungan dari lingkungan sekitar subjek sehingga subjek menjauhkan diridari lingkungan sekitar,melukai diri sendiri (self injury) sampai mencoba untuk bunuh diri (Suicides). Subjek selalu berpikiran negatif, menyalahkan diri sendiri dan ketergantungan obat untuk mencegah depresi yang dialami. Selain dampak negatif yang dialami subjek terdapat pula dampak positifnya yaitu subjek memiliki motivasi untuk dapat menyelesaikan studi dengan gelar sarjana tepat waktu, serta mampu untuk kembali menjalin hubungan sosial dengan lawan jenis dan siap untuk berkarir dengan mulai bekerja.
ANALISIS PENGAMBILAN KEPUTUSAN MENIKAH USIA REMAJA (STUDI KASUS REMAJA PUTRI DI DESA NOONGAN KECAMATAN LANGOWAN BARAT KABUPATEN MINAHASA)
Syandart Mokalu;
Melkian Naharia;
Sinta E. J. Kaunang
PSIKOPEDIA Vol. 4 No. 4 (2023): September
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/pj.v4i4.7604
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengambilan keputusan menikah usia remaja pada remaja putri. Subjek dalam penelitian ini dua remaja putri yang menikah di usia remaja di Desa Noongan Kecamatan Langowan Barat Kabupaten Minahasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pengambilan keputusan menikah usia remaja pada remaja putri di desa Noongan Kecamatan Langowan Barat Kabupaten Minahasa didorong oleh faktor internal dan juga faktor eksternal di antaranya circumstances (keadaan), preferences (keinginan), emotion (emosi), action (tindakan), dan juga beliefs (keyakinan) yang muncul dari dalam diri mereka sendiri. Tetapi yang lebih dominan yang menjadi dorongan untuk remaja putri memutuskan menikah di usia remaja yaitu faktor internal atau dari dalam diri sendiri, faktor internal yang di maksud adalah preferences (keinginan), emotion (emosi), action (tindakan), dan juga beliefs (keyakinan).
STRATEGI COPING ISTRI KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DI KELURAHAN GIRIAN INDAH KOTA BITUNG
Violita T. Tias;
Jofie H. Mandang;
Melkian Naharia
PSIKOPEDIA Vol. 4 No. 4 (2023): September
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/pj.v4i4.7614
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan strategi coping istri korban kekerasan dalam rumah tangga di kelurahan Girian Indah Kota Bitung. Subjek dari penelitian ini adalah seorang istri berushia 24 tahun yang telah mengalami kekerasan baik dalam bentuk fisik dan verbal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jensi penelitian studi kasus. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa subjek menggunakan dua bentuk strategi coping, dimana bentuk emosional focus coping adalah yang pertama ia lakukan dimana subjek memilih untuk tidak melakukan perlawanan dan bertahan dalam kondisi rumah tangganya, seiring ber jalannya waktu subjek menggunakan problem focus coping dimana subjek sudah melakukan upaya-upaya untuk menghantikan tindkaan suaminya agar memiliki efek jera.
Gambaran Self-Compassion Wanita Dewasa Awal Yang Mengalami Fase Quarter Life Crisis di Kelurahan Uwuran Satu Kabupaten Minahasa Selatan
Lapian, Ferta Meriani;
Naharia, Melkian;
Narosaputra, Dewo A. N.
Jurnal Sains Riset Vol 13, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47647/jsr.v13i2.1832
Masa dewasa awal merupakan puncaknya perkembangan setiap manusia karena pada masa ini individu diperhadapkan dengan banyak tuntutan yang harus dilakukan dalam hidup. Namun, setiap individu tidak memiliki reaksi yang sama terhadap tugas perkembangan dan tidak semua individu dapat mengatasinya dengan baik. Ini membuat individu terjebak dalam krisis dikehidupannya. Krisis tersebut dikenal dengan quarter life crisis. Diperlukan sebuah strategi dan motivasi untuk mendorong keluar dari fase krisis dan strategi yang dapat digunakan adalah self-compassion yang merupakan bentuk kemampuan individu untuk menerima kegagalan dan kekurangan diri sebagai bagian dari dirinya. Subjek yang diteliti berjumlah 2 orang wanita usia 20-29 tahun yang mengalami fase quarter life crisis. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dengan teknik pengumpulan data yaitu menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kedua subjek mengalami 4 fase quarter life crisis dengan kondisi permasalahan masing-masing, kedua subjek mengalami bentuk-bentuk quarter life crisis yang terjadi dikarenakan berdasarkan dari usia masing-masing subjek, dan terdapat peran self-compassion dalam mengatasi fase quarter life crisis yang dialami oleh kedua subjek.Kata kunci: Self-Compassion, Quarter Life Crisis, Dewasa AwalÂ
SELF-REALIZATION PRIA DEWASA AWAL YANG MENGALAMI INTERNET GAMING DISORDER DI KELURAHAN TUMATANGTANG KOTA TOMOHON
Wawo, Fiorella S.;
Tiwa, Tellma M.;
Naharia, Melkian
PSIKOPEDIA Vol. 5 No. 3 (2024): September
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/pj.v5i3.9438
Penelitian ini merujuk pada Self-realization pria dewasa awal yang mengalami Internet Gaming Disorder di Kelurahan Tumatangtang, Kota Tomohon. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian ini adalah seorang pria dewasa awal yang mengalami Internet Gaming Disorder di Kelurahan Tumatangtang, Kota Tomohon. Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis Self-realization pria dewasa awal yang mengalami Internet Gaming Disorder di Kelurahan Tumatangtang, Kota Tomohon. Berdasarkan hasil penelitian penerimaan diri bagi subjek yang mengalami Internet Gaming Disorder (IGD) tidak merasakan kesulitan untuk menerima dirinya sendiri secara utuh, akan tetapi memunculkan perasaan malu dan bersalah selama proses self-realization. Pada proses pemahaman emosi, subjek menggunakan game online sebagai pelarian untuk menghindari atau untuk menekan emosi negatif, subjek belum mampu mengelolah emosi tersebut tanpa bergantung pada game online. Penggunaan game online yang berlebihan oleh subjek justru menghalangi pencapaian potensi-potensi penuh di hobi lain pada diri pribadi subjek sendiri, dilihat dari dimensi keautentikan. Subjek dalam proses aktualisasi diri memiliki niat atau upaya untuk tumbuh dan berkembang secara individu dengan kembali melakukan hobi-hobi yang sehat atau aktifitas yang telah lama ditinggalkan untuk dapat mencapai keseimbangan dalam berbagai aspek kehidupan.
KONSEP DIRI PRIA DEWASA AWAL HOMOSEKSUAL GAY DI KOTA MANADO
Karundeng, Isaura K.;
Mandang, Jofie H.;
Naharia, Melkian
PSIKOPEDIA Vol. 5 No. 3 (2024): September
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/pj.v5i3.9542
Konsep diri merupakan konsep pusat dalam memahami manusia serta merupakan suatu hal yang dipelajari manusia melalui interaksinya dengan diri sendiri, orang lain dan lingkungan disekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis konsep diri pria dewasa awal homoseksual gay di Kota Manado. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif fenomenologi. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah dua orang pria dewasa awal homoseksual gay yang berdomisili di Kota Manado. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa kedua subjek memiliki konsep diri positif dimana kedua subjek memiliki penerimaan diri yang baik akan keadaan diri fisik dan diri pribadi juga didukung dengan keluarga yang sudah menerima subjek dan juga subjek yang telah berada di lingkungan sosial yang baik yang memberikan dampak positif kepada kedua subjek. Jadi dapat diketahui bahwa dukungan positif dari lingkungan dan penerimaan diri yang baik dari kedua subjek memiliki pengaruh yang besar dalam subjek mempresepsikan akan diri dan membentuk konsep diri yang positif.
GAMBARAN SUBJECTIVE WELL BEING PADA GURU HONOR SMK REGENERASI TATELI KABUPATEN MINAHASA
Wodong, Aquilina Y. R.;
Lumapow, Harol R.;
Naharia, Melkian
PSIKOPEDIA Vol. 5 No. 3 (2024): September
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/pj.v5i3.9546
Subjective well being merupakan penilaian kognitif serta afektif seorang tentang hidupnya. Evaluasi ini mencakup reaksi emosional terhadap berbagai peristiwa yang dialami. Penelitian ini bertujuan mengetahui dan mendeskripsikan gambaran subjective well-being pada guru honor SMK Regenerasi Tateli Kabupaten Minahasa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dengan melibatkan tiga partisipan berstatus guru honor yang sudah bekerja selama kurang lebih 2 tahun keatas. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa proses kognitif dan afektif pada ketiga guru honor ini, diketahui pendeskripsian gambaran mengenai subjective well being pada aspek kognitif yaitu informan-informan mampu mengelola kondisi yang mereka hadapi karena terdapat motivasi eksternal dan internal yang selalu mendorong mereka dan disisi lain, pada aspek afektif perubahan emosi sering dirasakan oleh informan baik dari segi relasi, kebutuhan ekonomi dan pekerjaan. Oleh karena itu penting memperhatikan kesejahteraan guru honor karena dari beberapa aspek yang diteliti pendapatan atau kondisi finansial ini sangat penting untuk memahami bagaimana faktor-faktor ini saling berinteraksi dan memengaruhi kesejahteraan emosional dan motivasi informan dalam menjalani pekerjaannya.
PENGARUH PERCEIVED ORGANIZATIONAL SUPPORT TERHADAP BURNOUT PADA GURU DI YAYASAN DON BOSCO MANADO
Datubara, Noel;
Lumapow, Harol R.;
Naharia, Melkian
PSIKOPEDIA Vol. 5 No. 3 (2024): September
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/pj.v5i3.9550
Penelitian ini merujuk pengaruh perceived organizational support terhadap burnout pada guru di Yayasan Don Bosco Manado. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah subjek sebanyak 68 yang mencakup guru pada tingkatan SD, SMP, dan SMA di Yayasan Don Bosco Manado. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perceived organizational support terhadap burnout pada guru di Yayasan Don Bosco Manado. Hasil penelitian menunjukan variabel perceived organizational support (X) dan variabel burnout (Y) untuk nilai koefisien regersi sebesar - 0,487 dengan signifikansi 0,000 < dari probabilitas 0,05. Hal ini menunjukan bahwa terdapat hubungan yang negatif dan signifikan antara perceived organizational support terhadap burnout pada guru, dan besar pengaruh pada penelitian ini dengan nilai r square sebesar 0,352. Nilai ini berati bahwa pengaruh perceived organizational support terhadap burnout adalah sebesar 35,2% dan sisanya 64.8% dipengaruhi oleh faktor lain. Semakin tinggi perceived organizational support maka semakin rendah burnout pada guru di Yayasan Don Bosco Manado.
STRESS AKADEMIK MAHASISWA FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN DAN PSIKOLOGI UNIVERSITAS NEGERI MANADO YANG MENGIKUTI MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA (MBKM) TAHUN 2020
Nesimnasi, Frendelina N.;
Tiwa, Tellma M.;
Naharia, Melkian
PSIKOPEDIA Vol. 5 No. 3 (2024): September
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/pj.v5i3.9553
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana stress akademik mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi yang mengikuti Merdeka Belajar Kampus Merdeka tahun 2020. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif, dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Subjek dalam penelitian ini berjumlah dua orang. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan Observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa program Merdeka Belajar Kampus Merdeka dapat menyebabkan stress pada mahasiswa, tetapi stres tersebut cenderung bersifat positif dan dapat meningkatkan kreativitas serta memicu perkembangan diri individu. Kedua informan menunjukkan perubahan perilaku dan gejala fisik sebagai respons terhadap stres, seperti ketidak aturan pola tidur dan pola makan, serta kelelahan. Selain itu, terdapat perbedaan dalam respon emosional terhadap tekanan akademik antara individu, salah satu informan memiliki stabilitas emosional yang tinggi sementara yang lain cenderung tidak stabil. Meskipun mengakui tekanan belajar dan beban tugas yang meningkat, kedua informan percaya bahwa mengikuti program merdeka belajar kampus merdeka adalah keputusan yang tepat untuk pengembangan diri.
GAMBARAN DETERMINASI DIRI PRIA DEWASA AKHIR YANG MENDERITA STROKE DI KOTA TOMOHON
Kaeng, Randy S.;
Tiwa, Tellma M.;
Naharia, Melkian
PSIKOPEDIA Vol. 5 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/pj.v5i4.10954
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pria dewasa akhir yang menderita stroke di Kota Tomohon, Kelurahan Matani Satu, Lingkungan Tiga, memenuhi kebutuhan determinasi diri berupa otonomi, kompetensi, dan relasi. Penelitian menggunakan paradigma kualitatif dan pendekatan fenomenologi dengan wawancara sebagai metode pengumpulan data. Subjek utama adalah seorang pria dewasa akhir yang baru saja mengalami stroke, didukung oleh satu anggota keluarganya sebagai subjek sekunder. Hasilnya menunjukkan bahwa kebutuhan determinasi diri seperti kemampuan membuat keputusan mandiri, mengembangkan mekanisme efektif, dan menjaga hubungan sosial dapat dipenuhi sebagian, meskipun terdapat berbagai tantangan dalam aspek-aspek tersebut.