Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Rancangan Penyuluhan Pengembangan Agrowisata “Bumi Lumbung Pendem” Desa Pendem, Kec. Junrejo, Kota Batu Levina Andilla Wahyudi; Budi Sawitri
Agriekstensia : Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian Vol. 22 No. 2 (2023): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/agriekstensia.v22i2.3057

Abstract

Pengembangan agrowisata seminimal mungkin melibatkan dua peran penting didalamnya yakni pemerintah dan masyarakat sehingga menimbulkan sinergi positif dan berdampak pada ksejahteraan masyarakat desa tersebut. Tujuan penelitian ini adalah merancangan penyuluhan dan menganalisa peningkatan pengetahuan petani Desa Pendem terkait pengembangan agrowisata di Agrowisata “Bumi Lumbung Pendem”. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Populasi dan sampel penelitian yaitu petani Desa Pendem yang tergabung di Kelompok Tani Wiji Aji Bumi. Instrumen penelitian disusun dengan skala Guttman. Pengujian instrumen dilakukan dengan uji validitas dan reliabilitas Cronbach Alpha. Metode analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji t – dua sampel berpasangan. Setelah dilakukannya penyuluhan diketahui telah terjadi peningkatan pengetahuan petani dengan dibuktikan terdapat perbedaan signifikan sebesar 0,45 antara sebelum dan sesudah dilaksanakan penyuluhan.
Tingkat Adopsi Pemanfaatan Pekarangan Rumah melalui Program P2L di KWT Dewi Sri Fariz Farhan Rizkyawan; Budi Sawitri; Arum Pratiwi
Agriekstensia : Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian Vol. 24 No. 2 (2025): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/agriekstensia.v24i2.3816

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat adopsi pemanfaatan pekarangan rumah melalui Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di KWT Dewi Sri, Desa Kluwut, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan. Penelitian dilakukan pada bulan April sampai Juni 2025 Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik survei. Lokasi penelitian dipilih secara sengaja dengan berdasarkan pada potensi dan permasalahan yang ada. Sasaran penelitian berjumlah 20 orang yaitu keseluruhan anggota KWT dengan teknik sensus. Hasil tingkat adopsi anggota mengenai pemanfaatan pekarangan rumah melalui program P2L berdasarkan lima tahapan adopsi yaitu; 1) Tahap kesadaran termasuk kategori ”paham”, 2) Tahap minat termasuk kategori ”suka”, 3) Tahap menilai termasuk kategori ”bermanfaat”, 4) Tahap mencoba termasuk kategori ”sulit”, dan 5) Tahap menerima termasuk kategori ”kurang setuju”. Pengakategorian tersebut berdasarkan rata-rata jawaban anggota pada butir pernyataan yang merujuk pada instrumen penelitian. Berdasarkan hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwasanya tingkat adopsi anggota kelompok bervariasi namun belum menyentuh pada hasil yang paling maksimal. Sehingga diperlukannya penyuluhan dan pendampingan secara intensif agar tingkat adopsi anggota dapat meningkat dan optimal sekaligus pelaksanaan program dapat berjalan dengan optimal dan berkelanjutan.
Pandangan Bertani bagi Generasi Muda di Banyuwangi Budi Sawitri; Pravasta Wahyu Satriawan
Jurnal Penyuluhan Vol. 22 No. 01 (2026): Jurnal Penyuluhan
Publisher : Department of Communication and Community Development Sciences and PAPPI (Perhimpunan Ahli Penyuluhan Pembangunan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25015/22202669133

Abstract

Kehadiran sektor pertanian merupakan salah satu jawaban dari paradoks Indonesia negara kaya namun faktanya rakyat menghadapi kehidupan yang sulit. Keterlibatan generasi muda menjadi kunci untuk menciptakan kesempatan dan lapangan kerja di tengah badai kesulitan ekonomi. Lantas, bagaimana generasi muda memandang kesempatan tersebut? Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kondisi demografi, keterbatasan lahan, dan ketersediaan permodalan terhadap persepsi generasi muda untuk menjadi petani di Banyuwangi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Lokasi penelitian berada di Banyuwangi di mana terdapat program YESS (Youth Enterpreneurship and Employment Services) yang menyasar generasi muda untuk menjadi petani. Populasi penelitian berjumlah 8.501 orang dengan sampel 383 berusia 18-39 tahun berdasarkan perhitungan rumus Slovin (e:5%). Penelitian ini menggunakan data primer yang didapatkan dari wawancara menggunakan kuesioner dan observasi pada responden serta diperkuat dengan adanya data sekunder. Teknik analisa data yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel penelitian berpengaruh signifikan terhadap persepsi generasi muda secara simultan dengan sig. 0,000. Sedangkan secara parsial, terdapat variabel kondisi demografi dan ketersediaan permodalan yang berpengaruh signifikan terhadap persepsi generasi muda. Kehadiran penelitian ini diharapkan menjadi landasan bagi pelaku kebijakan sebelum melakukan intervensi agar mengenali pandangan dan nilai yang dipercaya generasi muda untuk menjadi petani.
Pengaruh Karakteristik Petani pada Persepsi Petani dalam Pengembangan Agrowisata “Bon Deso”, Kota Batu Pravasta Wahyu Satriawan; Sugiyanto Sugiyanto; Asihing Kustanti; Budi Sawitri
Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Vol. 29 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18343/jipi.29.1.133

Abstract

Developing strategic land use issues into agrotourism is increasingly prevalent in Batu City. This condition raises various kinds of farmers' perceptions about who feels the benefits of the presence of tourism. Various backgrounds make these differences in perception even more visible. This study aims to analyze the influence of farmers' characteristics on their perceptions of developing "Bon Deso" agrotourism in Tulungrejo Village, Batu City. The location of the study was determined deliberately with consideration for agrotourism activities. "Bon Deso" is located in the village. This study used quantitative survey methods with data collection techniques through interviews, observations, and instruments. The data were analyzed using descriptive statistics and simple linear regression. The population was 646, with a sample of 87 farmers obtained by calculating the Slovin formula. A simple random technique determined the sample. The results of this study show that characteristic variables simultaneously affect perception. The characteristic sub-variables that affect perception are age, length of formal education, farming experience, and land area. Characteristic sub-variables that do not influence perception are non-formal education and primary income. This finding could be used as a reference for agrotourism managers in determining programs that suit farmers. It is hoped that the presence of a program will get support and participation from farmers to maximize the development of "Bon Deso" Agrotourism. Keywords: agrotourism, farmer characteristic, farmer, perception
Peningkatan Motivasi Petani melalui Penyuluhan Partisipatif Pemanfaatan Limbah Daun Kopi sebagai Teh Alami Sri Puji Lestari; Budi Sawitri; Abdul Farid
Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian Vol. 22 No. 2 (2025): Desember
Publisher : UPPM Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppp.v22i2.1439

Abstract

Desa Kalipucang memiliki potensi besar dalam pemanfaatan limbah daun kopi, namun belum dimanfaatkan optimal akibat rendahnya motivasi petani. Penelitian ini bertujuan meningkatkan motivasi petani melalui penyuluhan partisipatif menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dua siklus pada dua kelompok tani, Arabusta III (30 orang) dan Tunas Mekar Sari Sejahtera (21 orang). Penyuluhan dilakukan melalui demonstrasi cara dan praktik langsung dengan media PowerPoint dan leaflet. Analisis deskriptif kuantitatif dan uji-t digunakan untuk menilai peningkatan motivasi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan motivasi pada kedua kelompok, namun dengan capaian berbeda: Arabusta III hanya mencapai 58,5% (di bawah standar 75%), sedangkan Tunas Mekar Sari Sejahtera mencapai 81,3% (melampaui standar). Uji-t mengonfirmasi perbedaan signifikan (p<0,05) antarkelompok. Temuan ini menunjukkan bahwa efektivitas penyuluhan sangat dipengaruhi oleh partisipasi dan kekompakan kelembagaan. Penelitian merekomendasikan pelatihan berkelanjutan, penyusunan SOP pengolahan teh daun kopi, serta penguatan kelembagaan untuk Mendukung Keberlanjutan Inovasi.