Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA KUALITAS TIDUR DENGAN FUNGSI KOGNITIF PADA KELOMPOK LANSIA Paramadiva, I Gde Yoga; Suadnyana, Ida Ayu Astiti; Mayun, I Gusti Ngurah
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 17 No 1 Juni (2022): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v17i1.1158

Abstract

Latar Belakang: Gangguan tidur merupakan salah satu permasalahan yang sering terjadi pada lansia. Waktu tidur yang kurang dari tujuh jam menyebabkan gangguan mood dan fungsi kognitif, hal ini mengganggu proses konsolidasi dan pemulihan memori. Tidur diperlukan untuk konsolidasi memori dan fungsi otak normal. Pada lansia, kurang tidur dalam jangka panjang menjadi salah satu penyebab gangguan kognitif di area otak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kualitas tidur dengan fungsi kognitif pada lansia di Kelompok Lansia Dharma Sentana. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan studi cross-sectional dengan metode non probability sampling dengan responden sebanyak 50 orang lansia yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Penelitian ini menggunakan metode pengukuran kualitas tidur menggunakan kuesioner PSQI dan pengukuran fungsi kognitif menggunakan kuesioner MMSE. Data yang diperoleh dianalisis dengan perangkat lunak komputer SPSS dengan menggunakan uji somers’d. Hasil: Menunjukkan bahwa di kelompok lansia Dharma Sentana yang berumur 60-90 tahun didapatkan responden dengan kualitas tidur baik pada kategori fungsi kognitif yang normal sebanyak 24 orang, responden yang kualitas tidurnya ringan pada kategori probable gangguan kognitif sebanyak 13 orang, dan responden yang kualitas tidurnya sedang kategori definite gangguan kognitif sebanyak 1 orang. Kesimpulan: Didapatkan hasil p sebesar 0,000, (p<0,05) ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dengan fungsi kognitif pada lansia di Kelompok Lansia Dharma Sentana.
Analisis Hubungan Pengetahuan dan Sikap terhadap Frekuensi Jatuh pada Lansia dengan Obesitas Suadnyana, Ida Ayu Astiti; Novianti, I Gusti Ayu Sri Wahyuni; Prianthara, I Made Dhita
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 15 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v15i2.3757

Abstract

Lansia sering dikaitkan dengan penyakit degeneratif, hal ini disebabkan karena bertambahnya usia maka kemampuan fisik manusia juga akan semakin menurun yang menyebabkan para lansia mudah mengalami gangguan. Salah satu permasalahan lansia adalah kelebihan berat badan (obesitas). Kelebihan berat badan pada lansia termasuk masalah kesehatan masyarakat yang dapat menyebabkan terjadinya jatuh. Penting bagi masyarakat khususnya lansia memiliki pengetahuan dan sikap yang baik sehingga dapat memahami pentingnya menjaga keseimbangan tubuh agar terhindar dari jatuh. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap terhadap frekuensi jatuh pada lansia dengan obesitas di Kabupaten Gianyar. Penelitian adalah cross-sectional study yang dilakukan pada bulan Agustus tahun 2024 dengan populasi seluruh lansia obesitas di Kabupaten Gianyar yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Dari sejumlah lansia dipilih sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi, dan didapatkan 305 sampel dengan two stage random sampling. Pengukuran pengetahuan dan sikap menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan uji korelasi chi square untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap terhadap frekuensi jatuh pada lansia dengan obesitas Hasil uji korelasi chi square, didapatkan hasil p=0,000 (p<0,05). Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan pengetahuan dan sikap terhadap frekuensi jatuh pada lansia dengan obesitas di Kabupaten Gianyar.
Hubungan Intensitas Nyeri terhadap Disabilitas pada Lansia dengan Nyeri Punggung Bawah Et Causa Spondilosis Suadnyana, Ida Ayu Astiti; Suparwati, Komang Tri Adi; Subawa, Putu Anggita Jaslynce
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 15 No 3 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v15i3.3758

Abstract

Seiring bertambahnya usia, terdapat berbagai perubahan fisiologis pada lansia. Perubahan ini dapat menyebabkan terjadinya disabilitas. Salah satu dampak akan perubahan tersebut yaitu adanya nyeri punggung bawah. Salah satu penyebab nyeri punggung bawah adalah adanya spondylosis. Spondilosis lumbal dapat menyebabkan nyeri. Nyeri yang terjadi pada kasus spondilosis ini dapat meningkatkan  disabilitas pada lansia. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara intensitas nyeri dengan disabilitas penderita spondilosis pada lanjut usia di Klinik Utama Rawat Inap Sari Dharma. Rancangan penelitian adalah cross-sectional yang dilakukan pada bulan September tahun 2024 dengan populasi seluruh lansia penderita spondilosis di Klinik Utama Rawat Inap Sari Dharma yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi yang berjumlah 35 orang. Pengukuran nyeri pada penelitian ini menggunakan Visual Analogue Scale (VAS), sedangkan pengukuran disabilitas dengan Modifed Oswestry Disability Index (MODI). Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji korelasi rank spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara Iintensitas nyeri dengan disabilitas dimana didapatkan hasil p=0,000 (p<0,05). Maka dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara intensitas nyeri dengan disabilitas. Nilai correlation coefficient (r) 0,927 dengan tingkat korelasi kuat sekali dan arah positif.
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN KUALITAS TIDUR PADA LANJUT USIA Chintya, Vera; Novianti, I Gusti Ayu Sri Wahyuni; Mayun, I Gusti Ngurah; Suadnyana, Ida Ayu Astiti
PHYSIO MOVE JOURNAL Vol 3, No 2 (2024): Physio Move Journal
Publisher : Prodi Fisioterapi UFDK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/pmj.v3i2.3138

Abstract

Seiring bertambahnya usia, lanjut usia sering menghadapi masalah kesehatan seperti kecemasan, yang dapat mengganggu kualitas tidur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pada lanjut usia. Menggunakan desain cross-sectional, penelitian ini dilaksanakan pada Mei 2024 dengan 52 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Tingkat kecemasan diukur dengan kuesioner Generalized Anxiety Disorder-7 (GAD-7), dan kualitas tidur diukur dengan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Hasil menunjukkan bahwa 11 responden dengan kecemasan ringan memiliki kualitas tidur baik, 15 responden dengan kecemasan ringan memiliki kualitas tidur ringan, dan 1 responden dengan kecemasan ringan memiliki kualitas tidur sedang. Sebanyak 19 responden dengan kecemasan sedang memiliki kualitas tidur ringan, sedangkan 6 responden dengan kecemasan sedang memiliki kualitas tidur sedang. Uji rank Spearman menghasilkan p=0,000 (p<0,05) dan r=0,527, menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kecemasan dan kualitas tidur pada lansia di Banjar Selat Anyar, Desa Selat, Kecamatan Abiansemal.Kata Kunci: Lanjut Usia, Tingkat Kecemasan, Kualitas Tidur
Hubungan antara Stunting dengan Perkembangan Personal Sosial dan Interaksi Sosial pada Anak Usia 3–6 Tahun Novianti, I Gusti Ayu Sri Wahyuni; Suadnyana, Ida Ayu Astiti; Paramurthi, I.A Pascha; Dewi, Ni Putu Putri Candra
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 15 No 3 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v15i3.3756

Abstract

Indonesia masih dihadapkan dengan berbagai masalah kesehatan pada anak terutama stunting. Stunting merupakan masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek dari standar usianya. Kekurangan zat gizi ini akan mempengaruhi pertumbuhan, perkembangan, dan aktivitas fisik anak yang akan berdampak pada perkembangan otak melalui interaksi anak dengan lingkungannya, dimana anak yang akan mengalami gangguan seperti cenderung bersikap apatis. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara stunting dengan perkembangan personal sosial dan interaksi sosial pada anak usia 3-6 tahun. penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional. Penelitian dilakukan di lingkungan Puskesmas I Denpasar Barat dan Timur pada bulan Juni–Agustus 2024 dengan jumlah sampel sebanyak 35 orang yang dihitung berdasarkan rumus fisher. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner personal sosial dan interaksi sosial yang sudah dilakukan uji validasi dan reliabilitas. Data dianalisis dengan melakukan uji chi-square. Berdasarkan hasil uji chi-square didapatkan nilai p=0,014 yang artinya ada hubungan antara stunting dengan personal sosial dan nilai p=0,020 yang artinya ada hubungan antara stunting dengan interaksi sosial. Maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara stunting dengan personal sosial dan interaksi sosial pada anak usia 3-6 tahun.
EFFECT OF HEALTHY HEART GYMNASTICS SERIES-I IN INCREASING CARDIORESPIRATORY ENDURANCE IN THE ELDERLY Dewi, Ni Ketut Cintya; Suadnyana, Ida Ayu Astiti; Manuaba, I.A. Ratih Wulansari; Tunas, I Ketut
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 8, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v8i1.3036

Abstract

Aging is an inevitable natural process, and one of its impacts is the decline in the cardiorespiratory system. Preventive efforts can be made by increasing physical activity as early as possible during the pre-elderly phase (45-59 years). This study aimed to determine the effect of Healthy Heart Exercise Series-I on cardiorespiratory endurance in the elderly in Banjar Dakdakan, Peguyangan Village, North Denpasar District. This pre-experimental study used a pre-test and post-test one-group design conducted from April to May 2024, involving 15 research participants who met the inclusion and exclusion criteria. The sampling technique used was purposive sampling. The instrument used to measure cardiorespiratory endurance was the six-minute walking test, which was then converted into VO2Max values. Data were analyzed using the Wilcoxon signed-rank test to determine the effect of Healthy Heart Exercise Series-I on cardiorespiratory endurance in the elderly. The analysis results showed a p-value of 0.001 (p<0.05), indicating a significant difference in the improvement of VO2Max before and after the intervention in the elderly group who received the treatment. It was concluded that Healthy Heart Exercise Series-I positively affects cardiorespiratory endurance in the elderly in Banjar Dakdakan, Peguyangan Village, North Denpasar District.
Peningkatan Kesadaran Osteoporosis pada Penderita Lupus di Denpasar Yoga, I Gusti Made Suandinata; Manuaba, Ida Ayu Ratih Wulansari; Astrawan, I Putu; Suparwati, Komang Tri Adi; Novianti, I Gusti Ayu Sri Wahyuni; Paramurthi, IA Pascha; Prianthara, I Made Dhita; Jaya, I Putu Prisa; Suadnyana, Ida Ayu Astiti
UNBI Mengabdi Vol. 4 No. 2 (2023): UNBI Mengabdi Juli
Publisher : Universitas Bali Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34063/um.v4i2.398

Abstract

Systemic Lupus Erythematosus (SLE) adalah penyakit autoimun kronis yang meningkatkan risiko osteoporosis akibat pengobatan dan peradangan kronis. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi 25 pasien SLE di Laboratorium Prodia, Denpasar, tentang risiko dan pencegahan osteoporosis. Metode yang digunakan adalah ceramah informatif, kuesioner, dan pemeriksaan tanda vital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 92% peserta memiliki pengetahuan mengenai osteoporosis, dan 88% berkomitmen untuk meningkatkan kesehatan tulang melalui suplementasi kalsium dan olahraga. Namun, beberapa peserta mengalami kesulitan untuk melakukan aktivitas fisik yang konsisten. Inisiatif ini menyoroti pentingnya edukasi kesehatan secara teratur dalam mencegah komplikasi sekunder seperti osteoporosis pada pasien SLE.   Systemic lupus erythematosus (SLE) is a chronic autoimmune disease that increases the risk of osteoporosis due to medication and chronic inflammation. This community service program aimed to educate 25 SLE patients at Prodia Laboratory, Denpasar, about osteoporosis risks and prevention. The methods included informative lectures, questionnaires, and vital sign checks. The results showed that 92% of participants gained awareness about osteoporosis, with 88% committed to improving bone health through calcium supplementation and exercise. However, a few participants struggled with consistent physical activity. This initiative highlights the importance of regular health education in preventing secondary complications like osteoporosis in SLE patients.
The Effectiveness of Muscle Energy Technique in Reducing Pain and Disability With Patients Lateral Epicondylitis Ayu Sri Wahyuni Novianti, I Gusti; Ayu Astiti Suadnyana, Ida; Dhita Prianthara, I Made
Mulawarman International Conference on Tropical Public Health Vol. 1 No. 1 (2025): The 3rd MICTOPH
Publisher : Faculty of Public Health Mulawarman University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Lateral epycondylitis is a disorder experienced by individuals who often use their hands during activities such as tennis athletes or people who like to play tennis, housewives and office workers. Repeated hand movements will cause inflammation in the muscles and tendons on the lateral side of the elbow, causing pain and interfering with activities. This problem can be overcome with exercises in the form of muscle energy technique. This exercise uses isometric muscle contractions that lead to muscle relaxation reflexes that reduce tissue tension and improve joints. Objective : This study aims to determine the effectiveness of muscle energy technique in reducing pain and disability in patients with lateral epicondylitis Research Methods/ Implementation Methods : TThis study is a pre-experimental study with a pre-test and post test one group design conducted at one of the clinics in Denpasar for 4 weeks. The sample of this study was 14 people in accordance with the inclusion and exclusion criteria. The sampling technique is purposive sampling. The research instruments used the Visual Analog Scale to measure pain and the Patient-Rated Tennis Elbow Evaluation to measure disability. Results : The reduction in pain and disability before and after the intervention using the paired sample t-test was obtained p<0.001 respectively Conclusion/Lesson Learned : Based on the results of the study, it can be concluded that the muscle energy technique is effective in reducing pain and disability in patients with lateral epicondylitis.
The Relationship Between Noise Level and Sleep Quality of Wood Processing Workers Haryawan, I Gusti Agung; Biomi, Agnes Ayu; Suadnyana, Ida Ayu Astiti
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No 2 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6i2.2954

Abstract

Wood processing generally involves the use of large machines for cutting and grinding. This process is customized according to consumer needs. During wood processing, workers are exposed to noise generated by machines, with an average level exceeding 85 dBA. These workers typically work eight hours a day with a one-hour break. The impact of this noise extends beyond hearing loss, as it also disrupts the workers' sleep quality. This study aims to examine the relationship between noise levels and sleep quality among wood processing workers, specifically at UD. Adhi Santa in Tabanan, Bali, which serves as the research site. The study design employed was a cross-sectional study with a sample population of 40 wood processing workers who met the inclusion and exclusion criteria. Noise levels were measured using a sound level meter in the work machine area, while sleep quality was assessed using the Pittsburgh Sleeping Quality Index (PSQI). The data were analyzed using computer software, utilizing Spearmans to determine the significant relationship between noise levels and sleep quality among workers in the wood processing factory. The results indicated that, out of the 40 workers, the analysis revealed a significant relationship between noise levels and sleep quality (p = 0.002, p < 0.05). In conclusion, it can be stated that there is indeed a significant relationship between noise levels and sleep quality among wood processing workers.
Kualitas Tidur dan IMT dengan Keseimbangan Postural pada Lansia Banjar Tainsiat Kota Denpasar Bali Putra, Putu Agung Ricki; Astrawan, I Putu; Suadnyana, Ida Ayu Astiti
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 7, No 1 (2023): JIK-April Volume 7 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v7i1.592

Abstract

Menua merupakan proses yang dilalui semua individu, pada proses menua ini mengalami penurunan fisik yaitu pada indeks massa tubuh dan juga penurunan kualitas tidur yang akan berdampak pada keseimbangan postural lansia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan indeks massa tubuh (IMT) dan kualitas tidur dengan keseimbangan postural pada lansia. Jenis penelitian observasi dengan rancangan penelitian cross sectional study dengan responden 50 orang lansia di Banjar Tainsiat, Desa Dangin Puri Kaja, Kecamatan Denpasar Utara. Pengukuran IMT menggunakan perhitungan rumus, pengukuran kualitas tidur menggunakan Pittsburgh Sleeping Quality Index , sedangkan pengukuran keseimbangan postural dengan Berg Balance Scale dan data dianalisis dengan uji korelasi Kendall’s tau-b. Hasil analisis hubungan IMT dan kualitas tidur dengan keseimbangan postural dengan uji korelasi Kendall’s tau-b, didapatkan hasil nilai pada indeks massa tubuh dengan keseimbangan postural dengan nilai korelasi koefisien (r) sebesar -0,495 (cukup) dan didapatkan hasil nilai p =0,000 (p<0,05) pada kualitas tidur dengan keseimbangan postural dengan nilai korelasi koefisien (r) sebesar -0,961 (sangat kuat). Disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara IMT dan kualitas tidur dengan keseimbangan postural pada lansia di Banjar Tainsiat, Desa Dangin Puri Kaja, Kecamatan Denpasar Utara.
Co-Authors Agnes Ayu Biomi Agung Suharsono Agung Suharsono Arya Yoga Krismantara Ayu Sri Wahyuni Novianti, I Gusti Chintya, Vera Desak Putu Resmi Widyantari Dewa Ayu Putri Hartaningrum Dewa Ayu Putri Hartaningrum Dewa Krisna Dewi, Ni Ketut Cintya Dewi, Ni Luh Anita Chandra Dewi, Ni Putu Putri Candra Edi Setiawan Gita Ardi Rosanti Ni Kadek I A Ratih Wulansari Manuaba I Dewa Ayu Putri Hartaningrum I Dewa Gde Alit Kamayoga I Gde Yoga Paramadiva I Gusti Agung Haryawan I Gusti Ngurah Mayun I Gusti Ngurah Mayun I Ketut Tunas I Made Dhita Prianthara I MADE MULIARTA . I Putu Adiartha Griadhi I Putu Astrawan I Putu Astrawan . I Putu Prisa Jaya . I Wayan Wiraguna I.A Pascha Paramurthi I.A. Pascha Paramurthi IGA Sri Wahyuni Novianti IGA Sri Wahyuni Novianti Ketut Tirtayasa Komang Suparwati Komang Tri Adi Suparwati Listiantari, Dwi Astutik Luh Made Indah Sri Handari Adiputra Made Ananda Manuaba, I.A. Ratih Wulansari Maytadewi Negara, Ni Luh Gede Aris Muh Irfan Muthiah Munawaroh Ni Luh Anita Chandra Dewi Ni Made Novi Indah Sari Ni Nyoman Dwi Sutrisnawati Ni Putu Devi Sulistyawati Kardha Nilam Cahaya Novianti, I Gusti Ayu Sri Wahyuni Novianti, IGA Sri Wahyuni Paramadiva, I Gde Yoga Paramurthi, I. A. Pascha Paramurthi, I.A.Pascha Pramesti, Luh Dian Raika Putra, Putu Agung Ricki Putu Dharmawan Ramdhetya, Jabbar Naufal Sayu Aryantari Putri Thanaya Siti Ainun Marufa Sri Wahyuni Novianti, I Gusti Ayu Subawa, Putu Anggita Jaslynce Sutha Nurmawan Wahyuni Novianti, I Gusti Ayu Sri Widyantari, Desak Putu Resmi Wulansari Manuaba, Ida Ayu Ratih Yoga, I Gusti Made Suandinata