Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PENGARUH HARGA DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KOPI REPUBLIK DI KABUPATEN POLEWALI MANDAR Fitri, Fitri; Astuti, Widya; Arhim, Muhammad; Ariesty Fachrysa Halik, Rizky
WIRATANI Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wiratani.v7i1.341

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas dan harga terhadap keputusan pembelian kopi republik. Penelitian ini dirancang menggunakan metode kuantitatif, instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, kuesioner dan dokumentasi. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini analisis regresi berganda. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di cafe republik di Kelurahan Manding, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar. Populasi dalam penelitian ini yaitu semua konsumen kopi republik dengan jumlah populasi tidak diketahui. Maka dalam penentuan sampel penelitian ini digunakan rumus lemeshow. Jumlah responden yang diperoleh sebesar 35. Analisis data dilakukan dengan menggunakan program SPSS. Hasil analisis menunjukkan bahwa. Kualitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, kualitas dan harga secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian.
Peran Penyuluh Pertanian Terhadap Peningkatan Produksi Jewawut di Desa Lambanan Kecamatan Balanipa Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat: The Role of Agricultural Counselors in Increasing Jewawut Production in Lambanan Village Balanipa Subdistrict Polewali Mandar Regency West Sulawesi Province Muhammad Arhim; Nurmaranti Alim; Fitri, Fitri; Rizky Ariesty Fachrysa Halik; Asia Arifin
Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol. 11 No. 3 (2023): Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v11i3.2497

Abstract

Penyuluhan adalah proses pemberian bantuan yang dilakukan dalam suasana hubungan tatap muka antara dua orang, yang satu karena keahliannya membantu yang lain untuk mampu mengatasi kesulitan yang dihadapinya. Untuk dapat melakukan penyuluhan secara lebih terarah, penyuluh dituntut untuk benar-benar menguasai keterampilan dan pengetahuan dalam melaksanakan penyuluhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran penyuluh pertanian dalam peningkatan produksi jewawut dan kinerja penyuluh pertanian di Desa Lambanan Kecamatan Balanipa Kabupaten Polewali Mandar. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja atau purposive dengan pertimbangan bahwa di Kecamatan Balanipa merupakan salah satu daerah sentra produksi jewawut di Kabupaten Polewali Mandar. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Sampling Jenuh atau biasa disebut juga sensus. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, dengan melakukan observasi, menggunakan kuesioner, melakukan wawancara, studi pustaka dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, maka ada tiga peran penyuluh dalam peningkatkan produksi tanaman jewawut di Desa Lambanan Kecamatan Balanipa Kabupaten Polewali Mandar yaitu sebagai edukator, supervisor dan pengevaluasi. Dari tiga indikator tersebut semuanya berada pada kategori tinggi. Sedangkan ada tiga tahap penilaian kinerja penyuluh dalam penelitian yaitu tahap persiapan berada pada kategori sangat baik, tahap pelaksanaan berada pada kategori sangat baik dan tahap evaluasi berada pada kategori baik. Hal ini menunjukkan bahwa dalam peningkakan produksi jewawut di Desa Lambanan tentunya peran dan kinerja penyuluh sangat berpengaruh dalam peningkatkan produksi jewawut. Counseling is the process of providing assistance in a face-to-face interaction between two individuals, where one's expertise helps the other overcome difficulties. In order to conduct counseling effectively, counselors are required to possess a thorough mastery of skills and knowledge in counseling. This research aims to determine the role of agricultural counselors in increasing jewawut production and the performance of agricultural counselors in Lambanan Village, Balanipa Subdistrict, Polewali Mandar Regency. The research location was intentionally selected based on the consideration that Balanipa Subdistrict is one of the main jewawut production centers in Polewali Mandar Regency. The sampling technique used in this study was saturated sampling, also known as a census. Descriptive analysis was employed for data analysis, involving observation, questionnaire administration, interviews, literature review, and documentation. Based on the research findings, there are three roles of counselors in enhancing jewawut crop production in Lambanan Village, Balanipa Subdistrict, Polewali Mandar Regency, namely as educators, supervisors, and evaluators. All three indicators fall into the high category. Additionally, the assessment of counselor performance consists of three stages: the preparation stage is rated as very good, the implementation stage is rated as very good, and the evaluation stage is rated as good. These results indicate that the role and performance of counselors significantly influence the increase in jewawut production in Lambanan Village.
Development strategy of home industry golla kambu in Lagi-Agi Village, Campalagian Subdistrict, Polewali Mandar Regency Mardiana, Mardiana; Khaeratih, Rahma; Sulili, Anwar; Arhim, Muhammad
Anjoro: International Journal of Agriculture and Business Vol 1 No 1 (2020): Anjoro
Publisher : Agribusiness Department, Agriculture and Forestry Faculty, Universitas Sulawesi Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.089 KB) | DOI: 10.31605/anjoro.v1i1.643

Abstract

Home industry in Polewali Mandar Regency in 2014 reached 6,035 industries. The number of micro and small businesses increased 1.34 percent. The workforce involved in micro and small industries reached 13,470 people. Polewali Mandar main area which incidentally has a Mandar tribe has some special culinary. One of them is Golla Kambu or what is commonly called Wajik Lokal Mandar. These local Mandar food entrepreneurs adjust the market because it has become a typical local snack. In fact, now Golla Kambu has been eyeing foreign tourists when they travel in West Sulawesi. Along the road in Lagi-Agi Village, Campalagian Subdistrict precisely Polewali Mandar, many of the Mandar local food are often found. Along the way we will find many stalls that provide this food with different prices and flavors. One of the other advantages of this food is that it is durable, even though it does not use preservatives, Golla Kambu can last for months using only a wrapper of dried banana leaves. To make Golla Kambu is actually very simple, practical and the material is easy to obtain. The basic ingredients are only three, namely selected glutinous rice, palm sugar and young grated coconut. Three main ingredients are mixed into one, put in a suitable bowl or place and then cooked for several hours to form a good mixture. The end result is then wrapped in dried banana leaves in a small size. Besides its simple taste, the price is quite affordable for visitors. The famous Golla Kambu in Mandar comes from the area of Lagi-Agi Village, Campalagian Subdistrict, Polewali Mandar Regency.
Pelatihan Digital Marketing untuk Mendukung Aktivitas Pemasaran pada Usaha Mikro dan Kecil di Desa Padang Timur, Polewali Mandar Fitri, Fitri; Dewi, Suryani; Samang, Andi Marlisa Bossa; Arhim, Muhammad
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v9i1.586

Abstract

Daerah Polewali Mandar adalah salah satu kabupaten di Sulawesi Barat yang terdampak COVID-19 dimana terjadi penurunan jumlah usaha mikro dan kecil. Solusi yang bisa diterapkan agar usaha mikro dan kecil tetap bertahan adalah dengan memanfaatkan digital marketing. Fakultas Pertanian Universitas Sulawesi Barat bekerjasama dengan pemerintah desa Padang Timur, Kabupaten Polewali Mandar melaksanakan kegiatan pelatihan digital marketing untuk mendukung aktivitas pemasaran usaha mikro dan kecil di daerah tersebut. Adapun tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan dan memotivasi para pelaku usaha agar dapat memanfaatkan digital marketing, khususnya media sosial, dalam mempromosikan produknya. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu pendidikan masyarakat melalui ceramah dan tanya jawab. Setelah itu dilaksanakan simulasi ipteks agar pemahaman yang diberikan dapat langsung dipraktikkan. Hasil dari aktivitas ini berdampak pada peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam memanfaatkan digital marketing. Selain itu peserta juga terdorong untuk terus menggunakan digital marketing dan mempelajari hal-hal baru di dunia digital untuk meningkatkan usaha. Polewali Mandar is one of the districts in west Sulawesi affected by COVID-19 where there has been a decrease in the number of micro and small enterprises. The solution that can be implemented to survive is to take advantage of digital marketing. Faculty of Agriculture University of West Sulawesi, Padang Timur village government, collaborated on community service about digital marketing training to support micro and small enterprises marketing activities in the area. The purpose of this activity is to increase knowledge and motivate business entrepreneurs to be able to take advantage of digital marketing, especially social media, in promoting their products. The method used in the implementation of community service is community education through lectures and discussions. Furthermore, a technology simulation was carried out so that the understanding given could be immediately put into practice. The results of this activity have an impact on increasing participants' understanding and skills in utilizing digital marketing. In addition, participants are also encouraged to continue using digital marketing and learn new things in the digital world to improve their business.
Manajemen Rantai Pasok pada Komoditi Cabai Merah (Capsicum annum L.) di Desa Galung Lombok, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar Ahmad, Ahmad; Muhammad Arhim; Achmad Nur Syawal Alwi; Trinoviyani, Trinoviyani; Hasniar, Hasniar; Isdaryanti, Isdaryanti; Farizah Dhaifina Amran
Wanatani Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jip.v4i2.304

Abstract

Pemasaran memainkan peran penting dalam memaksimalkan pendapatan, sehingga distribusi yang efisien menjadi kebutuhan bagi komoditas cabai merah di Desa Galung Lombok. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis aliran produk, informasi, dan uang dalam rantai pasok cabai merah; (2) menghitung margin pemasaran; serta (3) mengukur efisiensi pemasaran. Penelitian dilaksanakan pada Oktober hingga Desember 2022 menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian mengidentifikasi tiga saluran utama dalam rantai pasok: Saluran I (petani langsung ke konsumen), Saluran II (petani ke pengecer), dan Saluran III (pengepul ke pengecer dan konsumen). Aliran informasi bergerak lancar dari produsen ke konsumen dan sebaliknya, sementara aliran uang dihitung berdasarkan biaya yang dikeluarkan pembeli hingga diterima oleh petani. Margin pemasaran pada Saluran I sebesar Rp 0/kg karena cabai dijual langsung dari produsen ke konsumen tanpa perantara, sehingga tidak ada biaya tambahan. Saluran II memiliki margin Rp 9.481/kg yang sepenuhnya diperoleh pengecer untuk menutupi biaya operasional seperti transportasi, penyimpanan, dan kerugian akibat kerusakan cabai. Pada Saluran III, margin total mencapai Rp 9.481/kg, terdiri dari Rp 4.481/kg untuk pedagang pengumpul dan Rp 5.000/kg untuk pengecer, mencerminkan tambahan biaya dan keuntungan akibat rantai distribusi yang lebih panjang. Tingkat efisiensi pemasaran pada Saluran I, II, dan III masing-masing adalah 4,3%, 6,3%, dan 7,2%.
ANALISIS NILAI TAMBAH PENGOLAHAN KEDELAI MENJADI TEMPE DI KOTA MAKASSAR Amran, Farizah Dhaifina; Hasan, Iskandar; Darwis, Ulfia Puspitasari; Arhim, Muhammad
Jurnal Sains Agribisnis Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jsa.v4i2.1676

Abstract

Kedelai memiliki banyak kegunaan, terutama sebagai bahan utama dalam industri makanan yang kaya akan protein nabati salah satunya diolah menjadi tempe. Penelitian ini bertujuan (1) Mendeskripsikan proses pengolahan kedelai menjadi tempe. (2) Mengidentifikasi jumlah produksi tempe. (3) Menganalisis rendemen produksi tempe. (4) Menganalisis pendapatan pada Home Industri Tempe Prima. (5) Menganalisis besar nilai tambah pengolahan kedelai menjadi tempe pada Home Industri Tempe Prima. Informan dalam penelitian ini adalah pemilik dan seluruh karyawan Home Industri Tempe Prima. Penelitian dilakukan pada Bulan Mei-Juli 2024. Metode analisis data yaitu analisis deskriptif, analisis pendapatan dan analisis nilai tambah metode hayami. Hasil penelitian yakni, 1). Proses pengolahan kedelai menjadi tempe menggunakan cara tradisional dengan meliputi proses pencucian, perebusan, perendaman, penggilingan, penirisan dan pendinginan, pengemasan dan fermentasi. 2). Jumlah produksi tempe setiap bulan sebesar 1.050 kg. 3) Rendemen kedelai menjadi tempe pada Home Industri Tempe Prima sebesar 150%. 4). Pendapatan Home Industri Tempe Prima dalam memproduksi tempe selama satu bulan produksi sebesar Rp. 12.176.000. 5). Besarnya nilai tambah produksi tempe pada home indutsri tempe prima sebesar Rp. 22.830/bulan produksi dengan rasio nilai tambah 65,88%.
Kontribusi Usahatani Bawang Merah terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Petani Desa Lambanan Kabupaten Polewali Mandar Arhim, Muhammad; Majid, Muhammad Rusli; Fitri, Fitri; Halik, Rizky Ariesty Fachrysa; Alwi, Achmad Nur Syawal
AgriDev Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/Agridev.v3i1.10231.2024

Abstract

Studi ini meneliti kondisi sosial ekonomi petani bawang merah di Desa Lambanan, di mana sebagian besar rumah tangga bergantung pada pertanian sebagai sumber pendapatan utama mereka. Studi ini berfokus pada dampak ketergantungan pada satu komoditas utama, yaitu bawang merah, dan pentingnya diversifikasi pendapatan dalam mengurangi fluktuasi ekonomi seperti volatilitas harga dan panen yang tidak dapat diprediksi. Lebih jauh, penelitian ini mengevaluasi peran pendapatan non-pertanian dalam meningkatkan akses ke pendidikan, layanan kesehatan, dan kebutuhan dasar, menawarkan wawasan berharga untuk pengembangan kebijakan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan mengurangi kesenjangan sosial di daerah pedesaan. Studi ini menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif, dengan data kuantitatif digunakan untuk menilai indikator pendapatan petani dan pendekatan kualitatif untuk mengeksplorasi kontribusi pendapatan terhadap faktor-faktor sosial ekonomi seperti kebutuhan dasar, pendidikan, dan layanan kesehatan. Pendapatan tahunan rata-rata dari pertanian bawang merah di Desa Lambanan adalah Rp 27.327.572, berkontribusi 47,81% dari total pendapatan rumah tangga, termasuk dalam kategori sedang (33–66%). Meskipun tergolong sedang, usahatani bawang merah tetap menjadi sumber pendapatan utama dibandingkan dengan kegiatan pertanian lainnya (37,24%) dan sumber pendapatan nonpertanian (14,94%). Temuan tersebut menyoroti pentingnya pendapatan pertanian dan nonpertanian dalam menjaga stabilitas sosial ekonomi petani, memenuhi kebutuhan dasar, dan memberikan ketahanan terhadap fluktuasi pasar atau gagal panen. Diversifikasi pendapatan memperkuat ketahanan ekonomi rumah tangga, mendorong akses yang lebih baik terhadap pendidikan, layanan kesehatan, dan kebutuhan sehari-hari.
Pemanfaatan puntung rokok dan serai untuk pembuatan biopestisida dalam mengendalikan hama tanaman di Desa Katumbangan Lemo Isdaryanti, Isdaryanti; Putera, Alexander Kurniawan Sariyanto; Yunus, Muhammad Rizal Kurniawan; Hakim, Sufyan; Nursyamsi SY.; Arhim, Muhammad
Jurnal Tarreang: Tren Pengabdian Masyarakat Agrokompleks Vol 1 No 2 (2024): Jurnal Tarreang
Publisher : Agriculture and Forestry Faculty, Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/jtarreang.v1i2.4267

Abstract

Plant pests are one of the challenges faced by farmers. These pests are difficult to eradicate and increase production costs due to the many pesticides used. Therefore, this community service program introduced practical and affordable biopesticides. The program was conducted in two sessions, with session 1 being a lecture session and session 2 involving hands-on practice. The methods employed in this program included lectures, training, and discussions. In session 1, 20 participants attended, while session 2 saw an increase to 40 participants. The training covered theoretical materials on the basics of biopesticides, the ingredients, procedures, and mechanisms of action. The practical session involved the biopesticide-making process, which consisted of 6-8% cigarette butts, 25% lemongrass, 10% sugar, 20% EM4, and 1 liter of water. Based on the evaluation results before and after the activity, it was found that all evaluation indicators showed significant improvements in terms of knowledge, skills, interest, and practicality. Therefore, this program has successfully enhanced the participants’ knowledge, skills, and interest in applying biopesticide production in their daily work.
Eksplorasi Orientasi Kewirausahaan dan Orientasi Pasar terhadap Kinerja Usaha Berkelanjutan pada Usaha Mikro dan Kecil Agribisnis di Polewali Mandar Halik, Rizky Ariesty Fachrysa; Fitri, Fitri; Arhim, Muhammad
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 11, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v11i1.16629

Abstract

This study aims to explore the influence of entrepreneurial orientation and market orientation on sustainable business performance in small and micro agribusinesses. The data used includes both primary and secondary data. Primary data was obtained through observations and interviews using questionnaires directed at micro and small agribusiness owners. Meanwhile, secondary data was sourced from previous research results, the development of micro and small enterprises through the Indonesian Central Bureau of Statistics (BPS), and other documentation sources. The sampling method used in this study was purposive sampling, with a minimum sample size of 45 business units. Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS SEM) was employed to address the research objectives. The results show that entrepreneurial orientation significantly enhances sustainable business performance in agribusiness SMEs in Polewali Mandar. Agribusiness SME owners in Polewali Mandar exhibit attitudes and strategies to seize opportunities and face challenges in the market through innovation, proactivity, and risk-taking. Additionally, the market orientation variable significantly improves sustainable business performance in agribusiness SMEs in Polewali Mandar. The agribusiness SME owners in Polewali Mandar focus their activities on understanding and meeting customer needs and desires. They consistently monitor market trends, consumer behavior, and competitor actions to adapt with dynamic business environment.
PEMANFAATAN LIMBAH PLASTIK SEBAGAI ALTERNATIF MEDIA TANAM DAN PEMBUATAN ECOBRICK DI KAMPUNG RISO, POLEWALI MANDAR Mufti Hatur Rahmah; Rahmah; Markia; Muhammad Arhim; Syamsinar
MALAQBIQ Vol. 1 No. 1 (2022): Malaqbiq : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jam.v1i1.236

Abstract

Kampung Riso merupakan kampung pelosok yang memiliki kisaran penduduk 2.700, namun pemanfaatan limbah rumah tangga berupa plastik belum banyak diketahui. Padahal plastik merupakan salah satu limbah yang memiliki intensitas buangan yang termasuk tinggi di kawasan kampung ini. Edukasi metode pemanfaatan limbah plastik yang telah diberikan adalah pembuatan media tanam tanaman holtikultura dan pembuatan Ecobrick. Tujuan dari kegiatan ini adalah membangun kepedulian masyarakat terhadap pemanfaatan plastik bekas melalui upaya pelatihan untuk memberikan wawasan keterampilan penggunaan kembali limbah plastik menjadi media tanam sayur sehat dan memberikan praktek pembuatan Ecobrick. Metode pelaksanaan kegiatan adalah sosialisasi kegiatan, pelatihan, monitoring dan evaluasi untuk keberlanjutan kegiatan ini pada masyarakat kampung Riso. Dari hasil evaluasi kegiatan diperoleh angka efektifitas kegiatan sebesar sebesar 92,8% sehingga dapat disimpulkan bahwa metode tersebut sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat dan menjadi keterampilan baru masyarakat dalam upaya daur ulang limbah plastik menjadi media tanam sayuran pada lahan pekarangan rumah untuk meningkatkan stabilitas pangan rumah tangga.