Bambang Argo Wibowo
Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Jurusan Perikanan, Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Published : 59 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

DAMPAK IMPLEMENTASI PERMEN KP No. 1 TAHUN 2015 TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI NELAYAN DI JAWA TENGAH Impacts of Implementation PERMEN KP No. 1 Tahun 2015 to Social Economic Fisher Condition in Central Java Imam Triarso; Bambang Argo Wibowo
Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology Vol 12, No 1 (2016): SAINTEK PERIKANAN
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5430.195 KB) | DOI: 10.14710/ijfst.12.1.60-66

Abstract

 Diberlakukannya Permen KP No. 1 Tahun 2015 tentang Penangkapan Lobster (Panulirus spp),  Kepiting (Scylla spp) dan Rajungan (Portunus pelagicus) dengan tujuan untuk mengelola potensi sumberdaya Crustacea, disebabkan adanya fenomena semakin turunnya produksi Crustacea dan semakin kecilnya ukuran yang ditangkap. Tujuan penelitian ini adalah  untuk mengetahui dampak implementasi Permen KP No. 1/2015 tersebut terhadap kondisi sosial ekonomi nelayan di sentra penangkapan Lobster di Kabupaten Kebumen dan sentra penangkapan Rajungan di Kabupaten Demak dengan menggunakan metoda skoring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Permen KP No. 1/2015 ternyata berdampak positif terhadap nelayan Lobster di Kabupaten Kebumen dilihat dari segi nilai ekonomi nilai sosial. Namun, berbeda halnya dengan nelayan Rajungan di Kabupaten Demak, dimana kurang berdampak positif, baik nilai ekonomi maupun nilai sosial. Kondisi yang terjadi di Kabupaten Demak tersebut dikarenakan oleh ulah para bakul pengumpul/pengepul yang masih tetap membeli Rajungan, meskipun kondisinya bertelur dan ukurannya kecil. Selain itu, tidak diimbanginya pengawasan atau tindakan hukum bagi para pelanggar Permen KP No. 1/2015 tersebut sehingga telah menimbulkan adanya kecemburuan sosial antar nelayan setempat dan luar daerah.  The implementation of the PERMEN KP No. 1 Tahun 2015 with the aim to review manage resource potential Crustaceans, due to the phenomenon of the decline in production Crustaceans and captured the increasingly smaller sizes. Research objectives to know impact of  implementation Permen KP No. 1/2015 to Socio-Economic Fisher Conditions in Central of Java, especially at the center catching Lobster fishers in Kebumen District and center catching Crab in Demak District with using scoring method. The results showed that the implementatioo of Permen KP No. 1/2015 turned positive impact Lobster fishers in Kebumen District, seen view of economic value and social value. However,with different well asCrab in Demak District, that negaitive impact. In Demak District is caused by that remains buying Crabs, although the condition is laying andsmall size.   
PENGARUH TEPUNG TELUR AYAM AFKIR PADA PAKAN BUATAN YANG BERPROBIOTIK TERHADAP EFISIENSI PEMANFAATAN PAKAN, PERTUMBUHAN DAN KELULUSHIDUPAN LELE DUMBO (Clarias gariepinus). (The Effect Of Chicken Eggs Rejects Powder In Artificial Feed With Added Probiotic On Efficiency Feed Utilization, Growth And Survival Rate Of Dumbo Catfish (Clarias Gariepinus)) Suminto Suminto; Titik Susilowati; Bambang Argo Wibowo; Diana Chilmawati
Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology Vol 13, No 2 (2018): SAINTEK PERIKANAN
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.778 KB) | DOI: 10.14710/ijfst.13.2.111-118

Abstract

Pengembangan budidaya ikan lele, Clarias gariepinus sering terjadi kendala dengan biaya pakan yang terlalu tinggi (60-70% dari biaya produksi). Barangkali, penggunaan bahan baku lokal seperti pemanfaatan tepung telur ayam yang nilai nutrisinya tinggi, mudah didapat, dan murah harganya merupakan salah satu solusinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dan mengetahui pengaruh penambahan tepung telur ayam afkir dalam pakan buatan yang berprobiotik terhadap efisiensi pemanfaatan pakan, pertumbuhan dan kelulushidupan ikan lele dumbo (C. gariepinus). Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL) yang menggunakan  4 perlakuan dan masing-masing 3 kali kali ulangan. Perlakuan itu adalah pakan yang tanpa menggunakan tepung telur ayam afkir (Perlakuan A), pakan yang menggunakan tepung telur afkir masing-masing sebanyak 15%, 30%, dan 45% sebagai Perlakuan B, C, dan D. Ikan uji  bibit lele dumbo (C. gariepinus) yang ditebar mempunyai bobot rerata 2.04±0.05 g dengan kepadatan 1 ekor/L yang dipelihara selama 42 hari. Variabel data yang diukur meliputi Tingkat Konsumsi Pakan (TKP), Efisiensi Pemanfaatan Pakan (EPP), Feed Convertion Ratio (FCR), Protein Efficiency Ratio (PER), Relative Growth Rate (RGR), dan Survival Rate (SR). Hasil penelitian ditunjukkan bahwa penggunaan tepung telur ayam afkir pada pakan buatan memberikan pengaruh yang nyata (p < 0.05) terhadap TKP, EPP, FCR, PER, dan RGR, tetapi tidak berpengaruh nyata (P≥0,05) terhadap SR. Perlakuan dengan penambahan tepung telur ayam afkir sebanyak 30% (Perlakuan C) memberikan nilai terbaik untuik TKP sebesar 146,87%, EPP sebesar 88,77%, PER sebesar 2,61% dan RGR sebesar 7,65%/hari dari perlakuan lainnya. Monitoring nilai kualitas air pada media pemeliharaan telah menunjukkan bahwa pada kisaran yang layak untuk pemeliharaan ikan uji. Catfish cultivation development, Clarias gariepinus often occur constraints with the high cost of feed  (60-70% of the production cost). Perhaps, the use of local raw materials such as the utilization of rejected chicken egg with high nutritional value, easy to obtain, and cheap price is one of the solution. The purpose of this research was to know the effect of addition of rejected chicken egg  powder inprobiotized artificial feed on the efficiency of feed utilization, growth and survival rate of catfish, C. gariepinus. This study was used an experimental method with completely randomized design (RAL) by using 4 treatments and each of them 3 replications. The treatments were feed without use of rejected chicken egg powder  (Treatment A), feed using 15%, 30%, and 45% of powder  meals of rejected chicken egg  as treatment B, C, and D, respectively. Catfish, C. gariepinus seeds were stocked with a mean weight of 2.04 ± 0.05 g with a density of 1 tail / L and cultured  for 42 days. The data variables measured were  Total of Feed Consumption (TFC), Feed Utilization Efficiency (FUE), Feed Conversion Ratio (FCR), Protein Efficiency Ratio (PER), Relative Growth Rate (RGR), and Survival Rate (SR). The results showed that the use of chicken egg starch in artificial feed gave a real effect (p <0.05) on TFC, FUE, FCR, PER, and RGR, but no significant effect (P≥0,05) on SR. Treatment with the addition of 30% chicken meal (Treatment C) had the best value for TFC at 146.87%, the FUE of 88.77%, the PER of 2.61%  and the RGR of 7.65% / day than of the another treatments. Monitoring of  water quality values on maintenance media has shown that at a reasonable range for the maintenance of catfish culture.
TINGKAT PENDAPATAN NELAYAN GILL NET DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI MORODEMAK Bambang Argo Wibowo; Imam Triarso; Aida Nurus Suroyya
Jurnal Perikanan Tangkap : Indonesian Journal of Capture Fisheries Vol 2, No 3 (2018): Jurnal Perikanan Tangkap, September 2018
Publisher : Jurnal Perikanan Tangkap : Indonesian Journal of Capture Fisheries

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.786 KB)

Abstract

Kelompok  nelayan merupakan salah satu komponen  utama dalam usaha  perikanan tangkap.  Namun dalam kehidupannya saat ini masih di jumpai nelayan hidup dalam kondisi miskin, karena keterbatasan teknologi yang digunakan, yang berpengaruh terhapat produktifitas alat tangkap. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui  Faktor-faktor yang berpengaruh terhdap tingkat pendapatan  rumah tangga nelayan.   Pengambilan sampel dalam penelitian ini, yaitu nelayan dengan alat tangkap gill net di PPP Morodemak dengan 3 GT, metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan metode studi kasus dan menggunakan data cross sectional, pengambilan sampel menggunakan snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Karakteristik nelayan yang menggunakan alat tangkap gill net di PPP Morodemak berdasarkan umur sekitar 98% pada umur 30-70 tahun, tingkat pendidikan nelayan didominasi pada tingkat sekolah dasar (SD) dengan prosentase 55%. Berdasarkan jumlah anggota keluarga nelayan didominasi lebih dari tiga orang dengan prosentase 64%. Sedangkan untuk pengalaman melaut, sekitar 80% pada kisaran 20-40 tahun.(2) Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pendapatan nelayan adalah pengalaman melaut dan hasil tangkapan.
Strategi Pengelolaan Kawasan Pesisir di Pasar Banggi Kabupaten Rembang dengan Pendekatan Analytical Hierarchy Process (AHP) Bambang Argo Wibowo; Azis Nur Bambang; Rudhi Pribadi; Indradi Setiyanto; Kukuh Eko Prihantoko; Himawan Arif Sutanto
Jurnal Kelautan Tropis Vol 25, No 2 (2022): JURNAL KELAUTAN TROPIS
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jkt.v25i2.12381

Abstract

This study aim to determine priorities in the management of coastal areas in Pasar Banggi, Rembang Regency. Analytical Hierarchy Process (AHP) used to prioritise coastal area management strategy. A total of 15 people were taken as a sample of respondents using purposive sampling consisting of fishermen, coastal community leaders, the Department of Fisheries and Marine Affairs, the Department of Culture and Tourism, the Department of Environment and Academics. The results show that in managing the coastal area at Pasar Banggi, Rembang Regency, the main factor that must be considered is the environment (Ecology) with the most important aspects including mangrove ecosystems, coral reefs, and fish resources. While overall (overall) shows that the priority scale of criteria and alternative management of coastal areas in Pasar Banggi, Rembang Regency with AHP in order of priority is Silvofishery, Ecotourism and Artisanal Fisheries. Thus, the Silvofishery development strategy becomes a top priority in the management of coastal areas in Pasar Banggi, Rembang Regency. Silvofishery is fish farming in the mangrove ecosystem area without having to convert or damage the mangrove ecosystem so that the sustainability of the mangrove ecosystem is maintained.  Penelitian ini bertujuan untuk menentukan prioritas dalam pengelolaan Kawasan pesisir di Pasar Banggi Kabupaten Rembang. Analysis Hierarchy Process (AHP) digunakan untuk menentukan prioritas dalam pengelolaan kawasan. Sebanyak 15 orang diambil sebagai sampel responden dengan menggunakan purposive sampling yang terdiri dari nelayan, tokoh masyarakat pesisir, Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Lingkungan Hidup dan Akademisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam mengelola Kawasan pesisir di Pasar Banggi Kabupaten Rembang faktor utama yang harus diperhatikan adalah lingkungan (Ekologi) dengan aspek yang paling penting diantaranya ekosistem mangrove, terumbu karang, dan sumberdaya ikan. Sedangkan secara secara keseluruhan (overall) menunjukkan bahwa skala prioritas kriteria dan alternatif pengelolaan wilayah pesisir di Pasar Banggi Kabupaten Rembang dengan AHP dengan urutan prioritas adalah Silvofishery, Ecotourism dan Artisanal Fisheries. Dengan demikian strategi pengembangan Silvofishery menjadi prioritas utama di dalam pengelolaan wilayah pesisir di Pasar Banggi Kabupaten Rembang. Silvofishery merupakan budidaya ikan di Kawasan ekosistem mangrove tanpa harus mengkonversi atau merusak ekosistem mangrove sehingga keberlanjutan ekosistem mangrove tetap terjaga.
THE ECONOMIC EVALUATION TO CIPARAGE COASTAL FISHING PORT SERVICES, KARAWANG REGENCY: CONSUMERS SIDES APPROACH Annisa Nurfadilah; Dian Ayunita Nugraheni Nurmala Dewi; Bambang Argo Wibowo
Jurnal REP (Riset Ekonomi Pembangunan) Vol. 7 No. 2 (2022): October 2022
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karawang Regency has a fishing port with the status of a Coastal Fishing Port. Fishing Ports provide services to fishermen as users of the facilities available at the port. One kind of service is administrative service at the Fishing Port, this service is related to fishing operational activities. The purposes of this study were to analyze the fishermen's satisfaction level with fishing port services and to find out what services are considered important by fishermen. This study analyzed the Customer Satisfaction Index (CSI) and Importance Performance Analysis (IPA) methods to measure fishermen's satisfaction. Based on the results of the study indicate that the assessment of satisfaction with services at the Ciparage Coastal Fishing Port is classified in the satisfied category. This is shown by the value of the Fisher Satisfaction Index, which is 76.565%. The service that has the highest value is the attributes of the facilities at the Fish Auction Place (TPI) and the attitude of the administration officers at the port. The conclusion of this condition should be maintained by the port, the suggestion from this research is that there is a need for an expansion of the pier facilities at the port so that it can accommodate a number of vessels to lean.
ANALISIS KELAYAKAN USAHA PENANGKAPAN IKAN DENGAN JARING RAMPUS (GILLNET) DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN (PPI) KALIANDA, KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Damayanti, Kharisma Aditami; Wibowo, Bambang Argo; Setyanto, Indradi
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 9, No 4: Oktober, 2020
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses produksi usaha perikanan tangkap sangat dipengaruhi oleh cuaca, musim penangkapan serta kondisi daerah penangkapan. Hal ini menyebabkan pendapatan nelayan bersifat fluktuatif, maka dari itu diperlukan analisis kelayakan usaha. Tujuan penelitian yaitu menganalisis kelayakan usaha jaring Rampus di PPI Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan secara teknis dan finansial. Penelitian dilaksanakan pada Februari-Maret 2018 menggunakan metode deskriptif bersifat studi kasus dengan jumlah responden sebanyak 42 nelayan jaring Rampus. Hasil penelitian menunjukkan panjang jaring 45 m dengan mesh size 4 cm. Waktu yang diperlukan untuk setting 10-15 menit, immersing 90-120 menit dan hauling 50-60 menit. Ukuran kapal rata-rata nelayan jaring Rampus yaitu panjang 10 m, lebar 2,7 m dan dalam 1,3 m. Hasil tangkapan jaring Rampus yaitu ikan Layur (Trichiurus sp.), ikan Jolot (Saurida sp.) dan ikan Bondolan (Gazza sp.). Hasil analisis kelayakan usaha diperoleh Rp 171.635.357 (Net Present Value), 122% (Internal Rate of Return), 1,18 (Benefit Cost Ratio) dan 1,65 (Payback Periode). Kesimpulan yang diperoleh menunjukkan bahwa usaha penangkapan ikan jaring Rampus di PPI Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan dikategorikan secara teknis dan finansial layak untuk dilakukan.
STRATEGI PENGEMBANGAN PANGKALAN PENDARATAN IKAN (PPI) KEDONGANAN KABUPATEN BADUNG BALI Rini, Indri Putri Sekar; Bambang, Azis Nur; Wibowo, Bambang Argo
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 7, No 1: Januari, 2018
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat pemanfaatan fasilitas, perkembangan kondisi perikanan, tingkat kepuasan pengguna jasa terhadap fasilitas serta pelayanan, dan strategi pengembangan PPI Kedonganan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2017 di PPI Kedonganan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif bersifat studi kasus. Analisis yang digunakan yaitu tingkat pemanfaatan fasilitas, estimasi, tingkat kepuasan menggunakan metode Customer Statisfaction Index (CSI), Importance and Performance Analysis (IPA), serta analisis SWOT untuk strategi pengembangan PPI Kedonganan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh tingkat pemanfaatan luas kolam pelabuhan 65,42%, kedalaman kolam pelabuhan 60,00%, kedalaman alur pelayaran 47,50%, dan panjang dermaga 36,06%. Nilai tersebut menunjukkan bahwa tingkat pendayagunaan belum optimal karena nilainya kurang dari 100 %. Tingkat pemanfaatan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) 875% berarti tingkat pendayagunaannya melampaui kondisi optimal karena nilainya lebih dari 100 %. Jumlah dan nilai produksi di PPI Kedonganan diperkirakan meningkat 12% dan 11% selama lima tahun mendatang. Hasil analisis tingkat kepuasan menunjukkan bahwa pengguna jasa merasa puas terhadap kinerja pelayanan oleh pihak PPI Kedonganan. Strategi yang bisa digunakan untuk pengembangan PPI Kedonganan yaitu meningkatkan kualitas hasil tangkapan dengan menjaga mutu ikan saat didaratkan serta meningkatkan status PPI Kedonganan dari tipe D menjadi tipe C (Pelabuhan Perikanan Pantai/PPP).
DISTRIBUSI PEMASARAN IKAN LEMURU (Sardinella lemuru) DI PPP BAJOMULYO DAN PPP TASIK AGUNG JAWA TENGAH priyandaru, Bayu rinto; wijayanto, Dian; Wibowo, Bambang Argo
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 9, No 3: Agustus, 2020
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

DISTRIBUSI PEMASARAN IKAN LEMURU (Sardinella lemuru) DI PPP BAJOMULYO DAN PPP TASIK AGUNG JAWA TENGAH (Marketing of Sardinella lemuru in Bajomulyo and Tasik Agung Beach Fishing Port, Central Java ) Bayu Rinto Priyandaru1*, Dian Wijayanto1 dan Bambang Argo Wibowo1 1Departemen Perikanan Tangkap, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan,Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang,Jawa Tengah - 50275 *Corresponding author: Bayu R. Priyandaru, e-mail: bayurinto123@gmail.com                                                         ABSTRAK            Lemuru merupakan ikan yang dominan di PPP Bajomulyo dan PPP Tasik Agung. Banyaknya pelaku usaha pemasaran yang  terlibat  berpengaruh  terhadap distribusi pemasaran, margin pemasaran, fisherman’s share, dan efisiensi pemasaran. Tujuan penelitian untuk  menganalisis distribusi pemasaran, marjin pemasaran, fisherman’s share, efisiensi pemasaran. Metode penarikan sampel menggunakan Snowball Sampling. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis distribusi pemasaran, margin pemasaran, fisherman’s share dan efisiensi pemasaran. Nilai efisiensi pemasaran di PPP Bajomulyo pada pola distribusi pemasaran I pedagang besar sebesar 0,20; industri pemindangan sebesar 0,42 dan pedagang pindang sebesar 0,41, sedangkan pola distribusi pemasaran II diperoleh nilai efisiensi pada pedagang besar sebesar 0,20; pedagang skala sedang sebesar 0,16 dan pada pedagang skala kecil sebesar 0,22. Nilai efisiensi pemasaran di PPP Tasik Agung pada pola distribusi pemasaran I pedagang besar sebesar 0,25; industri pemindangan sebesar 0,34 dan pedagang pindang sebesar 0,35. Pola distribusi pemasaran II diperoleh nilai efisiensi pada pedagang besar sebesar 0,25; pedagang skala sedang sebesar 0,15 dan pada pedagang skala kecil sebesar 0,18. Berdasarkan nilai efisiensi pemasaran ikan Lemuru diketahui efisien, karena didapatkan nilai efisiensi < 1.
THE ECONOMIC EVALUATION TO CIPARAGE COASTAL FISHING PORT SERVICES, KARAWANG REGENCY: CONSUMERS SIDES APPROACH Nurfadilah, Annisa; Dewi, Dian Ayunita Nugraheni Nurmala; Wibowo, Bambang Argo
Jurnal REP (Riset Ekonomi Pembangunan) Vol. 7 No. 2 (2022): October 2022
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/rep.v7i2.209

Abstract

Karawang Regency has a fishing port with the status of a Coastal Fishing Port. Fishing Ports provide services to fishermen as users of the facilities available at the port. One kind of service is administrative service at the Fishing Port, this service is related to fishing operational activities. The purposes of this study were to analyze the fishermen's satisfaction level with fishing port services and to find out what services are considered important by fishermen. This study analyzed the Customer Satisfaction Index (CSI) and Importance Performance Analysis (IPA) methods to measure fishermen's satisfaction. Based on the results of the study indicate that the assessment of satisfaction with services at the Ciparage Coastal Fishing Port is classified in the satisfied category. This is shown by the value of the Fisher Satisfaction Index, which is 76.565%. The service that has the highest value is the attributes of the facilities at the Fish Auction Place (TPI) and the attitude of the administration officers at the port. The conclusion of this condition should be maintained by the port, the suggestion from this research is that there is a need for an expansion of the pier facilities at the port so that it can accommodate a number of vessels to lean.
Co-Authors - Asriyanto - Sardiyatmo Abdul Kohar Mudzakir Abdul Rosyid Adi Nugraha Aida Nurus Suroyya Aiman, Andi Muhammad Aflah Akir Ari Purwanto Andi Muhammad Aflah Aiman Anhar Solichin Annisa Nurfadilah Ardian, Aufa Linda Aripuspita, Listiya Aristi Dian Purnama Fitri Asriyanto Asriyanto Aufa Linda Ardian Azis Nur Bambang Bogi Budi Jayanto Damayanti, Kharisma Aditami Dewi Setya Cahyaningrum Dian Ayunita NN Dewi, Dian Ayunita NN Dian Ayunita Nugraheni Nurmala Dewi dian ayunita nugraheni nurmala dewi Dian Wijayanto Diana Chilmawati Dyah Fatma Eka Rini Guritno Ernnaldi, Tri Asta Ethan Yapanani Fachrudin Satari, Fachrudin Fitri Karningsih Fitriani Fitriani FITRIYAH, NUR Gandara, Gandy Ahmad Noor Genesis Vennikson Sinaga Hafiz, Muhammad Fadilah Hendrik Anggi Setyawan Herry Boesono Himawan Arif Sutanto Imam Triarso Indradi Setiyanto Indradi Setiyanto Indrayani, Lisa Irliyani, Irliyani Ismail Nugroho Aji Juwita Dwi Purwasih, Juwita Dwi Kartika P, Primusdika Kukuh Eko Prihantoko Lavictory, Belladona Mawarni, Ika Merdiana, Shervinda Eky Muhammad Isa Ardhan, Muhammad Isa Mumtazah, Lina Asna Nastiti, Himma Galuh Negara, Bela Karisma Nur Adhi Wicaksono Nurfadilah, Annisa Nurhayati, Eka Siwi Okta Tri Nurhayatin, Okta Tri Pamuji, Lestiana Dwi Pramonowibowo Pramonowibowo Pratama Saputro priyandaru, Bayu rinto Putri Kurnia Sari, Putri Kurnia Putri, Adelia Candra Rachmaniar Meidina Nilamsari, Rachmaniar Meidina Ringga Setyawan Rini, Indri Putri Sekar Rosalinda Nababan Rudhi Pribadi Sandra Mandika Sanyio, Hotman Setyanto, Indradi Setyawan, Hendrik Anggi Suminto Suminto Suroyya, Aida Nurus Syamsul Arifin Tiffany, Annas Erina Timotius Tarigan Titik Susilowati Trisnani Dwi Hapsari Wildanis Reza Raditya, Wildanis Reza Yupi Aulia Harahap