Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

CHEMICAL CHARACTERISTICS OF PEAT SOIL ON VARIOUS WATER TABLE DEPTHS IN DRAINAGE Nurdiansyah, Nurdiansyah; Widiarso, Bambang; Gunawan, Joni
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 7 No. 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.335 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v7i3.25218

Abstract

This study aims to determine the chemical characteristics of peat soil in various depths of water drainage. This research was conducted in Rasau Jaya General Village Rasau Jaya Sub-district, Kubu Raya Regency. Soil analysis was conducted at Soil Chemistry and Soil Fertility Faculty of Agriculture, University of Tanjungpura Pontianak. Soil sampling is done by disturbed soil sampling method and done by diagonal. Soil sampling was conducted on 3 plot of land observation, consisting of P0 without drainage channel, P1 drainage water channel depth 30 cm and P2 water depth of drainage channel 60 cm. Each plot is 40 x 50 m in size and there are 5 observation points. Each observation point there are 2 depths of 0-20 cm and 20 - 40 cm. The method used is descriptive data analysis to see comparison of chemical characteristics of peat soil in each plot of land P0, P1, and P2 which contained some water depth of drainage channel. The parameters observed in this study were soil reaction (soil pH), cation exchange capacity (CEC), base saturation (KB), N-total (%), P available (ppm), K (cmol (+) 〖kg〗 ^ (-1)), Ca (%), Mg (%), C-Organic (%). Keywords: Chemical Characteristics, Peat, Drainage.
PENILAIAN TIGA MODEL INFILTRASI TERHADAP KECOCOKAN TIGA PENGGUNAAN LAHAN PADA TANAH INCEPTISOLS DESA TANJUNG BUNUT KECAMATAN TAYAN HILIR KABUPATEN SANGGAU Widarti, Yuliani; Widiarso, Bambang; Krisnohadi, Ari
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 11 No. 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v11i4.59358

Abstract

ABSTRAKPenelitian dilakukan di Desa Tanjung Bunut Kecamatan Tayan Hilir Kabupaten Sanggau, pada penggunaan lahan hutan sekunder, kelapa sawit dan lahan terbuka. Kecamatan Tayan Hilir mengalami kemajuan dalam segi pembangunan, alih fungsi lahan menjadi perkebunan, pemukiman dan industri, mempengaruhi ketersediaan air tanah dan daya serap tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari proses laju infiltrasi pada tiga model persamaan infiltrasi yakni Horton, Philip dan Kostiakov dalam memprediksi kecepatan proses masuknya air kedalam tanah pada tiga penggunaan lahan yaitu hutan sekunder, perkebunan kelapa sawit dan lahan terbuka menggunakan perbandingan MAE (Mean Absolute Error). Metode penelitian adalah pengambilan sampel tanah utuh dan terganggu. Parameter yang diamati pada penelitian ini meliputi tekstur, bobot isi, kadar air lapangan, porositas, permeabilitas tanah, kedalaman muka air tanah, profil tanah, C-Organik tanah dan laju infiltrasi. Setelah dilakukan uji validasi menggunakan MAE (Mean Absolute Error) didapatkan model infiltrasi pada hutan sekunder valid dengan nilai MAE 0,99 menggunakan parsamaan Horton. Model infiltrasi pada Kelapa sawit valid dengan nilai MAE 8,53 menggunakan persamaan Philip dan model infiltrasi untuk lahan terbuka dengan nilai MAE 7,25 persamaan Horton.Kata Kunci : Penggunaan lahan, Infiltrasi, MAE (Mean Absolute Error)
ANALISIS DAYA DUKUNG LINGKUNGAN BERBASIS LAHAN DI KECAMATAN SUKADANA KABUPATEN KAYONG UTARA Aquina, Reza; Riduansyah, Riduansyah; Widiarso, Bambang
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i4.66842

Abstract

Daya dukung lahan merupakan kapasitas atau kemampuan lahan yang berupa lingkungan untuk mendukung kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya. Kemampuan lahan adalah mutu lahan yang dinilai secara menyeluruh dengan pengertian merupakan suatu pengenal majemuk lahan dan nilai kemampuan lahan berbeda untuk penggunaan yang berbeda. Kaitannya dalam pemenuhan kebutuhan manusia, maka kemampuan lahan terjabarkan menjadi pengertian daya dukung lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis tanah lahan sawah di Kecamatan Sukadana terdapat 3 ordo tanah yaitu Inceptisol, Entisol, dan Ultisol dengan teridentifikasi kelas kemampuan lahan kelas II-s (SL 10) dengan luas 9,75 ha (0,38%), II-s,w (SL 5) dengan luas 462,09 (17,84%), III-s (SL 1, SL 3, SL 7, SL 8, dan SL 9) dengan luas 2091,65 ha (80,75) dan V-s (SL 6) dengan luas 26,73 (1,03%). Lahan kelas II ini cocok dijadikan lahan sawah, sesuai dengan penggunaan lahan pada PERMEN LH NO 17 Tahun 2009. Lahan pada kelas III ini cocok dijadikan lahan sawah, sesuai dengan penggunaan lahan pada LH No 17 Tahun 2009. Lahan pada kelas V tidak di sarankan untuk tanaman semusim, tetapi lahan kelas V lebih sesuai untuk ditanami dengan vegetasi permanen seperti tanaman makanan ternak atau dihutankan. Ketersedian lahan sawah (SL) adalah 2.563,31 ha dan kebutuhan lahan sawah adalah 770,36 ha. Dengan demikian, maka diperoleh nilai SL > DL dan daya dukungnya dinyatakan surplus atau mencukupi. Dari hasil perhitungan daya dukung Kecamatan Sukadana mempunyai status yang mencukupi kebutuhan akan produksi beras terhadap penduduk yang tinggal di Kecamatan Sukadana. Hal ini dapat dikatakan bahwa ketersedian lahan di Kecamatan Sukadana lebih besar dari kebutuhan lahan. Kelas kemampuan lahan menunjukkan sebagian dari lahan sawah telah sesuai dengan kelas kemampuan lahannya, sehingga produktivitas lahannya juga baik.Kata kunci : Kemampuan Lahan, Daya Dukung, Lahan Sawah