Articles
KONSEP NARATOLOGI DALAM HIKAYAT PAK BELALANG: KAJIAN SASTRA BANDING
Wahyuningtyas, Febriyanti Tri;
Wirajaya, Asep Yudha
Adabiyyāt: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : Sunan Kalijaga State Islamic University Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14421/ajbs.2024.080204
This study compared narrative elements in Pak Belalang texts in the form of hikayat and folklore. The purpose of this research was to find out the narrative form between two literary works based on the time of publication but sourced from the same text. This research can contribute to modern philology to know the history of text development. In this case, text variations are considered creations. The problem focused on the difference in the description of Pak Belalang's story through the past view in the form of hikayat as well as the modern view through a simplified folklore book. The comparative literature method was used to relate the differences and similarities between the texts. The elements were summarized using narratology theory to facilitate research. Hikayat and folklore were the main data for the comparative study. The research sources were Hikayat Pak Belalang and Cerita Rakyat Pak Belalang. The narratology theory examines the problem in five main points of discussion, namely: 1) order, 2) duration, 3) frequency, 4) moods, and 5) voices. Through these five elements, similarities were found in moods and voices. Meanwhile, differences were found in the elements of order, duration, and frequency.
Penguatan science based policy pada pemanfaatan riset dan inovasi guna mewujudkan daya saing daerah
Sarjiyanto;
Tuhana;
Sudarsana;
Noviani, Leny;
Ismoyowati, Dewi;
Istiqomah, Nurul;
Setyawan, Ary;
Mafruhah, Izza;
Rinanto, Yudi;
Wirajaya, Asep Yudha;
Perdana, Dian Noor Citra
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33474/jp2m.v5i1.21517
Transformasi Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (BAPPELBANGDA) menjadi Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) mempunyai konsekuensi diantaranya perlu menyusun blueprint dalam upaya meningkatkan penelitian, pengembangan, pendayaan ilmu pengetahuan dan teknologi, dan inovasi daerah berdasarkan science based policy guna menciptakan daya saing daerah. Namun demikian, permasalahan mitra saat ini khususnya BAPPERIDA adalah hasil penelitian belum sepenuhnya dimanfaatkan oleh perangkat daerah dan Pemerintah Daerah juga belum memiliki blueprint atau roadmap penelitian dan inovasi untuk 5-10 tahun kedepan yang inovatif dan sesuai kebutuhan daerah. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dan penguatan kepada BAPPERIDA Solo Raya melalui implementasi science based policy melalui penguatan penelitian, pengembangan, dan inovasi dalam rangka meningkatkan daya saing daerah. Metode yang digunakan adalah metode Participatory Action Research (PAR) dengan berpartisipasi dalam kegiatan penyusunan roadmap dan implementasi science based policy. Hasil pengabdian adalah masukan dan rancangan blueprint dan roadmap BAPPERIDA Kabupaten/ Kota di Solo Raya. Peningkatan pemahaman aparatur tehnoktarik tentang pentingnya kebijakan berdasarkan penelitian. Hal ini membantu BAPPERIDA Kabupaten/ Kota Solo Raya mengoptimalkan pemanfaatan hasil penelitian dan inovasi baru dalam menciptakan produk kebijakan dan semakin kuatnya science based policy dalam mewujudnya daya saing daerah.
Lapis Roman Ingarden dalam Monolog Balada Sumarah Karya Tentrem Lestari: Apresiasi Sastra
Wahyuningtyas, Febriyanti Tri;
Wirajaya, Asep Yudha
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 8, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/jbssb.v8i1.13735
Dalam penelitian ini dibahas penggunaan strata norma lapis Roman Ingarden dalam teater monolog. Permasalahan dalam penelitian ini berfokus pada pemakaian strata norma lapis roman ingarden. Jenis penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Data penelitian ini berupa teks monolog. Sumber data penelitian ini adalah video penampilan monolog Balada Sumirah oleh Tentrem Lestari. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah metode simak-catat. Penelitian ini menggunakan metode agih dengan teknik ganti sebagai metode analisis data. Hasil penelitian disajikan dalam bentuk informal. Dalam hasil analisis data, diterangkan penggunaan strata lapis Roman Ingarden memengaruhi penjiwaan monolog yang disampaikan, serta menerangkan unsur-unsur karya sastra dalam pembawaan monolog.
Tawhid, Worship, and Noble Morals in the Hikayat Nabi Isa
Saefullah, Muhammad Iqbal;
Wirajaya, Asep Yudha
Buletin Al-Turas Vol. 30 No. 1 (2024): Buletin Al-Turas
Publisher : Fakultas Adab and Humaniora, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/bat.v30i1.34129
PurposeThe main objective of this research was to reveal the Islamic teachings in the Hikayat Nabi Isa manuscript. MethodThis qualitative study employed a descriptive research design. The philological method used was the legger method. Content analysis in this study uses textual and contextual analysis. The primary data source was the manuscript of Hikayat Nabi Isa (hereinafter referred to as HNI) in the collection of the French National Library with the code Malayo-Polynesien 68. The research data was collected using reading and note writing technique. Results/findingsThis study revealed the Islamic teachings that the HNI text demonstrated encompassed tawhid (aqidah), worship (sharia), and noble morals (akhlaqul karimah). Conclusion The HNI manuscript was a highly readable manuscript that was well-preserved and easily accessible. The HNI text narrated the history of Prophet Isa and conveyed the Islamic teachings, which included the teachings of aqidah, sharia, and morals.
Religious Moderation in KPSAR: A Van Dijk’s Critical Discourse Analysis
Malik, Muhammad Ardiansah Maulana;
Wirajaya, Asep Yudha
Buletin Al-Turas Vol. 31 No. 1 (2025): Buletin Al-Turas
Publisher : Fakultas Adab and Humaniora, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/bat.v31i1.43132
PurposeThis research aimed to analyze the concept of religious moderation in KPSAR using Van Dijk's Critical Discourse Analysis approach and religious moderation. MethodThis research used a qualitative case study method, relying on document analysis as the main data source. Data were collected from the original text of KPSAR that was written in Jawi (Malay Arabic) script, then analyzed by focusing on text structure, social context, and cognitive process. Results/findingsKPSAR reflected the values of religious moderation through emphasis on the concept of tawhid, the obligatory attributes of Allah and Rasulullah, as well as systematic faith teachings. It presented an inclusive theological understanding, integrating local traditions and Islamic principles to avoid extremism. It also revealed that the text structure of the book is systematic, starting from the opening, main content, to the conclusion that highlights the value of social harmony and respect for diversity. ConclusionKPSAR not only functioned as a theological guide but also as an educational tool that strengthened religious moderation that was relevant in the socio-religious context of pluralistic societies.
Ketidaksadaran M. Aan Mansyur sebagai penyair dalam puisi Kata Membutuhkan Rahasia
Rusman, Wafa Nabila;
Wirajaya, Asep Yudha
Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 7 No 3 (2024)
Publisher : Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/diglosia.v7i3.1062
Poetry is the recording and interpretation of important human experiences transformed into beautiful and memorable language forms so that poetry can be used to study the expression of the poet's soul. This research focuses on finding M. Aan Mansyur's unconscious as expressed in his poem, Kata Membutuhkan Rahasia. This research begins by tracing M. Aan Mansyur's psychobiography and then connecting it with the linguistic data in the poem, which is analyzed using Sigmund Freud's dream interpretation theory. The poet's unconsciousness contained in the poem is shown through linguistic symbols, namely condensation, diversion, and symbolization. M. Aan Mansyur is a person who learns from experience and does not let others experience the same bad experience. This character is expressed in the poem, which conveys the importance of being careful when speaking. The poet's experience as a victim of verbal bullying in the past provides its perspective for the creation of this poem.
Fungsi Disfemisme dalam Tuturan Suporter Tim Nasional Futsal Indonesia
Rifai, Mohamad Adib;
Wirajaya, Asep Yudha
BASASTRA: JURNAL KAJIAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol. 12 No. 3 (2023): BASASTRA: JURNAL KAJIAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/bss.v12i3.52966
Bahasa berfungsi sebagai sarana pemersatu dan alat komunikasi antarbudaya. Namun, apa jadinya jika bahasa yang dituturkan membawa penilaian negatif. Penelitian ini bertujuan membahas fungsi disfemisme dalam tuturan suporter Tim Nasional Futsal Indonesia ketika pertandingan melawan Tim Nasional Afghanistan dalam Kualifikasi Piala Asia Futsal 2024. Sumber data tuturan suporter dalam rekaman video siaran langsung di MNC TV yang disiarkan ulang di channel Youtube Federasi Futsal Indonesia. Data penelitian kata dan kalimat yang mengandung disfemisme. Menggunakan teknik simak dan rekam catat sebagai teknik pengumpulan data. Penelitian menggunakan metode analisis deskriptif pada kata atau kalimat tuturan suporter yang mengandung disfemisme, teknik ini dilakukan untuk mendeskripsikan fungsi disfemisme dalam tuturan Suporter Tim Nasional Futsal Indonesia. Data penelitian ini berjumlah 15 data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi disfemisme yang dilakukan oleh suporter berfungsi sebagai: 1)Sarana mempermalukan orang lain; 2) Sarana mengekspresikan kemarahan; 3) Sarana menekankan hal atau kondisi; dan 4) Sarana mengungkapkan keheranan.Kata Kunci: disfemisme, tuturan, suporter
Narasi Dakwah Islam dalam Naskah Hikayat Nabi Isa Koleksi Perpustakaan Nasional Prancis
Saefullah, Muhammad Iqbal;
Wirajaya, Asep Yudha
BASASTRA: JURNAL KAJIAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol. 12 No. 3 (2023): BASASTRA: JURNAL KAJIAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/bss.v12i3.53444
Karya sastra Melayu klasik bercorak Islam memiliki nilai didaktis dan keberagaman unsur dakwah Islam di dalamnya. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk memaparkan pemberitaan atau dakwah Islam yang ternarasikan dalam naskah Hikayat Nabi Isa koleksi Perpustakaan Nasional Prancis dengan kode Malayo-polynesien 68. Penelitian ini menggunakan pendekatan filologis. Metode yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif dengan menggunakan analisis tekstual. Analisis tekstual digunakan untuk mengidentifikasi struktur naratif yang mengandung pesan-pesan dakwah Islam dalam naskah. Penelitian ini menemukan dakwah Islam dalam bentuk narasi penggambaran kekuasaan Allah, perintah menyembah Allah, memuliakan sifat-sifat Allah, kebenaran agama Islam, amar makruf nahi mungkar, gambaran surga dan neraka sebagai peringatan moral, memperlihatkan kekuatan doa. Hasil penelitian ini dapat dipahami dan dimanfaatkan oleh khalayak luas, khususnya bidang filologi, sejarah, dan studi keagamaan Islam.
SYAIR PERANG MENGKASAR (SHA™IR SIPELMAN) KARYA ENTJI™ AMIN: ANALISIS ANAKRONISME DAN PATRONASE
zuliawati, Shavira rahma;
Wirajaya, Asep Yudha
BASASTRA: JURNAL KAJIAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol. 13 No. 1 (2024): BASASTRA: JURNAL KAJIAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/bss.v13i1.56486
AbstrakPenelitian ini dilakukan dengan menggunakan basis kritik sastra. Topik pembahasan yang dikaji adalah mengenai unsur anakronisme dan patronase dalam Syair Perang Mengkasar (Sha™ir Sipelman) karya Entji™ Amin. Anakronisme merupakan sebuah gambaran atau lukisan peristiwa yang dianggap tidak memiliki kesamaan (ketidakcocokan) dengan zaman tertentu yang tidak sesuai menurut waktu, penempatan tokoh yang tidak sesuai, dialog, maupun latar yang dianggap tidak sesuai dengan realita. Adapun patronase adalah hubungan timbal balik dalam penciptaan karya sastra yang memuncukan aspek lain dalam proses inspirasi dan interaksi. Sumber data penelitian ini adalah Syair Perang mengkasar, dengan data yang diambil berupa kalimat-kalimat yang memuat anakronisme dan kalimat yang menunjukkan adanya patronase. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik simak dan teknik catat. Data dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif melalui pendekatan hermeneutika-historis. Hasil penelitian menunjukkan adanya anakronisme atau ketidaksesuaian fakta peristiwa sejarah dengan kutipan dalam teks Syair Perang Mengkasar. Diketahui pula informasi terkait patronase atau posisi pengarang yaitu Encik Amin selaku penulis naskah Syair Perang Mengkasar. Kata Kunci: Anakronisme, Patronase, Syair Perang Mengkasar
Simbolisasi dan Nilai Moral dalam œRamayana
Malik, Muhammad Ardiansah Maulana;
Wirajaya, Asep Yudha
BASASTRA: JURNAL KAJIAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol. 13 No. 1 (2024): BASASTRA: JURNAL KAJIAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/bss.v13i1.57209
Studi ini bertujuan untuk menggali dan menganalisis simbolisme serta nilai moral yang terkandung dalam karya sastra Jawa Kuno, "Ramayana". Dengan menggunakan pendekatan hermeneutika, penelitian ini menyelidiki berbagai elemen simbolik yang tersembunyi dalam narasi dan bagaimana elemen-elemen ini berkontribusi pada pembentukan nilai moral dan budaya masyarakat Jawa kuno. Penelitian ini juga membahas perbandingan antara versi Jawa Kuno dan versi lain dari epos Ramayana, untuk menyoroti keunikan interpretasi lokal dan pengaruhnya terhadap nilai-nilai sosial dan budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ramayana versi Jawa tidak hanya merupakan karya sastra yang menghibur, tetapi juga sarana pendidikan moral dan spiritual yang mencerminkan kebijaksanaan serta filosofi hidup masyarakat Jawa kuno. Penelitian ini memberikan wawasan baru tentang pentingnya simbol dan moral dalam sastra klasik Jawa, serta kontribusinya terhadap pembentukan identitas budaya dan nilai-nilai masyarakat. Kata kunci: Simbolisasi, Nilai Moral, Ramayana