Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KECERDASAN EMOSIONAL PADA GURU ANAK TUNAGRAHITA DI SLB-C KATOLIK ST. ANNA TOMOHON Rezky Prastiwi Birana; Melkian Naharia; Sinta E.J Kaunang
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7821

Abstract

Penelitian ini menganalisis kecerdasan emosional (KE) guru anak tunagrahita di SLB-C Katolik St. Anna Tomohon, Indonesia, di tengah tantangan mengelola perilaku emosional beragam dalam pendidikan khusus. Tujuan penelitian menggali aspek KE berdasarkan teori Goleman melalui pendekatan fenomenologi. Penelitian kualitatif menggunakan purposive sampling dua guru berpengalaman sebagai subjek utama dari populasi sekolah. Instrumen meliputi wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi, dianalisis melalui reduksi fenomenologi, identifikasi horizon, pengklasteran tema, dan deskripsi esensial. Hasil menunjukkan tingkat KE tinggi, ditunjukkan pengenalan emosi diri saat marah, pengelolaan emosi melalui dukungan rekan dan musik rohani, motivasi intrinsik untuk kemandirian siswa, empati menangani tantrum, dan hubungan kolaboratif orang tua meski terkendala komunikasi asrama. Kesimpulan merekomendasikan pelatihan KE rutin bagi guru SLB dan program kolaborasi orang tua
TINJAUAN KOMPREHENSIF TEORI KEPRIBADIAN PSIKOANALISIS KLASIK, NEO-FREUDIAN, PARADIGMA GANGGUAN MENTAL DAN MEKANISME PERTAHANAN DIRI Priskila Sinurat; Anggraini Natunggele; Angelita Ivana Martono; Veronika Juliet Kamasi; Melkian Naharia
JIPDAS (Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar) Vol. 4 No. 1 (2025): JIPDAS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Lembaga Pengembangan Inovasi Pendidikan Baiturrahman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65946/w8sddk98

Abstract

This article is a systematic review that aims to analyze the development of personality theory from a psychodynamic perspective, from classical psychoanalysis to the Neo-Freudian approach. The review process was conducted by examining literature discussing Freud's basic concepts, the development of thought by Adler, Jung, Horney, Sullivan, and Fromm, and their relevance in explaining psychological dynamics and mental disorders. The results of the review indicate that psychodynamic theory has undergone significant expansion, from an emphasis on intrapsychic conflict and biological drives to a more holistic understanding involving social, interpersonal, and existential factors. This review also highlights the relationship between personality structure and defense mechanisms, as well as the fundamental differences between neurotic and psychotic disorders within a psychodynamic framework. Overall, this systematic review confirms that the psychodynamic approach continues to make important contributions to understanding human behavior, personality dynamics, and the formation of psychological symptoms, and is relevant for use as a conceptual foundation in clinical and academic studies.
Guilty Feeling Wanita Dewasa Awal Dalam Konflik Interpersonal dengan Teman Dekat di Desa Talaitad Utara Kabupaten Minahasa Selatan Melkian Naharia; Jofie Hilda Mandang; Angeli Gloria Kondoj
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 4 No. 2 (2026): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v4i2.865

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memhami pengalaman bersalah pada Wanita dewasa awal yang mengalami konflik interpersonal dengan teman dekat di Desa Talaitad Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi Cresswell untuk menggali makna mendalam dari pengalaman subjektif partisipan. Dua Wanita dewasa awal berusia 22 dan 23 tahun menjadi partisipan penelitian, dengan data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa konflik interpersonal terjadi akibat kesalahpahaman komunikasi dan perbedaan pendapat dalam hubungan pertemanan. Perasaan bersalah yang muncul meliputi rasa tidak nyaman, penyesalan, kecanggungan sosial, serta dorongan untuk memperbaiki hubungan. Penelitian ini juga menemukan dua polautama, yaitu rasa bersalah yang menetap ketika rekonsiliasi tidak tercapai, serta rasa bersalah yang bersifat adaptif ketika permintaan maaf diterima. Faktor-faktor yang mempengaruhi perasaan bersalah antara lain kualitas hubungan, respons sosial teman, serta kemampuan refleks diri. Penelitian ini memberikan Gambaran bahwa rasa bersalah merupakan emosi moral yang penting dalam menjaga kualitas hubungan interpersonal pada Wanita dewasa awal.
INQUIRIES LEARNING MODEL TO INCREASE LEARNING OUTCOMES FOR PRIMARY SCHOOL CHILDREN Stelly V Manawan; Melkian Naharia; Hetty Tumurang
Jurnal Edusci Vol 2 No 6 (2025): Vol 2 No 6 July 2025
Publisher : Annpublisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62885/edusci.v2i6.932

Abstract

Background. Education is a crucial factor in human life because it can encourage and determine the progress of a nation. Therefore, education is focused on increasing human resources so thateducation can improve human quality in all aspects of life. Education, as one of the most critical sectors in national development, plays a crucial role in improving the quality of life for the Indonesian people. Aims. This study aims to determine how to improve student learning outcomes through the e-inquiry learning model in PAUD children. Methods. This research is a classroom action research (CAR) study, with kindergarten children as the subjects, totaling 30 participants. The data sources are obtained from test results, observations, and questionnaires. Result. Based on the research results, the data obtained from the first cycle of teacher activity is 82%, and the data from student activity is 85%. Meanwhile, teacher activity in cycle II was 92% and student activity was 95%. And children's learning outcomes in the first cycle of 67% and in the second cycle increased by 90%. The child's response to the learning provided by the teacher is also quite good, with kindergarten children expressing pleasure in participating in this learning at a rate of 88%, and those who stated that they were not happy to participate in this learning at a rate of 12%. Conclusion. Thus, it can be concluded that the application of the Inquiry learning model can improve the learning outcomes of kindergarten children in vocabulary development materials. The activities of teachers and kindergarten children have been going well and are receiving a good response from the students.
Analisa Psychological Well-Being Pada Wanita Dewasa Awal Yang Menikah di Usia Dini di Kabupaten Minahasa Eunike Shintike Tulenan; Harol R Lumapow; Melkian Naharia
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 4 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i4.660

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran psychological well-being pada wanita dewasa awal yang menikah di usia dini di Desa Leleko, Kecamatan Remboken. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah dua orang wanita dewasa awal yang menikah di usia 16 tahun. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan triangulasi sumber dari keluarga dan tokoh rohani untuk memperkuat keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua partisipan memiliki pengalaman yang berbeda dalam menjalani kehidupan pernikahan dini. Pada subjek pertama (Mawar), psychological well-being ditandai dengan proses penerimaan diri yang bertahap, relasi sosial yang kuat, adanya tujuan hidup yang mulai terbentuk, serta keinginan untuk berkembang secara pribadi meskipun masih menghadapi hambatan. Sementara itu, subjek kedua (Melati) menunjukkan penerimaan diri yang lebih cepat namun pasif, stabil dalam mengelola rumah tangga, tetapi tidak memiliki arah hidup dan dorongan untuk berkembang lebih lanjut. Faktor-faktor yang memengaruhi psychological well-being partisipan antara lain dukungan sosial, pengalaman pernikahan, usia saat menikah, religiositas, serta peran jenis kelamin dalam pernikahan. Penelitian ini memberikan pemahaman lebih dalam mengenai dinamika psikologis wanita yang menikah dini dan pentingnya dukungan dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis mereka.
Co-Authors Agnes Martinu, Gabriella Aldjon N. Dapa Angeli Gloria Kondoj Angelika Rantung Angelita Ivana Martono Anggraini Natunggele Brianto Meixon Aruro Cindy M. Malumbot Cornelia A. Rori Datubara, Noel Dessy N. Andries Devita C. Ginuni Dewo Agung Nugroho Narosaputra Dvi C. S. Sarasvati Esterina, Yesica S. Eunike Shintike Tulenan Flora S. Koten Gloridei Lingkanbene Kapahang Great E. Kaumbur Great E. Kaumbur Great Erick Kaumbur Halid, Eliana Harefa, Anton Heru C. Naharia Hetty J Tumurang Idris Soleman Imelda F. Siaba Jeffry Sony Junus Lengkong Jofie H. Mandang Jubelina M. Wetik Julkifli Halid Jundi Sholahuddin Kaeng, Randy S. Kamasi, Veronika Juliet Karundeng, Isaura K. Kolondam, Anggischa Kumaat, Theophany D. Lapian, Ferta Meriani Lihart Lumapow Longsam, Yongga Julieta Anggelia Lumapow, Harol R Lutemadi, Vellani E. Makatengkeng, Belinda A. Mamahit , Peter J. Mamonto, Nurhikmah Mangantes , Meisie L Mariolis G. Tohama Marssel Michael Sengkey Meisi Mewengkang Mersty Rindengan Mia David Michella M. K. Najoan Michelle J. Suprapto Muhammad Y. Wijaya Natasjja A. Lawalata Natasjja Lawalata Nender, Blessthinky S. Nesimnasi, Frendelina N. Palawa, Kezia Pamela J. Assa Pangkerego, Marcela E. Paul J. T. Pantow Poluan, Delila Ch. Pongkorung, Zera Priskila Sinurat Putra R. Biki Ratunuman, Chinta R. Regina Evelin Mokodompit Rezky Prastiwi Birana Rotty, Viktory Nicodemus Joufree Sahabat, Evita V. Sambode, Shalomita Sinta E. J. Kaunang Sinta E.J Kaunang Solang, Deetje J. Stelly V Manawan Stevanus G. W. Moningkey Stevi Becher Sengkey Syandart Mokalu Tellma Monna Tiwa Tesalonika T. F. Makawekes Theophanny D. Kumaat Theresia S. M. Saragih Tri O. Binuni Tumuwe, Septanya Valerio G. Tulus Violita T. Tias Wawo, Fiorella S. Wodong, Aquilina Y. R. Yayi Suryo Prabandari Yoel G. Mona