Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Pengaruh Kepemimpinan Instruksional Terhadap Peningkatan Keaktifan Belajar dan Hasil Belajar Peserta Didik Mala, Yuliana Pebristofora marni; Roesminingsih, Erny; Riyanto, Yatim; Widodo, Bambang Sigit
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 7, No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Mandala Education
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v7i2.2050

Abstract

Kepemimpinan instruksional sangat strategis digunakan untuk meningkatkan mutu pembelajaran. Gaya kepemimpinan ini berorientasi pada kepemimpinan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, kebijakan kepemimpinan instruksional menjadi parameter sekolah dalam meningkatkan kualitas hasil belajar peserta didik. Tujuan penelitian adalah: mengetahui dan menganalisis pengaruh model kepemimpinan instruksional, peningkatan Keaktifan belajar terhadap hasil belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian dengan menyebarkan kuisioner menggunakan google form. Hasil penelitian ini adalah: (1) ada pengaruh model kepemimpinan instruksional terhadap peningkatan keaktifan belajar peserta didik; (2) ada pengaruh model kepemimpinan instruksional terhadap hasil belajar peserta didik; dan (3) ada pengaruh kepemimpinan instruksional terhadap peningkatan keaktifan belajar dan hasil belajar peserta didik. Dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan instruksional efektif meningkatkan kualitas pembelajaran.
Pembekalan Kewaspadaan Sosial sebagai Penguatan Asta Cita dan Karakter Pancasila di Desa Watutulis Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur Prastiyono, Hendri; Huda, Mi’rojul; Swarizona, Silkania; Widodo, Bambang Sigit
Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Flores Ende

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/abdika.v5i3.4926

Abstract

Villages hold a strategic role as engines of Indonesia’s development from the periphery, while simultaneously serving as centers of community life in the 21st century. However, the phenomenon observed in many villages—particularly in Watutulis Village, Prambon District, Sidoarjo Regency—reveals a range of potentials that can be further optimized, such as local wisdom, social capital, and community solidarity. Therefore, it is essential to provide social awareness training that emphasizes tolerance and respect for diversity within village communities. The implementation of the community service program (PKM) in Watutulis Village has brought significant benefits through the sharing of best practices. This program aims to strengthen social awareness as a foundation for promoting Asta Cita and Pancasila character values through civic training activities in Watutulis, Sidoarjo. The target participants of the program consisted of 30 individuals, including five village officials, 15 youth association members (karang taruna), and 10 local residents. The methods employed to address the partners’ challenges included dissemination, training, technology application, mentoring, and program sustainability, which were structured into two rounds of on-the-job training (OJT) and one implementation stage. The activities encompassed: (1) OJT 1: focus group discussions (FGD), Gymnastics & Outbound, and nationalistic games; (2) OJT 2: youth leadership training; and (3) Implementation: a civic-nationalistic parade. This community service initiative led to an increase in participants’ knowledge and awareness of social vigilance, which directly contributed to a deeper understanding of Asta Cita and the practical implementation of Pancasila character in daily life. Consequently, it equips the villagers of Watutulis, Sidoarjo, with social awareness to better respond to national issues. High levels of social vigilance are believed to serve as a resilient safeguard for the community, reflecting Pancasila values and encouraging the active participation of Watutulis residents at both local and regional levels.
Pengaruh Supervisi Akademik dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Guru Astuti, Nunik Dwi; Widodo, Bambang Sigit; Hariyati, Nunuk; Khamidi, Amrozi; Wijayanti, Dewie Tri; Haq, Mohammad Syaidul
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1054

Abstract

Guru adalah bagian penting dari sumber daya manusia yang harus bekerja sama dengan komponen lain untuk mencapai tujuan pendidikan yang lebih baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh supervise akademik dan motivasi kerja terhadap kinerja guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah Guru PNS SMP Negeri Kabupaten Magetan sejumlah tiga puluh sembilan SMP Negeri dengan jumlah total guru delapan ratus enam puluh enam orang. Sampel dalam penelitian ini dua ratus tujuh puluh lima orang. Instrumen dalam penelitian ini adalah kuesioner mengenai supervisi akademik, kuesioner motivasi kerja dan kuesioner kinerja. Data dianalisis menggunakan uji regresi linear berganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi akademik secara signifikan mempengaruhi kinerja guru, motivasi kerja guru secara signifikan mempengaruhi kinerja guru dan supervisi akademik dan motivasi kerja guru secara signifikan mempengaruhi kinerja guru PNS di SMP Negeri kabupaten Magetan.
Pengaruh Dukungan Wali Murid, Fasilitas Belajar, dan Kompetensi Guru terhadap Prestasi Belajar Wahyuni, Sri; Wardoyo, Dewie Tri Wijayati; Widodo, Bambang Sigit; Khamidi, Amrozi; Karwanto, Karwanto; Hariyati, Nunuk
Journal of Education Research Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i2.1115

Abstract

Dukungan wali murid, fasilitas belajar dan kompetensi guru mempengaruhi prestasi belajar siswa di SMP Negeri satu Magetan. Untuk itu, para orang tua dan guru perlu selalu memantau perkembangan siswa agar prestasi mereka di sekolah terus berkembang dengan baik. Penelitian yang akan dilakukan oleh peneliti merupakan penelitian dengan jenis deskriptif yang menggunakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas delapan SMP Negeri satu Magetan yang berjumlah tiga ratus tiga belas siswa. Jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak tiga ratus tiga belas siswa kelas delapan. Metode pengambilan sampel di dalam penelitian ini dilakukan dengan cara purposive sampling yang merupakan bagian dari non-probability sampling. Bentuk pengambilan sampel ini didasarkan pada penyebaran kuesioner secara online melalui WhatsApp grup. Data dianalisis menggunakan SPSS. Hasil penelitian pada Variabel Dukungan Wali Murid menunjukkan  berarti ada pengaruh fasilitas belajar terhadap prestasi belajar siswa. Sementara variabel Kompetensi Guru terdapat pengaruh kompetensi guru terhadap prestasi belajar siswa di SMP Negeri satu Magetan.
Pengembangan E-LKPD Liveworksheets Berbasis Problem Based Learning pada Materi Perairan Darat Noviana, Iin Vina; Utami, Wiwik Sri; Widodo, Bambang Sigit
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1518

Abstract

Perkembangan Pendidikan pada abad 21 dapat menciptakan keterampilan peserta didik, agar terlaksana dengan baik perlu bantuan teknologi untuk mengasah kemampuan peserta didik agar melek informasi, sehingga perlu melakukan pengembangan e-LKPD Liveworksheets berbasis PBL pada materi perairan darat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan e-LKPD, menganalisis hasil belajar setelah menggunakan e-LKPD , menganalisis respon peserta didik. Model pengembangan yang diterapkan yakni 4D (Define, Design, Develop, Desimnate), dengan teknik pengumpulan menggunakan angket, soal pretest posttest, wawancara, dokumentasi. Berdasarkan hasil validasi dari 3 para ahli e-LKPD dikatakan sangat layak, Hasil Pretest dan Posttest mengalami perbedaan dengan nilai sig 0,000 < 0,005 artinya ada perbedaan nilai Pretest dan Posttest. Angket respon yang dilakukan oleh 31 peserta didik diperoleh hasil penilaian dengn skor 85% yang artinya sangat layak dan dilihat dari antusias dan keaktifan peserta didik sehingga respon yang diberikan sangat positif.
Penguatan Ketahanan Pangan Berbasis Lokal Mendorong Implementasi Asta Cita dan Berkarakter Pancasila di Desa Kedungudi Trawas Mojokerto Prastiyono, Hendri; Huda, Mi’rojul; Swarizona, Silkania; Widodo, Bambang Sigit; Marzuqi, Muhammad Ilyas
Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2025): Volume 5 Nomor 4 Tahun 2025 (Desember 2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Flores Ende

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/abdika.v5i4.5322

Abstract

Villages play a strategic role as the smallest administrative unit within the government structure and as the centers of community life, supporting the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs). However, conditions observed in many villages—particularly in Kedungudi Village, Trawas, and Mojokerto—indicate a shift in community values driven by climate change, urbanization, and the limited contributions of local government. Kedungudi Village possesses diverse resources that can be optimized, including local wisdom, social capital, and community solidarity. Therefore, there is a need to provide capacity building on locally based food security that is tolerant and respects diversity within the village community. In this context, a community service program (Pengabdian kepada Masyarakat/PKM) implemented in UNESA’s assisted “Pancasila pilot village” in Kedungudi has generated benefits through the dissemination of good practices. This program aims to strengthen locally based food security to reinforce the Asta Cita agenda and Pancasila character among residents of Kedungudi Village, Trawas Subdistrict, Mojokerto Regency. The participants comprised 21 community members: two village officials, five members of the youth organization (Karang Taruna), and 14 representatives of farmer and non-farmer groups. The program’s intended outcomes included a substantial improvement in locally based food security as an instrument for strengthening the Asta Cita agenda and the Pancasila character of Kedungudi residents. To achieve these outcomes, the program employed a direct capacity-building model delivered through two on-the-job training sessions. The training activities incorporated a door-to-door approach (DTD) and focus group discussions (FGDs). To ensure program sustainability, participants were organized into peer community groups, facilitated by peer educators from the PKM lecturer team. Each peer group is expected to further develop knowledge and disseminate it to other residents within the community.
Penguatan Literasi Digital Politik Pada Masyarakat Desa Rejuno Kecamatan Karangjati Kabupaten Ngawi Widodo, Bambang Sigit; Marganda, Iman Pasu; Stiawan, Agung; Swarizona, Silkania
ABISATYA : Journal of Community Engagement Vol. 2 No. 2 (2024): ABISATYA: Journal of Community Engagement
Publisher : Center for Community Service and Science and Technology Marketing - The Institute for Research and Community Service Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/abisatya.v2i2.29853

Abstract

Tahun politik 2024 setidaknya memiliki implikasi besar terhadap kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat. Hal ini tidak lepas dari pemanfaatan teknologi digital sebagai media untuk melakukan kampanye para kandidat, baik itu presiden/wakil presiden, kepala daerah maupun para legistlatif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pembekalan dan penguatan tentang literasi digital politik pada masyarakat di Desa Rejuno yang merupakan desa binaan sebagai rintisan desa Panasila, agar mereka tidak terjebak pada situasi yang memicu konflik horizontal di masyarakat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah in service training 1, on the job training dan in service training 2. Pada saat in service training 1 dilakukan dengan cara memberikan pembekalan pada perwakilan pemuda dan tokoh desa untuk dilatih sebagai pioneer pelaksanaan on the job training. Kegiatan ini dilaksankan di trawas selama 3 hari. Selanjutnya kegiatan on the job training dilaksankaan pada saat hari kesaktian Pancasila 1 Oktober 2023 dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat. Sedangkan in service training 2 dilakukan untuk melihat evaluasi hasil on the job training yang telah dilakukan. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa ada peningkatan kesadaran masyarakat untuk menggunakan teknologi digital secara baik. Berdasarkan hasil angket yang disebarkan kepada peserta on the job training, sebanyak 87% setuju untuk tidak terpengaruh dengan isu-isu yang dikembangkan melalui media sosial, dan 91% tidak percaya informasi yang beredar jika tidak ada identitas dari pemberi informasi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan penguatan pemahanan literasi digital untuk masyarakat di Desa Rejuno sangat penting dan bermanfaat dalam rangka menjaga stabilitas sosial dan politik serta kebersamaan masyarakat di tingkat paling bawah yaitu desa.
Kemah Keberagaman Dan Penguatan Masyarakat Cakap Digital Di Desa Widodaren Kecamatan Gerih Kabupaten Ngawi Sebagai Rintisan Desa Pancasila Purba, Iman Pasu; Widodo, Bambang Sigit; Swarizona, Silkania
ABISATYA : Journal of Community Engagement Vol. 2 No. 1 (2024): ABISATYA: Journal of Community Engagement
Publisher : Center for Community Service and Science and Technology Marketing - The Institute for Research and Community Service Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/abisatya.v2i1.29894

Abstract

Abstrak Penguatan nilai keberagaman dalam bingkai keIndonesiaan kebutuhan bagi semua elemen demi tercapainya visi dan cita-cita nasional yang termaktub pada konstitusi. Selain itu penguatan literasi digital melalui empat pilarnya yakni Etika Digital, Budaya Digital, Keterampilan Digital dan Keamanan digital menjadi kebutuhan yang mendesak. Warga Desa Widodaren, Kabupaten Ngawi menjadi salah satu Rintisan Desa Pancasila Universitas Negeri Surabaya dengan aktivitas pengabdian melalui Training for Facilitator (TFF) yakni Kemah Mahasiswa Literasi digital yang melahirkan modul literasi digital yang diterapkan pada saat kemah keberagaman yang diikuti Pemuda Desa yang nantinya akan menjadi fasilitator di desanya untuk memperkuat keberagaman dan literasi digital. Kegiatan ini tercapai sesuai dengan rencana dan program juga tepat sasaran guna menuju Indonesia Maju.