Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PEMBERDAYAAN EKONOMI BERBASIS DIGITAL DI KAMPUNG SRI RAHAYU BINAAN LEMBAGA PUSAT STUDI DAKWAH KOMUNITAS (PSDK) UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO Wibowo, Feri; Wicaksono, Agung Purwo; Muktiadi, Ridho; Badharudin, Abid Yanuar; Aji, Mukhlis Prasetyo; Hamka, Muhammad; Fitriani, Maulida Ayu; Marhendi, Teguh; Wijaya, Ermadi Satriya; Harjono, Harjono; Fauzan, Achmad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wilayah Kampung Sri Rahayu memiliki stigma negatif yang melekat pada mereka karena wilayah ini identik dengan warganya yang berprofesi sebagai pengemis, pengamen, dan para gelandangan. Mulai tahun 2019 bulan November diinisiasi untuk dilakukan proses pembinanan di bawah Pusat Studi Dakwah Komunitas (PSDK) Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Ada beberapa kegiatan yang sudah berjalan untuk memberikan pembinaan ter hadap warga binaan, seperti pengajian rutin dengan tema akidah, akhlaq, dan muammalah. Kegiatan produktif seperti menjahit, belajar menernak ikan lele juga sudah dilakukan secara rutin. Selain itu juga diadakan kegiatan – kegiatan yang menyasar ke anak-anak kecil dan remaja seperti kegiatan belajar mengaji Al-Qur’an atau TPQ. Tujuan dari program pengembangan desa mitra ini adalah memberikan pelatihan-pelatihan komputer secara intensif dengan materi yang disusun secara bertahap den gan materi utama adalah pelatihan pengenalan komputer dan aplikasi dasar komputer, pelatihan desain grafis, dan pelatihan internet marketing. Selain itu juga akan dibangun sebuah sistem website sebagai profil dari Kampung Sri Rahayu-PSDK UMP, sekaligus sebagai wadah untuk mengenalkan dan memasarkan produk-produk yang meraka hasilkan. Metode pelaksanaan pada program ini mengguanakan 5 tahapan kegiatan yaitu tahap analisis kebutuhan mitra, penerapan rangkaian pelatihan, pembuatan media promosi dan profil, seminar motivasi digital marketing, dan terakhir evaluasi. Pelaksanaan kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan telah menghasilkan beberapa media digital yang digunakan sebagai media promosi produk PSDK UMP Kampung Sri Rahayu seperti akun di media Instagram, Youtube, dan Shopee. Selain itu juga telah terbangun dua buah website yaitu website profil PSDK UMP Kampung Sri Rahayu, dan website etalase yang digunakan untuk memajang semua produk yang dihasilkan oleh warga binaan PSDK UMP. Kata Kunci: Pemberdayaan, Ekonomi Digital, Komunitas
Sistem Pemantau Siklus Haid Sebagai Media Manajemen Kesehatan Reproduksi Menggunakan Metode Forward Chaining dan Certainty Factor Rizki, Dimas Alva; Supriyono, Supriyono; Wibowo, Feri; Hamka, Muhammad
Bulletin of Computer Science Research Vol. 6 No. 3 (2026): April 2026
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/bulletincsr.v6i3.1064

Abstract

The lack of understanding regarding the normal limits of physiological menstrual parameters leads to delayed detection of reproductive health disorders. Current conventional tracking applications generally focus on date prediction without analyzing accompanying symptoms. This research provides a technical contribution in the form of an expert system design for the early diagnosis of menstrual disorders based on four basic physiological variables: menstrual duration, cycle length, blood volume, and pain symptoms. The system is built using the Forward Chaining method to map the diagnostic inference flow, and the Certainty Factor (CF) to calculate the percentage of the expert's confidence level in the initial medical conclusion. Rule base validation was conducted with a general medical expert as a reference for early-stage screening (Amenorrhea, Oligomenorrhea, Polymenorrhea, Hypermenorrhea, Hypomenorrhea, Dysmenorrhea, and Normal). Black Box functionality testing shows that the system logic runs validly according to the static rule boundaries. Evaluation using the System Usability Scale (SUS) on 30 respondents resulted in a score of 83, indicating that the application has an excellent level of usability. As an early detection prototype, this system focuses on presenting diagnostic probabilities based on expert certainty, although continuous clinical validity testing using a Confusion Matrix remains necessary to measure medical accuracy comprehensively.
Penerapan Zachman Framework pada Perancangan Architecture Sistem Informasi Pengelolaan Obat Dinas Kesehatan Purbalingga Annisa Dwi Risqi; Achmad Fauzan; Tito Pinandita; Feri Wibowo
JSAI (Journal Scientific and Applied Informatics) Vol 8 No 2 (2025): Juni
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jsai.v8i2.8491

Abstract

The application of the right information system architecture framework is very important in ensuring efficiency and consistency in data management, especially in drug management information systems in the government sector. This study aims to evaluate the maturity level of the application of the Zachman Framework in the design of the Drug Management Information System at the Purbalingga Health Office using the Capability Maturity Model (CMM) approach. The evaluation was conducted on six main perspectives of Zachman: Planner, Owner, Designer, Builder, Subcontractor, and Functioning System. The measurement results showed the following maturity percentage values: Planner (60%), Owner (40%), Designer (60%), Builder (40%), Subcontractor (20%), and Functioning System (60%), with an average maturity level of 46.67% or equivalent to Level 2 (Repeatable). These results indicate that the design process already has a basic pattern but has not been thoroughly documented or standardized. The main recommendation in this research is to improve technical documentation, HR training, and integration between architecture perspectives to achieve a higher level of maturity.